Tahukah kalian bahwa lagu “Rayuan Pulau Kelapa” ternyata sangat populer di seluruh Uni Soviet pada era 1950 – 1960-an. Lagu ini kerap dianggap sebagai bukti nyata eratnya persahabatan Indonesia dan Uni Soviet pada masa lalu. #HUTRI75
Semua ini bermula ketika Presiden RI Sukarno dan Pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev menjadi sahabat karib pada tahun ‘50-an. #HUTRI75
Karena persahabatan kedua pemimpin ini, pemerintah Soviet kemudian meminta Pusat Studio Film Dokumenter (TsSDF) untuk membuat dokumenter mengenai Indonesia. #HUTRI75
Lagu yang dipilih menjadi lagu tema dalam dokumenter yang dirilis pada 1957 ini adalah “Rayuan Pulau Kelapa” karya komponis legendaris Indonesia Ismail Marzuki (1914 – 1958). #HUTRI75
Lagu yang diciptakan tepat setahun sebelum kemerdekaan bangsa Indonesia ini dialihbahasakan ke bahasa Rusia oleh Vladimir Korchagin yang merupakan seorang editor di TsSDF dan diaransemen oleh komponis Uni Soviet Vitaly Geviksman. #HUTRI75
Lagu “Pesnya Ostrova Palm” dipopulerkan oleh Maya Golovnya, penyanyi ternama Uni Soviet dan Rusia yang pada Juli lalu genap berusia 92 tahun. #HUTRI75
Versi bahasa Rusia “Rayuan Pulau Kelapa” sama sekali tidak mengubah lirik asli lagu ini yang bercerita tentang keindahan alam Indonesia, seperti flora, kepulauan, dan pantainya. #HUTRI75
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
