Prastowo Yustinus Profile picture
Penggemar pingpong amatir. Pemberi kabar tentang sukacita dan harapan. Office boy di Balai Kota. Mohon tidak mengutip tanpa izin🙏🏻

Sep 18, 2020, 16 tweets

Selamat pagi teman2. Buat para pemerhati utang, pagi ini saya ingin berbagi sedikit ttg concern Asian Development Bank @ADB_HQ . Saat semua negara terpukul covid dan terpaksa menambah utang, ada alternatif solusi penting yg harus kita advokasi. Apa itu: pajak!
#utas

1. Presiden ADB Masatsugu Asakawa dlm Pertemuan Tahunan ke-53 ADB menyatakan, penanganan dan pemulihan pascapandemi butuh biaya sangat besar. Maka optimalisasi penerimaan #pajak menjadi keniscayaan. #ADB menaruh perhatian besar. Tak ada pilihan lain: lawan pengelak pajak!

2. Tapi sebelum saya bahas lebih jauh, intermezzo dikit. Kita berkenalan dulu dg istilah teknis: penghindaran dan penggelapan pajak. Kebetulan sy pernah bahas ini. Pembedaan ini penting utk menuntun pemahaman dan solusi yang tepat. #pajak #ADB

amp.kompas.com/money/read/201….

3. Nah, jelas sekali concern Mr Asakawa. Kerja sama antarnegara Asia Pasifik khususnya antar-otoritas pajak akan sangat menentukan keberhasilan. #ADB punya sejarah panjang memfasilitasi ini dan kemajuannya dapat dirasakan. Di samping kerja sama lewat OECD, IMF, atau G-20.

4. Kita kerap prihatin dan mempersoalkan tax ratio Indonesia, tapi belum punya strategi yang tepat untuk mendongkraknya. Berbagai kebijakan dan langkah telah kita ambil, namun hasilnya belum maksimal. Apa yg salah? Ini pernah saya bahas dan nanti bisa didiskusikan di utas lain.

5. ADB menyoroti rendahnya rasio pajak beberapa negara Asia Pasifik dibandingkan kawasan lain. Indonesia pun msh di bawah rata2 Asia Tenggara. Buruk? Mari otokritik. Sudahlah saya membayar pajak dg benar? Jika pengemplang masih girang, ada yang salah dg kita. Ini masalah serius.

6. Nanti akan saya lanjutkan karena harus rapat dulu. Saya akan lanjutkan dg berbagai upaya Indonesia berpartisipasi dlm kerja sama perpajakan global menangkal penghindaran pajak.
Renungan selama break: jangan sekadar teriak kritisi utang, tolong teriak dan bantu @DitjenPajakRI

7. Lanjut. Dukungan dan inisiatif #ADB ini tentu bagus. Ini sejalan dg inisiatif global yang sedang berjalan dan Indonesia menjadi bagian aktif dlm kerja sama ini. Fokusnya: melawan penghindaran pajak dan erosi basis pajak yg merugikan negara-negara, selain digitalisasi ekonomi.

8. Apa yg sdh dilakukan Indonesia di kancah global? kita aktif terlibat dlm diskusi dan rencana aksi BEPS (OECD). Rencana Aksi ini sangat penting karena akan membantu menjaga basis pajak sekaligus memperbarui kebijakan dan praktik perpajakan agar selaras dg standar global.

9. Lalu Indonesia jg menandatangani Multilateral Instrument (MLI) utk memperkuat tax treaty (P3B) dan perpajakan internasional. Kita jg aktif di forum G-20 utk membangun kerja sama perpajakan yg lebih adil dan setara. #ADB #pajak

10. Dan yang sangat penting, kita pun berpartisipasi dan ambil bagian menandatangani inisiatif AEoI (Automatic Exchange of Information) utk mendukung transparansi dan perluasan basis pajak. Bahkan kita sdh punya UU utk ini. Pencapaian luar biasa.

11. Keterlibatan Indonesia di kancah global sejalan dg semakin terhubungnya perekonomian antarnegara dan signifikannya peran lembaga2 internasional seperti ADB, IMF, OECD, dan G-20. Tentu saja tantangan tak mudah, tapi dg kerja sama diharapkan beban lebih ringan.

12. Kembali ke awal, #pajak memegang peran penting dlm membiayai penyelenggaraan negara. Saat pandemi ini, perekonomian turun dan pajak juga terkontraksi. Tak apa, moderasi ini penting demi menjaga ekonomi rakyat. Kini saatnya menata kembali sistem dan regulasi kita.

13. Seperti disampaikan Mr. Asakawa, pajak semakin penting pascapandemi. Tak mungkin bertumpu pada utang. Seiring ekonomi yg tumbuh dan perbaikan sistem, diharapkan penerimaan lebih optimal. Pajak itu nadi peradaban. Dibenci tapi tak bisa ditampik. Maka, cintailah!

14. Ibu Sri Mulyani pun menegaskan. Tantangan mengoptimalkan penerimaan pajak tak bisa dijalankan sendirian. Butuh kerja sama global, juga dukungan dalam negeri. Kesadaran masyarakat yg meningkat dan belanja negara yg makin baik. Pandemi mengajari kita banyak hal soal ini.

15. Ke depan, semoga semuanya lebih baik. #PajakKitauntukKita. Mari #BanggaBayarPajak. Karena Pajak Anda, membangun bangsa. Kita gemakan sekali lagi: Lawan pengelak pajak! dan mari awasi penggunaan uang pajak. Demi Indonesia mandiri dan maju. Terima kasih.

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling