Ivanna Lie ( Lie Eng Hoa )
Srikandi Bangsa Yang Terluka
Dilahirkan di Bandung pada tahun 1960, Ivanna Lie adalah sosok pahlawan bangsa yang menjadi bukti nyata dari perlakuan diskriminatif luar biasa di negeri tercinta kita pada suatu masa.
Jangankan orang2 Tionghoa dari kalangan biasa, mereka yang juga berjuang mengharumkan nama bangsa Indonesia di pentas dunia juga mengalami nasib serupa. Haknya untuk menjadi warga negara Indonesia tidak diberikan sebagaimana mestinya oleh pemerintah kala itu.
"Saat ke luar negeri, saya hanya dibekali secarik kertas yang menyatakan bahwa saya orang Indonesia. Tapi, ketika pulang, kewarganegaraan saya dicabut dan menjadi stateless." (Ivanna Lie)
SBKRI (Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia), dokumen diskriminatif khususnya....
terhadap orang2Tionghoa, akhirnya dicabut oleh Pres.Habibie tahun 1999. Tapi orang2 Tionghoa tetap saja mjd mangsa birokrat penghisap uang rakyat, SBKRI tetap momok berat. Ivanna yg jatuh bangun berjuang demi berkibarnya Merah Putih, perlu waktu bertahun2 untuk mendapatkan SBKRI.
Banyak bukti2 yang kami kumpulkan di Museum Pustaka Peranakan Tionghoa, dimana hak kewarganegaraan bagi orang2 Tionghoa kerap kali dipersulit, bahkan bagi mereka yang pernah berjuang mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan bangsa negaranya (veteran pejuang kemerdekaan RI)
Sulit membayangkan kesedihan Ivanna Lie, srikandi bangsa yg sarat prestasi, dimana sejak tahun 1970an sampai 1980an, berkali2 mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat internasional, yg tentu saja membuat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di berbagai penjuru dunia
Bertahun - tahun saya menjadi pemain nasional, tapi tanpa kewarganegaraan." (Ivanna Lie)
Kita Sebangsa Setanah Air dan Setara!
Merdeka!
Sumber:
1. Tempo, 10 Mei 1986.
2. Sinergi Indonesia, Maret 2006.
Koleksi #museumpustakaperanakantionghoa
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
