Azmi Abubakar Profile picture
Kalau anda selalu hanya berbicara tentang agama anda, tentang etnis anda, buat apa kita menjadi bangsa Indonesia?

Sep 21, 2020, 5 tweets

SIE KING LIEN (1933 - 1949)
Gugur saat bergerilya sebagai Tentara Pelajar di Surakarta.

Sie King Lien berasal dari keluarga berada, pemilik pabrik gelas yang terletak di kampung Kartopuran, Solo. Pergaulannya luas dan disenangi oleh pemuda sekitar.

Ketika berlangsung Agresi Militer Belanda ke-2 tahun 1949, King Lien bergabung dengan Tentara Pelajar Surakarta, di bawah pimpinan Mayor Achmadi. Tentara Pelajar turut dlm perang gerilya dgn menembaki pos2 Belanda & aktifitas membuat pamflet, poster, graffiti...

slogan perjuangan di tembok2 kota, yg berguna untuk memompa semangat perlawanan rakyat terhadap Belanda.
Kala tengah menyiapkan poster bersama kawan2nya Tjiptardjo, Soehandi, Salamun & Semedi, lalu datang serdadu Belanda menyergap dan memberondong mereka....

meskipun membawa sepucuk senjata, tapi mereka kalah jumlah, apalagi mereka dlm posisi disergap, sempat terjadi kontak senjata...dalam peristiwa tsb gugurlah Sie King Lien & Soehandi karena terjangan sejumlah peluru. Keduanya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bakti, Solo.

Gugur di usia 16 tahun, King Lien mewariskan semangatnya kpd kita generasi penerus bangsa Indonesia..
Sumber:
1.Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran, Iwan Ong.
2. Tionghoa Dalam KeIndonesiaan, Yayasan Nabil
3. Tinjauan Desain Grafis, Arief A
Koleksi #museumpustakaperanakantionghoa

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling