Fauzan Al-Rasyid Profile picture
Master's degree in linguistics || Global Fact-Checking Network (GFCN) expert || Business inq.: 📞 +62 881-0808-88021 (Yasmine)

Sep 24, 2020, 11 tweets

Pararunten Akang, Teteh ... akhirnya bisa berbagi twibbon. 🙏🏼

Jadi, entah, mungkin saya masih “penasaran” karena sebetulnya dulu saya mau masuk Hubungan Internasional (HI).

Bukan berarti saya enggak suka di jurusan Ilmu Komunikasi. Kalau tidak di Komunikasi UI, mungkin saya tidak seperti sekarang ini. Namun, jauh di dalam hati, saya selalu tertarik dengan politik luar negeri dan diplomasi.

Sewaktu kuliah, banyak teman HI yang ikut konferensi sana-sini di luar negeri. Saya selalu senang mendengar kisah mereka dan, tentu saja, kagum.

Ada perasan ingin seperti itu, tapi saya “sibuk” dengan urusan kampus (organisasi dan segala perpolitikannya). Sampai akhirnya saya lulus, saya harus fokus mengembangkan karier (baca: bekerja bagai kuda).

Namun, satu hal yang selalu saya syukuri, saya enggak pernah berhenti mencoba. Bagi sebagian besar anak UI, ikut konferensi internasional semasa kuliah itu sesuatu yang cukup umum. Saya sayangnya enggak pernah merasakan hal semacam itu sewaktu kuliah.

Walau begitu, saya sangat senang ketika akhirnya momen itu tiba pada 2017. Ketika saya berusia 27 tahun, itulah pengalaman pertama saya mengikuti konferensi di luar negeri (di Rusia).

Setelah itu, saya beberapa kali lagi ke Rusia mewakili Indonesia dan berkesempatan pula ke India (usia 28) pada 2nd ASEAN-India Youth Summit.

Tahun depan, hampir pasti peluang saya untuk ikut acara-acara kepemudaan semakin tipis. Ya, mau bagaimana lagi? Usia bertambah.

Biasanya, batas usia “pemuda” itu sampai 25 (kalau ada yang masih buka pendaftaran sampai usia 30, itu “bonus” karena memang ada yang bilang batas usia pemuda sampai 35 tahun).

Seperti ketika hendak mengikuti SIMAK UI, keputusan ini mengikuti MUN ini pun saya ambil tiba-tiba, tepatnya tiga jam sebelum penutupan registrasi. Saya bahkan sempat ajak teman, dan dia pun lolos seleksi, hahaha!

👧🏻: Agak telat ya kita baru memulai (ikut MUN).

Enggak apa-apa, yang penting semangat enggak kalah dengan yang lebih muda.

Sampai jumpa di Asia Youth International MUN Virtual Conference, 6—8 November 2020. 👋🏼

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling