dr. Arifianto, Sp.A(K) Profile picture
Pediatrician, author of 6 books: #OrangtuaCermatAnakSehat, #BertemanDenganDemam, #MakanTepatTumbuhSehat, #YakinDenganVaksinDanImunisasi #KomikSehatDokterApin

Sep 30, 2020, 9 tweets

Kita belum tahu kapan pandemi berakhir.
Tetap di rumah!
Anak sakit? Hanya ke dokter/RS pada kondisi tertentu.
Kita lanjutkan pembahasan seputar demam yang mengharuskan ke dokter. Mulai dari curiga Demam Dengue, bagaimana mengenalinya?

(Lanjutan thread kemarin)

Penyakit akibat infeksi virus Dengue ini ditandai dengan demam 2-7 hari, mayoritas tanpa gejala di saluran napas. Artinya, demam disertai batuk-pilek di awal, kemungkinan bukan Demam Dengue/DBD. Inilah mengapa demam tanpa gejala > 3 hari, salah satu yang dipikirkan adalah DD/DBD.

Tidak semua Demam Dengue berujung fatal. Tapi orangtua harus mengenali beberapa kondisi dalam infografis @idai_tweets ini. Kegawatdaruratan seperti perdarahan tak lazim, penurunan kesadaran, perabaan dingin karena kekurangan oksigen ke jaringan tubuh (syok), segeralah ke dokter.

Ketika tidak dijumpai kedaruratan dan diagnosis belum jelas karena tidak ada batuk/pilek, jika memungkinkan, pergi ke dokter adalah untuk memastikan diagnosis.
Tidak semua demam > 3 hari adalah Demam Dengue/DBD. Pada batita, #roseola adalah penyakit tersering. Demam diikuti ruam.

Roseola sering disalahartikan dengan campak. Penyakit yang berbeda. Lebih dari separuh anak batita pernah mengalami roseola/eksantema subitum/sixth disease. Sakit ringan, karena virus, sembuh sendiri, tidak ada vaksinnya. Biasanya setelah demam 3-5 hari mereda, muncul ruam.

Ketika mendapatkan ruam muncul dalam waktu singkat dari wajah meluas ke seluruh tubuh ketika demam reda, biasanya tanpa batuk/pilek, pikirkan roseola. Anak kembali aktif ketika demam reda. Berbeda dengan campak yang berat komplikasinya. Terima kasih vaksin.

Luasnya cakupan imunisasi campak menyebabkan kasus campak sudah sangat rendah. Campak mematikan, karena komplikasinya pneumonia, diare, ensefalitis, infeksi telinga. Pertahankan cakupan vaksinasi campak tetap tinggi.
Roseola sakit ringan. Campak sakit berat. Jangan tertukar.

Satu lagi. Demam yang mengharuskan ke dokter. Yakni demam pada neonatus: bayi usia 0-28 hari. Sekitar 10% bayi dengan suhu menetap > 38°C > 24 jam dikhawatirkan mengalami infeksi bakteri serius di aliran darah (sepsis). Pastikan ke dokter. Kadang bayi terlihat malas menyusu/lemah

Sekian dulu untuk poin "demam > 3 hari atau demam pada neonatus".

Insya Allah berlanjut ke poin "kejang atau penurunan kesadaran atau kelumpuhan". Kejang demam adalah salah satu yang dibahas, dan bedanya dengan meningitis/ensefalitis. Topik saya banget, saraf anak.
Stay tune!

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling