PESUGIHAN IKAN. thread horor karya @Lihaidar didukung oleh @bacahorror @Bagihoror @IDN_Horor @WdhHoror17 #bacahorror
berdasarkan kisah nyata. bahkan pelaku pesugihan itu masih hidup dan masih melakukan aksinya.
Ikan adalah makanan favorit saya. Mengalahkan daging dan juga ayam. Biasanya setelah selesai mancing, saya selalu memasak ikan yang saya dapat, dan sisanya dibagi ke seluruh anggota keluarga tentunya.
Namun dibalik rasanya yang gurih, ternyata beberapa dukun memilih ikan hidup sebagai media untuk pesugihan. Media pesugihan ikan hidup pernah beberapa kali saya temui
Rata rata pelaku pesugihan ini adalah pemilik restoran atau pemilik kolam pancing. Selain berfungsi sebagai penglaris, ikan ini juga konon bisa mengeluarkan uang dari mulutnya, dan sisiknya bisa berubah menjadi emas batangan, maupun kalung emas.
Pantas saja beberapa restoran yang pernah saya selidiki memiliki pesugihan, tetap berdiri tegak di masa sulit seperti ini. TETAPI, jangan sembarangan menuduh restoran yang ramai itu pakai pesugihan lo ya, JANGAN.
Karena perlu pengamatan khusus dari ahlinya dan juga ternyata lebih banyak restoran yang manajemennya bagus dan rasa makananannya enak, sehingga tetap ramai pengunjung.
Ada suatu alasan yang mendasari banyaknya pemakai pesugihan ikan ini, karena “katanya” pesugihan tipe ini adalah pesugihan tanpa tumbal. Memang pada beberapa kasus yang saya temui, pesugihan jenis ini memang tidak sampai memakan tumbal,
namun ada suatu kisah dimana pesugihan ikan ini memakan tumbal. memang karena pemiliknya yang rakus dan haus akan Harta, sehingga untuk mendapatkan semua itu harus dilakukan dengan cara yang jahat.
Bismillahirohmanirohim. Ayo kita mulai.
Sebuah warung makan sederhana tampak berdiri diseberang jalan. Bangunan semi permanen itu miring dan tampak reyot. Mungkin bangunan tersebut sudah lelah melihat padatnya kota jakarta.
Belum lagi debu, hujan dan juga vandalisme yang menerpa dirinya, membuat warung tersebut enggan untuk tetap tegak dan tegar.
Sayup sayup terdengar suara Anton yang sedang berbicara dengan yuni, istrinya. “ma, kalau kita kondisinya begini terus, anak kita si Gilang bisa bsa dia depresi ma” ucap anton sambil memasukkan nasi kedalam mulutnya.
“Aku juga berpikir begitu pah, anton sudah besar, sebentar lagi akan banyak pengeluaran yang dibutuhkan untuk sekolah dia” kata Yani. Anton pun melanjutkan makan sambil berfikir. Suasana hening sejenak.
Mereka berdua larut dalam pikiran mereka masing masing. Mereka teringat dengan Gilang, anak semata wayangnya yang minder karena sepatunya sudah robek sana sini. Bekas tambalan, jahitan dan lem pun tampak menghiasi sepatunya.
“Pak, kalau pendapatan kita segini terus, gimana kita mau menyenangkan gilang. Kata Yani memecah keheningan. Anton pun memegang tangan sang istri lalu berkata, “ya aku akan mengusahakan bagaimana caranya agar anak kita dapat kehidupan yang lebih layak.
Anton bergegas pergi dari warung istrinya itu dan berangkat bekerja. Anton bekerja sebagai supir truk. Sementara itu Yani jualan lagi di warungnya.
Sorenya sepulang dari menyetir, anton berjalan pulang sambil membawa sebuah buku bekas, buku itu adalah buku tentang budidaya ikan air tawar yang ia dapat dari seseorang pengepul barang loak / barang bekas.
. Sesampainya di rumah ia langsung disambut oleh sang istri. “Pa papa Alhamdulillah pa, tadi dagangan kita diborong oleh bu Rum, dan juga kita dikasih uang tambahan”. Kata Yani kegirangan.
Lha terus anak kita mana ma?” kata Anton sambil celingukan. “Oooh dia lagi ngerjakan tugas di rumah temannya”. Lalu istri anton melanjutkan,
“Pah, aku tadi diberi tahu bu Rum tentang pesugihan tanpa tumbal, pesugihan ikan katanya, dan Bu Rum pakai pesugihan itu dan sampai sekarang tidak ada efek sampingnya pah,
bu Rum juga kelihatan selalu bahagia banget Pah, keluarganya dan saudaranya juga masih utuh, nggak ada yang kena sakit aneh aneh” jelas Yani dengan penuh semangat dan panjang lebar.
“TERUS KAMU MENYARANKAN AKU UNTUK MENCOBA PESUGIHAN IKAN ITU, BEGITU KAN MAKSUDMU, HAA !!!!!!!? Jawab Anton dengan nada agak tinggi.
Suasana pun kembali hening.
disaat suasana hening, tiba tiba saja "krieeeeeeett". pintu rumah mereka terbuka. sontak saja mereka berdua kaget. mereka langsung menuju ruang depan dan melihat apa yang terjadi.
ternyata itu adalah Gilang, anak mereka. terlihat sebuah plastik besar berisi celana jeans baru, tas baru, dan sepatu baru.
setelah ditanya, ternyata gilang bekerja mengumpulkan barang bekas, dan sebagai tukang cuci piring di sebuah warung untuk membeli barang barang tersebut. sontak saja ayah dan ibunya menangis, dan berjanji akan membahagiakan anaknya.
mereka juga berjanji bahwa anak semata wayangnya itu tak perlu bekerja lagi, dan akan mendapatkan barang apapun yang ia mau.
setelah itu anton dan yani masuk kedalam kamar. disinilah anton menyatakan dirinya setuju untuk memakai "PESUGIHAN IKAN" tersebut. karena mereka tak mau anak semata wayangnya yang masih SD menderita dan harus bekerja.
pagi pagi buta, pasangan suami istri tersebut akhirnya berangkat menuju rumah mbah dukun. almat tersebut didapat dari orang yang tidak diketahui namanya.
sementara itu anaknya dibiarkan bermain di rumah temannya.
setelah sampai dirumah mbah dukun, pasangan suami istri ini menyampaikan maksud mereka
mbah dukun yang memang juga kaya raya segera menyuruh anak buahnya untuk mengambil ikan dibelakang. ikan tersebut adalah ikan mas.
"kamu siap untuk memelihara ikan ini ? tanya mbah dukun.
Anton dan yuni pun menyanggupi untuk merawat dan memelihara ikan tersebut
setelah itu, anton dan yani pun pulang. semua berjalan biasa. anehnya, warung yani yang sepi pembeli pun kini ramai.
pembeli seakan berdatangan bak tawon yang masuk ke sarang.
pelanggan pelanggan itu mengatakan, bahwa masakan yani enak. pembeli ini tidak curiga yani pakai pesugihan. karena dibawa pulang pun, masakan milik yani juga terasa enak.
memang masakan yani lumayan enak, namun karena warung yani yang kumuh, kotor, terpencil dan minim penerangan lah penyebab warungnya tak laris.
namun namanya orang bingung, terkadang cara yang salah yang is pilih.
dan mereka tak sadar, bahwa ada konsekuensi yang harus ia tanggung. dan konsekuensi itu dimulai dari sekarang.
KONSEKUENSI.
salah satu syarat yang diminta oleh mbah dukun adalah ikan tersebut harus dipelihara bersama dengan ikan ikan lainnya. maka dari itu, anton dan yani membeli beberapa ekor ika dan mulai membuat kolam seadanya, dari sedikit uang hasil tabungan mereka.
nampaknya buku tentang budidaya ikan, yang didapat oleh anton bermanfaat sekali. namun dibalik kolam yang gelap. makhluk mengerikan itu mulai muncul.
LANJUT DI PART 2 terimakasih.
nih buat yang gak sabar part 2.
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
