Ini pas kami menginap di sebuah kebun karet di desa talanan, desa yang tidak ada di google. Sangat2 terpencil. Orang nya ramah dan baik2 sekali, dan ini sebenarnya kami sudah disuruh ke desa yang berjarak 1 setengah km dari kebun itu
Tapi om menolak karena ingin merasakan langsung suasana di sekitar situ. Kebun itu juga benar2 di kelilingi oleh hutan dan hanya ada jalan tanah setapak yang menjadi akses keluar masuk desa tersebut.
Konon menurut cerita teman om yang awalnya gak izinin nginap di kebun itu katanya disitu sering muncul sesuatu, suka mengganggu dan menampakan diri. Alhamdulillah nya, semalaman di sana kami aman2 saja. Karena om juga sebelum pergi itu benar2 lepas semuanya
Gak bawa2 apapun yang bisa menimbulkan gesekan buruk.
Selain ilmu bela diri yang pernah om pelajari dulu. Itupun tidak akan di pakai kecuali dalam keadaan benar2 terpaksa.
Kalau ini om sedang 'maluntuh danum' (masak air untuk merebus mie)
Nah kalau ini om sedang nyari akar2an/tumbuhan2 obat.
Dan yang ini namanya pucuk jawaw saluang, jenis singkong yang isi ya beracun, tapi pucuk daun nya sangat enak kalau di masak. Di kalsel jarang om lihat ini. Kalau di kalteng misalnya kalian baru masuk jalanan tamiyang layang sudah banyak sekali terdapat singkong jenis ini di sana
Om juga dapat beberapa cerita seram yang sangat menarik dari orang2 disana. Nanti akan om bikin thread.
Memang terniat sekali om ini nyari2 cerita sampai harus nginap di hutan dan kebun😂😂..
Terima kasih ya buat kalian yang sudah nyawer🙏🙏🙏🙏...
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
