Podcast Sejarah Profile picture
Lebih sering upload meme daripada update podcast. Bagian dari @box2boxid.

Dec 3, 2022, 24 tweets

Dini hari nanti #ARG vs #AUS

Keduanya bukan dari Eropa, tapi sama-sama didominasi pemain kulit putih.

Kalau Australia kita sepertinya udah paham, tapi kenapa Argentina begitu?

Kami bahas di utas kali ini 🧵

23 November 2022 lalu, kami sempet ngobrol sama Nur Iman Subono atau Mas Boni, dosen Ilmu Politik di UI.

Penjelesan secara umum dari beliau kira-kira begini:

Kita coba bedah ngikutin dua faktor yang udah dijelasin Mas Boni.

Pertama soal dampak paling mengerikan, yaitu conquista (penaklukan) Eropa ke wilayah Amerika Selatan.

Bukan cuma rusaknya tatanan hidup penduduk asli (indegenous), tapi juga menghadirkan malapetaka demografi.

Data dari buku Mas Boni ini, penduduk asli Meksiko bahkan berkurang sampai 95% dalam rentang 1519-1605 akibat genosida, perang, dan wabah penyakit.

Para conquistador itu kemudian untuk menutupi kekurangan penduduk mulai mendatangkan budak-budak dari Afrika.

Mereka dikirim melalui sisi utara seperti Brasil dan Kepulauan Karibia.

Jadi, gak heran misal di Brazil kita bisa nemuin banyak black communities.

Sementara itu, di Buenos Aires 🇦🇷 dan Montevideo 🇺🇾 perbudakan juga terjadi, tapi di wilayah itu lebih banyak dihuni oleh Peninsulares (orang kulit putih dari Eropa).

Di dua tempat 🇦🇷🇺🇾 tersebut, jumlah indigenous juga relatif sedikit:

Elaborasi dikit. Secara umum dulu dikenal stratifikasi etnis ini di Amerika Latin:

- Peninsulares: Orang kulit putih yang datang dari Eropa ke Amlat
- Kreol: Orang kulit putih yang lahir di Amlat
- Mestizo: Orang kulit putih yang melakukan perkawinan campur dengan penduduk asli

Identitas sifatnya dinamis, penjelasan di atas pengantar saja. Sekarang bisa jadi pencampurannya jauh lebih rumit.

Lalu, faktor kedua soal imigran Eropa ke Argentina. Konteksnya suasana setelah Perang Dunia II.

Yang jadi kontroversi, Juan Domingo Perón, Presiden dan pemimpin populis 🇦🇷, banyak memberikan ruang kepada eks NAZI di Argentina.

Kalo seneng baca fiksi, mungkin tahu kalau Roberto Bolaño di novel ensiklopediknya ini banyak nyeritain tokoh dari Argentina dan settingnya di Buenos Aires.

Boleh diakui dua faktor tadi (sejarah conquistador dan gelombang imigran Eropa) itu cukup bisa menjelaskan dari dominasi orang kulit putih di Argentina, tapi ada juga faktor struktural dan politis yang turut menentukan.

Belakangan banyak sejarawan dan aktivis Argentina yang angkat bicara soal erasure/penghapusan secara sistematis orang-orang kulit hitam dalam sejarah Argentina.

Seakan mereka dianggap enggak pernah ada.

theguardian.com/world/2021/may…

Padahal ada banyak data historis yang menunjukkan keberadaan orang-orang kulit hitam di Argentina.

Argentina juga punya sejarah perbudakan, umumnya mereka didatangkan dari Angola.

academia.edu/44367842/The_K…

Warisan budaya kayak tarian Tango yang jadi ciri khas Argentina juga ternyata berakar dan dipengaruhi tarian dari Afrika.

tandfonline.com/doi/abs/10.108…

Salah satu kritik terkait diskriminasi orang kulit hitam di Argentina sering diarahkan kepada mantan Presiden Domingo Faustino Sarmiento yang menjabat selama 1868-1874.

Dia punya sentimen rasis yang kental. Sebelum jadi Presiden, Domingo Sarmiento pernah nulis buku yang membedakan antara "beradab" dan "barbar".

Keturunan Afrika dalam pandangannya berada di skala barbar paling bawah.

Pandangan rasis itu juga tercermin dalam kebijakan politik Sarmiento.

Dari segregasi yang bikin black communities jauh dari fasilitas kesehatan sampai perang (Paraguayan War) yang banyak menempatkan warga kulit hitam Argentina di garda depan.

Soal sentimen dan pandangan rasis itu sialnya masih terus berlanjut ke generasi berikut dan berikutnya.

Carlos Menem mantan Presiden Argentina pernah bilang "Di Argentina tidak ada orang kulit hitam, itu masalah Brazil."

scholarship.law.gwu.edu/cgi/viewconten…

Bahkan Presiden Argentina saat ini, Alberto Fernández sempat bikin kontroversi dengan statemennya tahun lalu.

"Meksiko dari Indian, Brasil dari hutan, tapi Argentina dari kapal-kapal yang datang dari Eropa."

Pada akhirnya dia minta maaf.

aljazeera.com/news/2021/6/10…

Kalo dari sisi sepakbola, ada kok beberapa pemain kulit hitam di timnas Argentina.

Héctor Baley main era 70-80an, berposisi kiper, dan mengemas 13 caps.

Dia masuk bagian skuad #ARG yang juara Piala Dunia 1978 meski saat itu dia jadi kiper cadangan.

Sementara jauh sebelum itu, pemain kulit hitam pertama di Timnas Argentina adalah Alejandro de los Santos.

Dia keturunan Argentina-Angola, berposisi striker, dan mengantar Argentina juara Copa América 1925.

Admin @ID_Albiceleste, mungkin bisa nambahin sosok dan cerita terkait pemain kulit hitam dalam sejarah Timnas Argentina 🙏

Iya juga, ya. Juaranya malah bareng Prancis 😅

Mumpung rame, promo tipis tipis.

Episode podcast kami yang bahas Piala Dunia 1978 di Argentina 🇦🇷

Masa kelam ketika Junta Militer menggunakan sepakbola untuk menutupi kejahatan kemanusiaan dan terorisme negara.

open.spotify.com/episode/7cpaMq…

Share this Scrolly Tale with your friends.

A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.

Keep scrolling