Tebak! Frasa, kata majemuk, atau idiom?
1. Rumah sakit
2. Kaki tangan
3. Kereta api
4. Baru saja
5. Panjang tangan
6. Sedang belajar
7. Kaki meja
8. Paling luas
9. Di sekolah
10. Sepuluh helai
11. Sepatu kaca
12. Gurun pasir
13. Kambing hitam
14. Air mata
15. Mata air
16. Kembang desa
17. Terjung payung
18. Sudah datang
19. Rumah makan
20. Tebal telinga
Fitur di Twitter ini adalah fitur survei. Jadi, kalian enggak tahu mana yang benar. Kalau penasaran jawaban mana yang benar, kalian bisa cek kuis di Instagram saya.
Bagaimanapun, nanti akan saya bahas dua jam dari sekarang. 😊
Ayo kita bahas!
Rumah sakit (kata majemuk)
Kaki tangan (idiom)
Kereta api (kata majemuk)
Baru saja (frasa [adverbial])
Panjang tangan (idiom)
Sedang belajar (frasa [verbal])
Kaki meja (kata majemuk)
Paling luas (frasa [adjektival])
Di sekolah (frasa [preposisional])
Sepuluh helai (frasa [numeralia])
Sepatu kaca (frasa [nominal])
Gurun pasir (kata majemuk)
Kambing hitam (idiom)
Air mata (kata majemuk)
Mata air (kata majemuk)
Kembang desa (idiom)
Terjung payung (kata majemuk)
Sudah datang (frasa [verba])
Rumah makan (kata majemuk)
Tebal telinga (idiom)
Apa perbedaan antara frasa, kata majemuk (kompo-situm), dan idiom?
[FRASA]
Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif atau lazim juga disebut gabungan kata yang mengisi salah satu fungsi sintaksis di dalam kalimat.
Sederhananya, frasa tidak memiliki makna baru. Frasa hanya memiliki makna sintaktis atau makna gramatikal.
Dua sifat frasa:
1. Terdiri dari dua kata atau lebih.
2. Mengisi salah satu fungsi sintaksis.
Jenis-jenis frasa dapat dipelajari lebih lanjut pada utas berikut:
Perbedaan frasa endosentris dan eksosentris dapat dipelajari lebih lanjut pada utas berikut:
[CONTOH]
Kaki Fauzan
Makna kaki Fauzan secara sintaktis atau gramatikal sesuai dengan kata “kaki” dan “Fauzan”.
Kaki Fauzan merupakan sebuah frasa.
[KATA MAJEMUK]
Kata majemuk atau kompositum adalah gabungan morfem dasar yang seluruhnya berstatus sebagai kata yang mempunyai pola fonologis, gramatikal, dan semantis yang khusus menurut kaidah bahasa yang bersangkutan.
Kata majemuk juga memiliki pengertian gabungan dua kata atau lebih yang memiliki struktur tetap, tidak dapat disisipi kata lain atau dipisahkan strukturnya karena akan memengaruhi arti secara keseluruhan.
Contoh:
rumah makan, rumah sakit, kereta api, air mata, dsb.
Sederhananya, kata majemuk memiliki makna baru atau memiliki satu makna, tetapi maknanya masih dapat ditelusuri secara langsung dari kata-kata yang digabungkan.
[CONTOH]
Kaki meja
Makna kaki meja masih dapat ditelusuri dari makna “kaki” dan “meja”, artinya ‘bagian penopang (penyangga) meja, yang menyerupai kaki’.
Kaki meja merupakan sebuah kata majemuk.
[IDIOM]
Idiom adalah satuan-satuan bahasa (bisa berupa kata, frasa, ataupun kalimat) yang maknanya tidak dapat diramalkan baik dari makna leksikal unsur-unsurnya maupun makna gramatikal satuan-satuan tersebut.
Idiom merupakan per-paduan dua kata atau lebih yang maknanya tidak dapat secara langsung ditelusuri dari makna masing-masing kata yang tergabung.
Contoh:
banting tulang, panjang tangan, tebal telinga, kambing hitam, dsb.
Sederhananya, idiom memunculkan makna baru yang tidak dapat secara langsung ditelusuri dari kata-kata yang digabungkan.
[CONTOH]
Kaki tangan
Makna kaki tangan tidak ada sangkut pautnya dengan “kaki” dan “tangan”. Kaki tangan berarti ‘orang yang diperalat orang lain untuk membantu’.
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
