My Authors
Read all threads
1. Kupikir aku butuh bercerita sekarang. Menulis dan mempublikasikannya, dengan harapan agar siapa tahu ada orang yang mengalami kesamaan untuk lantas menghubungiku sesegera mungkin, karena ada sesuatu yang mengkhawatirkan.

@bacahoror #Creepy #horor #hororstory
2. Kini, kupikir aku butuh bercerita sekarang. Menulis dan mempublikasikannya, dengan harapan agar siapa tahu ada orang yang mengalami kesamaan untuk lantas menghubungiku sesegera mungkin, karena ada sesuatu yang mengkhawatirkan.
2. Dia meminta untuk dipanggil 'Nduk' saja. Aku berkenalan dengannya di dalam mimpi. Keesokan hari dia mengetuk pintu apartemenku, dan selanjutnya kami berbincang selayaknya sudah saling kenal cukup lama. Aneh? Iya!
3. Bahkan mimik muka perempuan ini juga aneh bagiku saat pertama kali bersitatap. Datar. Dan satu hal yang menyedot perhatian adalah sesekali kening bagian kanannya tampak berdenyut. Namun lambat laun aku terbiasa juga dengan keanehan ini.
4. Hari demi hari aku melewati masa penat selepas pulang kerja dengannya. Dia selalu datang selang beberapa menit aku masuk ke dalam apartemen. Selalu mengetuk pintu dengan cara yang sama; seolah tergesa dan tidak berhenti hingga aku membukakannya.
5. Kalian boleh saja tidak percaya dengan ceritaku, bahkan pada beberapa paragraf awal ini. Teman-temanku pun begitu. Mereka malah mengira aku sedang berkhayal sejak aku mengatakan proses perkenalanku dengan 'Nduk' yang nyata-nyata hanya melalui mimpi.
6. Sekali dua kali aku mencoba bercerita, dan kemudian memutuskan untuk tidak bercerita lagi kepada orang-orang yang aku kenal. 

Dan sudah hampir setahun aku menyimpan cerita ini sendiri.
7. 'Nduk'. Seperti yang kuceritakan di awal, mimik mukanya datar. Sesekali ia tersenyum, tapi sangat jarang. Bisa dikatakan dalam sebulan dia menyunggingkan senyumnya paling banyak tiga kali. Selebihnya bibir itu akan lebih sering mengatup rapat, meski dia juga banyak bicara.
8. Dia selalu datang dengan membawa setangkai mawar. Dia meminta sebuah gelas panjang yang diisi separuh air untuk menaruh setangkai demi setangkai di sana.
9. Permintaan tentang gelas berisi separuh air tersebut dibicarakan olehnya pada perkenalan kami di dalam mimpi. Dan anehnya, aku juga mempersiapkannya sebelum ia benar-benar datang saat itu.
10. Satu hal lagi yang perlu pembaca cerita ini ketahui bahwa aku tahu kapan ia datang, tapi tak pernah tahu saat ia pergi dari apartemenku. Hal ini juga bisa menjadi alasan untuk kalian berhenti mengikuti cerita yang sedang saya tuliskan ini, ...
11. ... lantas mengabarkan kepada semua orang bahwa ada seseorang yang sedang digilai imajinasinya sendiri. Silahkan saja.

Sekali lagi aku sampaikan bahwa, aku menulis dan mempublikasikannya hanya agar seseorang yang mengalami hal serupa, bersegera untuk menghubungiku.
11. Mengenai setangkai bunga mawar tadi, masih ada yang perlu aku sampaikan; bunga itu hanya bertahan tidak lebih dari tiga hari. Aku selalu membuang yang telah layu, dan membiarkan yang masih tampak segar. Selalu begitu.
13. Anehnya, setangkai mawar yang terakhir, kira-kira sedari 6 bulan lalu, sampai saat aku menuliskan cerita ini, masih saja tampak segar. Mawar terakhir itu seolah abadi. Warna kelopaknya tak berubah, hijau tangkainya masih sama, dan harumnya tetap saja menggoda.
14. 'Nduk', menurut perkiraanku masih berumur kisaran 20 tahunan. Aku hanya menebak saja, karena tidak pernah mempertanyakan hal itu. Pun di mana ia tinggal. Perempuan itu tampak tidak nyaman setiap kali mendapatkan pertanyaan tentang dirinya sendiri.
15. Perawakannya biasa saja. Tinggi mungkin di antara 150-155cm. Memiliki rambut panjang yang selalu terikat rapi ke belakang, sehingga membuat wajah 'Nduk' tampak lebih berisi daripada aslinya.
16. Perkenalan di dalam mimpi pada waktu itu sebenarnya terasa cukup lama, namun yang kuingat hanya persoal nama dan permintaan-permintaan yang tidak kalah aneh dengan kehadirannya dalam hidupku.
17. Dia memintaku untuk merahasiakan pertemuan itu. Satu hal yang menakutkan akan terjadi jika sampai aku menceritakannya lebih dari tiga kali.
18. Sial, dalam kurun waktu tidak sampai seminggu setelahnya aku telah mencoba bercerita kepada kedua temanku. Meski tak sampai tuntas dan menyebabkan mereka berpandangan ada kesalahan pada psikologisku, tapi aku telah bercerita.

Ya. 2x!
19. Hingga pada satu waktu ibuku berkunjung ke apartemen yang aku tinggali. Saat pertama kali masuk ke dalam, ibu langsung tertarik dengan bunga mawar yang terkumpul dalam satu gelas. Beliau spontan menanyakan hal tersebut. Secara, aku bukanlah penyuka bunga sejak kecil.
20. Tanpa sadar, spontan kuceritakan bahwa bunga tersebut pemberian teman yang setiap hari berkunjung. Bercerita sosok 'Nduk' secara utuh. Perasaanku cukup senang karena ibu mau mendengar dan tidak menganggapku 'sakit jiwa'.

Malam harinya aku sadar ketika 'Nduk' tak datang.
21. Sejak saat itu kejanggalan-kejanggalan hadir dalam hidupku. Pekerjaanku tidak pernah ada yang beres. Berantakan. Sampai sekedar membuat animasi grafis untuk pengantar 'credit title' pada penutup sebuah 'company profile' saja aku harus menyelesaikan dalam 15 hari. Ini aneh!
22. Tidak hanya itu. Kemanapun langkahku pergi, seperti ada yang membuntuti. Setiap malam menjelang, kelebat bayang semakin sering muncul dari balik jendela apartemen terluar.
23. Pun beberapa kali aku menangkap siluet seseorang yang mengendap dengan membawa pisau di balik tirai jendela yang berada di sebelah pintu apartemen.
24. Penampakan yang semakin intens membuatku berinisiatif menghubungi polisi dan mencoba meminta 'Security' untuk cek ulang tayangan CCTV di sekitar pintu dan jendela apartemen.
25. Akupun memasang secara pribadi CCTV tambahan pada setiap sudut apartemen.

Dan bangsatnya! Ah... tahukah kalian tentang apa yang terekam pada CCTV pribadiku?
26. Sekali lagi aku tidak peduli pembca cerita ini percaya atau tidak. Tapi untuk teman-teman yang mengalami hal serupa, atau pada part-part tertentu ada sekilas kesamaan, PLEASE! Segera menghubungiku sebelum terjadi hal-hal yang mengerikan!
Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh.

Enjoying this thread?

Keep Current with Rzl

Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!