SimpleMan Profile picture
Jul 2, 2021 25 tweets 5 min read Read on X
Jadi kemarin saya pergi ke malang, dan mencoba mengambil jalur cangar, entah kenapa setiap kali lewat jalan ini saya selalu tertuju ke bangunan-bangunan terbengkalai ini yg terlihat seperti gudang, saya pun lantas bertanya, tempat apa ini di fleet twitter, hasilnya,
saya mendapat banyak sekali dm, kalau bangunan-bangunan gudang ini dahulunya adalah bangunan untuk budidaya jamur tiram, tidak hanya informasi sejarah bangunan ini, namun, ada juga yg membagi informasi perihal sesuatu yg saya cari sejaka penjelajahan saya sendiri kemarin.
jadi, malam ini coba kita bahas sedikit ya dari apa yg saya rasakan ketika ke tempat ini, sekaligus membagikan beberapa dm tentang tempat ini?
sebenarnya ini bukan tempat yg baru bagi saya, sejak dulu setiap melewati tempat ini pasti langsung tertuju melihat bangunan-bangunan lawas ini, beberapa kali tergelitik untuk mampir dan melihat-lihat, tapi baru bisa kesampaian kemarin ketika saya melewatinya utk kesekian kalinya
ditemani oleh kawan saya, kami sempat berhenti di beberapa bagian spot bangunan, mulai dari yg ramai dipakai foto oleh orang-orang sampai ke sudut yg agak menjorok masuk kedalam.

disinilah saya mau sedikit memberi peringatan.
jangan pernah melakukan apa yg saya lakukan kemarin, dari niat ingin melihat-lihat dan mencari tahu, berujung pada sedikit mendapat masalah.

karena kita tidak akan pernah tahu, kalau mereka tersinggung pasti kita sendiri lah yg akhirnya dibuat susah.
saya masuk ke beberapa bangunan yg agak menjorok ke dalam tepatnya di tikungan pertama yg dipagar, kebetulan ada jalan sejengkal untuk masuk, di dalam gedungnya saya menemukan banyak sekali rak besi berkarat dengan satu jalan yg sempit, tentu saja, ruangan itu lembab dan gelap
tidak ada yg menarik di dalam bangunannya, hanya bangunan kosong tua dengan benda berserakan dan tentu saja rak berkarat tersebut, sempat juga tercium amis bau air seni, sepertinya tempat ini sering dipakai orang untuk menjelajah dengan berbagai tujuan.
yg jelas, saya masih bisa menikmati momen mengambil beberapa foto dan video pakai handphone, sampai, saya berpikir untuk mengeksplore lebih jauh ke tempat yg agak berjarak dari jalan raya.

baru masuk beberapa langkah, saya langsung bisa merasakan perasaan deg-degan. haha.
dari situ, saya pun menyadari, ini yg saya sedikit malas buat melanjutkan, tapi ya namanya kepalang tanggung, apalagi kawan saya agak sembrono, entah mau pamer sama saya, dia memimpin jalan sendirian. saya pun terpaksa mengikuti.
dari semua spot tempat di sekitar lingkungan ini, entah kenapa bagian ini yg paling bikin sesak, saya juga tentu gak mau membuat masalah dengan penghuninya, biasanya saya memberi salam dan untung-untung salam saya dijawab.

dan rupanya, salam saya benar-benar dijawab. haha, apes.
buat yg awam soal memberi salam, kalau kalian besar di jawa pasti ada tata krama meminta ijin atau menyapa untuk mereka yg tidak terlihat, paling sering ya ngomong begini.

"mbah, ngapurane, putune mek numpang lewat" (mbah, maaf, cucunya hanya numpang lewat)
salam ini umum, dan tata caranya tentu juga berbeda tergantung niat apa yg ingin kita utarakan, tujuannya sama, agar mereka yg kita percayai ada, tidak tersinggung dan melakukan sesuatu yg buruk kepada kita.
kembali ke salam yg saya utarakan di dalam hati, karena memang biasanya tidak perlu diperdengarkan dengan keras, karena dengan suara pelan saja mereka pasti tahu dengan niat kedatangan kami.

salam saya dijawab dengan lemparan batu kearah bagian atas yg masih menggunakan seng.
sebagai orang yg punya pengalaman banyak perihal memberi salam ini dari pabrik gula dekat tempat tinggal saya, tentu kalau dijawab dengan lemparan benda secara frontal begini, tandanya, mereka terusik, karena salam yg diterima adalah salam yg tidak dijawab.
firasat sudah tidak enak, tempat wingit yg terisolasi, lembab, gelap, sepi, panduan sempurna untuk mereka yg biasanya paling ganas.

sepertinya hal ini juga yg dirasakan oleh kawan saya, karena tiba-tiba dia memasukkan handphone ke dalam saku, tanda bahwa niatnya sudah berubah.
sayangnya meski begitu nampaknya tidak menyurutkan niat penasaran kawan saya yg mengajak saya untuk masuk lebih jauh ke dalam bangunan tersebut.

sama seperti bangunan yg lain, saya hanya menemukan benda berserakan dengan aroma pesing.
tapi, tapi, di-sini, di beberapa bagian yg dekat pintu dalam, saya sempat mencium aroma laduh, aroma badan bayi yg umumnya masih dibawa satu tahun.

di sini jujur saya sempat begidik, tapi karena ada kawan saya, rasanya tidak elok kalau saya lari tunggang langgang.
puas melihat-lihat sisi ini, sebenarnya tergelitik untuk melihat pada bagian-bagian lain, karena gaya pembangunannya sendiri yg unik, jadi pada bahu kiri-kanan jalan seperti dibuat zona tersendiri, sayangnya, keterbatasan waktu akhirnya membuat saya harus mengurungkan niat.
saya pun pergi. sebelum meninggalkan tempat itu, entah kenapa saya tidak bisa berhenti berpikir kalau pada bagian dalam yg sempat saya masuki itu dihuni oleh Wungkul ireng.

sampai malam ini saya masih dibayangi wujud dari Wungkul ireng ini.
perihal masalah yg saya tulis diawal thread, jadi sepulangnya dari kota Malang, ketika saya masuk kamar, sampai jam 5 pagi saya tidak bisa tidur, burung yg dipelihara bapak juga tidak berhenti mengeleparkan sayap. saya sadar, ada tamu yg mungkin sedang berkunjung.
sambil mematikan lampu, saya hanya menatap pintu kamar yg sengaja tidak saya tutup, saya yakin betul kalau ada yg sedang memandangi saya dari sudut gorden, untungnya sepertinya malam ini semua sudah lebih tenang, sehingga saya akhirnya merasa perlu untuk menulis ini.
Berikut adalah dm yg saya Terima perihal tempat ini. ImageImageImage
ImageImageImage
Jadi yg punya pengalaman kurang lebih sama dengan temen-temen yg dm saya, ada cerita apa saja di tempat ini, saya masih penasaran soalnya. Haha.

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with SimpleMan

SimpleMan Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @SimpleM81378523

Apr 3, 2025
dari kemarin saya mendapat banyak sekali DM mengenai siapa saja sih sosok-sosok yang ada di film PABRIK GULA.

Guna merayakan 1 JUTA penonton, Malam ini, saya akan menulis rincian dari sosok-sosok yang ada di film pabrik gula? Image
seperti apa yang pernah saya tulis di thread saya bertahun-tahun yang lalu,sosok-sosok itu merupakan entitas yang menjaga titik-titik tertentu di bawah komando langsung sosok yang kami kenal dengan nama “MAHARATU”, mereka dikenal dengan nama dan julukan berbeda-beda namun familiar ditelinga kami, bisa dibilang mereka merupakan penghuni tua, para panglima nya yang menjaga titik-titik tertentu yang ada di Pabrik Gula tempat desa saya berada dulu.
Sosok pertama dan merupakan sosok paling mencolok, wujudnya besar, tinggi dan saat berdiri, orang-orang biasanya dapat melihat pusar makhluk ini, suaranya besar dan berat dengan manifesti wujud menyerupai seorang pria jangkung dengan mata sak lepek (alas piring) sosok ini biasa menunggu di sebelah lapangan sepak bola pabrik gula dengan sebutan Dalboh. Dalboh muncul paling sering untuk menakut-nakuti anak-anak yang belum pulang ketika malam menjelang, konon kegemarannya melahap batang sapi (jasad sapi busuk). dan saat malam sosok ini seringkali berjalan menyusuri gudang barat.
Read 10 tweets
Feb 4, 2025
Ada yang punya pengalaman atau pernah denger cerita horror tentang Pabrik gula?
Malam ini, setelah lama sekali saya tidak bersua di akun saya ini. Untuk menyambut film Pabrik gula yang nanti akan tayang kurang lebih 2 bulan lagi, saya mau flashback awal-awal bagaimana mulanya saya menceritakan kisah perihal pabrik gula ini di akun twitter saya, sebuah cerita yang terdiri dari beberapa bagian sebelumnya.
Untuk malam ini, kita akan kupas tuntas perihal salah satu tragedi kebakaran yang pernah dan seirngkali terjadi dibeberapa titik-titik tertentu di pabrik gula sebelah rumah saya yang meninggalkan kisah pilu dan menyedihkan.
Read 18 tweets
Oct 31, 2024
OMAH JABANG MAYIT

A THREAD

@bacahorror #bacahorror Image
kata orang jaman dulu. kalau ada perempuan yg tengah mengandung, banyak yg harus dijaga dari segala tutur prilakunya. lisan, sifat, semuanya untuk menghindari hal buruk pada si ibu dan jabang mayit, karena setiap perbuatan selalu memiliki sebab akibat.
cerita ini dimulai dari seorang perempuan. sebut beliau dengan nama Tina.

mbak Tina baru 2 tahun menikah. ia mendapat seorang laki-laki dari luar pulau jawa. awal pernikahan mereka tinggal di salah satu kota S, hidup damai, hidup rukun, sebelum si suami, mas Agung, undur diri.
Read 96 tweets
Sep 12, 2024
-RUMAH RIAK-

Horror Story-

@bacahorror #bacahorror Image
“ini rumahnya ma?”
“iya pak. Teman yg saranin, halamannya luas, pohonnya rindang dan tanahnya itu loh, gak gersang, kayanya ibuk bisa produktif kalau tinggal di sini”
“harus di sini ya?”
“iya. Dari pertama mama lihat, mama ngerasa kalau berjodoh sama rumah ini”
Pak Prasto terdiam melihat rumah itu. Tidak ada yg salah dengan rumah yg saat ini ada dihadapannya, karena seperti apa yg dikatakan oleh Dona, isterinya, dari luar rumah itu, kelihatan sejuk, damai, serta tenang seperti yg diinginkan oleh seluruh keluarga,
Read 82 tweets
Sep 2, 2024
Rumah bekas pembunuhan itu rumah paling aman, karena sekalipun penghuninya nampakkan diri cuma sebatas maen petak umpet, tapi. kalau rumah itu bekas sekte atau perkumpulan yg gak bener, apalagi kalau pelakunya udah bukan sebatas nyari harta, mending lupain rumah itu!!
karena yg begini gak cuma ngebahayain 1 orang. satu keluarga pun bakal dijabanin. Gak cuma nyiksa secara mental psikis tapi bisa berujung sampe maut. serius!!
Mau cerita dikit. Pengalaman sendiri.
Read 34 tweets
Jul 26, 2024
Kumpulan cerita yang pernah saya tulis. Image
Rumah Rombe.

Cerita ini diambil dari cerita tentang tetangga saya yg menempati rumah baru bekas menir belanda, siapa yg menduga kalau rumah ini ternyata menyimpan sesuatu yg mengerikan lintas generasi.

Rumah Rombe :
Diincar Penghuni Pabrik tua :

Cerita ini ditulis berdasarkan kisah saya sendiri yg teledor ketika saya masih kecil. saya tidak pernah menduga saat itu kalau binatang kecil yg saya tunjuk justru membuat saya nyaris celaka.
Read 50 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us!

:(