Hazriel Profile picture
Feb 9, 2023 73 tweets 12 min read Read on X
HORROR STORY
A THREAD
|
|
|
|
|

DISCLAIMER :
1. Sdh mendapat izin untuk post (tidak untuk alamat rumah)
2. BG gue yg lumayan dekat dgn agama (agar tdk menimbulkan pertanyaan mengenai g pernah dingajiin dll)
3. Tidak untuk beradu argumen, silahkan untuk skip jk memang tdk percaya Image
Gambaran Kontrakan untuk mempermudah visualisasi kejadian .... ImageImage
Melihat bangunan kontrakan yang jauh berbeda dengan desain yang lebih modern membuat gue sedikit merasa lega, ditambah dengan jarak untuk ke masjid juga sangat dekat sehingga mempermudah gue untuk beribadah dan mungkin bisa beradaptasi dengan baik...
Gue memilih kamar depan yang paling luas, disana selain memiliki 2 buah kasur lantai yang bisa dipakai, juga tersedia kaca besar seukuran tinggi badan, 2 jendela besar dan juga lemari besar, jauh dari apa yang gue dapatkan di tempat sebelumnya
Bahkan dengan harga yang sama sekali tidak berbeda membuat gue sangat sangat bersyukur, jika dibandingkan dengan sebelumnya, dengan harga 300k gue itungannya bisa mendapat 1 rumah, karena gue bisa akses ke semua kamar dan juga fasilitas yang ada, termasuk jemuran di lt 2
Kamar mandi yang jauh lebih besar, dan juga kulkas yang dulu tidak gue dapatkan di kosan itu, gue bersama dengan 3 teman lainnya yaitu, Mario sang empunya rumah, Randy dan juga Rocky yg menempati kamar 1 1nya di lt atas, dan gue sudah mulai memikirkan hal hal membahagiakan disini
Tidak ada yang spesial dan gue bahagia tinggal di sini, interaksi bersama dengan orang lain yang sebelumnya tidak bisa gue rasakan, perasaan dimana gue sebelumnya seperti dipenjara, namun kali ini gue bisa dengan bebas melangkah tanpa takut apapun, tapi semua berubah ketika...
Seminggu sudah gue tinggal di tempat baru ini, namun entah kenapa hari itu gue merasakan kembali apa yang gue rasakan sebelumnya, malam itu pukul 7 lebih setelah sholat isya dimasjid depan gue putuskan untuk mengambil jemuran yang kering
anak anak sedang menonton tv di kamar Randy, dan karena memang sudah aktifitas harian tidak serta merta membuat gue merasakan kejanggalan, saat langkah kaki mulai menapaki tangga lt 2, angin yang biasa terhembus dari jendela didekat jemuran tiba tiba berhenti
pandangan gue tiba tiba terpaku ke arah sudut pojok ruang jemuran, gue melihat sosok perempuan dengan baju berwarna putih menutup hampir dri kepala ke bawah, sedangkan rambutnya yg hitam keabu abu an tergerai didepan wajahnya sehingga gue tidak bisa melihat dengan jelas wajahnya
Kembali badan ini seakan beku tanpa bisa bergerak, karena sebelumnya juga pernah mengalami hal serupa namun kali ini yang membedakan gue bisa melihat dengan jelas sosok di ruang jemuran dari jendela besar di tangga, namun dengan berani gue melangkah perlahan
Sosok itu masih tetap terdiam, dan saat gue memasuki ruang jemuran yang gelap itu tiba tiba sosok itu bergerak dan berjalan ke arah gue, dengan fasih kembali gue lantunkan ayat ayat Suci karena gue sadar bahwa sosok didepan gue ini bukanlah manusia
Melihat dengan jelas didepan mata gue gue sosok itu mendekat perlahan dan entah kenapa tiba tiba sosok itu hilang saat tangan pucat kering nya hampir menyentuh badan gue... gue terdiam sambil sembari mengingat lagi kejadian yang baru saja gue alami
Dan dengan segera gue ambil jemuran yang ada kemudian bergabung dengan anak anak yang lain, gue duduk di dekat Mario diatas kasur dan berbisik, gue lihat sesuatu...
Mario yang sadar bahwa nada bicara gue kearah serius memalingkan kepala ke arah gue dan bertanya dengan suara perlahan, "apaan"?
"Setan cok!" dengan suara yang gue perjelas membuat Randy dan juga Mario terhenyak... Randy yang memang bukan tipe orang yang percaya akhirnya kembali mengalihkan pandangannya kembali ke tv, namun Mario tiba tiba bersuara dengan lirih "Lu liat Mbah?"
Langsung aja badan seketika merinding, "Mbah? jadi lu juga pernah lihat?" Mario hanya bisa tertawa perlahan sembari kembali melemparkan pandangan ke arah tv, sedangkan gue? mau ga mau juga ikut "melupakan" kejadian itu karna mungkin memang tidak berbahaya seperti sebelumnya...
Sejak kejadian itu, entah kenapa tiba tiba hari hari tenang gue seakan berakhir, gue memang belum menceritakan pengalaman horror gue ketempat sebelumnya, karena gue pikir ngapain juga karena gue punya kehidupan di tempat lain tapi ternyata gue salah...
Adaptasi gue dilingkungan baru juga sebenarnya berjalan dengan baik, bahkan di lingkungan masjid ga jarang gue ditugaskan untuk sekedar menjadi muadzin atau imam untuk berjamaah namun hati entah kenapa tiba tiba saja tidak karuan hari itu, malam hari saat semua beristirahat...
Gue juga memutuskan untuk beristirahat saat jam dikamar menunjukkan pukul 11 malam, angin yang masuk melalui jendela kembali tidak berhembus, bahkan suasana didalam kamar seakan akan membeku tanpa gue tau penyebabnya, saat gue beranjak untuk keluar kamar...
Tiba tiba muncul makhluk hitam besar setinggi pintu yang berukuran kurang lebih 2M, bahkan gue mendengar suara geraman yang muncul dari arah makhluk itu, makhluk yang berwarna hitam legam dengan mata merah menyala menatap kearah gue dengan tatapan murka dan penuh amarah
Dan baru kali ini gue dihadapkan dengan kondisi dimana gue bisa bergerak namun suasana di dalam kamar seakan dibakar, bahkan gue bisa sekilas mencium bau gosong seperti rambut yang dibakar, gue mundur perlahan namun dengan kondisi badan yang bergetar dan juga hati yang tak karuan
Gue mencoba untuk menguasai diri dan berlanjut membaca ayat ayat suci Al-Qur'an, makhluk itu menatap gue marah dan tangannya yang besar dan legam itu bergerak seakan ingin menangkap gue, gue terjatuh di kasur sementara makhluk itu masih menyeringai tajam dengan 2 taring besar
Gue terjatuh sementara gerakannya berubah menindih gue, gue bisa merasakan, rasanya seperti gue menyentuh asap mobil namun disatu sisi gue juga bisa merasakan sentuhan fisik seperti kulit, makhluk itu menggeram bahkan gue sempat berontak saat makhluk itu tiba tiba bergerak agresf
Gue bisa merasakan dengusan nafasnya yang tidak bisa gue gambarkan, bau seperti bangkai dan semacamnya hingga membuat hidung gue terasa sakit, telapak tangannya yang besar itu membungkam mulut gue seakan menyuruh gue untuk berhenti membaca ayat suci
gue bisa merasakan keringat dari badan gue, tangan gue menyentuh telapaknya yang besar benar benar tidak seperti menyentuh kulit manusia, dalam hati gue merasa menyesal karna mati konyol apalagi tanpa tau penyebabnya, dan dengan lantang gue teriak takbir berkali kali
Sampai akhirnya setelah beberapa menit bau seperti rambut yang dibakar kembali gue cium dan dengan gerakan marah dia melepas cengkramannya dan kemudian hilang tanpa jejak.... gue terduduk sembari memikirkan hal yang baru saja gue alamin... gue lihat jam
Jam di dinding menunjukkan pukul 11.30, dimana berarti kejadian itu berangsur selama krg lbih 30 mnt, bahkan gue masih terduduk lemas, berdiri pun seakan susah seperti berlari marathon berjam jam, gue hanya bisa istigfar sembari menenangkan pikiran karna gue tau ini semua terjadi
Dan kemungkinan besar karena kejadian sebelumny...
Saat sudah merasa tenang, gue ambil air putih dari kulkas diruang tengah, sembari gue melihat anak anak apakah sudah tertidur dan ternyata kegaduhan yang gue buat di kamar tidak terdengar sama sekali entah kenapa
Rehat sejenak lanjut nanti, surup pamali wkwkwk

lupa tag #bacahorror @bacahorror_id #KisahHorror
Gue ambil segelas air dan melihat suasana malam dikontrakan ternyata cukup menyeramkan karena lampu semua dimatikan, tapi karena gue ga merasakan suasana seperti tadi membuat gue sedikit bernafas lega dan mengambil sisi positifnya, mungkin gue disuruh untuk tahajud
bodo amat dengan harus tidur terlebih dahulu atau tanpa tidur, yang penting hati gue tenang terlebih dahulu, setelah melaksanakan ibadah gue pun melanjutkan beristirahat... Adzan subuh berkumandang, karena kamar yang paling depan pastinya yg paling terdengar terlebih letak masjid
Dan sudah menjadi kebiasaan semenjak gue tinggal di kontrakan untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah, selepasnya sembari meminum teh untuk sekedar menghangatkan badan ditengah suasana subuh yang sangat dingin di kota malang, Mario duduk disamping gue dengan membawa segelas air
Karena memang bisa dibilang hubungan kami sudah seperti sahabat akhirnya gue ceritalah pengalaman gue sebelumnya di kosan dan juga mengenai kejadian tadi malam, tampaknya perjumpaan gue dengan makhluk hitam itu menjadi awal dari sebuah petaka di kontrakan...
Sejak hari itu keseharian kami tidak pernah terlepas dari yg namanya "gangguan", satu waktu dipagi hari, urutan mandi hampir selalu sama setiap harinya, diawali oleh Rocky, gue kemudian Randy, terakhir Mario, kebiasaan Rocky adalah mandi malam entah itu memang mandi atau hal lain
Jadwal kelas kami sama semua meskipun Randy berbeda kelas, pagi itu kami mempunyai jadwal untuk pergi ke kampus, otomatis mandi pagi menjadi satu kewajiban, seperti biasa terdengar suara jebar jebur air khas Rocky yang mandi seperti buang air sedangkan gue dan Mario berada di dpn
Ada mungkin 30mnt an suara itu tak kunjung usai, karena memang biasanya tak selama itu, karena memang jam sudah menunjukkan pukul 6 kami mau ga mau harus bersiap siap, sementara itu gue panggil si Rocky dari balik pintu kamar mandi "Ky, udah belum.. lama amat dah"
Suara air berhenti tapi tdk ada suara sautan dari dalam, "Ky woii, udh jam berapa ini cepetan gantian", masih tidak ada balasan dari dalam sementara suara air sudah tidak terdengar sampai kemudian Rocky muncul dari atas berjalan dari tangga ke bawah sambil membawa handuk dipundak
"Ngapain Ril disitu? tumben belum mandi lu", gue kaget reflek ke belakang dan respon kebingungan udah pasti gue rasakan saat itu "Lah lu blm mandi?" "Kesiangan gue ini mau mandi" otak gue jujur selow response saat itu dan mau ga mau gue dorong pintu kamar mandi dan ternyata...
Ga ada siapapun disana, lantai yang seharusnya basah juga tidak menandakan jejak manusia, terlihat kering dan gue seketika terdiam, reflek gue panggil Mario yang ada didepan "Rio, lu tadi denger kan ad yang mandi?" si Mario nyeletuk "Lah bukannya si Rocky?"
seperti sudah sepakat kami terdiam, sedangkan Rocky yang ga tau apa apa masuk ke kamar mandi seakan akan ga ada yang aneh, "Lah taek ta, suara apa tadi?" "Iyo ya, tapi yowes lah biarin", dan kami berdua sepakat untuk merespon biarin
Kejadian itu tidak hanya terjadi satu dua kali tapi berkali kali hingga kami seakan mati rasa meresponnya, akhirnya jika kami mendengar suara orang mandi, dan saat dipanggil tidak ada respon yang kita lakukan langsung buka pintu, kali aja nemu jackpot gadis yang sedang mandi...
Namun mungkin memang kita belum mampu untuk melihat hal itu sehingga menjadi suatu kebiasaan yang bisa dimaklumi, asal tidak mengganggu its ok, mungkin itu "Mbah" yang pernah menampakkan wujudnya ke kami dan juga perlu "mandi" sehingga mau tidak mau akhirnya juga mengalah
Namun keanehan tidak hanya berhenti disana, malam hari seperti biasa kami menonton tv dikamar Randy, kali itu gue hanya berdua dengan Mario sedangkan Rocky yg memang entah introvert atau gmn jarang untuk sekedar ngobrol panjang dengan anak anak lebih senang mengurung diri dikamar
Sedangkan sipemilik kamar karena memang sok sibuk ikut organisasi hampir setiap hari pulang malam, posisi kami berdua duduk di kasur dan punggung kami menempel kebelakang, yang spesial di kamar Randy, dindingnya bertekel sehingga hawa dingin bisa terasa lebih dibanding ruang lain
Tiba tiba saat sedang seru serunya kami berdua menonton tv, kami berdua seakan saling menghindar, posisinya seperti pundak kami ditepuk, kami berdua melihat dengan jelas tangan dengan kuku hitam legam, namun kering seperti hanya tulang tanpa daging, beserta kuku hitam menghiasi
Kami berdua saling menatap, dan saat gue membuka mulut "Apa itu tadi cok!" "Tangan mu itu tadi" "mana ada su, kan liat tv tadi" dan setelah cekcok akhirnya kami sepakat itu bukan kami berdua, lantas? tentu saja kami hanya bisa memendam jawaban di dalam hati
Lorong didepan kamar Randy memang seakan menjadi tempat lalu lalang "mereka", satu ketika saat kami berdua kembali menonton tv dengan keadaan pintu disamping tv terbuka sedikit, tiba tiba saja ada 2 anak kecil yang berlari yang langsung saja kami berdua "lihat" keluar, tapi?
Tidak ada siapapun... Mario terkadang pulang ke rumah barunya yang berada di Batu, dia tinggal di sini agar menghemat waktu dan biaya karena lebih dekat sampai akhirnya di satu malam, Mario sedang berpamitan untuk pulang dan seperti biasa kami mengobrol sampai akhirnya tiba tiba
Di sela obrolan kami, kami mendengar satu suara seakan menimpali obrolan kami, saat kami "sadar" suara itu hilang, gue lihat disekeliling tidak ada orang sama sekali, bahkan tatapan wajah Mario seprti "Siapa? orang kan?" tapi gue hanya menggeleng dan saat kami melanjutkan obrolan
Suara itu kembali muncul, dan kami berdua lantas menyudahi obrolan kami dan Mario pulang kerumahnya sedangkan gue? kembali ditemani oleh tontonan di Laptop untuk mengusir rasa sepi...
Keanehan keanehan kecil itu terus berlanjut hingga memaksa kami semua memaklumi, jika memang mereka tidak sampai mencelakai akan kami maklumi puncaknya terjadi saat Randy mengajak kami untuk naik Gunung Semeru, memang seperti ad yg kurang jika tinggal di Malang tpi tdk ke gunung
Tepat beberapa hari sebelum kami berangkat, beberapa makhluk yang tinggal di kontrakan menampakkan dirinya satu persatu, dan entah kenapa itu hanya ke gue seorang, singkat cerita seperti malam malam sebelumnya gue kembali didatangi, kali ini wujud si Mbah yang tiba tiba muncul
Di kamar gue saat tengah gue beribadah, entah apa yang dia bicarakan tapi gue merasa dibisikin "Hati hati saat digunung" dan saat itu juga hidup gue seakan "berubah" bisa dibilang ad hal hal positif dan negatif yg gue pahami saat itu...
Dari segi positif entah kenapa gue semakin sensitif untuk kejadian kejadian yang bisa dibilang tidak bisa didapat orang awam, contoh pertama gue mendapat firasat bahwa ada 1 teman cewek yang akan "terkena" sesuatu dalam artian ghaib entah itu dipelet dan sejenisnya
Dan entah knp saat itu gue ajak ngobrol dia 4 mata, "Km bingung tentang asmara ya?" temen cewek gue kaget, krn memang dia tipikal yg easy going sehingga "fans"nya jg lumayan banyak jadi sebenernya orang awam pun seharusnya bisa memaklumi tapi yang terjadi adalah gue bisa menebak
Menebak seperti apa para fansnya itu hingga akhirnya temen gue ini mengaku kalau memang sedang dekat dengan 3orang pria, yang entah knp tiba tiba wajah 3 pria ini terbayang jelas di pikiran gue padahal gue tidak mengenal sama sekali prihal mereka
Dan entah secara tiba tiba gue mengerti karakter dan sifatnya hingga gue berikan informasi yang "penting", gue bilang ke temen gue bahwa ada satu yg paling deket dan perasaan dia berubah dari yg awalnya suka hingga ke freak atau berlebihan
Pria ini bisa dibilang memakai banyak cara agar dia bisa jadi dengan temen gue ini, gue bilang ke temen bahwa si pria ini hobi menyimpan foto fotonya yang ada dimedia sosial bahkan foto tanpa sepengetahuannya dan intinya akan dipergunakan aneh aneh
Dan saat itu juga temen gue ini tiba tiba mengkonfirmasi langsung tentang informasi yang gue berikan dan setelah disuruh untuk jujur dan mengaku pria ini mengiyakan tuduhan temen klo emng suka koleksi foto foto dan akan digunakan untuk hal hal aneh
Sontak saja temen gue kaget dengan informasi gue yang tepat sasaran dan saat ditanya knp bisa tau? gue cuman jawab ga tau tiba tiba aja terbayang dengan jelas di pikiran dan sejak saat itu kejadian kejadian aneh terus berlanjut
pernah disatu waktu gue berpapasan dengan seorang pria yang bisa dibilang memang seperti "Arjuna" tipikal cowok yg bisa dengan mudah mendapatkan wanita, saat gue berjalan mendekat entah knp kepala gue tiba tiba sakit dan gue lihat ada gumpalan hitam di sekujur badan si pria
Perasaan yang tidak tenang seakan akan dipukul oleh palu rasa sakitnya bahkan gue sampai muntah kering karena badan tiba tiba merinding ga karuan, satu waktu gue juga pernah berjumpa dengan "bunga kampus" yang bisa dibilang kebalikan dari pria tadi dan hal itu kembali terjadi
Gue merasakan mual tak karuan bahkan tubuh lemas, jika sudah begitu gue tidak bisa lagi memastikan apa yang sebenernya terjadi hingga satu waktu gue pernah ke dokter untuk memastikan apakah ada penyakit yang memang gue derita tanpa sepengetahuan gue
Dokter menyatakan bahwa gue hanya kecapaian tapi mungkin karena melihat riwayat penyakit gue yang tidak pernah ada kendala jadi itu salah satu jawaban yang paling masuk akal menurut si dokter, menurut gue? tentu tidak
Gue bahkan pernah konsultasi ke seorang ustad besar dan menceritakan "kelebihan" gue, saat diruqyah pun tidak ada yang berbeda, gue tampak seperti biasa tidak terjadi apa apa, hingga akhirnya si Ustad menyarankan untuk tidak menggunakan "kelebihan" gue terlalu berlebihan
Dan juga tidak untuk hal yang negatif, singkat crita kejadian kejadian seperti itu terus berulang, jika gue dekat dengan orang yang memiliki aura seperti asap knalpot bis badan gue langsung bereaksi tapi saat dekat dengan orang yang memiliki aura bercahaya hati gue menjadi damai
Kesehatan tak menentu bahkan saat sakit demam gue bisa berhari hari sembuhnya dibandingkan yang lain dan gue merasakan seperti saklar listrik atau lampu yang terus menyala sehingga mungkin dampaknya terjadi seperti itu entahlah karena gue saat itu memang awam dalam hal ini
Melihat wujud mereka pun gue hanya tersenyum kecut, kadang ada yang sadar bahwa gue bisa melihat mereka kadang ada juga yang mengacuhkan, gila? mungkin bagi sebagian orang yang menolak kehadiran mereka bisa dibilang ya gue gila tapi bagi orang yang percaya tentu berbeda
Dan salah satu kejadian yg tidak bisa gue lupakan adalah kejadian saat berada di gunung Semeru, salah satu gunung yang memiliki keindahan termasuk danau Ranukumbolonya yg mungkin akan gue ceritakan next time, masih banyak hal hal mengerikan yg blm gue ceritakan, jadi wait and see
tentang kondisi ini akan gue bahas di next thread biar untuk lebih jelasnya dan buat yang ga percaya dengan yg ghaib ghaib kyk gini mungkin langsung skip aja karna gue juga g mau berdebat lewat media sosial, take it or leave it i guess, happy jumuah night guys~
kepisah lagi, emng susah klo ga keload page nya wkwk
sbaar geys ya, lanjutan pasti ada kok masih byk crita setelah ini 2-5 part lah tergantung waktu, update akan selalu di maljum ya, see ya next part dengan judul "Mereka di Ranukumbolo"

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Hazriel

Hazriel Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us!

:(