Fauzan Al-Rasyid Profile picture
May 4 9 tweets 2 min read Twitter logo Read on Twitter
🚨[H-4 UTBK 2023]🚨

Kata ulang adalah bentuk kata yang diperoleh melalui proses reduplikasi atau pengulangan, baik secara keseluruhan, sebagian, maupun perubahan. Kata ulang dapat dibagi ke dalam beberapa jenis. Pembagian ini didasarkan pada bentuk kata dan makna yang terbentuk.
1. Kata Ulang Utuh

Kata ulang yang mengulang seluruh bentuk kata, baik kata dasar maupun kata berimbuhan. Disebut pula dwilingga.

Contoh:

Anak-anak, jenis-jenis, jawaban-jawaban, pertanyaan-pertanyaan, ibu-ibu, bapak-bapak, sekolah-sekolah, dsb.
2. Kata Ulang Sebagian

Kata ulang yang pengulangan katanya hanya terjadi pada sebagian kata saja. Disebut juga dwipurwa.

Contoh:

Lelaki, sesama, sesekali, tetangga, pepohonan, bebatuan, dedaunan, leluhur, leluasa, dsb.
3. Kata Ulang Berimbuhan

Kata ulang yang mendapat pengulangan kata pada kata dasarnya serta mendapatkan imbuhan dalam pengulangannya.

Contoh:

Bersalam-salaman, bermaaf-maafan, berpeluk-pelukan, berpegang-pegangan, tarik-menarik, tolong-menolong, pukul-memukul, dsb.
4. Kata Ulang Semu

Kata ulang ini sebenarnya adalah kata dasar, tetapi struktur katanya terlihat seperti kata ulang utuh.

Contoh:

Kupu-kupu, kura-kura, paru-paru, ubur-ubur, ubun-ubun, cumi-cumi, pura-pura, laba-laba, kunang-kunang, aba-aba, hati-hati, lumba-lumba, dsb.
5. Kata Ulang Berubah Bunyi

Kata ulang yang kata dasarnya mendapat atau mengalami perubahan bunyi. Disebut juga dwilingga salin suara.

Contoh:

Sayur-mayur, bolak-balik, lauk-pauk, gerak-gerik, teka-teki, serba-serbi, mondar-mandir, gonjang-ganjing, dsb.
Catatan:

Bentuk ulang gabungan kata (kata majemuk) ditulis dengan mengulang unsur pertama.

kapal barang → kapal-kapal barang
kereta api cepat → kereta-kereta api cepat
rak buku → rak-rak buku
surat kabar → surat-surat kabar
Kapitalisasi Kata Ulang

Dalam judul, kata ulang yang dikapitalisasi kedua katanya hanya kata ulang utuh dan semu.

Secara lebih sederhana, kalau bentuk unsur yang diulang sama (tidak mendapatkan imbuhan), kedua unsur harus ditulis dengan huruf kapital.
Contoh:

- Tujuh Gejala Kanker Paru-Paru
- Serba-serbi Jam Tangan Mekanik
- Waspada Sindrom Baru Corona Mengintai Anak-Anak
- Tolong-menolong dalam Kebaikan

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Fauzan Al-Rasyid

Fauzan Al-Rasyid Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @fauzanalrasyid

May 6
🚨[H-2 UTBK 2023]🚨

Pengertian objek (O) dan pelengkap (Pel.) sering kali dicampuradukkan, padahal berbeda.

O adalah fungsi sintaktis yang kehadirannya ditentukan oleh predikat (P) yang berupa verba transitif pada kalimat aktif. Letaknya selalu langsung setelah P.
Bagaimana menentukan objek atau pelengkap?

Ikuti bagan berikut. Image
Predikat verba berimbuhan me-, memper- atau kombinasi afiks me-kan, me-i, memper-kan, dan memper-i bisa jadi diikuti objek.

Predikat verba berimbuhan ber-, di-, ter-, atau ke-an bisa jadi diikuti pelengkap.
Read 8 tweets
May 5
Ya, bingung juga. Dikasih penjelasan yang akademis dan sistematis tidak diterima. Nanti kalau dijelaskan ala kadarnya dibilang sok tahu dan tidak berdasar. Saya sudah coba jelaskan secara runut, supaya paham dari A sampai Z. Namun, memang manusia itu makhluk yang kompleks.
Di sini, yang ditekankan adalah bahwa kata itu netral. Tafsir manusia membuatnya memihak. Anda merasa skor afrika itu buruk, itu adalah penafsiran (dan hak) Anda. Tidak ada yang larang. KBBI atau kamus, dalam hal ini, hanya mencatat ungkapan tersebut.
Bahwa ungkapa tersebut mau dimaknai sedemikian rupa, itu hak si penutur. Saya, misalnya, lebih senang menggunakan kata “perempuan” daripada “wanita”. Kedua kata itu tentu saja netral. Namun, karena saya paham etimologinya, saya menfasirkannya secara berbeda dan itu sah-sah saja.
Read 6 tweets
May 4
🚨[H-3 UTBK 2023]🚨

Mana yang harus digunakan: ber- atau be-?

Kuncinya:

Ber- yang diikuti kata yang suku kata pertamanya mengandung unsur “ER” ➡️ /r/ pada imbuhan “ber-” harus luluh (menjadi be-).
Contoh:

ber- + cER-min → becermin
ber- + kER-ja → bekerja
ber- + dER-ma → bederma
ber- + tER-nak → beternak
ber- + pER-ka-ra → beperkara
Ini juga berlaku pada konfiks ber-an. Yang benar beterbangan, bukan berterbangan. Bepergian, bukan berpergian.

Jadi, jika imbuhan ber- bertemu kata “partisipasi”, misalnya, ber- tidak luluh (tetap BERpartisipasi, bukan “bepartisipasi”).
Read 7 tweets
May 4
Kebetulan saya mahasiswa Linguistik. Jadi, pertama-tama, kita harus memahami bahwa KBBI itu adalah kamus umum yang bersifat historis. Artinya, KBBI merekam semua fakta kebahasaan — ini yang perlu digarisbawahi — yang pernah/tengah hidup dalam masyarakat tutur bahasa Indonesia.
Selain sebagai kamus historis, KBBI juga merupakan kamus yang hidup (living dictionary). Setiap ada konsep atau makna baru muncul pada suatu masa, konsep dan makna itu dicatat dengan urutan kronologis.
Kata-kata dan makna tersebut disajikan berdasarkan urutan perkembangannya, mulai dari makna yang mula-mula muncul sampai dengan makna yang dipahami saat ini. Hal ini yang mungkin belum dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat.
Read 17 tweets
May 3
Kadang, suatu kata bisa memiliki lebih dari satu makna. Misalnya, tangan bisa bermakna ‘anggota badan dari siku sampai ke ujung jari atau dari pergelangan sampai ujung jari’ dan ‘kekuasaan; pengaruh; perintah’. Image
Meskipun kedua makna tersebut berbeda, arti yang pertama maupun kedua memiliki hubungan yang disebut polisemi.
Biasanya makna pertama yang tercantum di dalam kamus merupakan makna leksikal, denotatif, atau konseptual. Sementara itu, makna yang kedua adalah hasil dari pengembangan komponen makna.
Read 8 tweets
Apr 23
🚨[H-15 UTBK 2023]🚨

Huruf Kapital dan Nonkapital

I. KAPITAL

1. Digunakan sebagai huruf pertama awal kalimat.
2. Digunakan sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan (orang, kota, negara, dsb.)

▶️ Gelar Bapak Koperasi Indonesia diberikan kepada Mohammad Hatta.
▶️ Jepang dikenal sebagi Negeri Sakura.
▶️ Bogor terkenal dengan julukan Kota Hujan.
3. Digunakan pada nama orang seperti pada nama teori, hukum, dan rumus.

▶️ teori Darwin
▶️ hukum Archimedes
▶️ hukum Newton
▶️ rumus Phytagoras
Read 31 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(