Aziz Baskoro (Abas) Profile picture
Isi tweet berbicara dengan diri sendiri sejak 31 Agustus - belum tahu
Dec 11, 2021 10 tweets 2 min read
Di Kitab Syarah Uqudulujaen (kitab yang membahas hak dan kewajiban suami-istri), karya Imam Nawawi Banten, ada kisah tentang Sayyidina Umar bin Khattab dengan istrinya. Diriwayatkan bahwa ada seorang pria hendak mendatangi Sayyidina Umar bin Khattab. Si pria itu mau ngadu ke Sayyidina Umar tentang kelakuan bininya yang suka ngomel-ngomel mulu.
Dec 10, 2021 4 tweets 1 min read
Kata guru, "Kalo bisa, Allah dijadiin tujuan. Jangan dijadiin perantara. Misal, lu mau nikah, lu pengen keluarga samawa. Keluarga samawa, lu jadiin tujuan. Terus, karena tujuan lu pengen punya keluarga samawa, lu minta dengan perantara Allah." "Kalo begitu kejadiannya, kan Allah lu taro jadi perantara, bukan jadi tujuan. Tebalik, Malih!"
Dec 4, 2021 6 tweets 2 min read
Di Kitab Naso'ihul Ibad, karya Imam Nawawi Banten, Bab 4, makalah ke-11:

Rasulullah bersabda:
1. Solat adalah tiang agama. Dan diam itu lebih utama.

Pada konteks ini, ada Hadits riwayat Imam Daylami, bahwa Rasulullah bersabda, "Diam adalah ibadah yang paling tinggi derajatnya." 2. Sedekah dapat meredam murka Allah. Dan diam itu lebih utama.

Dalam konteks ini, Rasulullah bersabda, "Diam merupakan perhiasan bagi orang alim dan tirai (penutup kebodohan) bagi orang bodoh."
Nov 29, 2021 14 tweets 2 min read
Antara Fiqih, Tauhid, dan Tasawuf.

Di dalam kitab Zubad, karya Syeikh Ibnu Ruslan, bahwa ada tiga instrumen Ilmu; Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid, dan Ilmu Akhlaq Tasawuf. Tapi, yang mau saya tulis di sini hanya ilmu Fiqih dan ilmu Akhlaq Tasawuf. Pertama, tentang ilmu Fiqih. Sederhananya, Fiqih merupakan ilmu yang mempelajari tata cara peribadahan. Fiqih juga mengatur ibadah hingga mencapai kategori 'sah'.
Nov 26, 2021 14 tweets 3 min read
"PERCUMA SOLAT, TAPI MASIH SERING MAKSIAT!"

Adagium di atas sangat familiar, seolah-olah itu benar. Maka, dgn tulisan ini, saya ingin menyodorkan sudut pandang lain dari adagium itu, berdasarkan pengetahuan yang saya dapat dari guru-guru saya hingga detik ini. Saya memulai dari konteks yang membingkai adagium tersebut.

Di satu sisi, adagium itu sangat luhur bila ditempatkan untuk diri sendiri sebagai bahan pengingat. Karena, maksiat secara hakikat merupakan undangan murka Sang Pencipta.
Nov 24, 2021 10 tweets 2 min read
Kadang, output dari pernah tinggal di pondok pesantren bukan cuma ilmu agama.

Ada kerikil-kerikil hikmah selain ilmu agama semata.

Misal, menu makanan harian di pesantren ditentukan oleh pondok. Dari ribuan santri, pasti punya selera makan berbeda-beda. Ada yang gak suka ikan, ada yang gak doyan sayur. Beragam. Mereka yang gak minat dengan lauk di hari itu, pasti akan jajan. Lama-lama mereka mikir, kalo begini terus, bakalan boros. Akhirnya mereka dipaksa oleh keadaan buat melawan ketidaksukaan terhadap lauk.
Aug 16, 2021 47 tweets 6 min read
Cerita Pendek
- TEMAN -

Akan kuceritakan kepada kalian tentang sekelumit kisah persahabatan. Sebuah kutipan pernah kudengar. Mungkin istilah ini cukup familiar,

"Bila berteman dengan penjual minyak wangi, maka aroma kewangian itu mengikuti." - kuliah semester pertama -

Natalia, merupakan sesosok wanita, teman sekawan. Pertama kali aku mengenalnya saat Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus.

Gaya hidupnya cukup membuatku heran. Meneguk minuman alkohol telah menjadi kebiasaan.
Nov 15, 2020 8 tweets 2 min read
Sayyidina Ali berkata, “Jadilah sebaik-baiknya manusia di hadapan Allah. Dan jadilah seburuk-buruknya manusia di hadapan manusia.”

Lalu, Syeikh Abdul Qodir Jilani (Jaelani) menerangkan rahasia di balik perkataan Sayyidina Ali: 1) Jika bertemu dgn seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu, “Mungkin kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku.”