How to get URL link on X (Twitter) App

Kita cabut dari Surabaya dini hari, niatnya langsung bablas ke Alas Purwo. Tapi buat masuk ke ujung timur Banyuwangi, ada satu jalur yang nggak bisa dihindari. Pegunungan Gumitir. Kelok-kelok berjurang dalam, kabut yang nggak pernah benar-benar pergi, dan patung-patung penari Gandrung yang berdiri di setiap tikungan tajam kayak penjaga yang nggak pernah diminta siapapun. Semua supir lintas malam yang pernah lewat sini punya satu aturan yang sama: jangan tatap matanya. Kita tau aturan itu. Kita cuma nggak tau seberapa serius aturan itu harus diambil.

Ada titik di mana lu udah nggak bisa bilang keputusan lu masuk akal. Kita udah nyampe titik itu sejak Alas Roban. Kita lewatin titik itu lagi di Gunung Lawu. Dan sekarang, jam setengah 3 subuh, kita lagi ngeliatin plang kayu butut bertuliskan “Srigati” di pinggir jalan gelap dan nggak ada satu orang pun di mobil yang bilang balik. Alas Ketongo. Ngawi. Hutan yang bahkan orang Jawa Timur sendiri nggak mau sebut namanya malem-malem