Taufik Damas Profile picture
Manusia biasa aja...🇮🇩
28 Jul
Eksperimen Monyet

Seorang ilmuwan melakukan eksperimen terhadap lima ekor monyet. Mereka di masukkan ke dalam satu kandang, dan di tengah kandang itu ada tangga yang di ujungnya diletakan satu sisir pisang.
Setiap kali ada monyet yang naik tangga untuk mengambil pisang, sang ilmuwan menyiram monyet-monyet lainnya dengan air dingin. Mereka marah dan kemudian memukuli monyet yang mencoba naik tangga.
Dalam pikiran para monyet, mereka disiram air dingin lantaran ada monyet yang naik tangga untuk mengambil pisang.

Maka, tidak satu pun monyet yang berani naik tangga, karena pasti diserang oleh monyet-monyet lainnya.
Read 8 tweets
13 Jul
Memaafkan, Tradisi dan Orang Jahil (Tafsir)

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِين

Ambillah sifat memaafkan ini, dan suruhlah orang mengerjakan kebaikan (makruf), serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh. (Al-A’raf: 199).
Ayat ini adalah Makkiyah dan termasuk pondasi penting dalam Islam. Sifat memaafkan merupakan bagian terpenting dalam misi penyempurnaan akhlak yang dilakukan oleh Rasulullah Saw.
Kata “khudz” dalam ayat tersebut adalah “fi’il amr” yang berarti perintah langsung (khitab) kepada Nabi Saw. dan kepada setiap individu yang beriman hingga saat ini.
Read 14 tweets
12 Jul
Teori Konspirasi

Konon, pada zaman prasejarah, manusia yang selalu curiga lebih mampu bertahan hidup daripada manusia yang cenderung berpikir terbuka.
Di tengah hutan rimba, jika ada suara asing, manusia yang selalu curiga akan berpikir bahwa suara itu adalah binatang buas yang akan memburunya. Oleh sebab itu mereka lebih selamat dan tetap bertahan hidup.
Beda halnya dengan manusia yang berpikir terbuka. Dia penasaran dengan suara asing dan selalu ingin membuktikan faktanya. Dalam pikirannya, suara asing itu belum tentu suara binatang buas, karena bisa saja suara angin.
Read 6 tweets
11 Jul
Berdebat Pakai Al-Qur’an

عن معاذ عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إن أخوف من أخاف عليكم ثلاث: جدال منافق بالقرآن، وزلة العالم، ودنيا تقطع أعناقكم
"Dari Mu'adz, Nabi Muhammad Saw. bersabda, "Ada tiga perkara yang paling aku khawatirkan terhadap kalian: perdebatan orang munafik menggunakan Al-Qur'an, orang alim (intelektual) yang menyimpang, dan kekayaan duniawi yang memenggal leher kalian."
Hadits ini ditemukan dalam kitab Al-'Ilal Al-Mutanahiyah fi Al-Ahadits Al-Wahiyah karya Ibn Al-Jauzi.

Ini menarik. Terutama soal debatnya orang munafik menggunakan Al-Qur'an. Kata munafik memiliki arti menampilkan sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam pikiran.
Read 8 tweets
10 Jul
Ulama

Dalam bahasa Arab, ulama itu berarti kumpulan para pakar. Ulama adalah jamak dari kata "aliim" yang berarti seorang pakar di bidang ilmu apapun. Di Indonesia, kata ulama sudah mengalami pergeseran arti.
Kata ulama yang jamak berubah menjadi tunggal, dan tak perlu menjadi pakar untuk mendapatkan gelar ulama. Penggunaannya pun hanya terbatas pada orang yang dipersepsikan mengerti ilmu agama, walau (sebagian) hanya bermodal hafal beberapa ayat dan atau hadits.
Pergeseran arti kata, dari aslinya bahasa Arab menjadi bahasa Indonesia, adalah hal yang wajar belaka. Hanya saja, setiap orang harus tahu persis ketika menggunakannya.
Read 6 tweets
9 Jul
Wabah covid-19 jadi kesempatan besar bagi umat beragama untuk memikirkan ulang konsep hubungan Tuhan dan alam raya ini.

Kata Albert Einstein, "Tuhan tidak bermain dadu." Artinya, Tuhan menciptakan alam raya ini dengan sistem keteraturan yang sangat ketat.
Saking teraturnya, andai satu partikel saja bergeser, maka alam raya ini akan runtuh.

Dalam Islam, ilmu Tauhid mengajarkan manusia untuk menyadari logika dan rasionalitas. Ada silogisme dalam setiap argumentasi pendukung sifat wajib bagi Allah.
Diakui atau tidak, tak sedikit umat beragama yang gagal paham soal hubungan Tuhan dan alam raya. Mereka bahkan berasumsi bahwa Tuhan akan dengan mudah melakukan intervensi dalam kehidupan. Kausalitas tidak berlaku dalam asumsi ini.
Read 8 tweets
6 Jul
Keputusan Hukum

Dalam kitab adz-Dzakhiirah, Imam Qurafi menjelaskan bahwa kaidah seluruh hukum terbagi menjadi dua: tujuan (maqshad) dan instrumen (wasiilah). Hukum setiap instrumen sama dengan hukum tujuannya. Contoh: hukum shalat Jumat adalah wajib (maqshad).
Maka, hukum berjalan (instrumen) menuju tempat shalat Jumat adalah wajib juga. Hukum mencuri adalah haram. Maka, berjalan ke tempat pencurian hukumnya juga haram. Begitu pula dengan hukum lainnya: sunnah, makruh, dan mubah.
Yang menarik, dalam hal instrumen, Imam Qurafi (tentu imam-imam lainnya juga demikian) pun membagi dua. Ada instrumen dekat (wasiilah qariibah) dan ada instrumen jauh (wasiilah ba’iidah). Dengan demikian, tidak semua instrumen memiliki hukum yang sama dengan hukum tujuannya.
Read 7 tweets
5 Jul
Kisah Nyata dari Italia

Theresia Geoshili, umur 80 tahun, tinggal di satu rumah sebatang-kara. Ia hanya ditemani oleh dua ekor burung kenari yang ia beri nama Paula dan Carla.

Carla dan Paula selalu berkicau menemani Theresia di rumah.
Suatu pagi, Theresia jatuh di dapur. Ia tidak berdaya dan merasa akan habis masa hidupnya. Dalam kondisi seperti itu, Theresia terpikir tentang Paula dan Karla. Jika ia mati, siapa yang akan mengurus keduanya. Maka, ia berusaha keras untuk bangkit membuka pintu sangkar.
Theresia berharap Paula dan Carla pergi meninggalkan sangkar agar mereka bisa bebas mencari makan.

Tapi apa yang terjadi? Paula dan Carla malah bertingkah aneh. Keduanya hinggap di kanopi rumah Theresia. Berkicau nyaring sekali. Berisik dan menarik perhatian orang yang lewat.
Read 9 tweets
5 Jul
Pagi2 ada yang tanya: apakah kita harus berjihad di zaman sekarang ini?

Jawab: ya, harus. Tapi jihad harus disesuaikan dengan konteks yang ada sekarang ini. Jihad bertujuan untuk menciptakan hidup yang lebih baik. Untuk diri sendiri dan untuk masyarakat.
Dalam Al-Qur'an ditegaskan:
لَّا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِّن نَّجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا
"Tidak ada kebaikan sama sekali dalam wacana yang dibicarakan oleh manusia, kecuali orang yang memerintahkan untuk bersedekah, berbuat baik, dan pembicaraan yang mendamaikan sesama manusia...
Read 5 tweets
3 Jul
Sok Kenal Sok Dekat (SKSD)

Dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam Ghazali menjelaskan bahwa salah satu sikap tercela adalah sikap tawashshul (pakai shad, bukan pakai sin).
Tawashshul adalah sikap sok kenal dan sok dekat (SKSD) pada orang lain atau bisa disebut sikap fanatik: mengaku mencintai seseorang atau menjadi pengikutnya, tapi tidak mencontoh keteladanan orang yang dicintai.
Contoh: mengaku cinta pada Nabi Saw., tapi tidak meniru keteladanannya sama sekali.

Sikap ini juga bisa dalam bentuk merasa dekat dengan Allah hingga merasa hanya dirinya yang punya hak mengatasnamakan Allah. Orang lain-bahkan-dianggap sebagai penentang Allah.
Read 5 tweets
27 Jun
Saya bahagia baca pengakuan dari @omindrapratama ini:

Halo Pak Taufik. Saya salah satu audiens waktu bapak ceramah di syukuran kantor baru saya di SCBD Mei lalu.
Ceramah bapak jadi awal saya mengenal Islam yang berbeda dengan apa yang saya tahu selama ini. Yang mana Islam seperti itu membuat saya mogok mempercayai Allah.
Setelah ceramah Bapak, saya jadi banyak baca kajian yang selow dan ilmiah seperti Pak Quraish, Gus Mus, alm.Gus Dur, alm. Nurcholis Majid, alm. Jalaluddin Rakhmat, dan Pak Haidar Bagir.
Read 4 tweets
27 Jun
Ada yang minta saya mengomentari ini.

Baiklah....

muslim.okezone.com/read/2021/06/2…
Menurut saya, kita harus tahu dulu siapa Ustadz Khalid Basalamah. Apa aliran keagamaannya. Kita tidak boleh menolak orang atas dasar tidak suka atau benci.
Khalid ini termasuk ustadz Salafi-Hijazi: prinsipnya adalah melakukan purifikasi Islam, tapi mereka tidak anti terhadap pemerintah. Jangankan menentang, nyinyir terhadap pemerintah saja haram menurut pandangan Salafi-Hijazi ini.
Read 8 tweets
26 Jun
Ilmu

Sejak subuh tadi, saya teringat satu bait syair yang sangat saya hapal sejak di pesantren dulu. Bait syair ini ada di dalam kita Matan Zubad, karya Ibnu Ruslan Asy-syafii:
وَكُلُّ مَنْ بِغَيْرِ عِلْمٍ يَعْمَلُ – أَعْمَالُهُ مَرْدُوْدَةٌ لاَ تُقْبَلُ
"Setiap orang yang beramal tanpa didasari ilmu, maka amal-amalnya akan ditolak, tidak akan diterima."

Dulu kami memahaminya sangat sederhana: bahwa orang ibadah tanpa ilmu, maka ibadahnya sia-sia.
Ternyata makna bait syair ini tidak sesederhana itu. Ini menunjukkan betapa pentingnya orang beragama didasari oleh ilmu-ilmu keagamaan yang benar.
Tapi didasari ilmu, keberagamaan menjadi gersang dan tidak menyenangkan.
Read 7 tweets
24 Jun
Jangan Jadi Pendakwah Kalau Tidak Punya Cinta

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ
فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
“Sebab rahmat dari Allah engkau bersikap lemah-lembut kepada mereka. Seandainya engkau kasar dan keras hati (jahat), mereka akan pergi meninggalkan engkau. Maafkanlah mereka. Mohonkan ampun untuk mereka.
Read 6 tweets
23 Jun
Citra Islam

Abu Mas’ud Al-Anshari berkata, “Ada orang datang kepada Nabi Saw. dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, saya tidak jadi ikut melaksanakan shalat subuh (berjamaah) karena lamanya shalat yang dilakukan oleh fulan bersama kami.’
Nabi tampak tidak suka kemudian bersabda, ‘Wahai manusia, di antara kalian sungguh ada orang-orang yang membuat orang lain lari...
Barangsiapa shalat bersama orang lain (sebagai imam), hendaknya ia meringankannya. Sebab, di antara mereka ada orang tua, orang lemah, dan orang yang memiliki keperluan.’” (HR. Ad-Darimi).
Read 9 tweets
22 Jun
Kisah Banci yang Dimuliakan Allah

Diriwayatkan oleh Abdul Wahab ibn Abdul Majid Ats-Tsaqafi. Dia bercerita:

Aku pernah bertemu dengan tiga orang laki-laki dan satu perempuan yang sedang mengusung keranda berisi jenazah. Image
Aku lantas meminta perempuan itu tidak usah ikut mengusung, biar aku menggantikannya. Sesampainya di pekuburan, kami menshalati jenazah itu, kemudian menguburkannya. Selesai prosesi penguburan, aku bertanya pada perempuan tersebut, "Siapa jenazah itu?...
Mengapa hanya kalian berempat yang mengiringi penguburannya? Apakah kamu tidak punya tetangga?"

Perempuan itu menjawab, "Dia putraku. Tetangga kami banyak, tapi tidak ada yang mau mengiringi jenazah putra saya ini."

"Mengapa begitu?" tanyaku.
Read 6 tweets
22 Jun
Attacus Atlas

Bukan ular kepala dua, tapi kupu-kupu gajah; jenis kupu-kupu terbesar di bumi.

Kupu-kupu gajah adalah sejenis ngengat bertubuh besar yang menyebar di wilayah tropika dan subtropika Asia Tenggara.
Banyak ditemukan di kepulauan Nusantara. Dalam bahasa Inggris ia dikenal sebagai atlas moth.

Ngengat atlas kerap dianggap sebagai ngengat terbesar di dunia karena luas permukaan sayapnya yang mencapai 400 cm².
Rentang sayapnya pun termasuk salah satu yang terlebar, yaitu berkisar antara 25-30 cm. Tubuh ngengat atlas berukuran relatif kecil jika dibandingkan sayapnya dan lebih banyak aktif pada malam hari.
Read 4 tweets
20 Jun
Benarkah Pertanyaan di Alam Kubur Berbahasa Arab?

Salah satu cabang iman, dalam akidah Ahlusunnah wal Jamaah, adalah percaya akan adanya pertanyaan dua malaikat di alam kubur. Malaikat Munkar dan Nakir akan bertanya pada orang yang baru dikuburkan tentang akidah:...
siapa Tuhanmu? Siapa Nabimu? Apa agamamu? Apa kitabmu? dll. Ada sebagian orang yang meyakini bahwa pertanyaan akan disampaikan dengan bahasa Arab.
Namun, dalam kitab ad-Durr Al-Farid fi Aqa’idi Ahli at-Tauhid (Syaikh Ahmad ibn as-Sayyid Abdurrahman an-Nahrawi), ditegaskan bahwa Munkar dan Nakir bertanya menggunakan bahasa orang yang bersangkutan.
Read 5 tweets
11 Jun
Meluruskan Pola Pikir @IchsanuddinNoor

Manusia memang rapuh. Itu sebabnya agama mengajarkan sikap tawakal yang di dalamnya mengandung arti kepasrahan.
@IchsanuddinNoor Salah satu kesombongan Firaun adalah tidak ada sikap tawakal dalam dirinya. Dia merasa mampu mengontrol kehidupan ini hingga dia mengaku sebagai tuhan (QS. An-Naazi'aat: 24).
@IchsanuddinNoor Kebetulan pula, dijelaskan, bahwa dia tidak pernah sakit. Tawakal adalah kesadaran bahwa dalam hidup ini ada hukum (sistem) yang berlaku di luar kehendak manusia. Dalam agama, hukum ini disebut dengan Sunnatullah.
Read 7 tweets
3 Jun
Ada yg DM kirim pertanyaan: Benarkah dari sekian banyak golongan dalam Islam, yang masuk surga cuma satu golongan, yang lain masuk neraka?

Jawab:
Memang ada hadits yg menyatakan bhw umat Islam terpecah menjadi 73 golongan. Semua masuk neraka, kecuali satu golongan. Ketika ditanya satu golongan yg masuk surga, Nabi Saw. menjawab, mereka yang berada di jalanku dan para sahabatku (ما أَنا علَيهِ وأَصحابي). --HR. Thabrani.--
Tdk ada penjelasan yg tegas soal 73 golongan ini. Kriterianya pun tidak pernah ditegaskan. Saya pribadi memahami jumlah keterpecahan ini sebagai afirmasi bahwa umat Islam memang beragam, baik firqah, mazhab, dan alirannya. Faktanya memang demikian, bahkan sejak masa awal2 Islam.
Read 16 tweets
20 May
BANI ISRAEL (1)
Oleh: M Kholid Syeirazi

Saya membaca Al-Qur’an. Saya buka surat Al-Baqarah. Isinya dibuka dengan klasifikasi tiga golongan. Golongan pertama, kaum mukmin, dijelaskan dengan empat ayat (2-5). Golongan kedua, kaum kafir, dijelaskan dengan dua ayat (6-7).
Golongan ketiga, kaum munafik, dijelaskan dengan 13 ayat (8-20). Kaum kafir terdiri dari dua golongan: kaum musyrik pagan dan musyrik Ahlul Kitab. Kaum munafik adalah mereka yang pura-pura memeluk Islam, padahal hatinya ingkar.
Mereka juga terdiri dari kaum musyrik pagan dan Ahlul Kitab. Ahlul Kitab, yang paling sengit memusuhi Nabi, adalah kaum Yahudi. Mereka keturunan Ibrahim, dari jalur Ya’qub, alias Israel. Alqur’an menyebut mereka sebagai Bani Israel.
Read 93 tweets