Nita ❘ Profile picture
~To say that you can kill in the name of God is blasphemy. ~ _Pope Francis_ 1st Acc : @Lestari_Leonita
Gombal memet Profile picture _Sobri_👨‍🍳 Profile picture Pemuda Harapan Bangsa Profile picture 4 added to My Authors
25 Jan
PRESIDEN IMITASI
.
.
.
Sangat ga apple to apple membandingkan Anis dan Jokowi. Namun bukan salah apel yang satu ingin meniru dan menempatkan diri menjadi apel yang lain.

Meniru, mungkin tidak terlalu tepat bila karena dia bukan subyek. Ditirukan..!! Ditirukan adalah obyek. Image
Ditirukan dan kemudian ditempatkan pada posisi itu menjadikan Anis dobel obyek. Dia bukan melakukan atau berkehendak, tapi terkena akibat atas tindakan dari pihak lain.

Contoh sukses Jokowi ditiru. Menjadi Gubernur DKI kemudian lompat jadi Presiden, itulah gambar besarnya.
Hebat bila proses meniru itu berasal dari dirinya. Ada kecerdasan positif (paling tidak ada effort untuk menjadi) siap digelar demi langkah sangat sulit seorang Jokowi sampai pada titik tertinggi di negeri ini. Anis tampak bukan person seperti itu. Image
Read 39 tweets
24 Jan
PRAMBANAN NAN ANGGUN
.
.
.
Dia akan bersenandung saat hati kita benar-benar bersih.

Dia mungkin akan bercerita melalui angin yang berhembus

dan semburat pucat sinar rembulan di malam hari.

~Nita~
Abhiseka adalah upacara pensucian dan peringatan diresmikannya Candi Prambanan oleh Rakai Pikatan Dyah Seladu pada Wualung Gunung Sang Wiku (856 M) untuk menandai puncak kekuasaan kerajaan Mataram Kuna.
Ritual yang sama, beberapa saat yang lalu digelar. Baru sekali dan untuk pertama kalinya sejak Candi Prambanan berdiri 1.163 tahun lalu atau tepatnya di tahun 856 masehi.

Ribuan tahun sudah tradisi, budaya dan agama yang demikian agung telah menjadi bagian sejarah kita.
Read 15 tweets
23 Jan
SENANDUNG PERTIWI
.
.
.

Ketika sebagian saudara kita menghina atas tak pantas bangsa ini pernah mampu membangun Candi Borobudur, mereka berteriak sebagai peninggalan Nabi Sulaiman. Ramai mereka berkunjung dan berteriak dengan segala dalilnya.
Tak pantas bangsa primitif tidak kenal Tuhan dan penyembah berhala batu dan pohon besar memiliki karunia sebesar itu. Mampu membuat bangunan sehebat candi Borobudur. Hanya bangsa terpilih dengan para nabinya berasal saja itu boleh.
Ratusan tahun sudah dia tersembunyi dalam tebal lumpur pasir akibat gunung Merapi dan bisikannya justru didengar si asing yang kita panggil sebagai penjajah. Raffles, Gubernur Jendral Inggris di Jawa mendapat karunia itu.
Read 23 tweets
22 Jan
D A L A N G
.
.
.
Menjelang Tumbang...?

Ketika sikap toleran menjauh dari cara kita hidup, radikal sebagai akibat cara kita berpikir mendekat dalam dekat jangkauan menggoda. Selalu bertaut dalam gerak seirama. Di sana ada korelasi tak dapat dihindar.
Rasa tak suka-ku, menuntut tindakan kongkrit. Bukan sekedar alenia dalam kalimat dan narasi sebagai tanda.

Hantam! Pukul! Musnahkan! Dan lalu chaos terjadi sebagai akibat.
Dalam kekacauan, pikiran jernih bukan pilihan. Refleks sebagai reaksi, jauh lebih mudah terjadi & nalar kita tak bertanya lagi tentang pantas atau tidak.

Dalam kacau kita bersama, selalu tercipta peluang bagi "liyan" (pihak ke 3).

"Siapakah gerangan dia memancing di air keruh?"
Read 19 tweets
20 Jan
INI BARU KAPOLRI..!!
.
.
.

Siap, lugas, pintar dan sangat mengerti kemana institusi Kepolisian pada era modern ini harus bergerak, sepertinya terpampang sangat jelas pada cara sosok ini.

@pengarang_sajak Image
Paling tidak, ini terlihat dengan sangat jelas dari banyaknya pujian anggota Komisi III DPR RI ketika Calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo memaparkan makalahnya yang berjudul
"Transformasi Menuju Polri Yang Presisi" pada uji kepatutan atau fit and proper test Rabu 20 Januari 2021.
.
.

PRESISI adalah singkatan Prediktif, ResponSibilitas dan TransparanSi. Image
Read 10 tweets
19 Jan
MENANTI PANEN RAYA
.
.
.
Gugatan EU di WTO
.
.
.

Bukan SBY tak pandai lantas kita memuji banyak langkah strategis Jokowi dengan sebutan pintar yang telah membuat negeri ini bergerak pada langkah benar.
UU No 4 tahun 2009 tentang batubara dan mineral bumi yang menjadi acuan langkah Jokowi dan kemudian sukses adalah peraturan yang dibuat pada era SBY. SBY telah memberi peninggalan UU baik dan Jokowi sebagai penerus, melihat dan melaksanakannya.
UU itu memerintahkan negara untuk tidak menjual mineral bumi secara gelondongan atau mentah, atau apa adanya. Harus ada nilai tambah. Harus ada unsur diolah terlebih dahulu sehingga memiliki nilai lebih dan keuntungan pun dapat lebih maksimal.
Read 36 tweets
13 Jan
KILAU TONGKAT KOMANDO SANG JENDRAL
.
.
.
Untuk Pembaca Yang Tabah
.
.

Orang-orang besar mulut itu kini mulai terhempas pada pinggiran jurang dalam dan tak berujung. Tanpa daya, mereka terpojok dan menunggu ajal.
Adakah tangan asing akan meraihnya, pertunjukan lebih dramatis sepertinya sangat mungkin terjadi. Moment sempurna, sedang ditunggu.

Itulah alasan kenapa Jendral Listyo Sigit Prabowo harus menjadi Kapolri.
Disamping prestasinya yang hebat, dia adalah orang paling mengerti bahasa Presiden Jokowi. Bukan hanya verbal, gesture hingga gimmick Presiden dimengertinya.

Kecepatan eksekusi dari perintah Presiden akan berjalan sangat efisien adalah akibat logis atas lancarnya komunikasi.
Read 80 tweets
12 Jan
GOTHAK GATHIK GATHUK CALON KAPOLRI
.
.
.

Pak Mahfud ngetuit tentang Calon Kapolri yang lagi ramai dibicarakan netizen dengan ilustrasi tebak-tebak buah nangka alias spekulasi.
"Belum ada yang tahu siapa calon Kapolri kita sebab Presiden masih mempertimbamgkan secara seksama siapa paling tepat untuk jabatan tersebut." Demikian bunyi sambungan dari cuitan beliau.
Spekulasi memang menjadi ramai karena ada Komjen Listyo Sigit Prabowo dengan segala kurang lebihnya.

Namun bila kita mencermati kebiasaan Pak Mahfud, ini semacam kode. Ini semacam clue yang dapat dirunut dari benerapa petunjuk sebelumnya.
Read 10 tweets
11 Jan
KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO KAPOLRI?
.
.
.
Ketika ditunjuk sebagai Kabareskrim di tahun 2019, tanda-tanda bahwa Komjen Listyo Sigit akan menduduki Trunojoyo 1 semakin tampak jelas. Alasan utamanya adlh, Presiden sang pemilik prerogative sangat dekat dgn mantan Kapolda Banten ini.
.Sangat dekat, kenal dengan sangat baik, dan tentu saja prestasi pernah dia capai adalah modal positif tak banyak dimiliki oleh para pesaingnya.

Menangkap Joko Tjandra buron kakap tahunan itu mungkin dapat dijadikan salah satu rujukan dia berpreatasi.
Namun alasan itu tak sehebat pengaruh dari rasa nyaman Presiden karena mengenal Listyo dgn baik.

Ini posisi sangat penting bagi Presiden. Posisi sangat vital keberadaan dukungan aparat pada orang nomor 1 di Indonesia tersebut maka prerogative melekat pada jabatan Presiden.
Read 24 tweets
11 Jan
VAKSIN? SIAPA TAKUT..!!
.
.
.
.
Dulu, vaksinasi dapat diterjemahkan dengan sederhana yakni, memasukkan virus yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh sehingga sel-sel dalam tubuh kita, secara alami melawan dengan munculnya antibodi.
Presiden Jokowi memastikan bahwa Indonesia telah memesan 329,5 juta dosis vaksin Covid-19 dari sejumlah perusahaan internasional.
Katanya, vaksinasi Covid-19 akan dimulai minggu depan, dan sebagai orang nomor satu negeri ini, beliau siap disuntik sebagai orang pertama yakni 13 Januari 2021 nanti.

Sejak Minggu (3/1) pemerintah telah mulai mendistribusikan vaksin ke seluruh provinsi di Tanah Air.
Read 23 tweets
10 Jan
KILIRAN ATAU KALIREN?
.
.
.
.
Bacaan ga penting bagi bukan orang penting
.
.
.

Sebesar dan sehebat apa leluhur kita dulu, klik saja google dengan sedikit kata kunci dan dia akan bercerita banyak.

Mau yang terlihat dan bercerita tentang hebat kita sebagai bangsa besar, ada.
Mau yang bertutur tentang konyol kita bersama hingga kita terpecah dan betantakan, ada.

Sudut pandang kitalah yang akan menentukan ingin meniadi seperti apa kita dalam ingatan masa lalu.
Bermimpi besar tentang ujung jalan kita ingin tuju nanti, dan menangis dalam sesal ketika menengok masa lalu, pasti tentang realitas kondisi kita yang tak baik saat ini.

Sejak Indonesia merdeka 75 tahun silam, pasang surut sebagai bangsa berpancasila telah kita lewati.
Read 27 tweets
10 Jan
PAK ESBEYE
.
.
.

Ketika sikap positif kita kedepankan sebagai pilihan, nilai positif lain sebagai ikutan akan kita panen. Tak berjarak apalagi berseberangan cara kita memaknai pernyataan seseorang meski terdengar tak enak, itu hal positif lain sebagai akibat kita dapat.
Memang agak sulit membuat analisa atas kritik pak Be-Ye kali ini. Untuk maksud apa atau dalam konteks menanggapai peristiwa yang mana, ga ada petunjuk spesifik.

Tiga poin beliau lempar, pandemi, krisis ekonomi, dan kerukunan kita sebagai anak bangsa.
Sebelumnya, pada pembuka, beliau ingatkan bahwa Indonesia memiliki angka korban tertinggi di Asia Tenggara, bahkan di Asia Timur.

Pertanyaan yang muncul, kenapa harus Asia Timur? Bila Asia Tenggara sebagai letak kita, cukuplah Asia tenggara dan kita akan jawab "iya benar".
Read 21 tweets
8 Jan
T R I R I S M A H A R I N I
.
.
.
Seorang Ibu Yang Menteri
.
.

Dia galak. Setarikan dengan garis lurus sifat galak sebagai takdir, lembut hatinya dan sikap solider berdiam dalam dirinya. Dia seperti kebanyakan seorang ibu asli Indonesia.
Dia marah,(ngeri ngeliatnya) dan intonasi suara yang sangat khas itu akan terdengar hingga kampung sebelah ketika keterlaluan tak lagi dapat dikompromikan.

Kedua tangannya sangat cepat memeluk ketika duka dan ketidak adilan terjadi.
Ibu ini ingin orang lain tahu bahwa mereka tidak sendirian.

Ketika marah dan tangis terdengar dalam satu cangkang, ini cerita lain. Ini keterlaluan diatas segala keterlaluan yang tak lagi dapat diterima atas alasan apapun.
Read 24 tweets
7 Jan
Ketika aparat Kepolisian tak lagi mampu menghandel sendirian, militer adalah solusinya. Tidak selalu harus diterjemahkan dengan militeristik karena melibatkan peran tentara, ada aturan hukum yang melandasinya.
Sama dengan di Indonesia, di bawah komando Kepolisian sebagai pemilik wilayah hukum militer diperbantukan.

Tiga matra darat, laut dan udara pun dilibatkan. Tiga Pasukan Khusus dari masing-masing angkatan diterjunkan.
Bukan kekhususannya adalah "nggebuk" demonstran, efek gentar seringkali adalah apa yang diharapkan. Itu apa yang sering kita saksikan bila kejadiannya di Indonesia.
Read 9 tweets
7 Jan
FROM FETAMBURAN TO MAMARIKA
.
.
.
.

Kali ini, kembali Indonesia berhasil memberi pelajaran dan menjadi guru dalam arti sebenarnya pada kepada Amerika yang katanya super power.
Ga percaya? Masih ingatkah peristiwa di Jalan KS Tubun Tanah Abang saat sidang Bawaslu atas gugatan Pilpres pada 22 Mei 2019 yang lalu?

Rusuh besar melanda Jakarta dan halaman depan Kantor Bawaslu adalah tempat paling sexy dijadikan panggung.
Mereka memberi sinyal bahwa siapapun tak boleh memimpin negeri ini selain dia yang mereka pilih.

Sebelumnya, aksi klaim menang telah dilakukan. Massif mereka berteriak agar cerita yang lain tenggelam. Mereka ingin menguasai opini dengan narasi mereka bangun.
Read 12 tweets
7 Jan
TERASING DI NEGERI SENDIRI
.
.
.
.

Tak jauh dari petilasan Ario Penangsang, di desa Jipang, Cepu, Kabupten Blora, seluruh keturunan kakek dari kakeknya Hardjo adalah penganut kejawen. Mereka hidup dengan tenang dan damai. Image
Dalam mengekpresikan budaya dan agamanya, sebagai orang Jawa, kakek Hardjo sangat menghormati pola hubungan yang seimbang.

Hal itu selalu dilakukan pada sesama individu, alam dan Tuhan dimana adalah sebagai pusat segala kehidupan dunia.
Keseimbangan adalah tentang melihat kedalam, (introspeksi) bukan menunjuk siapa yang bersalah. Bukan pula tentang bonus surga dan denda neraka, ini adalah tentang membuat dirinya semakin hari semakin baik dalam seluruh perjalanan hidupnya hingga keseimbangan terwujud. Image
Read 21 tweets
6 Jan
POLITIK DUA KAKI GERINDRA
.
.
.
.

Memaknai keterpilihan dan menang demi suara terbanyak, itulah entitas demokrasi kita kenal. Paling tidak, itulah cerita selalu kita dengar setiap pemilu, di mana pun juga.
Prabowo jadi Presiden, jelas adalah target awal Pilpres 2019 lalu. Target berikutnya yang mungkin lebih besar dari target awal itu tak pernah kita dengar. Dia layu sebelum mekar, tenggelam sebelum sempat berlayar. Lainnya, silahkan tambahin sendiri.🤔
"Apa yang tak pernah kita dengar sebagai target selanjutnya?"

Namanya juga hasrat, bisa apa saja. Yang jelas, semua pihak yang tak suka Jokowi berkumpul di sana. Apa agenda ingin agar Jokowi tak terpilih kembali, itulah makna hasrat menjadi relevan.
Read 21 tweets
5 Jan
A N A K K O L O N G
.
.
.

“Le.. Tuhanmu tak akan marah bila kamu meminta kepadaNYA, tapi sering-seringlah menyapaNYA daripada kau meminta, karena temanmu akan lebih suka kau menyapanya daripada kau sering meminta, walaupun Tuhan, tidak sama dan sebanding dengan temanmu.”
Demikian seorang yang saya kenal melalui akunnya pernah mendapat nasehat dari almarhum ayahnya 30 tahun yang lalu.
Di sela kesibukkannya menjadi diri sendiri lewat cuitan-cuitan yang mengajak kita untuk menempatkan manusia di atas agama. Kadang ia menyelipkan cerita tentang bagaimana keluarganya hidup dalam ke Bhinnekaan.
Read 27 tweets
5 Jan
FADLI WARAS, YANG LAIN PASTI GILA....
.
.
.
.

Sulit kita mencoba paham dengan ekspresi muka "mbecetut"-nya. Lebih sulit lagi kita memahami bunyi yang sering dihasilkan oleh mulutnya.
Selalu saja ada nada tak harmonis dan telinga ini menjadi obyek penderita sebagai akibatnya. Menderita dalam arti sesungguhnya.

Sampah, itu ketika mata menjadi juri. Noise, masih terdengar lebih enak bila telinga adalah alat penilai.
Entahlah... dia benar punya mulut, tapi seolah berkodrat tak baik. Bukan suara dengan makna harafiah kita dengar keluar dari mulutnya, bunyi-bunyian, itu lebih tepat.
Read 9 tweets
5 Jan
BU RISMA BANGET
.
.
.
.
Kemana penghuni yang kemarin sempat diajak bicara ibu Mensos, mungkin tak lagi penting. Keberadaan tuna wisma yang tertangkap oleh kepedulian si ibu itu telah menampar sang penguasa tertinggi hingga covid-19 pun turut menjauh.
Kolong jembatan itu kini mendapat perhatian sang wali kota. Bersih-bersih demi indah taman penuh lampu dikejar hingga Februari nanti.

Akan banyak tempat kumuh yang lain berubah dan berbenah bukan karena harus dan demi pantas Jakarta bersolek,
membatasi spontan ibu Mensos baru yang tak tahan tangan untuk selalu berbagi dan menebar rasa solider tak mendapat ruang, sepertinya itulah alasan tepatnya.
Read 4 tweets
5 Jan
POSITIF, POSITIF, POSITIF !!!
.
.
.
KERJA, KERJA, KERJA!!
.
.

Ronaldo hanya butuh waktu enam tahun kerja bersama Manchester United sebelum akhirnya memilih kerja bareng dengan Real Madrid. Image
Bukan masalah MU kalah hebat dibanding Madrid, ini adalah masalah keputusan logis Ronaldo pribadi. Dia melakukan sebuah keputusan profesional bagi perkembangan karir pribadinya.
Demikianlah Indonesia di jaman Jokowi, bukan masalah Amerika lebih buruk dibanding China, namun arah perkembangan dunia tak mungkin berpihak kepada Indonesia bila terus menempel AS. Dunia sedang berubah. Image
Read 31 tweets