How to get URL link on X (Twitter) App
"Ya, Pak, semuanya," kata mahasiswa tersebut. Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu
https://twitter.com/agunghyt/status/1668611982709366784tidaklah perlu minder pada mereka yang memiliki gelar berderet, jika mereka mau selalu memperbaiki kualitas pemikirannya sendiri dengan belajar secara mandiri (otodidak). Sejak dulu aku selalu menyemangati orang-orang yang kukenal untuk selalu belajar memperbaiki
kepentingan-kepentingan politik rezim yang berkuasa.
menyangkut "pesan komunikasi" dan "peristiwa-peristiwa" yang dianggap mengandung pesan penting. Iklim sebagai situasi interaksional dan sikap yang dialami oleh seseorang (karyawan) dan berpengaruh pada perilaku yang bersangkutan di lingkungan kerja.
https://twitter.com/SammiSoh/status/1667894454399954945berusaha mewujudkan Indonesia sebagai suatu negara agamais — mulai bergerilya menyusup dan menanamkan pengaruhnya. Upaya indoktrinasi (penanaman doktrin/ideologi) dilakukan dengan senyap dan masif melalui media dakwah elektronik, masjid yang dikuasai
the security of a world by believing that world is like this or like that so that we may direct our lives with due regard for it, so that in view of it we may live."
dapat dibenarkan secara empiris.
Lazimnya, sulit bagi kita untuk membuat pemisahan. Akan tetapi, keadilan yang semakin menipis mendesak kita untuk membedakan penerapannya di Indonesia.
(c) Tulislah sebuah garis besar untuk menunjukkan kalimat-kalimat topik dan rincian-rincian pendukung.
Pemakaian bentuk "-nya" yang salah karena pengaruh bahasa daerah sudah dibahas ahli bahasa. Sebagai contoh, Yus Badudu dalam "Pelik-pelik Bahasa Indonesia", mengkritik penggunaannya dalam frasa "rumahnya bapak" yang merupakan terjemahan dari bahasa Jawa "omae bapak".
https://twitter.com/ahmedasarlan/status/1299002042422185984Perdebatan sengit yang termuat dalam buku ini makin menjadi-jadi ketika ia kembali meluncurkan dua buah buku yang bertujuan menyerang sistem sakral dalam pemikiran Hegel.
sosialisme, kapitalisme, demokrasi, monarki, dlsb, namun dalam praktiknya semua idea, konsep, sistem itu mengecewakan karena menunjukkan banyak kelemahan. https://twitter.com/nelmora7/status/1655710032573636609dari tipuan kekuatan jahat (setan) dan akan mendapatkan siksaan kekal dalam neraka. Dengan berkembangnya agama Kristen di zaman kuno yang kemudian dipeluk oleh masyarakat Eropa, keyakinan Kristen ini mendominasi peradaban Barat selama abad Pertengahan.
sama dua kali, karena itu bukanlah sungai yang sama yang dilihatnya pertama kali, dan ia juga bukan lagi individu yang sama seperti pertama kali menginjakkan kaki di sungai itu."
Maka bisa dikatakan bahwa apa yang dikemukakan Herodotus ini merupakan teori umum yang paling awal tentang agama. Begitu juga dengan Euhemesus (330- 260) yang mengatakan bahwa dewa-dewa yang ada dalam "sejarah" pada awalnya adalah orang-orang penting dan terkenal
https://twitter.com/dawiguna/status/1656157533034405890?t=W8xrSvs3ohMJSg9hA36geQ&s=19Ini menunjukkan bahwa moralitas kita subjektif dan berevolusi.
keseluruhan tidak diragukan merupakan kontribusi besar bagi filsafat modern.https://twitter.com/ahmedasarlan/status/1653032757734326272Kongzi dan ia tidak dapat dipisahkan dari apa pun arti "Ketionghoaan" selama dua setengah milenium terakhir. Akhiran "Zi" atau "Tzu" berarti guru atau master, dan nama Kongzi dilatinkan oleh misionaris Jesuit menjadi Konfusius. Rupanya ibunya biasa memanggilnya "Qiu", yang

menggunakannya sebagai standar untuk perbandingan, semua objek indra yang setara berkeinginan untuk menjadi seperti itu, tetapi hanyalah salinan yang tidak sempurna."
dalam iman Kristen. Nalar tidak dapat menyelesaikan masalah dengan satu atau lain cara. Jadi haruskah kita percaya, atau tidak?
Marx juga mengambil dari Hegel gagasan bahwa mesin fundamental perubahan yang mendorong sejarah maju adalah dialektika. Ia juga setuju bahwa proses sejarah ini menuju ke arah tertentu, menuju kebebasan yang lebih besar dan, pada akhirnya, masyarakat yang bebas dari konflik.