Pak Prabowo memang sering membuat orang menangis ketika melihatnya. Saah satunya ibu Damaris Hutabarat (ibu Ucok Munandar, korban penghilangan paksa aktivis 98) yang baru meninggal tahun lalu, tanpa tahu di mana jasad anaknya.
Ada juga Mugiyanto, korban penculikan aktivis 1998 yang beruntung masih ditemukan hidup & masih bisa memberikan pengakuannya saat ditangkap & disiksa.
Bikin nangis juga ngebayanginnya 🥲
Dec 4, 2019 • 10 tweets • 4 min read
(PERHATIAN: VIDEO EKSPLISIT)
Kerusuhan juga terjadi di beberapa pusat perbelanjaan. Di salah satu mall di Jakarta ini saja, ada 100 orang meninggal akibat pembakaran oleh para penjarah.
Kasus ini sendiri pun tidak pernah dituntaskan dan dicari pelakunya hingga detik ini.
Di dalam video ini juga menggambarkan salah satu titik kerusuhan di Medan, tepatnya di Pasar Kemiri. Warga dengan brutal melakukan penjarahan di toko milik warga Tionghoa. Jika dirasa melawan, motornya pun dihancurkan. Terlihat juga ada pemuda Tionghoa yg dipukuli oleh warga.
Dec 4, 2019 • 18 tweets • 7 min read
Kenapa masih ada sebagian dari kita yang begitu membenci warga Tionghoa? Bagaimana sejarahnya sehingga sebagian dari mereka bisa bertahan di Indonesia dan sebagian lagi memilih pindah kewarga-negaraan? Apa peran Soeharto dan Gus Dur di sana?
Berikut perjalanan mereka.
A Thread-
Sebenarnya jauh di tahun 1740, diskriminasi ras pada etnis Tionghoa sudah ada di Batavia. Saat itu, Gubernur Jenderal Valckenier asal Belanda memerintahkan anggotanya untuk membantai 10.000 warga Tionghoa (yg kebanyakan berprofesi pebisnis) karena melawan kebijakan politiknya.