Deo-Maringa L.D.Garaha Profile picture
🤺 INFP-T | 4w3 | Majoring in Philosophy & Religious Studies | This user yapped a lot about Anthropology, History, Myt...
Mar 3 20 tweets 5 min read
Ayo geser ke Pulau Seram. Ada cerita Hainuwele, a goddess figure yang tubuhnya dipotong-potong oleh ayahnya sendiri setelah dikubur hidup-hidup oleh sebuah klan bernama Lesiela. Ironisnya, kisahnya justru dikenal di Jepang & diangkat ke pameran instalasi oleh Hiruko Kubo (2024). Image GUE PUN baru tau Hainuwele diangkat ke pameran instalasi hari ini banget. I’ve known her since high school & it was so difficult to find any online source back in 2019, and after revisiting Hainuwele on internet today ternyata sudah cukup banyak sumber yang membahas tentang dia.
Feb 27 33 tweets 7 min read
Nusantara Myths Vol. II:
The Cosmology of Batak Karo

Dikisahkan bahwa pada awal penciptaan, Dibata menciptakan manusia melalui perantaraan Tuan Banua Kolling. Empat puluh delapan jiwa mengisi dunia dalam keutuhan—tanpa kematian dan bayang-bayang akan terpisahnya tubuh dari roh. Image
Image
Image
Disclaimer:

Jangan langsung di copas, ye. Kalo mau mempublikasikan kembali kosmologi ini, silahkan ditulis ulang. Kan udah gue share nih source materialnya, use it wisely. Tbh, I feel like I’m writing on FFN pake disclaimer gini (but gpp I love it).
Feb 26 15 tweets 5 min read
Kita terlalu keekspos Jawa ampe gatau kalo banyak bhs Austronesia yang ada bunyi “fa”. Di Nias, Bima, Dawan & Tetun, bunyi ini justru jadi unsur signifikan.

Di Bahasa Nias malah ada bunyi dari huruf “z” yang EXTREMELY RARE 😳. Gue JG kaget. Ada fabõzi, falumõzi, zaya, zazi, etc. Image
Image
Maksud gue.. kayak.. a fucking huruf Z broo. Huruf paling rizzz yang bikin org” Indo minder karena lidahnya tebel kaga bisa spelling z jadi simplified to “j” as in air zamzam jdi aer jamjam, zara jadi jara, zigzag jadi jigjag, etc. But Nias has this coolest linguistic chic rizz😏 Image
Image
Feb 25 26 tweets 4 min read
Gue mau lanjut ke Nusa Tenggara Timur. Did you know that penyebutan Sabu Raijua adalah spelling kolonial yang diamini republik? Sebagaimana Tatar Sunda & Ranah Minang, penyebutan orang Sabu ke tanahnya adalah Rai Hawu.

Rai artinya Bumi, dan Hawu adalah leluhur pertama mereka. Di buku Harvest of the Palm: Ecological Change in Eastern Indonesia, dijabarkan bahwa ada ribuan arsip rumah tangga dari kantor afdeling Belanda yang kini tersimpan di Leiden. Salah satu dokumen itu isinya pendataan jumlah hasil alam di Rote-Sabu, seperti sapi, kerbau dan lontar. Image
Feb 24 29 tweets 5 min read
Pada awal kosmos Nias, ada Lowalangi, the source of the universe. Ia membentuk semesta menjadi sembilan lapis langit. One stacked above another like a terrace of lights.

Ketika langit selesai, ia menanam pohon suci di pusatnya: Tora’a, the Tree of Life. Image
Image
Image
Tora’a menghasilkan dua buah bercahaya. Seekor laba-laba emas, juga diciptakan oleh Lowalangi, membungkusnya dengan sutra dan berjaga-jaga. Dari kedua buah itu lahir pasangan ilahi pertama: Tuhamoraangi Tuhamoraanaa dan Burutiraoangi Burutiraoanaa. Image
Image
Feb 23 37 tweets 8 min read
Lo pasti udah pernah denger tradisi lompat batu di Nias ini kan? Namanya Fahombo.

Biasanya, untuk legally dianggap dewasa, seorang pemuda harus melompati tumpukan batu setinggi lebih dari 2 meter. Tapi, dulu, tolak ukur kedewasaan bukan lompat batu. Melainkan headhunting. Image
Image
Image
Di Pulau Nias, terutama di Nias Selatan, ada praktik adat yang sudah ratusan tahun dilakukan oleh orang-orang di sana.

Namanya Mangai Binu: tradisi pengambilan kepala yang berlangsung sampai awal abad ke-20, bahkan ada laporan kasus terakhir tahun 1998.