Happy International Women's Day #IWD apa yang menghentikan kita selama ini? Salah satunya pengalaman kekerasan dan pelecehan. Ini cerita saya pertama kali merasakan pelecehan. #GenerationEquality #SahkanRUUPKS #GerakPerempuan
Waktu itu, kelas 1 SMP, saya baru pindah dari madrasah ke sekolah negeri. Gugup campur senang, karena biasanya berjilbab lalu dilepas karena saat itu masih dilarang. Tak apa, poniku cantik pikirku saat itu sambil berjalan dengan penuh keraguan memasuki kelas.
Duduk di bangku yang kosong seadanya karena belum punya teman, siang itu segerombolan teman laki-laki mendekat ke mejaku, saya lupa nama mereka tapi ga bisa lupa wajah teman laki-laki satu itu yang menarik lenganku dan bilang, "Sakdiyah, "main" yuk!" dengan nada suara genit.
Saya hanya menjawab, "Main apa?" Mereka lalu tertawa terbahak-bahak.
Hahaha...Ora ngerti, Ora ngerti (Tidak tahu, tidak tahu-saya lahir dan besar di Jawa). Saya ketakutan, butuh lebih setahun menyadari kalau "main" itu bahasa slang Jawa untuk "hubungan seks." JIJIK sama mereka
Kelas 1 SMP prestasi saya amat menurun, guru memanggil orang tua dan melaporkan saya sering melamun. Saya takut, amat takut, tidak berani bicara, apalagi sama Guru, takut, masa anak Madrasah tau soal "main." Hingga saya bisa menemukan kembali cinta pada belajar barulah bangkit.
Kelihatannya sederhana, becanda, olok-olok antar teman, becandain perempuan, seperti "Godain kita dong!" No, ga ada itu sekadar bercanda. Pengalaman yang dinormalisasi dianggap kecil dan sepele ternyata menghambat perempuan mencapai potensi terbaiknya.
Karena segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan apapun yang mengarah kepadanya, termasuk yang dianggap canda, harus dihapuskan.
Happy #InternationalWomensDay
#SahkanRUUPKS
#GerakPerempuan
Tahun ini merayakan bersama teman-teman semua & UN WOMEN INDONESIA @unwomenid
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
