Seksi 3: Berujung di Yogyakarta
Menuju Yogyakarta, pembangunan menghadapi kendala yakni kontur wilayah bergunung menuntuk kerja lebih dalam pemadatan dan peninggian tanah.
#SepurUAP
#JalurKeretaApiPertama
#keretaapikita
Selain itu, NISM kekurangan dana. Lantas pemerintah memberikan pinjaman lunak. Medio 1869, pembangunan pun dimulai.
Guna memperlancar, Para pengusaha gula diantara Solo-Klaten ikut serta membiayai sementara. Dari Solo ke Ceper berhasil dibuka untuk umum pada 27 Maret 1871, meliputi Halte Purwodadi, Halte Delangu dan Halte Ceper. Sementara itu Ceper-Klaten diresmikan pada 9 Juli 1871.
Sampai Maret 1872, rel sudah terhubung ke Yogyakarta. Stasiun akhir yang dibangun berada di Desa Lempuyangan, lokasi tersebut pilihan dan perkenaan Sultan Hamengku Buwono VI. Jalur KA Klatan-Yogyakarta diresmikan pada 10 Juni 1872, terdapat perhentian yakni Halte Brambanan.
Sebelumnya, pada April 1872 Pemerintah Batavia mengeluarkan keputusan yang berisikan izin pembukaan jalur kereta api Semarang-Surakarta-Yogyakarta.
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
