Baru selesai baca ini dari pagi.
Intinya rencana perubahan penataan ruang di Inggris adalah transisi “discretionary planning” ke regulatory planning. Ini kalau jadi, imho akan berpengaruh pd lansekap tata ruang kota/negara lain dlm jangka menengah.
gov.uk/government/con…
Imo, keberadaan “council” dan “restu warga” dalam penataan ruang di Inggris, imho adalah privilese luar biasa. Namun dari privilese itu harusnya hadir juga tanggung jawab yg besar. Tata Ruang dan tanah sebagai benda publik harusnya dimanfaatkan utk kepentingan bersama.
Secara permukaan, NIMBYism (not in my backyard) serta keputusan lokal yg menolak pembangunan hunian jenis tertentu (biasanya jenis social housing), kerap dijadikan kambing hitam. Alasannya macam2: takut harga rumah turun, takut kriminalitas naik dr “orang miskin”, dll.
Tapi itu di permukaan, harusnya digali lebih dalam lagi kenapa? Jika ada privilese sebagai bagian mekanisme keputusan - mungkin hal tsb yg perlu diperbaiki. Misalnya utk social housing dgn dana publik, seharusnya tdk bisa sembarang ditolak.
Keputusan lokal terhadap rencana pembangunan tertentu seharusnya tetap ada.
Apalagi kalah cuma gara2 “NIMBYism”.
Keputusan lokal tetap penting saat ada rencana ekspansi industri atau kemungkinan proyek yg bisa berdampak negatif pada lingkungan hidup.
Ya sekarang saya menikmati perdebatan para ahli, praktisi, birokrat dll di Inggris terkait rencana revisi tersebut. Baik yg pro dan kontra.
Indonesia gimana? Sayangnya cuma DKI yg pny mekanisme TARU cukup komplit dan peraturan cukup lengkap. Jadi +62 blm layak dinilai? #ehhh
Yang menarik lain adalah revisi mekanisme pelibatan/kontribhsi pengembang dalam pembangunan infrastruktur.
Ini yg lagi debat2 SP3L dan SIPPT (lagi2 bias kota2 besar dan Jabodetabekpunjur), bisalah tengok 2 dan google2 perdebatannya.
Imho, bakal keputusan buruk utk Inggris jika mereka 100% hilangkan peran local council dan restu warga dalam perencanaan.
Keciri sih, dari dokumen rencana revisi itu, didorong banget ama developer, hehehe ... perumahan pun dijadikan tameng dan alasan dr revisi.
Share this Scrolly Tale with your friends.
A Scrolly Tale is a new way to read Twitter threads with a more visually immersive experience.
Discover more beautiful Scrolly Tales like this.
