[BREAKING] Sedang berlangsung konferensi pers di @LBH_Jakarta menyikapi penggunaan kekerasan yang berlebihan oleh aparat keamanan kepada mahasiswa dan peserta aksi #ReformasiDikorupsi kemarin.
[BREAKING] Manik, dari BEM Universitas Indonesia, membuka sesi dengan mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh masyarakat seperti crowdfunding dan bantuan evakuasi korban kekerasan.
[BREAKING] "Dukungan yang diberikan masyarakat kepada kami menunjukkan bahwa tidak ada aktor yang menunggangi aksi kami. Pergerakan kami murni karena idealisme yang ternyata senada dengan sentimen masyarakat luas," tambah Manik.
[BREAKING] Perwakilan dari Universitas Siliwangi, Andre, menyatakan bahwa saat ini terdapat puluhan mahasiswa yang ditahan oleh polisi tanpa alasan yang jelas.
[BREAKING] Puri Kencana Putri, Manajer Kampanye Amnesty International Indonesia, menilai komunikasi yang buruk oleh polisi di lapangan memicu kerusuhan yang terjadi di depan gedung DPR kemarin.
[BREAKING] "Perilaku Kapolres Jakarta Pusat, Harry Kurniawan, sangat berbeda ketika menjaga aksi kemarin dengan Aksi 21-23 Mei 2019. Di Aksi 21-23 Mei, Pak Harry secara konsisten dan persuasif melakukan komunikasi dengan massa aksi. Kemarin, inisiatif itu tidak ada," sebut Puri.
[BREAKING] Doni, dari AJI, menambahkan bahwa selain mahasiswa, jurnalis juga diintimidasi oleh polisi. Jurnalis dari beberapa kantor media disita alat rekamnya, diintimidasi secara verbal, hingga menerima kekerasan fisik dari aparat keamanan.
[BREAKING] Gading, dari LBH Pers, menyatakan, "Penghalang-halangan kerja jurnalistik jelas melanggar hukum. Jurnalis meliput suatu kejadian untuk menyampaikan fakta. Apabila fakta dihalang-halangi, maka dari mana masyarakat bisa mendapatkan informasi?"
[BREAKING] Raisa, Aliansi Mahasiswa Progresif UI, menyampaikan banyak kelompok mahasiswa dari luar kota yang dihalang-halangi untuk mengikuti aksi kemarin. "Tidak hanya itu, ada pula kampus yang mengancam akan drop out mahasiswa yang mengikuti aksi."
[BREAKING]
Irine dari @SINDIKASI_ juga menemukan bukti penggunaan amunisi gas air mata yang kadaluarsa. "Ada tiga selongsong yang kami temukan di lapangan. Amunisi gas air mata yang kadaluarsa akan menyebabkan adanya reaksi kimia yang dapat mematikan korban yang menghirupnya."
@SINDIKASI_ [BREAKING] Asfin dari @LBH_Jakarta menyatakan bahwa Aksi #ReformasiDikorupsi mendesak seluruh instansi untuk membuka akses terkait nasib mahasiswa dan peserta aksi yang tidak diketahui dimana keberadaannya.
[BREAKING] "Rekan-rekan mahasiswa hanya menggunakan hak-haknya untuk mendesak pemerintah dan parlemen memenuhi tujuh tuntutan mereka," lanjut Asfin.
[BREAKING] Eras dari Koalisi Kawal RKUHP menyatakan bahwa narasi di media mempersempit dan menyederhanakan tuntutan #TundaRKUHP.
[BREAKING] "Koalisi Kawal RKUHP berdiri sejak 2005, sehingga narasi yang menyatakan bahwa kami baru "berisik" sekarang dapat dengan mudah dipatahkan," kata Eras.
[BREAKING] Eras menambahkan, "Sehingga jika pemerintah benar-benar ingin berdialog dengan kami, buka kesempatannya. Kami ingin KUHP yang anti-kolonial, yang tidak intrusif terhadap ruang-ruang privat masyarakat, yang tidak akan digunakan untuk mengkriminalisasi rakyat."
[BREAKING] Perwakilan Serikat Buruh, Ninik, menyatakan bahwa keputusan serikat buruh untuk bergabung dalam Aksi #ReformasiDikorupsi tidak ditunggangi oleh kepentingan politik apapun.
[BREAKING] "Kelompok buruh adalah salah satu kelompok yang paling tidak diperhatikan oleh pemerintah. Seharusnya pemerintah bercermin mengapa kami tidak lagi diam di pabrik, mahasiswa menolak belajar di kelas, dan kami memilih untuk terlibat dalam perjuangan," kata Ninik.
[BREAKING] Susan, perwakilan nelayan dan perempuan nelayan, menyatakan ada lebih dari 50 perempuan nelayan yang terlibat pada Aksi #ReformasiDikorupsi kemarin.
[BREAKING] "Korupsi di sektor kelautan sangat besar. Sayangnya pemerintah justru ingin melemahkan @KPK_RI melalui Revisi UU KPK. Ini sangat ironis. Kami mendukung agar KPK segera dipulihkan kembali," sebut Susan. #ReformasiDikorupsi
@KPK_RI [BREAKING] Arif Maulana, Direktur @LBH_Jakarta, mengecam keras langkah-langkah represif pemerintah dalam menyikapi Aksi #ReformasiDikorupsi kemarin.
[BREAKING] "Setidaknya ada 50 mahasiswa yang ditangkap, diantaranya dari UNSIKA, Singa Berbangsa Karawang, UNJANI, UIN Jakarta, IKJ, dan lain-lain. Belum lagi masyarakat sipil yang ditangkap tanpa ada tuntutan yang jelas," kata Arif.
[BREAKING] "Mereka semua yang ditangkap memiliki hak atas bantuan hukum. Hak ini seharusnya diberikan oleh kepolisian kepada mereka. Prinsip praduga tak bersalah harus dikedepankan, dan tidak boleh ada penyiksaan bagi teman-teman yang ditangkap," tambah Arif.
[BREAKING] Arif menambahkan, "Kami akan memastikan terlebih dahulu kawan-kawan yang hilang dapat kembali ke kampus atau rumahnya masing-masing. Kami berhadap institusi yang berwenang kooperatif dan membuka akses bagi kami."
[BREAKING] Bagi teman-teman yang ingin mengadukan kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan atau mencari informasi tentang keberadaan orang-orang yang hilang pasca aksi kemarin, silahkan cek pos pengaduan @KontraS, @LBH_Jakarta, @AJIIndonesia. #ReformasiDikorupsi
@KontraS @LBH_Jakarta @AJIIndonesia [BREAKING] Saat ini @sumarsih11, salah satu inisiator @AksiKamisan, menyatakan aspirasinya tentang mengapa Aksi Kamisan terus ada sampai pemerintah mempertanggungjawabkan pelanggaran HAM masa lalu.
[BREAKING] "Selain sebagai pengingat bagi negara untuk mengungkapkan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, Aksi Kamisan hadir untuk mencegah kasus kekerasan terhadap mahasiswa terulang lagi. Saya sangat menyayangkan represi terhadap mahasiswa kemarin," kata Ibu Sumarsih.
[BREAKING] Alghiffari Aqsa dari Aliansi Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (AMuKK) menyatakan bahwa perjuangan masih panjang.
[BREAKING] "Jika ada pejabat negara yang menyatakan bahwa jika ada yang tidak setuju dengan RKUHP atau RUU KPK maka silahkan digugat ke MK, itu adalah lip service belaka," kata Alghif.
[BREAKING] Sesi konferensi pers ditutup dengan pembacaan komunike yang dirancang oleh koalisi masyarakat sipil berikut ini. #ReformasiDikorupsi
[BREAKING] Mari terus desak pemerintah dan parlemen untuk menegakkan dan melindungi hak asasi manusia. Desak pula agar mereka mempertanggungjawabkan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan. Tandatangani desakannya di bit.ly/Komitmen9Agend….
[BREAKING] Jangan lupa cek pos pengaduan @KontraS, @LBH_Jakarta, @AJIIndonesia jika ada rekanmu yang hilang atau menjadi korban kekerasan aparat bersenjata pasca Aksi #ReformasiDikorupsi kemarin. Sebarkan pesan ini! Jangan diam! Lawan!
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to Amnesty International Indonesia
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!