SEDANG BERLANGSUNG

Perayaan Hari HAM 2020 Kronik HAM Nusantara. Akan hadir beberapa tokoh yang akan menyampaikan pidato-pidato singkat terkait kondisi hak asasi manusia. Selain itu akan ada peluncuran Ruang Tanggap Rasa : Dari, Oleh, dan Untuk Korban.
Silakan bergabung via bit.ly/HariAM2020, akan ada pertunjukan monolog oleh Susilo Nugroho dan Broto Wijayanto (Aktor Teater Gandrik).
Pidato pertama adalah dari Laode Syarif.

Korupsi dan hak asasi manusia adalah hal yang tidak dapat dipisahkan, korupsi menciderai pemenuhan hak asasi manusia. Penghormatan hak asasi manusia adalah kewajiban setiap orang.

#HariHAM2020
#StandUp4HumanRights
Pidato kedua adalah Mgr. Ign. Suharyo

Mari bersama mengusahakan persaudaraaan yang semakin teguh dan berbuah dalam damai. Tidak perlu mengikuti dan menciptakan ujaran kebencian dan kebohongan.

#HariHAM2020
#StandUp4HumanRights
Pidato ketiga adalah Zoemrotin K. Susilo.

Tidak ada pelanggaran HAM jika setiap orang paham akan nilai-nilai hak asasi manusia. Penting untuk mengartikulasikan nilai-nilai hak asasi manusia dalam setiap tugas pokok dan fungsi setiap representasi negara.

#StandUp4HumanRights
Pidato ke-empat adalah M. Imam Aziz

HAM hanya bisa dilaksanakan di negara demokrasi yang pilar-pilarnya sama-sama memberikan perhatian yang sangat tinggi terhadap pelaksanaan hak asasi manusia.

...

#StandUp4HumanRights
...

Kelompok disabilitas, masyarakat adat, keragaman gender, dan kebebasan beragama masih menjadi agenda yang berat yang masih harus terus diperjuangkan. Pemangku kepentingan dan masyarakat sipil harus membuka ruang untuk kolaborasi dalam pemenuhan ini.

#HariHAM2020
Pidato ke-lima adalah Aleta Baun

Masyarakat adat belum merasakan kemerdekaan karena hak-hak masyarakat adat belum diakui sepenuhnya oleh negara. Pembangungan yang dilakukan negara harus berdasarkan HAM dan perlindungan terhadap masyarakat adat.

#StandUp4HumanRights
Pidato ke-enam adalah Putri Ayudya

Kebebasan dalam berekspresi adalah hak asasi manusia. Setiap orang memiliki kebebasan namun setiap orang harus sadar bahwa kebebasan sepaket dengan pembatasannya. Pemenuhan HAM bisa dicapai dengan kesadaran bersama atas HAM itu sendiri.
Pidato ke-tujuh adalah K.H. Khaedar Nashir

Islam merupakan agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dengan segala hak-hak dasar hidupnya. Islam menciptakan manusia dengan penghormatan segala macam kebebasan yang menjadi hak milik setiap insan manusia.
...

#HariHAM
... Kesadaran HAM pada setiap warga bangsa harus disertai semangat mewujudkan persatuan dan keadilan.

#HariHAM2020
#StandUp4HumanRights
Pidato ke-delapan adalah Gomar Gultum

Penting untuk melakukan pemahaman dan penyadaran hak asasi manusia yang terus menerus di berbagai kalangan masyarakat.

#StandUp4HumanRights
Pidato ke-sembilan adalah Yosi Mokalu

Perlindungan data pribadi dimulai dari diri kita sendiri dalam berpikir kritis dan kesadaran atas data pribadi, juga kebijaksanaan dalam bermedia sosial.

#StandUp4HumanRights
Pidato ke-sepuluh adalah Chandra Setiawan

Peringatan Hari HAM penting untuk melakukan refleksi apakah sudah menjadi warga negara yang menghormati HAM orang lain atau belum.

#StandUp4HumanRights
Pidato ke-sebelas adalah Maria Catarina Sumarsih

75 tahun Indonesia Merdeka dan 72 tahun traktat hukum HAM namun perjuangan penegakan HAM masih berbelit. Impunitas adalah akar utama dan penanda buruk dalam penegakan HAM di Indonesia.

#StandUp4HumanRights
Pidato ke-dua-belas adalah Andy Yentriyani

Upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan adalah upaya yang tidak dapat dipisahkan dari pemenuhan dan penegakan HAM. Konflik agraria dan ekstrimisme dg kekerasan masih menjadi isu saat ini dan mendatang.

#StandUp4HumanRights
Simak selengkapnya pada video melalui akun youtube Komnas HAM RI atau tautan
Pada acara ini diluncurkan juga Ruang Bersama yang dibuat oleh Komnas HAM RI bertajuk Tanggap Rasa. Ruang Tanggap Rasa diharapkan menjadi rumah untuk menuangkan rasa dalam bentuk foto narasi, cerita pendek, podcast, film/video, dan puisi yg berhubungan dengan isu HAM.
Lebih jauh, ruang ini ingin mengembalikan ingatan masyarakat dan (terutama) negara tentang kasus pelanggaran HAM yang belum selesai. Komnas HAM RI mengundang seluruh masyarakat terutama komunitas/pendamping/keluarga korban untuk hadir dan menjadi bagian dari Ruang ini.
Silakan mengunjungi tanggaprasa.id serta tuang dan kirimkan karyamu pada Ruang Bersama ini.

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with HAM untuk Semua!

HAM untuk Semua! Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @KomnasHAM

13 Dec
UNDANGAN

Webinar Peluncuran dan Diskusi Publik Survei Pandangan Masyarakat terhadap Hak atas Kebebasan Berpendapat di Indonesia. Image
Komnas HAM RI telah melaksanakan Survei "Pandangan Masyarakat terhadap Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi di Indonesia". Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan melibatkan 1.200 responden.
Untuk itu, Komnas HAM RI akan mengadakan webinar peluncuran dan diskusi publik hasil survei tersebut, pada:
Hari / Tanggal : Selasa, 15 Desember 2020
Waktu : 14.00 - 16.00 WIB Jakarta
Read 4 tweets
12 Dec
UNDANGAN WEBINAR

Hak untuk berkumpul dan berorganisasi adalah hak asasi manusia yang dijamin di dalam Konstitusi UUD RI 1945. Namun, dalam praktiknya, masih banyak berbagai bentuk pengekangan dan pembatasan hak tersebut.
Komnas HAM RI sebagai lembaga mandiri telah menerbitkan Standar Norma dan Pengaturan tentang Hak atas Kebebasan Berkumpul dan Berorganisasi (SNP KKB) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Komnas HAM RI No. 6 Tahun 2020.
Untuk mensosialisasikan dan menyebarluaskan dokumen tersebut kepada aparatur negara dan segenap masyarakat, Komnas RI mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada acara ini.
Read 5 tweets
12 Dec
UNDANGAN

Apakah anda pernah mengalami atau menyaksikan diskriminasi ras dan etnis di sekitar anda? Bagaimana bentuk-bentuk diskriminasi ras dan etnis itu? Bagaimana kewajiban negara, dan partisipasi masyarakat dalam menghapuskan segala bentuk diskriminasi ras dan etnis?
Komnas HAM RI sebagai lembaga mandiri sesuai dg kewenangan dalam UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, telah menerbitkan Standar Norma dan Pengaturan tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis (SNP PDRE) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Komnas HAM RI No. 4 Tahun 2020.
Dokumen tersebut ditujukan untuk memberikan pemahaman bentuk dan jenis diskriminasi ras dan etnis dan pengaturan lebih lanjut agar negara dan masyarakat bersinergi dalam menghapuskan segala bentuk diskriminasi ras dan etnis.
Read 6 tweets
12 Dec
Perayaan #HariHAM 2020 pada Acara Kronik HAM Nusantara (10/10), ditampilkan empat fragmen/monolog Susilo Nugroho dan Broto Wijayanto (Aktor Teater Gandrik). Empat fragmen yang ditampilkan mengangkat isu-isu hangat terkini yang terkait dengan HAM.

Selamat menyaksikan!
1. Fragmen Monolog "Pendapat Kok Dilarang"

Monolog oleh Susilo Nugroho / Den Baguse Ngarso dengan naskah ditulis Budhi Hermanto ini mengangkat kerisauan tentang kebebasan berpendapat saat ini dan mengajak setiap orang untuk bijak dalam bermedia sosial.

2. Toleransi itu Mudah

Fragmen ini mengingatkan kembali bahwa Indonesia besar karena keragamannya. Kemanusiaan, seyogyanya, diutamakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dibandingkan identitas lainnya.

Read 5 tweets
10 Dec
KLARIFIKASI DAN KETERANGAN PERS

Sehubungan dengan beredarnya berita di berbagai media digital dan media sosial yang memuat foto beserta keterangan foto seperti pada terlampir di bawah ini.

1/4
Komnas HAM Republik Indonesia memberikan klarifikasi resmi sebagai berikut:

1. Berita dan foto tersebut TIDAK BENAR
2. Pria yang diberi lingkaran merah dalam foto tersebut bukan Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik

2/4
3. Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik tidak pernah bertemu atau berfoto bersama dg anggota keluarga cendana dalam kesempatan apa pun.

Maka, Komnas HAM RI menghimbau agar masyarakat utk tdk terpengaruh dan/atau ikut menyebarluaskan berita bohong dan menyesatkan tsb.

3/4
Read 4 tweets
10 Dec
UNDANGAN

#FestivalHAM2020 akan dimulai minggu depan pada 17-19 Desember 2020. Akan ada beberapa sesi diskusi dengan berbagai tema yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga.

Bagaimana mengikutinya? Silakan cek cara di bawah ini!
UNDANGAN PARTISIPASI (CALL FOR PARTICIPATION)

Asia Democracy Network (ADN) menyelenggarakan Youth Assembly for Democratic Resilience in the Asia Pacific atau Forum Anak Muda untuk Ketahanan Demokrasi di Asia Pasifik.
Forum ini mengajak seluruh anak muda di Asia Pasifik (termasuk Indonesia) untuk ikut terlibat hadir atau menampilkan video kampanye yang dilakukan untuk peningkatan kualitas demokrasi di masing-masing negara.

Untuk lebih detailnya silakan membuka tautan adnasia.org/2020-asia-yout…
Read 4 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!