Orang tua mana yang tak sedih saat anaknya hilang tak ada kabar selama 10 tahun?
Namanya adalah Fidya Kamalinda, atlet Taekwondo asal Bandung yang hilang sejak 2015 silam...
a threadđź§µ
Selama ini Hindarto dan Khodijah tak diam, dia telah melakukan banyak upaya demi menemukan putri yang dia sayangi itu.
Mereka juga sudah membuat laporan ke Polda Jabar pada 2015 silam, sudah juga melakukan pencarian secara mandiri bahkan sampai detik ini...
Fidya, yang kala itu masih berusia 19 tahun, merupakan atlet Taekwondo potensial asal Jawa Barat. Di tingkat Nasional, Indonesia Open, Fidya meraih medali emas. Dan di Pekan Olahraga Nasional (PON) Fidya pun menyumbangkan medali untuk Jawa Barat..
Namun, pada 26 November 2015, kala itu, Fidya pamit untuk keperluan belanja ke tempat perbelanjaan tak jauh dari rumah mereka. Namun, sejak itu Fidya hilang tanpa jejak..
Kemana Fidya selama ini?
Tak ada yang tahu, tetapi informasi yang diterima warga, Fidya sempat ditepuk pundak oleh seseorang. Dan, entah mengapa Fidya seolah tunduk dan masuk ke mobil orang tersebut..
Ada secercah titik terang..
Beberapa waktu berlalu, Hindarto sempat didatangi seseorang. Tidak dia kenal sebelumnya.
Namun, orang tersebut menyatakan jika anaknya sudah dinikahi seseorang. Hindarto juga diminta untuk tidak mencari keberadaan anaknya lagi...
Hindarto dan istri tidak menyerah. Minta bukti surat nikah. Benar saja, terdapat surat nikah tapi entah palsu atau asli.
Kabar ini menunjukkan bahwa Fidya masih hidup, meski entah ada di mana...
Hindarto dan istrinya tidak menyerah. Dia mendatangi kantor KUA yang terdapat di Buku Nikah tersebut. Alamatnya di Bekasi.
"Saya tidak menemukan dokumen pernikahan anak kami, di KUA tersebut," tegas Hindarto.
Pada bulan Ramadhan ini, Hindarto dan Khodijah berharap anaknya dapat ditemukan setelah penantian panjang selama 10 tahun terakhir...
"Saya mohon kepada Bapak Presiden, Bapak Menteri olahraga, Ini Menteri Pembersayaan Anak, Guburnur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, Walikota Bandung Bapak Farhan, Pak, ibu anak kami atlet Taekwondo yang sedikitnya sudah berkontribusi di tingkat nasional maupun Jawa Barat. Tolong"
📹IG/baikfoundation
Utas lengkap juga bisa dibaca di berita kami di bawah ini
#BreakingNews Gubernur Jabar @ridwankamil : Evaluasi PSBB Jabar dilakukan secara proporsional karena luas wilayah dan terdapat gap sangat besar. Hasilnya per hari ini ada 12 daerah yang sudah masuk zona kuning, 0 zona merah dan 15 zona biru.
@ridwankamil#BreakingNews Gubernur Jabar @ridwankamil : Kami sepakat di Jabar untuk memberikan izin #newnormal ke 60 persen wilayah Kabupaten/Kota. Sementara 40 persen atau 12 Kabupaten/ Kota, kami rekomendasikan lanjut PSBB secara parsial.
@ridwankamil#BreakingNews Gubernur Jabar @ridwankamil : Zona kuning masih berada di wilayah Bodebek dan akan melakukan PSBB Parsial sampai tanggal 4 Juni. Termasuk 7 Kabupaten / kota lain yang masih berada di zona kuning.