, 18 tweets, 3 min read
My Authors
Read all threads
Selama Abad Pencerahan, terjadi tiga revolusi besar di dunia: Revolusi Inggris, Revolusi Amerika, dan Revolusi Prancis. Ketiganya mengubah banyak dunia politik, etika, dan agama hingga saat ini. Perubahannya apa ya?

- a thread!
Dalam thread kemarin, kita sudah membahas para filsuf pada abad pencerahan yang beralih ke pemikiran tentang sifat manusia dan menjadi kritis terhadap kebenaran absolut gereja serta monarki.

Abad yang sama pula, suasana sosiopolitik dunia (terlebih Eropa) memanas.
Para simpatisan revolusi di Inggris, Amerika, dan Perancis percaya bahwa otoritas politik dan sosial didasarkan pada tradisi serta mitos agama yang tidak jelas.

Mereka lalu mulai menyebarkan gagasan tentang kebebasan, kesetaraan, hak asasi manusia, dan sistem politik yang sah.
Para filsuf pun tak hanya mengkritik pemerintah, tetapi juga menciptakan teori tentang bagaimana pemerintah itu ada sebagai pemerintah yang seharusnya. Disini kita melihat orang2 mulai merangkul ide kebebasan beragama dan kebutuhan sistem politik dengan pengawasan & keseimbangan.
John Locke dan Thomas Hobbes adalah dua filsuf paling berpengaruh dalam dunia perpolitikan masa itu. Ketika pandangan tentang politik dan masyarakat mulai berubah, begitu pula cara pandang orang terhadap etika dan agama.
Dengan meningkatnya industrialisasi dan urbanisasi, serta perang berdarah yang dilakukan atas nama agama, masyarakat mulai mempertanyakan motivasi di balik kebahagiaan, moralitas, dan agama.
Alih-alih menemukan kebahagiaan dengan "bersatu" dengan Tuhan atau menentukan apa yang membuat sesuatu menjadi baik berdasar ajaran agama, para filsuf mulai beralih ke pertanyaan-pertanyaan seputar manusia itu sendiri, seperti: Apa yang bikin seseorang bahagia dalam hidup ini?
Filsuf abad pencerahan menyerukan agar agama melepaskan dirinya dengan takhayul, supernaturalisme, fanatisme, dan lainnya. Kemarahan pada Gereja Katolik saat itu tumbuh dan Protestanisme mulai populer.

Pada abad pencerahan, setidaknya agama mulai memiliki empat jenis.
Pertama ialah ateisme, sebuah gagasan bahwa manusia seharusnya tak melihat ke arah makhluk gaib untuk menemukan prinsip2 tatanan alam, tetapi, melihat ke dalam proses alaminya sendiri. Hal ini dikemukakan oleh Denis Diderot dan berkembang pesat di Perancis.
Kedua ialah deisme, sebuah keyakinan bahwa ada makhluk tertinggi yang menciptakan dan mengatur alam semesta, serta selalu memiliki rencana penciptaan sejak awalnya; namun, makhluk tertinggi ini takkan mengganggu ciptaan.
Deisme menolak gagasan mukjizat atau wahyu khusus dan menolak keilahian Yesus. Mereka mengklaim bahwa Yesus lebih seperti seorang guru moral yang sangat baik. Deisme juga memungkinkan penemuan baru dalam ilmu alam, tetapi mempercayai bahwa Tuhan yang menciptakan tatanannya.
Ketiga ialah Religion of the Heart, sebuah keyakinan bahwa Tuhan yang diasosiasikan dengan deisme terlalu rasionalistik dan jauh dari pergumulan manusia yang terus-menerus. Agama ini dianut oleh Rousseau dan Shaftesbury dan didasarkan pada sentimen manusia.
Meski terkadang dianggap sebagai bentuk deisme, agama ini ialah agama "alami", terkenal akan kurangnya "bentuk pemujaan artifisial" dan landasan metafisik. Sebaliknya, penekanan ditempatkan pada emosi alami manusia.
Keempat dan terakhir ialah fideisme. Salah satu karya terpenting yang keluar dari abad pencerahan ialah berjudul Dialogues Concerning Natural Religion oleh David Hume. Dalam karya ini, Hume yang seorang ateis mengkritik anggapan bahwa dunia pasti telah diciptakan.
Fideisme menyatakan bahwa apapun yang terjadi, kritik rasional takkan dapat menghilangkan keyakinan beragama karena keyakinan beragama ini begitu "alami". Bagi mereka, seseorang tak membutuhkan alasan untuk memiliki keyakinan agama, yang dibutuhkan ialah iman.
Melalui penolakannya terhadap pemikiran tradisional Yunani kuno dan penekanannya pada pengetahuan serta akal manusia, abad pencerahan sepenuhnya merevolusi cara orang memandang filsafat, sains, politik, dan masyarakat secara keseluruhan.
Abad ini juga yang mengubah total bentuk filsafat Barat yang ada.

Sumber:
1. plato.stanford.edu/entries/enligh…
2. Philosophy 101 (Paul Kleinman)

Konten oleh @NathPribady
Thread sebelumnya tentang filsafat dan ilmu pengetahuan dalam abad pencerahan
Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh.

Keep Current with Logos ID

Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!