JATAM Profile picture
8 Oct, 5 tweets, 3 min read
Di balik brutalitas aparat kepolisian dalam menangani massa aksi, berapa harga outfit yang selalu mereka gunakan utk memukul dan menembak gas air mata kepada massa aksi itu?

MAHAL. Semuanya tentu bersumber dari dana (pajak) rakyat.

#MosiTidakPercayaJokowi

📷 @AksiLangsung

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with JATAM

JATAM Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @jatamnas

9 Oct
Siapa Aktor di Balik #OmnibusLaw?

Pembahasan dan pengesahan Omnibus Law yg super kilat - senyap, terdapat sejumlah aktor yang bermain, tersebar di Satgas dan Panja DPR UU Cilaka. Orang-orang ini terafiliasi ke sejumlah bisnis tambang & energi.

[sebuah utas]

#MosiTidakPercaya Image
Airlangga Hartarto. Menko Perekonomian ini, adalah Pembentuk Satgas Omnibus Law.

Pada Pilpres 2019, Airlangga sbg Dewan Penasihat Tim Kampanye Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Nama Airlangga pernah tercatat sebagai komisaris di PT. MHU di Kalimantan Timur.

#MosiTidakPercaya Image
Puan Maharani. Ketua DPR RI periode 2019/2024, sekaligus Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDI Perjuangan ini, tak lepas dari kepentingan bisnis tambang dan migas.

Jejak Puan terlacak dg mudah melalui bisnis suaminya, Happy Hapsoro.

#MosiTidakPercaya Image
Read 15 tweets
7 Oct
Di depan Kantor DPRD Tarakan, Kalimantan Utara, massa aksi menyerukan #TolakOmnibusLaw, dan #MosiTidakPercayaDPRRI dan #MosiTidakPercayaJokowi.

@AksiLangsung @FraksiRakyatID @bersihkan_indo
Di Samarinda, Kalimantan Timur, massa aksi bergerak menuju Bundaran Lembuswana dengan satu tujuan: #TolakOmnibusLaw dan #MosiTidakPercayaDPRRI #MosiTidakPercayaJokowi
Situasi terkini di Tarakan. Polisi menembakkan water cannon ke massa aksi.

#TolakOmnibusLaw
#MosiTidakPercayaDPRRI
#MosiTidakPercayaJokowi

@AksiLangsung @FraksiRakyatID @bersihkan_indo
Read 5 tweets
28 Sep
Jalan terjal perjuangan nelayan Kodingareng: Berhadapan dg pemerintah yang masa bodoh, perusahaan yang rakus, dan aparat keamanan yang brutal dan represif.

Full video
"Di situ alasannya mau silaturahmi, ternyata masuk ke rumah warga yang dia cari. Sampai bongkar lemari, katanya cari baju warga yang dipakai aksi,"

Polisi Sering Datang, Nelayan Kodingareng Merasa Diteror sulsel.idntimes.com/news/sulsel/sa…
Alasan Silaturahmi, Polisi Justru Geledah Rumah Nelayan Kodingareng kabar.news/alasan-silatur…

@LaodeMSyarif
Read 4 tweets
21 Sep
Seorang sumber yang mengetahui proses perizinan tambang PT Banteng Laut dan PT Nugraha mengatakan jika 2 perusahaan itu mendapat karpet merah dr Gubernur Sulsel, @nurdinabdullahh

Gubernur Nurdin sempat menekan bawahannya utk mempermudah perizinan PT Banteng Laut dan PT Nugraha. Image
Baca laporan lengkapnya di majalah Tempo (@temponewsroom): Mantan Anggota Tim Sukses Gubernur Sulawesi Selatan Diduga Berada di Belakang Proyek Penambangan Pasir majalah.tempo.co/read/hukum/161…
[1] Nelayan pulau Kodingareng hidup susah setelah penambangan pasir dimulai, [2] Pertengkaran suami istri kerap terjadi karena kesulitan keuangan, [3] Penduduk pulau turut menjadi korban dikriminalisasi.

Kian Miskin setelah Penambangan Pasir majalah.tempo.co/read/hukum/161… Image
Read 5 tweets
19 Sep
Kontroversi Arutmin, Perusahaan Tambang Batubara milik keluarga @aburizalbakrie.

Sejumlah tindak kejahatan lingkungan dan kemanusiaan diabaikan dg alasan model begini:

"Kalau kita tidak menerbitkan IUPK, maka Negara akan kehilangan pendapatan".

@bersihkan_indo @AksiLangsung ImageImage
PT Arutmin telah mengklaim sepihak lahan milik masyarakat di Site Setui seluas 30 ha. Aktivitas perusahaan ini sebabkan kekeringan dan perubahan warna sungai Salajuan menjadi hitam. Warga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih, pendapatan pun menurun. jatam.org/2019/07/23/33-… Image
Sengkarut Perpanjangan IUPK Arutmin di Tengah Gugatan UU Minerba katadata.co.id/muhammadridhoi…
Read 4 tweets
16 Sep
Selain berhadapan dg aparat keamanan yang represif, ribuan nelayan penolak tambang di Kodingareng, jg berhadapan dg kepentingan para pemilik/pemegang saham perusahaan tambang.

Para pengusaha itu, pernah menjadi Timses pasangan Nurdin Abdullah - Andi S. Sulaiman pd Pilgub 2018.
Dari total 12 pemegang konsesi tambang yang beroperasi di perairan Takalar, dua di antaranya adalah PT Banteng Laut Indonesia dan PT Nugraha Indonesia Timur.

Pemilik/pemegang saham di dua perusahaan ini tercatat punya relasi yang dekat dengan gubernur Sulsel.
PT Banteng Laut Indonesia -- pemilik konsesi, tempat Boskalis Internasional Indonesia menambang pasir -- pemilik/pemegang sahamnya: Akbar Nugraha (Direktur Utama), Sunny Tanuwijaya (Komisaris), Abil Iksan (Direktur), & Yoga Gumelar Wietdhianto.

Selain Akbar Nugraha...
Read 10 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!