Payung Hitam Profile picture
Feb 9, 2021 186 tweets 20 min read Read on X
kutukan jodoh "DAYANI"

A thread

@bacahorror #bacahorror Image
Hay apa kabar semuanya? semoga sehat selalu ya :)
Jadi aku mau menceritakan sebuah kisah, cerita ini di ceritakan dari temen kantorku tapi bukan kisah dia, dia juga di ceritakan bapanya sebut aja pak hanafi,
dan dan kisah ini juga bukan kisahnya pak hanafi tetapi kisah kakaknya dari pak hanafi yg bernama dayani, yg kini udah lama meninggal karena mengalami penyakit non medis.
Duh rumit ya, tapi begitulah asal muasalnya ceritanya nyampe ke aku, hehe oh ya semua nama yg ada di cerita ini hanya nama samaran, untuk melindungi privasi dari yg terlibat dari kisah ini,
pihak narasumber dan payung hitam hanya berniat membagi kisah, ambil pembajarannya dan buang yg buruknya.
Jadi karena ceritanya dari sudut pandang pak hanafi, jadi aku menceritkannya sebagai pak hanafi, okey kita mulai ya...
Dulu di tahun di akhir tahun 80an dan sepanjang tahun 90an, bener2 keluarga kami di gemparkan dengan satu masalah yg sama sekali cukup menyedihkan dan mengerikan yg terjadi dengan kakakku yg bernama dayani.
Jadi saat itu, saat kami masih kecil, kami tinggal di sebuah desa yg tidak bisa kami sebutkan, disana aku tinggal bersama bapa ibu dan kak dayani,
aku dan kak dayani tumbuh bersama dan terbilang kami cukup kompak. Biarpun usia kami selisih 4 tahun. Karena aku masih SD kak dayani udah SMP.
Sejak kak dayani SMP yg mulai terlihat layaknya wanita desa, banyak lelaki desa yg suka melihat bahkan iseng memngaggu kak dayani, yah karena kak dayani emg cantik, mungkin tanpa kami sadarin kak dayani emg kembang desanya.
Bahkan dulu aku selalu di repotkan dengan pemuda desa, yg selalu meminta aku menyampaikan salam untuk kak dayani, bahkan gak jarang mereka juga sering menitipkan selembar surat cinta untuk kak dayani.
Aku selalu mengantarkan suratnya ke dayani, meskipun sambil jalan pulang aku lebih dulu membacanya karena penasaran,
karena dulu aku belum begitu mengerti soal privasi, lagian kami juga sering membacanya barengan, aku sering melihat kak dayani saat kesel krn suratnya dan juga senyum2 sndri karena suratnya..
Tapi itu hanya rahasia kami berdua, karena saat itu kak dayani tidak di izinkan pacaran dengan bapa dan ibu, karena tuntutan dari bapa untuk tekun sekolah dan belajar,
Saat itu kak dayani juga emg selalu di bangga2kan bapa dan ibu krn sering mendapat ranking dan nilai yg membanggakan bapa dan ibu, selain cantik kak dayani juga pinter di sekolah.
lalu saat aku masuk SMP kak dayani masuk SMA, sejak SMA kak dayani mulai sering bergaul dan punya banya temen cowo dan cewe, dan juga mulai pacaran karena emg bapa dan ibu udah mengizinkan, biarpun bapa sebenarnya saat itu lebih menyarankan untuk fokus menyelsaikan SMA dulu.
Tapi tetap bapa tidak bisa melarang, karena dulu di desa kami kebanyak orang tua sudah mengizinkan anaknya pacaran sejak SMA, karena orang tua selalu di selimuti ketakutan, anaknya menjadi perawan tua jika punya anak peremuan.
Mungkin itulah yg di pikirkan bapa dan ibu saat itu.
Lagi pula kak dayani saat pacaran sangat terbuka dengan bapa dan ibu, cowonya selalu datang menemui bapa di rumah, buka tipikal pacaran diam2an dan melakukan hal rusak,
Meskipun saat SMA kak dayani sering gonta ganti pacar, tapi masih dalam kontrol orang tua, tapi sejak SMA juga kak dayani mulai sering di marah bapa, karena terlalu fokus bergau dan pacaran imbasnya, prestasi di sekolah menjadi menurun.
Setelah tamat SMA kak dayani tidak melanjutkan pendidikannya ke kuliah, karena saat itu tidak kepikiran sama sekali, karena di desa kami saat itu, kebanyakan wanita setelah tama SMA di anggap sudah sangat matang untuk menikah,
bahkan banyak juga setelah tamat SMP langsung menikah, untuk perempuan kebanyakan seperti itu.
Begitu juga dengan kak dayani, setelah tamat SMA kak dayani langsung menunggu ada lelaki yg lamar, karena saat kak dayani pacaran di masa SMA nya, pacarnya gak pernah netap. Jadi setelah tamat SMA kak dayani niatnya menunggu lelaki yg serius.
Tapi setelah 4 tahun kak dayani tamat SMA belum ada seorangpun yg datang berniat melamar, saat itu kak dayani udah mulai merasa malu karena temen2nya saat itu udah pada nikah bahkan banyak yg udah punya anak.
Bapa dan ibu juga merasa malu, karena di desa kami kak dayani mulai jadi pembicaraan yg di anggap wanita yg tidak laku,
dan banyaknya fitnahan yg seolah menduga kalau kak dayani tidak laku karena sudah tidak perawan lagi, karena kak dayani emg sering gonta ganti pacar di masa SMA nya.
Itu pastinya menyakitkan keluarga kami, dan sungguh memalukan.
Lalu karena bapa dan ibu gak kuat terus2an melihat kak dayani menunggu layaknya wanita yg tidak laku, akhirnya bapa juga berusaha menjodohkan kak dayani dengan anak temennya, ibu juga berusaha menjodohkan kak dayani dengan anak temen ibu.
Tapi setelah beberapa kali di jodohkan dan sempat hampir di lamar, tapi calon lelakinya selalu berubah pikiran dan menghindar dari kak dayani, aku sampe bosen melihat kak dayani sedih dan terus sedih.
Udah beberapa kali di jodohkan gagalnya hanya karena lelakinya berubah pikiran tanpa ada alasan apapun, bapa dan ibu kecewa dengan pihak lelakinya yg di anggap tidak bertanggung jawab, bapa dan ibu juga sering heran,
Karena kak dayani cantik, baik tapi kok begitu sulitnya dia mendapatkan jodoh, beda dengan perempuan lain di desa kami, yg begitu mudahnya mendapatkan jodoh. Padahal kak dayani cantik dan juga sangat baik dan sadar, pinter mungkin bonus untuk calon lelakinya.
Sejak itu juga kami sekluarga mulai merasakan ke anehan dengan sikap atau apa yg di lakukan kak dayani, keanehan yg bersifat ringan atau sepele hingga berakhir extreme.
Keanehan awalnya ini sangat sepele, bahakan aku gak pernah berpikir bahwa ini lah gerbang musibah untuk kak dayani dan keluarga kami dari kutukan. Yg ternyata ada hubungannya soal JODOH kak dayani.
Keanehannya kak dayani sering bgt minum pake gelas tapi di dalam gelasnya ada satu batu seukuran buah jambu,
Awalnya yg melihat itu, ibu. Ibu melihat kak dayani minum, dan langsung di tanya dengan ibu “kok ditaruh batu di gelasnya ??” ibu nanya karena heran.
Kak dayani jawab dengan santainya “ohh ini batu untuk terapi buk, suapaya dayani awet muda hihi” kak dayani sambil menjawab dengan ketawa kecil yg seakan malu.
Ibu percaya, awalnya emg bener batu itu untuk terapi. Tapi ibu heran kak dayani tau dari mana, kalo batu itu bisa buat awet muda, karena setelah bertahun2 kak dayani tamat SMA, dia gak pernah bergaul lagi bahkan keluar rumah aja udah sangat jarang.
Jangan berpikir kalo kak dayani browshing ya, di zaman itu belum ada browsher atau google, bahkan saat itu TV aja kami belum punya. Karena Cuma hanya orang kaya di desa aja yg memiliki TV, krn dulu di masa itu kususnya desa kami TV adalah benda yg cukup mewah.
Soal batunya, Aku juga pernah melihat kak dayani minum di dalam gelasnya ada satu batu, iseng aku nanya juga, kak dayani jawab katanya, itu herbal untuk awet muda, yah tanpa berpikir aneh2 aku percaya.
Sejak itu kami mulai terbiasa dan sering melihat kak dayani minum seperti itu, tidak ada satupun dari kami menaruh curiga soal itu.
Lalu beberapa hari kemudian, kami melihat keanehan lain dari kak dayani, saat itu kak dayani ngomong dan nanya dengan ibu dengan panik dan tergesa2
“buuuk kenap aku bisa minum air batu ??”
Ibu seketika heran, dia yg minum sendiri dia yg nyesal sendiri, itu yg dipikirkan, bahkan karena itu kak dayani seolah sangat menyesal sampe nangis, kami merasa itu sangat aneh, karena menurut kami itu hal yg sepele yg berasa aneh kalo sampe nangis hanya karena itu.
Tapi setelah kejadian ini, aku melihat lagi kak dayani lagi lagi minum air batunya, aku sempat negur sambil ngeledek
“loh kok di minum lagi, jangan di minum ntar nyesel sendiri lho”
tapi kak dayani tetap melanjutkan minumnya, tapi gak lama kemudian dia nangis2 lagi krn nyesal. Dan kejadian seperti ini sering bgt terulang hingga kami semua terbiasa.
Jadi itulah keanehan awal kak dayani, yg sama sekali belum buat kami menaruh curiga apapun hanya sebatas aneh.
Tapi keanehannya bukan hanya itu, setelah beberapa tahun muncul lagi keanehan yg terjadi dengan kak dayani, krn dia mulai sering pikun yg emg gak normal dengan usianya yg masih berusia 25 tahun saat itu.
Jadi awal mulanya aku ngeliat kak dayani pikun, itu saat pagi2 aku duduk di depan rumah, dan seperti biasa rutinitas kak dayani nyapu teras depan setiap pagi,
aku melihat kak dayani nyapu lalu selesai nyapu kak dayani masuk ke dalam, tapi hanya berselang menit, kak dayani keluar lagi ambil sapu lagi, dan nyapu teras di tempat yg barusan dia sapu,
Aku ngerasa heran, dan bilang
“lahh kok di sapu lagi kak ??”
tanyaku sambil heran, kak dayani keheranan sndri, karena menurut dia terasnya belum di sapu. Padahal barusan aku melihat secara langsung dia udah nyapu.
Bukan Cuma itu, aku pernah liat juga kak dayani saat makan siang, setelah makan kak dayani masuk ke kamar,
tapi berselang menit dia keluar kamar ambil piring dan makan lagi, karena aku udah merasa kak dayani agak pikun krn kejadian sebelumnya,
Aku mastiin lagi sekalgus nanya,
“kok makan lagi kak, kan barusan aja kaka udah makan”

dia kebingungan sendiri, dan kejadian seperti ini, mulai sering dialami kak dayani, dia sering melakukan sesuatu itu double, karena lupa udah melakukannya.
Dan keanehan kak dayani, bapa mulai curiga soal pikunnya dan batu itu, dan bertanya2 ada apa dengan kak dayani.
Bapa pun pernah curhat dengan tetangga kami yg itu temen dekat bapa, bapa ceritain soal keanehan kak dayani, dan merekapun menduga kayanya ada sesuatu di batu itu, bapa juga di sarani untuk ngambil batu itu dari dayani, takutnya batu itu jimat.
Lalu krn bapa udah resah, akhirnya diam2 bapa ngambil batunya yg selalu di taruk kak dayani di delas yg ada di kamarnya,
Saat kak dayani sadar batunya udah tidak ada, kak dayani marah2 yg luar biasa bgt sampe memukul semua benda yg ada di dekatnya, sampe keadaan rumah berantakan semua,
Saat itu kami bener2 heran melihat kak dayani marah sekeras itu, itu pertama kali kami semua melihat kak dayani keras,
Lalu krn bapa udah takut, akhrinya bapa ngebalikin batunya ke dayani, setelah batu itu ditangan kak dayani,
Betapa kagetnya kami melihat kak dayani mengancam dan membentak bapa
“JANGAN SEKALI-KALI SENTUH BATU INI LAGI, INI HANYA PERWATAN WANITA, JANGAN SENTUH LAGI, JIKA BATU HILANG AKAN AKU HANCURKAN RUMAH INI...!!”
Setelah itu kak dayanipun masuk ke kamarnya hingga ngebanting pintu,

saat itu siang.

Saat itu kak dayani buat bapa ketakutan hingga kami melihat mata bapa berkaca2 bercampur sedih dan takut, kami semua heran.. kenapa kak dayani bisa sekeras itu. terutama dengan bapa.
lalu sorenya kak dayani keluar kamar, yg keliatannya baru bangun tidur. Sikap kak dayani saat itu bener2 tanpa merasa bersalah sama sekali, bahkan tidak canggung juga.
melihat ibu yg sedang nyuci piring di belakang, dengan santai dan lembutnya, kak dayani ngomong
“lohh kok ibu yg nyuci piring, sini buk biar yani aja yg cuci”
krn sebenarnya itu rutinitas kak dayani setiap sore, tapi krn ibu juga udah takut dengan kak dayani soal tadi siang,
Ibu gak berani ngetuk pintu kamarnya kak dayani untuk ngingatin nyuci piring. Makanya kak dayani minta untuk nyuci pirirng. Setelah beres nyuci piring kak dayani juga buatin kopi untuk bapa, itu juga rutinitas kak dayani.
Melihat itu kami semua merasa heran dengan kak dayani, sikapnya menunjukan seolah gak terjadi apa2, gak merasa bersalah bahkan tidak canggung sama sekali,
Bapa sampe ragu, jangan2 yg marah2 tadi itu bukan kak dayani, dari sini sebenarnya bapa udah curiga, tapi karena kak dayani juga sering pikun juga, jadi kami mikir mungkin kak dayani pikun lagi, alisa lupa soal kejadian tadi siang.
Lalu malamnya saat makan malam, bapa dan ibu berharap dan menunggu kak dayani minta maaf, tapi kak dayani sama sekali gak menunjukan sikap bersalah, tidak canggung juga, sikapnya seperti biasa..
Akhirnya bapa buka pembahasan dan nanyak ke kak dayani “yani kamu kenapa tadi siang ?”
Dengan santainya kak dayani jawab “ohhh, batu itu hanya untuk herbal perawatan wanita aja kok pak”
Dia Cuma jawab lagi dan lagi kak dayani sama sekali merasa tidak bersalah dan minta maaf ke bapak.
Dari sini yg sebelumnya kami udah curiga ada yg aneh dengan batu itu, tapi karena jawaban kak dayani yg seolah meyakinkan kami semua, kalau batu itu hanya herbal aja, karena kak dayani terus2an jawab ITU HANYA HERBAL.
Sejak itu juga kami tidak melihat batu itu lagi, bahkan sampe sekarang, yg kami tidak tau kemana batu itu, apakah di simpan dengan kak dayani atau mungkin dia buang. Entahlah kami bener2 tidak tau.
Lalu ada kejadian lain, dari kejadian ini kami sekeluarga baru mulai mengetahui, apa yg sebenarnya terjadi dengan kak dayani, soal semua keanehaannya dan kenapa sulitnya kak dayani menemukan jodoh.
Jadi itu bermula, dengan kedatangan seorang lelaki yg berasal dari desa kami juga, yg bernama Didi, awalnya kami semua menganggap ini kabar baik, hal yg paling di tunggu2 bapa dan ibu.
Karena saat itu didi datang bersama kedua orang tuannya yg berniat melamar kak dayani, kami semua sangat senang, apa lagi kak dayani bener2 senang selama berhari2 kak dayani dimabuk asmara.
Terlebih didi juga di desa di anggap anak yg pendidikan karena saat itu dia udah sarjana bahkan udah kerja di salah satu perusahaan yg berbasist di jakarta,
dia juga udah menetap secara mandiri disana, saat itu didi pulang kampung menemui bapa ibunya dan emg berniat ingin melamar kak dayani.
Tapi setelah beberapa hari kak dayani dimabuk asmara setelah lamaran itu, didi berubah pikiran dan memutuskan hubungannya dengan kak dayani,
Kami semua pastinya sangat kecewa dengan keputusan didi, terutama kak dayani, tapi bapa mulai berpikir lain, saat itu bapa mengingat kejadian sebelumnya, soal kegagalan hubungan kak dayani dengan anak temennya, yg udah beberpa kali di jodohkan, selalu gagal.
Bahkan sekarang dengan didi terjadi lagi hal yg sama, bapa mulai berpikir dan timbul pertanyaan, kenapa semua lelaki yg awalnya udah suka, tapi dalam waktu singkat berubah pikiran, apa ada yg salah dengan dayani..? bapa berkali-kali nanya seperti itu denganku.
Akhirnya aku ngajak bapa bertamu ke rumah didi, “pak berhubung didi belum balik ke jakarta, kita tanyakan, apa alasan didi berubah pikiran”
Bapa setuju, lalu aku dan bapa bertamu ke rumah didi, seperti rencana kami, bapa nanya dengan didi.
Bapa : nak didi sebelumnya saya minta maaf, bukannya saya tidak terima keputusan nak didi, tapi saya sebagai bapanya dayani, saya pingin tau kenapa nak didi berubah pikiran.
Didi : saya juga minta maaf pak, udah membuat bapa sekeluarga kecewa, tapi... saya juga bingung, kenapa dayani bukan seperti yg saya lihat di awal. Setelah beberapa hari saya ketakutan melihat dayani, saya merasa tertekan, saya juga bingung kenapa aneh seperti ini rasanya.
Jadi intinya, disni didi menjawab apa yg dia rasakan saat melihat kak dayani, didi berani jujur,
sedangkan lelaki sebelumnya tidak ada yg menceritkan alasannya kenapa mereka menghindar dari kak dayani, itu lah sebabnya kenapa aku hanya menceritakan lebih detail soal didi di bandingkan lelaki sebelumnya.
Setelah itu kami pamit pulang, dan di rumah kami mulai mikir bingung dan ketakutan, seolah apa yg di takutkan bapaknya sepertinya benar, ada yg salah dengan kak dayani.
Di saat bapa sedang kebingungan sendiri, aku nyaranin bapa coba konsultasi aja dengan mbok minah, jadi mbok minah ini dukun beranak, kata temenku dia juga bisa ngobatin penyakit kampung.
Bapa setuju, kami langsung ngajak ibu dan kak dayani ke rumah mbok minah yg berada di desa sebelah, sampe di rumah mbok, ibu dan bapapun langsung menceritakan semua keanehan kak dayani,
Terutama sulitnya kak dayani dapat jodoh, disitu kak dayani hanya diam dengan raut wajahnya yg sedih dan pastinya merasa malu yg aku yakin dia malu dengan dirinya sendiri,
karena kami sekularga udah serepot ini hanya karena tidak ada yg mau berjodoh dengan dia.
Kita balik lagi soal mboknya, setelah di ceritkan, mbok juga awalnya ngerasa heran, katanya

“kok bisa perempuan secantik ini sulit dapat jodoh, apalagi perlagakannya sangat lembut”
Setelah ngobrol mbokpun langsung menggelar tikar untuk duduk di lesehan, mbok mau menerawang kak dayani, sebelum di periksa mbok nyuruh bapa dan ibu meganging tangan kak dayani, untuk jaga2 kalo tiba2 kak dayani kerasukan.
Dalam keadaan di pegang, mbok nyuruh kak dayani natap matanya, “tatap mata mbok ya cantik...”
Mbok terusss natap mata kak dayani, jadi mereka saling tatapan selama beberapa menit, saat keadaan yg udah sunyi, tiba2 mbok kaget..
“astafirulla.........” mbok pun langsung melepas tatapannya, dan di waktu bersamaan juga, kak dayani senyum melihat mbok, senyumnya sekilas aja, yg seolah senyumannya seperti menyudutkan mbok..
Lalu mbok pun ngajak dayani ngobrol dengan obrolan random, yg tujuannya hanya memastikan apakah itu masih kak dayani atau bukan.. ternyata itu masi kak dayani.
Setelah itu bapa dan ibun nanya dengan mbok,

Ibu : gimana mbok, dayani kenapa mbok...?

Mbok minah : sepertinya dayani gak sendiri di tubuhnya... begini aja bagaimana kalau besok dayani di ruqiah, mbok bantuin.
disni kami baru bener2 tau ternyata apa yg di takutkan bapa ternyata bener, kak dayani emg sedang kenapa2. Setelah itu kami pulang.
Sampe di rumah kami merencanakan meruqiah kak dayani, tapi kak dayani selalu menolak, alasannya dia malu, kalau orang banyak tau kalau dia di ruqiah hanya karena sulit mendapatkan jodoh.
Disni sebenarnya kak dayani ngambek dengan bapa dan ibu, karena dia sebagai wanita merasa malu dengan dirinya sndri jika bapa dan ibunya selalu berusaha yg melibatkan orang lain, hanya karena dia di anggap sebagai wanita yg tidak laku..
Dan kak dayani juga merasa tersinggung, dia di anggap jin dengan mbok minah, padahal yg di maksud jinnya atau sesuautu yg ada di dalam tubuhnya dia yg di gambarkan sosok yg menyeramkan, itu bukan dia, tetapi sosok yg hinggap di tubuhnya..
Saat kami pulang dari rumah mbok minah itu hari sudah mulai gelap, dan malam itu saat kami merecanakan ruqiah,
kak dayani terus2an nolak dan ngambek sepanjang malam, yg akhirnya dia marah2 lagi, masuk ke kamar dengan membanting pintu..
Lalu gak lama kemudian kak dayani keluar kamar,
nyamperin bapak, dalam keadaan yg aneh bgt,
Sambil senyum, kak dayani ngomong dengan suara berbisik dengan lembut dan bahasa yg halus.

“ ssssst kalian, dan nenek tua itu gak akan berhasil”
Setelah itu kak dayanipun jatuh, pingsan.. ibu yg sedang di kamar kaget mendengar suara “bruuuuk” ternyata kak dayani jatuh dan udah terbaring di lantai, saat itu bapa hanya melongo kebingungan,
(Soal bahasa halus saat kak dayani nyamperin bapak : kak dayani ngomong dengan bahasa yg tidak biasanya, dia pake bahasa daerah kami, tetapi bukan bahasa daerah yg biasanya kami gunakan,
tetapi bahasa daerah yg halus bgt, yg mana di desa kami saat itu udah sangat jarang ada orang yg masih menggunakan bahasa sehalus itu, kecuali bagi udah sangat sepuh..)
Okeey kita sambung lagi,
Saat itu bapak dan ibu kebingungan karena kak dayani pngsan di tambah aku sedang tidak di rumah, karena biasanya kalo ada apa2 di rumah aku selalu terdepan, karena bapa dan ibu udah lumayan tua..
Jadi malam itu aku pulang di rumah hanya ibu dan kak dayani yg udah terbaring di lantai, jujur saat itu aku kira dayani udah pergi.. krn tangisan ibu yg histris yg membuat tetangga kami pun satu persatu berdatangan...
Bapak malam itu lari ke rumah mbok minah, lalu gak lama kemudian bapa balik dengan mbok minah dan pas ustad dari desa kami..
Tapi saat mbok minah masih di pintu, mbok minah langsung ngucap “astafirullaaahhhh....” dia melihat ke arah kak dayani, mbok minahpun nyuruh kami semua minggir, karena dia melihat ada sosok hitam besar yg menduduki tubuh kak dayani..
Seketika kami semua berhamburan ke luar rumah, krn saat itu aku, ibu dan beberapa tetangga kami sedang duduk di sebelah tubuh kak dayani yg sedang terbaring...
Malam itu sangat mencekam, kami semua nunggu di luar, karena mbok minah akan berkomunikasi dengan sosok yg sedang menduduki tubuh kak dayani malam itu..
Kami semua gak bisa melihat sosok itu, hanya mbok yg bisa melihatnya, tetapi malam itu kami semua dengar dari luar rumah mbok minah sedang berbicara dengan sesuautu yg kami tidak melihat hujudnya,
Suaranya aneh, bukan seperti suara lelaki atau pun wanita, dan suaranya juga lembut dan menggunakan bahasa halus, seperti yg tadi aku jelaskan.
Kami dengar isi percakapannya, tapi karena kami tidak mengerti sepenuhnya dari bahasa yg di gunakan jinnya, kami hanya mengerti sepenggal aja.
Intinya beigni
“Mbok minah : kamu siapa ? apa tujuanmu ? kenapa kau buat wanita ini menderita ? siapa yg ngirim kamu ke tubuh wanita ini”
Sosok itu hanya menjawab “tubuhnya lembab..nyaman.. ini tempatku..” beberapa kali di tanya dia hanya menjawab itu, sama sekali tidak menjawab siapa yg mengirim dia ke tubuh kak dayani..
Setelah mbok berkomunikasi dengan sosok itu, kami semua doa bersama yg di pimpin ustad, kami tidak berhenti berdoa sampai kak dayani sadar saat hampir tengah malam, sekitaran jam setengah sebelas.
Lalu besoknya kak dayani di ruqiah di mushola yg ada di desa kami, semenjak itu kak dayani mulai sering di ruqiah selama sebulan 4 kali di ruqiah, yg terus di bantu dengan mbok minah.
Dan selama sebulan itu juga keadaan kak dayani mulai makin buruk, mulai dari sikapnya yg udah berubah layaknya sikap anak kecil dan dia hanya bisa senyum aja. yg lebih buat kami terpukul fisik kak dayani juga berubah secara perlahan.
Mukanya menua hanya dalam sebulan, kantung matanya melebar hingga terlihat longgar yg terlihat bola matanya nyaris lepas.. tubuhnya udah sangat kurus..perubahan sikap dan fisiknya terjadi hanya dalam sebulan,
Bapa ibu hanya bisa menangsi melihat kak dayani seperti itu, kak dayani terus senyum.. kami pun terus melakukan ruqiah lebih sering lagi untuk melawan jinnya, dan terus berdoa agar kak dayani bisa kembali kaya semula..
Di sisi lain mbok minah nyuruh bapa nyari batu, batu yg dulunya kak dayani sering masukin ke gelas. Karena soal batu itu juga udah lebih dulu di ceritakan bapa dan ibu,
kali ini mbok minta bapa untuk nyari batunya atau mungkin ada jimat yg di taruk pengirim jinnya di rumah mereka..
Karena disni mbok minah mulai penasaran dan curiga juga dengan batu itu, lalu kamipun nyari batu itu seisi rumah, tapi kami gak nemuin lagi batunya,
Aku sempat nanyak dengan kak dayani, diamana batunya, tapi kak dayani hanya bisa senyum, layaknya aku nanya dengan anak bayi yg belum bisa berbicara.. kak dayani udah gak bisa ngobrol lagi..
Disni kami gak tau harus ngapain lagi, kami juga gak kuat ngeliat kak dayani terus begitu, lalu aku kepikiran apakah mungkin kak dayani hanya menderita penyakit medis,
Mungkin kak dayani stres berlebihan krn malu, krn dia sendiri menganggap dirinya wanita yg tidak laku, dia malu dengan semua warga desa, apa lagi banyak issue jelek dari masayarakat soal kak dayani,
Mungkin karena itu kak dayani stres, dan ngebuat gizinya juga buruk yg ngebuat perubahan pada fisiknya, aku sempat berpikir seperti ini..
Lalu aku ajak bapak dan ibu ngobrol nyarin mereka untuk bawa kak dayani berobat ke ahli jiwa dan ahli gizi, ternyata bapa dan ibu setuju juga...
Singakt cerita akhirnya kami ngebawa kak dayani ke rumah sakit jiwa, disana dia di tanganin secara langsung dengan ahli jiwa selama kurang lebih setahun dalam masa perawatan di RSJ.
Tapi setelah di rawat dalam kurang lebih setahun, kak dayani sama sekali tidak membaik, bahkan makin buruk lagi, keadaan tubuhnya makin kurus lagi, keadaan wajahnya makin buruk lagi, pokoknya gak enak di pandang.
Pihak RSJ juga tidak bisa mendeteksi sumber penyakitnya dan sama sekali tidak ada perubahaan pada sikapnya..
Banyak pihak juga yg menyarankan kami untuk pengobatan kampung, termasuk pihak medis. Akhinya kamipun membawa kak dayani pulang lagi,
Semenjak kak dayani udah di rumah lagi, banyak anak2 desa yg ketakutan melihat kak dayani, yg saat itu kak dayani suka duduk di depan rumah dengan tingkahnya yg random, dan fisiknya menakutkan anak2.
Bapa ibu hanya bisa menangis melihat kak dayani, aku terus melihat ibu menangis, disni keluarga kami sama sekali tanpa senyuman, ada penghalang besar yg membendung senyuman kami, kecuali kak dayani yg terus senyum..
Hingga di satu titik, kami udah bingung mau ngobatin kak dayani ke mana lagi..
Lalu saat itu temennya bapa, menyarankan bawa kak dayani ke mbah jiwo, dukun yg dianggap menggunakan ilmu hitam menurut kebanyakan warga di desa kami, katanya mbah jiwo dukun yg kuat. Mungkin mbah jiwo bisa mengusir sosok yg ada di dalam tubuhnya kak dayani.
Awalnya bapa juga ragu, karena takut musrik, lalu bapa kompromi dengan aku dan ibu juga, kami juga awalnya ragu, tapi karena kami tidak kuat melihat kak dayani terus2an begitu.
Akhirnya kami nekat, negbawa kak dayani ke mbah jiwo yg saat itu rumahnya lumayan jauh dari desa kami, sampe di rumah mabah jiwo, kak dayani langsung memberontak, seperti takut dan benci melihat mbah jiwo.
Akupun dan bapa langsung megang kak dayani, krn kami gak kuat, kak dayani bener2 kuat, akhirnya aku dan bapa ngikat tangan kak dayani pake slendang yg saat itu di pake ibu, dalam sekejab slendang itupun robek dan putus,
Akhrinya mbah jiwo ngasih kami sehelai daun bambu yg udah kering dan tipis, mbah nyuruh kami ngikat tangan kak dayani pake itu, kami heran tapi kami tau, mbah jiwo dukun, dia lebih tau soal ini..
Kami pun segera ngikat tangan kak dayani dengan daun bambu itu, anehnya kak dayani bener2 gak bisa bergerak.. yaaa aneh, kami juga merasa aneh soal itu.
Setelah kak dayani bisa tenang, barulah kami menceritakan dengan mbah soal kak dayani, mbah pun memeriksa kak dayani dengan metode2nya yg kami tidak mengerti..
Setelah itu barulah mbah menjelaskan dengan kami, dan disnilah kami akhirnya dapet jawaban soal semuanya,
Kata mbah, “ada sosok jin hitam besar kurus, bermata merah yg ada di dalam tubuh anak ini, kasian dia..
ada yg mengirimkan jin ini ke tubuhnya, agar anak ini sulit mendapatkan jodoh, karena setiap lelaki yg berniat meminangnya,
lelaki itu tidak akan melihat dan merasakan aura aslinya, karena mereka akan melihat dan merasakan aura hitam dari jinnya. Yg emg di perintah untuk menutup aura aslinya..”
Ternyata disni kami baru tau, kenapa dulu setiap lelaki yg di jodohin dengan kak dayani, termasuk didi selalu gagal, hanya karena mereka berubah pikiran, ternyata tanpa mereka sadarin mereka hanya melihat dan merasakan aura hitam dari jinnya,
Ini kusus buat lelaki yg berniat meminang atau menikahi kak dayani,
Kata mbah jiwo juga “ jin yg ada di dalam tubuh anak ini, sudah menyatu dengan sempurna di tubuhnya, itulah sebabnya kenapa fisiknya berubah, krn itu mendekati bentuk sosok asli jinnya..”
Bapa memohon dengan mbah, untuk bisa mengobati dan mengusir jin yg ada di dalam tubuhnya,
Mbah jiwo juga jelasin dengan kita, katanya setiap jin yg di dikirmkan biasanya selalu ada bukti yg tertinggal berupa jimat yg sebagai pengantar jinnya memasuki tubuh korbannya. Lalu bapakpun langsung jelasin soal batu itu, batu itu lagi..
Lalu mbah bilang, “kalo batu itu berupa jimatnya, kemungkinan anak ini akan bisa di selamatkan, karena batu itu adalah gerbangnya untuk jin itu masuk ke tubuhnya, juga untuk jin itu keluar dari tubuhnya..”
Setelah itu kamipun pulang, di jalan pulang kami semangat ada harapan kak dayani bisa selamat, sampe di rumah kamipun semua nyari batunya, semua barang2 di rumah terutama kamarnya kak dayani kami bongkar untuk mencari batu itu,
Tapi setelah beberapa hari kami gak menemukan batu itu, akhirnya kami balik ke rumah mbah jiwo, sampe di rumah mbah, kami jelasin kalo kami bener2 gak nemuin batunya lagi, mbah juga bilang, tanpa batu itu jinnya gak akan bisa keluar,
Sebenarnya bisa, tapi jinnya harus di keluarkan secara paksa, tapi mbah jiwo ngaku gak akan kuat menghadapi jinnya kalau di keluarkan secara paksa. Karena resiko terlalu besar untuk mbah jiwo.
Dengan berat kamipun harus mengerti, harapan merasa hilang.
Lalu disni mbah jiwo juga nawarin kami, untuk melihat dan berintraksi secara langsung dengan jin yg ada di dalam tubuh kak dayani, kami semua bersedia.
Tapi ada syarat atau ritualnya yg harus kami lakukan, kami harus mandi dengan daun sirih dan jeruk purut, dan mandinya harus setiap subuh selama 7 hari kedepan,
sebelum mandi harus melafalkan semacam doa, tapi bukan doa dari agama, tetapi semacam mantra yg menggunakan bahasa daerah, yg di tulis mbah jiwo di kertas.
Lalu kami juga tidak boleh memakan makanan yg bercampur garam selama 7 hari juga.
Lalu kami pun pulang, di rumah aku bapa dan ibu, menjalankan ritualnya selama 7 hari, setelah itu kami balik lagi ke rumah mbaj jiwo, disana seperti biasa kak dayani selalu memberontak saat ke rumah mbah jiwo,
Tapi mbah jiwo juga selalu menyiapkan sehelai daun bambu untuk mngikat tangannya kak dayani.
Setelah kak dayani sudah tenang, mbah jiwo juga langsung mempersiapkan tempat untuk kami di rumahnya untuk kami berintraksi dengan jinnya.
Tapi sebelum di mulai, mbah jiwo ingatkan kami....
Mbah jiwo : “ sebelum memulai ada pantangan yg jangan kalian lakukan, nanti kalian akan melihat sosok jinnya secara langsung, dan kalian boleh menanya apapun, tapi saat berintraksi, jangan terlalu takut, jangan terlalu marah dan jangan terlalu sedih,
Emotional harus bener2 stabil, jika tidak, jinnya akan merasa menang dan akan mendominasi yg memungkinkan keadaannya akan jadi lebih buruk.”
Dengar itu aku bergetar, tapi aku memaksakan berani
lalu aku bapa dan ibu disiruh duduk berbaris di hadapan kak dayani, setelah mbah nyuruh kami nutup mata, mbahpun mengusap muka kami semua dengan kain lap yg basah, yg sudah di isikan mantranya mbah jiwo.
Setelah itu baru mbah nyuruh kami buka mata... dan aku dengan jelas, persis di hadapanku ada satu sosok yg sangat besar, hitam, dan sangat kurus, matanya terlihat longgar dan merah, dia senyum melihat kami semua,
Dan bapapun langsung memulai bertanya, yg seolah kaya ngobrol dengan jinnya, disni kami gak bisa memhami semua maksud dari jinnya, krn bahasanya jinnya yg menggunakan bahasa daerah halus.
Yg kami tangkap atau yg kami pahami, jinnya mengatakan tidak akan bisa dan tidak akan mau keluar dari tubuhnya kak dayani, jinnya juga bersumpah kalo kak dayani gak akan pernah selamat.
Jinya mengatakan itu dengan bahasanya yg lembut dan halus. Bapa juga sempat nanya siapa yg mengirimkan dia ke tubuhnya kak dayani, tapi tetap jinnya gak mau menjawab, hanya senyum.
Disni kami semua telah melihat dengan jelas persis di hadapan kami jinnya, setelah ngobrol kamipun pamit pulang dengan mbah jiwo, bapa dan ibu sangat lemas, ibu gak pernah berhenti menangis.
Setelah ini kami bener2 pasrah, kami hanya bisa berdoa dan berharap kak dayani bisa kembali, dan pengobatan dengan mbah jiwo adalah pengobatan terakhir kak dayani,
Kak dayani gak pernah sembuh lagi, yg akhirnya sampe bertahun2 kedepan keadaan kak dayani begitu, akhinya kakak saya kak dayani, wanita tercantik kami, meninggal dunia pada tahun 2003 di usianya ke 31 tahun, meninggal secara mendadak,
Setelah kak dayani pergi, bahkan sampe sekarang kami belum tau siapa yg tega membuat kak dayani menderita se menderita itu, apakah kak dayani telah menyakitkan hati orang laen hingga membuat orang itu menjadi orang terjahat untuk dirinya sendiri,
Atau mungkin itu hanya orang syirik yg sangat kejam tanpa di karuniain belas kasih sesama manusia,
Tapi yaudah, udah melupakan kejadiannya, dan juga udah memaafkan siapapun pelaku di balik ini semua, kami tidak ingin kembali mengingat kisah ini, tapi dsini kami hanya ingin membagikan kisah kami,
Semoga bisa dijadikan pembelajaran. Buang yg buruknya petik pembajarannya.

end
Keadaannya duduk berbaris yg harus memakai sarung (menggantikan celana) sarung yg udah di siapkan mbah

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Payung Hitam

Payung Hitam Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @PayungH11101101

Mar 14, 2022
Kost Tua Banyuwangi

Berdampingan dengan lelembut adalah hal yang melelahkan.

[A Thread]
@bacahorror #bacahorror
Cerita dari followers dan pembaca setia payung hitam ini bener2 pengalaman yang kurang enak selama kuliah. Cerita kost-kosan angker sudah jadi makanan utama anak2 rantau sih.

Lanjut saja langsung ke ceritanya, dari sudut pandang narsum sendiri kita panggil saja Meme;
Aku lulus SMK tahun 2018 dengan impian pada umumnya lulusan SMK/SMA, aku berusaha sebisa mungkin daftar ke beberapa PTN di luar kota. Tapi akhirnya mungkin belum rezeki ku, gak ada satupun PTN yang terima.
Read 47 tweets
Feb 15, 2022
Pawon Peteng

Barang yang dicurigai kepemilikan dari eyang gantung siwur.

[A Thread]
@bacahorror #bacahorror Image
thread ini berdasarkan pengalaman pribadi aku yang udah aku tulis singkat di thread pendek sebelumnya , kalo bisa sih baca dulu yang itu, karena gak panjang2 banget kok. oiya nama seluruh anggota keluarga aku samarin ya temen2.
aku bakal ceritain detailnya disini karena udah ngumpulin info dari beberapa narasumber termasuk bapakku sendiri. judul disini aku kasih nama “pawon peteng” nanti diakhir aku jelasin ada apa dengan pawon atau “dapur”
Read 98 tweets
Oct 1, 2021
Burong Tujoh
puluhan jin yang menangis terperangkap di tubuh seorang nenek.

[A Thread]
@bacahorror #bacahorror #threadhorror #santet Image
Jadi ini cerita aku dapat dari penonton @RizkaWadiono yang sudah dikirimkan file wordnya ke kami. Dan yang paling penting Kami sudah diizinkan dari pihak pengirim ceritanya ini diceritakan ulang dalam bentuk thread di payung hitam.
Oiya, untuk thread cerita pengalaman pribadi admin, aku skip dulu ya, menyusul, karena ada beberapa ralat juga, jd mohon bersabar 🌚
Read 114 tweets
Sep 11, 2021
Tujuan Akhir
“Siapa itu di gerbong belakang?”

[A Thread]
@bacahorror #bacahorror #Threadhorror #keretaapi #penampakan Image
apa kabar semuanya nih? udah lama gak upload cerita, maafin :(

mulai jam 12 malem ya, biar kalian ada bacaan pas malem mingguannya dirumah aja hehe, yg lg keluar tetep stay safe!

tungguinn! like sama RT dulu kuy.
Langsung aja ya, ini cerita dari sepupuku sendiri , jadi kejadian ini baru banget lebaran tahun lalu sekitar bulan maret-april. Disini foto dan vidio terlampir untuk membayangkan suasananya.
Read 94 tweets
Jul 16, 2021
Pesugihan Kawin [18+]
Apapun dengan atas dasar nafsu dunia, tidak ada ujung yang bahagia.
[A Thread]
@bacahorror #bacahorror #Threadhorror #pesugihan
Temen2 cerita yang kali ini agak berbeda, aku dapat cerita ini dari narasumber Channel Youtube Rizka Wadiono bernama mas Danu yang ngirimin ceritanya ke email bang Rizka.
Aku sama bang @rizkawadiono akhirnya sepakat buat kerjasama bawakan cerita dari masing2 narasumber kami, pastinya dengan kesepakatan narasumber.
Read 116 tweets
Jul 11, 2021
“Ce Wien”
Kami sengaja melupakanmu, semakin dilupakan, kau semakin dekat…

[A Thread]
@bacahorror #bacahorror #threadhorror Image
“Cece”, atau sering familiar di telinga kita “cici”, adalah panggilan untuk kakak perempuan masyarakat Tionghoa di Indonesia. Kali ini menceritakan cerita keluarga dari narasumber kami bernama Goh.
Cerita ini admin pikir cukup familiar dan mirip2 sama cerita “KELUARGA ANGKATKU TERSAYANG” karena nyeritain seorang kakak. Kalian bisa baca dulu threadnya kalo mau, atau setelah selesai baca thread ini.
Read 139 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us!

:(