Di gedung CERN Swiss lantai 4, ruangan 404, database WWW pertama di dunia disimpan. Setiap ada permintaan file dari staff CERN, petugas database mencari secara manual, dan mengirim balik lewat WWW.
Kalau filenya ndak ketemu, responnya:
"Room 404: File not found."
Ketika WWW (world wide web) digunakan makin luas, tidak hanya di lingkungan simulasi gedung CERN, protokol WWW tetap menggunakan 404 sebagai kode error ketika halaman yang dicari di sebuah situs web tidak ditemukan.
Saya share ini sebagai pelajaran buat kita semua, para netizen, agar lebih berhati-hati. Ketidaksukaan terhadap sesuatu, jangan sampai membuat fitnah atasnya.
Kalau fitnah sudah menyebar, tidak bisa dihapus. Dosanya terus menerus?
>>
Di Facebook, ada akun "EJM": (1) EJM menyindir peraih medali emas kalau tidak berjilbab, sebanyak apapun, akan masuk neraka. (2) Di Instagram, EK mengritik cuitan EJM: contoh masyarakat yang sakit.
Viral: Dari Facebook, ke IG, lalu ke Facebook lagi
Kritikan EK kemudian direpost ulang dari IG ke FB oleh puluhan user. Sebagian bisa dilihat di sini, bisa disearch dengan keyword spt dalam gambar.
Research questions:
• Bagaimana kronologi kampanye dengan poster “Stop Berita Covid”di berbagai kota sehingga viral?
• Siapa yang membuat kampanye ini?
• Bagaimana respons masyarakat/netizen?
• Apa motif kampanye ini?
Pengumpulan data dari instagram menggunakan fitur search hanya dimungkinkan kalau postingan mengandung tagar.
Dari statistik jumlah post untuk tagar terkait #stopberitacovid*, ditemukan sedikit postingan (259). Postingan yg tak menggunakan tagar ini tak dihitung.
Untuk menekan laju penyebaran virus Covid19, diperlukan pembatasan mobilitas. PPKM yang jadi jawaban, ternyata juga menimbulkan dampak ekonomi yang pahit. Bagaimana pro-kontranya hingga muncul berjilid tagar turunkan presiden?
Dalam seminggu terakhir, narasi penolakan dan berita demo terkait PPKM cukup tinggi volume percakapannya di media sosial, juga pemberitaan di media online.
SNA: TOLAK & DEMO PPKM
Terkait penolakan dan demo PPKM, ada dua cluster besar di Twitter. Cluster Pro Oposisi (mereka tak keberatan dengan label ini), dan cluster X (karena ada yg keberatan, saya tulis X saja).