, 118 tweets, 16 min read
My Authors
Read all threads
A THREAD
------------------

DIARY MATA BATIN
----------------------------------

Ini yang aku rasakan ketika bisa melihat "mereka" antara percaya dan tidak percaya. Tapi inilah yang aku rasakan dan aku jalani sampai sekarang.

#Bacahorror #bacahoror #threadhorror
DISCLAIMER.
Nama tokoh dalam cerita semua di samarkan kecuali NUR teman gaib yang menemaninya. Cerita ini sudah mendapatkan ijin dari pemilik cerita untuk di bagi kisahnya.
Kemampuan mata batin sebenarnya telah dimiliki oleh setiap manusia ketika lahir ke dunia. Secara alami, mata batin manusia itu ada yang tertutup, setengah terbuka atau sudah terbuka. Namun hanya sedikit yang telah terbuka secara alami dan sebagian besar sisanya masih tertutup.
Dan masih banyak lagi yang ingin mata batin mereka di buka dengan cara cara yang lain.
Memantapkan hati dan niat. Jika ingin membukanya, sebaiknya mantapkan niat dengan sungguh-sungguh dan jangan setengah hati. Jika masih setengah hati dan niatnya belum mantap, dipastikan mata batin akan sulit terbuka. Adapun resiko yg harus mereka hadapi.
AWAL MULA.
Dina Seorang anak kecil yang berumur 4tahun, awalmula ia bisa merasakan dan melihat mereka yang tak bisa dilihat orang lain. Kini ia menjadi sosok gadis cantik yang mempunyai kelebihan yang tak banyak orang bisa dapatkan.
kejadian pertama kali, yang kebetulan rumahku ini rumah jadul dengan 2 lantai dengan lantai kayu.
Sore itu aku ingat banget aku lagi bermain ayunan dengan adikku, tiba² aku melihat ada anak kecil botak dengan celana kebesaran dan tidak memakai baju sedang lari menabrak ayunan.
Ayunan itu berputar tanpa henti, tapi hanya aku yang melihat.

Pada malam hari karena kamarku dilantai 2 dan halaman belakang haya hutan, aku mendengar ada yg manggil namaku...

" Dina..Dina..."

Aku berfikir itu ibuku yg manggil, jadi aku menjawabnya...

" iya ma knp ?"
tba² mamaku menjawabnya..
"Loh mama gk manggil kmu kok kak"

"Aneh" pikirku dalam hati.

Suara itu trus trdengar hingga aku beranikan diri untuk membuka tirai jendela dari dalam kamarku.
Waktu itu aku melihat seorang cewek berambut panjang berbaju putih lusuh penuh tanah sedang-
Tersenyum ke arahku dan melambai.

Aku antra sadar dan tidak, tiba² aku turun kearah prempuan itu, setelah sampai, aku kaget ternyata itu kuburan kakakku. Kebetulan letak rumah itu memang ada kuburan kakakku dan pohon mangga besar.
Sejak saat itu aku sering mendengar suara orang memanggil namaku dan sering melihat perempuan itu.
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA.
Sekarang aku sudah msuk sekolah menengah pertama , sekolahku kebetulan bekas kuburan kata warga yang sudah lama tinggal disitu.
Karena rumahku jauh dari sekolahan, aku harus berjuang untuk berangkat ke sekolah. Aku harus melewati sungai besar untuk -
Sampai ke sekolahan.

Waktu aku mau ujian aku dan teman-temanku harus les malam di sekolahan, kebetulan disekolahan ada sebuah gedung baru bekas pohon ketapang. Waktu aku mengerjakan soal, tba² lampu mati, semua yang di ruang panik begitu juga denganku.
kebetulan setiap hari aku selalu bawa lampu senter untuk menerangi jalan sewaktu pulang dari les, karena jalanan yang gelap. Saat aku menyoroti salah satu temenku pake senter, ternyata dia sudah kerasukan, matanya merah dan badannya kaku, dia ngamuk dan berkata.
"Kalian sudah merusak ramah saya"

Kemudian guru les meminta bantuan warga,
dan seketika itu kita dibawa kerumah warga, sebelum kluar, aku melihat prempuan sedang meminta tolong dengan tangan yang penuh darah, mata hilang satu dan kepala pecah.
Kejadian itu berulang terus hingga aku tamat sekolah.

Sejak saat itu aku selalu melihat hal-hal aneh tp karna sudah biasa aku jadi terbiasa walaupun terkadang masih merasa takut.
SEKOLAH MENENGAH ATAS
Sekarang aku sudah menjadi pribadi yang dewasa, waktu SMA aku tinggal dirumah tanteku. rumah itu dulunya hutan dan ada phon mangga besar tp di tebang krna dibngun rmah, dlu kami masih memakai tlpon kabel, tiap jam 3 subuh selalu ada yg nelpon.
" tolong ambilkan kepalaku di belakang" dengan suaranya yang berat dan sesak, itu brlanjut setiap hari, hingga pada hri ke 7 om ku yang kebetulan tidak percaya dengan hal² gaib yang menerima tlpon dan menjawabnya.
" kmu gak ad kerjaan ya telfon jam segini, klo kmu mau kepalamu ambil sndri".

kmudian dia matikan tlponnya, besoknya om ku kerasukan tidak bisa bergerak sebelah badan dengan muka menangis dan sebelah muka ketawa, ia terus menerus berbicara.

"ambilkan kepalaku di belakang"
Kebetulan om ku polisi dan dia memang tidak percaya hal sprti itu. sampai akhrnya dipanggilkan seorang nenek yg suda lama tinggal di daerah situ dan beliau mengatakan kalau kami di ganggu penunggu pohon mangga yg marah karena rumahnya di tebang. berkat nenek itu dan didoakan,
akhrnya om ku sembuh kemudian dia dipindah tugaskan di daerah berbeda. Sekarang tinggalah aku, nenek, bersama adik spupu yg tinggal dirumah itu, dikarenakan kejadian tlpon itu om ku memutus kabel tlpon yg otomatis teleponnya tdak bsa brfungis.
kemudian tlpon itupun diletakkan di dekat pintu kamar sppuku. hngga suatu mlm, aku ingat banget mlm itu mlam selasa jam 7 malam. Kami sedang menonton tv, wktu itu nnton sinetron, aku ingat bnget, tba² bunyi tlpon berdering, awalnya suaranya kcil hingga mkin lma mkin keras.
Kemudian sepupuku bertanya kepadaku.

"kok ada suara tlpon ya kak?" Tanya sepupuku

Aku yg tdak mau mmbuat sepupuku takut hnya bilang "oh itu ada dering tlpon di film dik, kamu gak fokus sih" ucapku.
Padahal di film pda saat itu tdak ada adegan menelpon. Tiba tiba tlponnya bergetak, kami smua melihatnya hngga mmbuat sppuku ketakutan dan menangis. Saat itu aku mmberanikan dri mngangkat tlponnya, di seberang tlpon trdengar suara bisikan suara yg berat,
seketika aku tutup tlponnya sambil berdoa, kmudian tlponnya mati. pas aku berbalik tlponnya berdering lbih kras, kami ketakutan smpai akhrnya berpikir untuk lari dri rumah itu, sblum mninggalkan rmah aku prgi ke belakang untuk mngunci pintu, bgtu pintunya aku tarik,
dihadapanku terlihat sosok besar tinggi hitam berbulu dan bermata merah, sy tdak tau itu apa, aku brteriak memanggil nenek tp suaraku tdak kluar, badanku kaku diam tak bsa brgerak smpe akhrnya nenekku menepuk pundak dan mkhluk itu pun hilang.
Bsoknya kami kembli ke rmah itu dan berusaha melawan ketakutan. aku suka nonton tv sndri, aku mmng pling suka nnton film bergenre horor, kala itu waktu aku sedang nonton tv, tibatiba televisi nya nyala mti nyala mati bgtu trus bhkan kadangg terdengar suara piring pecah di dapur -
pdhal bgtu aku tengok tdak ada siapa² , prnah jg suatu maghrib mti lmpu aku ingin sholat maghrib tba² aku mlihat sosok prempuan memakai serba putih memakai jilbab, kemudian aku lari tidak jdi sholat karena ketakutan.
NUR TEMAN GAIBKU

Kisah ini dimulai saat aku masuk kuliah pada thun 2011 , jdi aku kuliah di institiut agama islam negri palu. Kebiasaan kalau masih berbau "baru" aku psti rjin bnget dtg pagi bnget disaat kmpus msih sepi.
Pernah suatu hari, aku berangkat pagi buta untuk mengenal seluk beluk kampusku ini. kebetulan ruanganku trletak di bngunan tua lntai 3, saat aku melewati tangga mau naik ke lantai 2, saat itu aku melihat dari di depan ruangan, aku melihat ada laki laki yg sdg bersih bersih,
pikirku itu cleaning servis. Aku jalan biasa, wlwpun gk liat mukanya, saat naik tangga entah knp pda saat aku berkedip tba² aku udh smpe dilntai pling ujung ruanganku.
"Perasaan tdi msih di tangga bawah, kok ini sudah di atas" batinku.

pdhal aku hanya berkedip. Kemudian rasa penasaran ku untuk melihat lagi ke arah laki-laki itu, ia membelkangiku, dan aku bertanya.

"masnya rajin bnget ini msih pagi udh bersih² tmennnya mna mas?" Tanyaku.
Tapi tak ada jawaban darinya.

Tak lama aku mendengar temanku sedang manggil dari arah bwah, kemudian aku tengok, waktu aku tengok lagi ke cleaning servis itu tiba-tiba orgnya udh gak ada dan ternyta para Cleaning service bru dtg.

"lah trus drtdi aku ngomong sma siapa" gumamku.
Oiya ada yg kelupaan, seblum msuk di kmpus itu, aku lebih dulu dftar dikmpus umum daerahku, wktu itu kami berempat bersama sepupu dan temenku lagi cari ruangan untuk ujian. Saat kita sampai diruangan teknik civil, ruangan itu entah knp suasannanya gk enak,
hawanya dingin menusuk tulang, tapi hanya aku aja yg merasakan, semntara temenku sibuk liat ruangan. Tiba tiba aku melihat dan mendengar prempuan sedang memanggil namaku, kuikuti dia tanpa sadar smpe masuk di toilet yang sudah tak terpakai.
Di sana aku melihat cewek itu gantung dri, anehnya aku tidak merasakan takut, hanya bengong smpai tiba tiba temenku nepuk pundakku dan aku spontan kaget berbalik dan mencakar dia hingga berdarah.
" Aduhh sakit Din !! Teriak temanku
" Maaf maaf gak sengaja, kamu sih ngagetin !!" Jawabku membela diri.

Aku kemudian berbalik lagi ke arah perempuan itu, dia nyengir seperti senang melihatku melakukan itu. Setelah itu aku lgsung mengajak temanku untuk meninggalkan tempat itu.
"knp bisa nyakar tmenku ya" batinku

cerita ini sampe di telinga ibuku dan akhrnya aku tidak diperbolehkan kuliah di sana.
Pernah juga aku dan temanku sebut aja rani. Sedang nongkrong di daerah paralayang yang ada di daerahku, kebetulan wktu itu sudah sore menjelang malam, sampai puncak pemandangan sudah di selimuti kabut dan aku melihat -
ada 8 org laki laki dan 1 perempuan berbaju ptih rambut sebahu dengan memakai celana pendek, tapi aneh mukanya gak kelihatan. mereka lgi asik selfie.
"Eh itu kenapa si cewek gak di temenin malah pada asik foto" tanyaku kpd Rani.

"Mana ada cewek sih, ngaco kamu Din, itu cowo semua !!!" Jawabnya dengan menjelaskan

"Ada itu lho di belakang mereka!!!" Jawabku ngotot.
Karena penasaran, kita samperin mereka untuk memastikan.

"Eh mas tadi ada cewek disini, temannya bukan ?? Tanyaku kepada mereka.

"Cewek mana kak, kita disini cowok semua, gak ada yang ngajak cewek !!" Jawab salah satu dari 8 orang tersebut.
"Oh yaudah mas, kita salah lihat berarti" ucap rani menyela.

"Lha terus kamu tadi lihat ada 1 cewek ya Din ??" Tanya dalam suara pelan

Aku hanya mengangguk

Temanku langsung pucat dan detik itu juga ngajak pulang.
Saat mau berjalan turun untuk balik aku melihat perempuan itu sedang senyum kecil dengan tangan menutupi bibirnya. Setelah itu rani gak brani ngajak aku nongkrong lagi.
Selang waktu aku sudah masuk smster 3. wktu itu aku jadi panitia himpunan mhassiswa jurusanku, kami waktu itu ngadain kegiatan di aula baru. Saat jam istirahat, kita bareng bareng ke kantin untuk makan siang.
" Eh kamu jangan duduk di situ, gak liat apa itu ada cewek mau duduk !!" Ucapku kpd bayu.

"Cewek mana Din, gak ada kok " jawab Bayu sambil nengok kanan kiri

"Itu lho dia lagi berdiri di sebelahmu pake baju merah" ucapku
"Din kamu lapar ya , sampai nglantur gitu ngomongnya" jawab bayu.
"Dibilangin gak percaya, itu di sebelahmu pake baju merah rambut sebahu!!!" Ucapku kesal

"Jangan bercanda deh!! Mana ada disini cewek gak pake kerudung dinaaaaa...kamu kenapa !!!! Ucapnya dengan menegaskan.

"Eh .... "
Aku langsung diam seribu bahsa, tapi msih tetap melihat prempuan itu dan dia tersenyum kepadaku.
Dari sejak saat itu, prempuan itu trus mengikutiku bahkan sampai menemaniku pulang ke kost. Dia sudah seperti teman bagiku, kita sering bertanya berbagai hal, saling curhat dll. Seorang perempuan cantik dengan rambut sebahu.
namanya nur, sosok perempuan yg sangat cantik putih bercahaya. Terkadang dia datang ke kampus untuk nengokin aku, dengan mobil sedan warna merah berpakaian serba merah dan sepatu heels merah.
aku ingat bnget, dari sejak saat itu juga org² di sekelilingku merasa aku jadi pribadi yg aneh, aku jadi lebih sering bengong bahkan suka nangis sndri tanpa sebab. klo aku pulang ke rumah org tua pun aku hnya berdiam diri dikamar tanpa berbicara sama skali.
ibuku sampai mengira kalau aku gila. setahun penuh aku seperti itu dan setahun juga aku berteman dengan nur. Kita saling bertukar cerita. masa lalunya yang kelam membuat dia harus merenggut nyawanya.
"Dulu aku di perkosa, mukaku di iris dengan pecahan beling sampai aku kehabisan darah dan meninggal saat itu juga" ucap Nur dengan nada sedih.

waktu dia bercerita, tak tahu kenapa aku bisa melihat kejadian itu.
"Terus kemana perginya mereka yang sudah melukaimu sampai kamu menjadi seperti ini?" Tanyaku.

"Sudah MATI...dan aku yang membuat mereka celaka!! Jawab nur dengan muka berubah menjadi marah.

"Terus kenapa kamu mengikutiku sampai saat ini ? Tanyaku penasaran.
"Aku menyukaimu.." jawab nur.

Dia menyukaiku bukan berarti seperti itu, itu karena aku bisa melihat mereka.

Selama aku berteman denga nur, aku bsa tau kalau ada org yang berniat jahat denganku, dia selalu bilang ke aku jgn dekati org itu dia tidak baik,
Dan aku selalu percaya karena semuanya benar. bahkan pernah aku lagi kesusahan ekonomi karena kiriman dari kampung tak kunjung datang, uangku habis dan aku belum makan.

"Kamu tidur aja dulu, nanti saat kamu bangun, kamu bisa makan kok" ucap nur dengan senyuman khasnya.
Dan benar saja, stelah aku bangun sore terus rapihin tempat tdur, aku nemu uang 50rbu di bawah bantal.

Ada juga kejadian malam itu, nur tiba tiba datang dan mengajak aku jalan malam.
Setiap nur datang ke kos, lampu yang tadinya aku matikan kemudian hidup sendiri, dan dia selalu datang pada saat jam 12 malam ke atas, dan itu membuat aku insomnia.

Malam itu Aku di ajak jalan sama nur di tempat yang sangat bagus.
Sejauh mata memandang terlihat tanah lapang hijau dengan udara sejuk tapi anehnya gak ada rumah satupun. Jalan yang mendaki bukit, aku sudah terlalu lelah.
"Nur aku capek, pulang yuk, rumahmu terlalu jauh" ucapku memelas.

"Ayok Din , dikit lagi sampai kok, kamu bisa dapatkan apa yang kamu mau disana !!" jawab nur memaksa.

"Udah ah aku capek beneran , aku mau pulang aja !!" ucapku ngotot.
Tiba tiba aku terbangun, itu sprti mimpi tapi aku merasakan semua badanku benar-benar capek dan kakiku sangat pegal. Selama tiga hari aku susah jalan dan sejak saat itu juga nur marah gak pernah datang untuk menemuiku.
Aku pikir dia pergi, ternyata tidak.
Nur balik lagi.

"Kok kamu kesini lagi" tanyaku .

"Aku kangen sama kamu" jawab nur

Aku sampai heran, kok bisa ya.

Akhirnya aku sama nur baikan lagi.
Singkat cerita.

Ada salah satu juniorku sebut saja Doni. Dia diam diam memperhatikan sikapku dan menurutnya aku harus ruqyah. diputuskanlah malam jumat itu kita berangkat ke rumah ustad yang kebetulan temannya doni.
Karena nur tau aku akan prgi ke tempat itu, dia lebih dulu datang dan marah.

"Kamu ngapain kesana !! Aku gak jahat kok!! Ucap nur.

Aku diam saja dan tetap pergi ke tempat itu. begitu sampe dirumah ustad, di depan pagar rumah, aku sudah ngerasa badanku berat seluruhnya.
dari depan rumahpun aku mencium aroma melati, dan aku melihat ada sosok kakek berjanggut panjang dan berpakaian serba putih, dia trsenyum ke arahku. begitu aku masuk ke dalam, aku melihat ada lukisan ratu kidul dengan pakaian serba hijau,
tapi anehnya aku melihat matanya bergerak mengikutiku. Aku semakin merinding dan ustad itu bilang.
"kamu matanya tipis sekali nak kamu bisa mlihat smuanya" ucapnya"

Aku mengangguk.

"Tidak apa apa, kakek bersurban itu baik jadi jangan takut" ucapnya meyakinkan.
Singkat cerita.
Pak ustadz itu memberikan aku gelang yang terbuat dari manik-manik berwarna warni dan di susun dengan jumlah ganjil. Putih, orange, hitam, dengan kesemuanya berjumlah ganjil.
Setelah selesai urusanku, aku berpamitan untuk pulang. Saat tiba di kos, malam itu nur datang dan merusak gelangku. pcya gak pcya gelangku rusak putus terurai.
KKN.
Waktu itu aku kkn, di desa itu ada satu jalan yang kalo dilewati ada gunung dan di bawahnya ada rumah rumah kecil warna kuning dan ada sesajennya. Saat aku berjalan ke arah lapangan karena ada kegiatan , aku melihat ada kakek kakek, aku mengucap permisi karena melewatinya.
Kebetulan aku yang jadi panitianya, begitu sampe lapangan, entah kenapa aku ngerasa ada yang memperhatikan dan merasa di ikuti. Dia cowok pake baju hitam dan menawan, kulit putih.
Aku yakin dia bukan orang situ karena aku hafal sama semua pemuda di desa itu. Tiba tiba aku pingsan, semua menjadi gelap.

begitu bangun aku sudah dirumah warga. Aku kaget dan merasa nyeri, di lidahku seperti melepuh, rupanya kata temenku wktu aku di bawa ke rumah warga,
aku minta kopi yang paling panas dan hrus dicampur sama garam, dan aku langsung meminumnya panas panas.
KECELAKAAN.
Tahun 2012, aku kecelakaan parah kakiku sampe di jahit 30 jahitan karena uratnya putus. Aku sempat gak jalan selama kurang lebih 2 bulan. Aku kecelakaan parah Waktu bersama saudaraku. Dia lehernya patah tapi alhamdulillah semua sudah sehat sekarang.
Sebelum kecelakaan aku bersama saudaraku sebut aja tina, sedang eksplor di sebuah hutan yang menurut warga sekitar itu Angker. Setelah kita selesai eksplor tempat wisata itu, rencana sorenya kita mau balik ke kota.
Kebetulan di sana ada rumah singgah, kita istirahat sejenak karena merasa lelah. Baru sebentar aku rebahan tiba tiba tina mengajak untuk pulang saat itu juga.
"Udah ayok kita pulang!!" Kata Tina.

"Loh kak sebentar aku masih capek ini, bentar lagi ya" jawabku mengiba

" Enggak!! Pokoknya berangkat sekarang !!! Jawab ketus tina.
"kan tadi bilangnya sore kita balik kak, kok jadi sekarang sih!! Yaudah aku siap siap dulu!!" Ucapku kesal.

Ternyata kak Tina sudah menungguku di atas motor. Kemudian aku melangkah untuk seger naik di jok belakang.
Waktu diperjalanan aku sempat mengajak kak Tina bercerita tapi dia hanya diam aja. Mungkin moodnya lagi gak bagus, makanya diam aja. Batinku.
Tiba tiba dari arah belakang ada motor yang melintas dan mau belok ke kiri, aku berteriak agar kak Tina segera menekan rem agar tidak terjadi tabrakan. Tapi naas bukaannya di rem tapi kak Tina malah ngegas dengan kecepatan tinggi. Tabrak saat itu tidak bisa di hindarkan.
BRAAAKKKK"

Aku dan kak Tina langsung terpental jauh dari motor, sampai akhirnya jalanan di penuhi darah.

Aku coba berdiri untuk mencari kak tina dan meminta pertolongan. Karena saat itu hari Jumat dan pas waktunya sholat Jumat jadi jalanan agak sepi,
untungnya ada salah satu warga yang melihat dan segera menolong kita dan di bawa ke rumah warga. Saat kak Tina bangun, ia kaget melihatku penuh darah.
"Kamu kenapa dik" tanya Tina gak tau.

"Ini ulahmu kak, gara gara kamu kita kecelakaan!!!" Jawabku marah .

"Loh bukannya kamu tadi baru rebahan ya, Kita kan janjian balik sore" ucap Tina bingung.
Ternyata kak Tina tadi di rasuki oleh penunggu hutan. Akhirnya aku dan kak Tina di bawa ke rumah sakit . Ketiba di rumah sakit, saat sudah masuk ruangan UGD, tiba tiba kak Tina kerasukan untuk yang kedua kalinya. Ia mengamuk dan seraya berkata.
"AKU MAU AMBIL DUA ANAK INI !!!! MEREKA SEENAKNYA MELEWATI DAERAH SAYA!!!" ucap makhluk yang sedang merasuki tubuh Tina.

Ternyata makhluk itu adalah penghuni batu angker. Saat proses negosiasi dengan makhluk itu akhirnya ia mau pergi dengan syarat meminta tumbal ayam.
RUMAH SEPUPU
Jdi pernah nih aku nginep lgi drumah sepupuku yg tempat kejadian telepon itu, kita lgi ngobrol santai di kamar, kebetulan kamar itu berhadapan dengan toilet. Entah kenapa di tengah-tengah cerita, sepupuku diam aja dan tertidur tanpa sebab.
Mataku seketika tertuju ke arah kamar mandi, aku melihat pintunya sedang di mainkan. Buka tutup buka tutup dan ada tangan di ujung pintu yang sedang memainkannya. Tak lama aku bicara dalam batin

"aku mau tidur jangan ganggu".
Tiba tiba pintu itu berhenti dengan sendirinya. Seolah mereka mendengar apa yang aku ucapkan. Ketika aku berjalan untuk menutup pintu kamar , saat itu aku menggunakan sarung untuk menutupi kakiku, tiba tiba ada yang menariknya.
"Sudah jangan ganggu aku mau tidur" ucapku lagi.

Setelah itu aku abaikan dan akhirnya aku bisa memejamkan mata.
RUMAH KEKASIH.
pernah juga sekali aku kerasukan wktu lagi di rumah pacarku sebut aja doni. kebetulan rumah doni lagi kosong, orang rumah lagi keluar. kita rencana mau keluar, doni mmpir sebentar untuk mandi dan ganti baju karena habis jemput aku kerja.
Aku tunggu diteras rumah doni, rumahnya ada seperti balai/pendopo yang terbuat dri bambu, entah kenapa waktu aku duduk disitu, aku ngerasa pundakku berat banget seperti ada yang sedang berdiri di atas tubuhku, dan badanku smuanya dingin.
"Don kok aku gak bisa berdiri ya, badanku berat banget " ucapku ke Doni saat dia menghampiriku di teras rumah.

"Kamu kenapa!! Kok pucat banget kamu Din !!jawab Doni panik.
Karena saking paniknya Doni, ia mencoba meminta pertolongan dengan menghubungi keluarga dan temannya.

Tiba tiba aku pingsan, pas sadarkan diri di depan sudah banyak orang dan saya mengamuk, mukaku aku benturin ke tembok sampai mengeluarkan darah dari hidungku.
Dari beberapa orang yang ada di rumah doni mencoba menahanku untuk tidak melakukannya lagi, tapi tenaga mereka kalah, seakan akan tubuhku keras dan berat. Beberapa orang yang mencoba menahanku, aku ludahin sambil tertawa mengejek.
Sebenarnya aku sadar dan mau bilang ke mereka, tapi tidak bisa, seperti tubuhku sudah di kendalikan oleh makhluk lain.
Sampai akhirnya nur datang dan mencoba membantuku. Ia mencoba membisikan sesuatu kepada Doni agar di ambilkan air jahe panas.

Kemudian tanpa sadar Doni mengambilkan segelas minuman jahe panas dan aku minum seketika habis.
Alhamdulillah aku langsung sadar dan sangat malu apa yang telah aku lakukan barusan.
RUQYAH
Aku akan ruqyah, karena seringnya aku bertingkah aneh. Tanteku Nia, ia mengajakku untuk di ruqyah malam itu. Kita berangkat ke rumah teman tante, sebut aja Nina. di rumah Tante Nina sudah ada pak ustadz yang sudah menunggu.
Sesampainya di rumah Tante nina, aku merasakan hawa panas yang membuat keringatku bercucuran.
"Assalamualaikum" ucapku dan Tante Nia masuk rumah Tante Nina.

"Wa'alaikumsalam" jawab pak ustadz dan tante Nina beserta suami.

"Masuk aja, ini sudah ditunggu sama pak ustadz" ucapk Tante Nina mempersilahkan masuk.
Tante Nia melangkah masuk dengan aku mengikuti dari belakang. Waktu aku masuk di rumahnya, tiba tiba Tante Nina menangis saat melihatku. Aku kaget seraya ada yang salah denganku.
Kemudian pak ustadz menyuruhku dan Tante Nina untuk segera berwudhu agar bersih dari apapun. Di saat wudhu, aku melihat ada sosok yang menyerupai Tante Nina sedang menatapku nanar. Dengan raut muka marah dan luka di kepalanya yang membuat darah keluar terus menerus.
"Sudah jangan dilihat , tetap wudhu dan berzikir" ucap tiba tiba pak ustadz yang membuyarkan lamunanku.

Setelah selesai wudhu, proses ruqyah dimulai. Kita disuruh berdzikir dan baca doa. Tiba tiba Tante Nina mulai sesenggukan menangis dengan diikuti suara tawa mengerikan.
Aku mulai merasakan mual seluruh tubuhku seperti ada yang bergejolak, semua makhluk yang pernah aku lihat sebelumnya , mereka datang seperti mau ngeroyokku. Disitu aku benar benar merasakan ketakutan yang sangat besar.
"Jangan takut , tetep berdoa, kita sembuhkan Tante Nina dulu baru kamu" ucap pak ustadz.

Kemudian Tante Nina pingsan. Aku berdiri tanpa sadar berjalan menaiki tangga dekat kamar Tante Nina, nunjuk nunjuk ke lantai sambil teriak dan nginjak injak lantai.
"BONGKAR!!!! BONGKAR!!!!" Ucapku tanpa sadar.

Waktu sesi pembongkaran lantai tersebut, ditemukan sebuah bungkusan yang isinya tanah kuburan, foto Tante nina, dan rambut. Rupanya ada orang yang sengaja mencelakai Tante Nina sehingga ia susah mempunyai keturunan.
Setiap mau di sentuh suaminya, ia berontak menolak.

Pak ustadz melangkah keluar dan membakar bungkusan itu dan kemudian melangkah masuk kembali.

"Mbak Dina, maaf tadi kamu saya jadikan media dulu, karena pintumu sudah terbuka" ucap pak ustadz.
Aku mengangguk tanda mengerti.

Kemudian proses ruqyah untuk aku dimulai. Saat pak ustadz membacaka doa, tiba tiba aku mengamuk, marah, nangis gak jelas. Setiap di bacakan doa, badanku terasa sakit seperti di cambuk. Padahal ia hanya membaca tanpa menyentuh.
Proses ruqyah dari jam 8 malam hingga 2 pagi.

Menurut pak ustadz, sudah banyak yang nempel di tubuhku karena aku bisa melihat mereka.
"Kamu punya mata yang tipis nak, apakah masih mau terbuka seperti itu atau mau di tutup?" Tanya pak ustadz kepadaku.

"Di tutup aja pak" jawabku singkat.

"Tapi dalam proses penutupan mata batin, kamu akan merasakan sakit yang sangat perih" ucap pak ustadz menjelaskan.
"Iya gpp pak, kali ini aku mau mencobanya" jawabku

Baru setengah jalan proses penutupan, aku merasakan sakit yang sangat perih di mataku, sepeti di sayat sayat tanpa henti. Dan saat itu juga.
"STOP tadz !!! Aku gak sanggup!!! Teriakku kesakitan.

"Baiklah nak, kalau begitu kamu harus menerima kondisimu yang bisa melihat mereka, dan ingat jangan sampai kamu terjerumus!!" Ucap pak ustadz menegaskan.
"Insyaallah pak ustadz saya bisa menerima kondisiku sepeti ini" jawabku singkat.

Alhamdulillah Sampai saat ini aku masih seperti itu, dan bisa menerimanya.
Oke ceritaku sampai disini dulu, yg lainnya hanya kejadian biasa dan itu terjadi drumah dan di skolah tempat aku mengajar. lain kali aku ceritakan lagi kalau ada waktu luang, itupun kalau kalian gak bosen baca ceritaku.
Mungkin ada yang brpikir kalau cerita ini aku buat-buat, tp orang disekitarku tau bagaimana aku dan sebagian orang prnah jadi saksi.

sekali lagi aku hanya ingin bercerita apa yang pernah aku alami. Terbenak dari kalian yang percaya atau tidak,
kembali lagi ke diri kita masing-masing.

Terimakasih sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca kisahku.

Selamat malam.
Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh.

Keep Current with kalong

Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!