1. Biru adalah adalah nama Adisatria dari Supermoon Comics. Seorang tangguh yang merupakan anak dari Raja Dirgantara. Pemimpin tertinggi di Cakrawala Kerajaan Langit.
2. Dibalik nama dan statusnya yang agung. Biru menyimbolkan sebuah realitas. Selain daripada itu sosoknya mirip dengan beberapa legenda di Nusantara.
3. Tentu begitu kultural jika kita membahasnya dan melakukan cocoklogi dari sisi pengadaptasian cerita. Tanpa lupa menilik maksud yang disampaikan oleh Biru itu sendiri.
4. Biru bisa dikatakan melambangkan Bumi sebagai mutiara yang menggantung di Angkasa. Yang kekuatannya bersumber dari bermacam elemen. Baik itu api, air, udara, maupun tanah.
5. Ayahnya bernama Dirgantara, sedangkan Ibunya bernama Pertiwi. Kalau Biru itu adalah anak dari Raja Langit. Itu sebuah simbolisasi yang bagus.
Bumi dan Langit sebagai Orangtuanya.
6. Ibu pertiwi dalam kebudayaan Hindu disebut sebagai induk dari segala kehidupan.
7. Pertiwi juga disebut Dhra, Dharti, Dhrthri, yang artinya kurang lebih "yang memegang semuanya".
8. Kalau Ibunya adalah Pertiwi dan Bapaknya Langit. Maka Biru adalah jati diri manusia seutuhnya.
Dalam idiom jawa salah satu tugas manusia itu harus "Memayu hayuning bhawana".
(Menjaga dan mempercantik semesta)
9. Jika Biru mendapatkan tugas untuk menjaga Bumi. Maka secara tidak langsung kalau Biru orang Jawa dia harus "memayu hayuning bhawana".
Sebagai Adisatria, terlebih dirinya jugalah anak Raja. Menjaga kehidupan tanpa sekalipun mengusiknya adalah sifat murni seorang Pemimpin.
10. Nama asli Biru ketika lahir adalah Punta Dewa.
Dalam kebudayaan Hindu pulalah, Punta Dewa merupakan salah satu anggota Pandawa urutan pertama.
11. Kita mengenalnya sebagai Yudhistira. Dan ya, Puta Dewa sendiri adalah sebuah gelar.
Dia Pandawa pertama, begitu juga Biru. Biru itu Adisatria pertama yang menjadi pembuka dari label Supermoon Comics.
12. Unsur pewayangan dan etos kebudayaan pada Supermoon Comics bisa kita temukan pada karakternya yang lain.
Seperti Gatotkacareo dan Punakawan Warriors.
13. Tapi pada kasusnya Biru tidak terlalu mencolok dan lebih mengedepankan pesan tersirat.
Seperti peraturan para Jagoan, "Menolong tanpa mengumbar jati diri". Mantap👏
14. Sangat masuk akal jikalau kita mengatakan bahwa Biru adalah personafikasi dari Yudhistira. Baik dari sifat, kemampuan, kedudukan sosial, dan tempat di mana dia berasal.
Khayangan/Svarga loka/Langit.
Itu mengapa dia disebut, "Putera Langit".
Poin yang menarik dari sosok Biru rancangan Lolo selaku kreatornya, ialah, kuat menonjolkan wujud ideal dalam sebuah kebudayaan.
Supermoon Comics tidak mau ketinggalan berada di track yang sama dengan Bumilangit, Skylar, NPC, dan sederat label komik lokal lainnya.
Biru hanyalah satu dari ratusan Adisatria yang menanamkan wujud dari kebudayaan sebagai suatu kompleks dari gagasan, nilai, norma dsb. Untuk menjalani hidup sebagai manusia yang adil.
Ditambah paket komplit guna menyempurnakan tata perilaku yang luhur tapi bersifat kepahlawanan.
Good job, Supermoon Comics & Komik Lokal lainnya 👏👏👏
• • •
Missing some Tweet in this thread? You can try to
force a refresh
Seperti janji mimin kemarin , sekarang kami akan membahas tentang mengapa WORLD GOVERMENT di serial One Piece harusnya belajar dari kerajaan SRIWIJAYA.
- A Thread -
Bagi pecinta Manga / Anime One Piece kita tahu bahwa antagonis dr serial tersebut adalah organisasi yg disebut World Goverment yg memakai MARINE untuk memburu para bajak laut.
dengan tidak mengurangi rasa hormat yg tinggi terhadap Eichiiro Oda , ide sistem pemerintahan yg World Govt gagas dengan menggunakan MARINE utk memburu bajak laut pernah digunakan oleh kerajaan Sriwijaya di abad ke 10 dengan taktik diplomasi yang berbeda, dan berhasil.
Yak kita mulai #FanDirector versi gue, sesuai opini gue pribadi
GODAM & TIRA adalah slaah satu proyek hebat dari banyak list film JSB. Gue tertarik ketika membaca karakter Awang di komik dan di film. Keduanya mungkin akan berbeda tapi siapa yang tau?
sebuah utas—
Ya, benar. Ketika gue melihat Awang di film, kesan yang gue dapet dia orangnya dingin kalem dan judes banget. Berbeda dengan versi komik yang mana sangat humoris, friendly, ya tentunya males berpikir panjang.
Sempet terpikir di gue apakah sifat Awang nantinya akan berubah?
Bila "Iya", mungkin dia akan mirip dengan watak original komiknya sebagai supir bus yang berantakan dan tentunya telah bisa menerima kerasnya kehidupan dengan sebuah senyuman.
Dan cerita akan sedikit ceria. Tidak kaku tapi mengalir.
Kenapa Sri Asih hanya beraksi sekali di film Gundala? Padahal sebagai Adisatria terkuat di JSB, dia bahkan bisa dengan sangat mudah menghancurkan satu kelompok seorang diri.
sebuah utas—
Kita mulai #teorisotoy gue dengan membahas peran Sri Asih di film Gundala.
Dari keseluruhan film, Sri Asih hanya muncul 2 kali dengan pergerakan tenaga cukup sekali saja. Cukup disayangkan tapi patut tetap keren!