Horor di Kosan

-based on true story-

Pengalaman aku dan temanku saat ngekos di jember
@IDN_Horor @bacahorror @BacahorrorCom @threadhoror @ceritaht @hororthread @Alekz71114111 @sambilstalking @cerita_setann

#bacahorror #threadhorror #ceritahorror #ceritaseram

Pict by @Google Image
Pada tahun 2008 , aku bekuliah di jember. Karena jauh dari rumah, aku tinggal di sebuah rumah kos yang sangat dekat dengan kampus aku, dimana jaraknya hanya 10 menit jika ditempuh dengan berjalan kaki.
Di kos kosan itu terdapat 20 kamar yg dihuni oleh 20 mahasiswa, ini adalah kos kosan cowok, dan semua kamar itu penuh
Bentuk kos -kosannya berupa rumah induk dengan paviliun kos yg terpisah oleh taman yang lumayan rimbun.
Banyak tanaman seperti rotan hias, pohon rambutan, pohon nangka, pohon mangga membuat kosan ini terlihat hijau rindang di siang hari, namun sangat berbeda dengan pemandangan pada malam harinya, dimana penerangan lampu luar kamar kos redup, dan seolah2 terkesan tidak berpenghuni
Suatu malam, aku bersama kedua teman kos aku dan satu teman kampus bermain kartu remi di teras rumah induk kosan kami (teras rumah bapak kos), yang mana hari itu kebetulan keluarga bapak kos sedang berlibur ke luar kota, dan itu berarti kalau rumah induk lg kosong.
Kami bermain kartu sekitar pukul setengah delapan malam, waktu itu kendaraan terutama motor2 para mahasiswa masih ramai berseliweran di depan kosan kami. Karena jalan depan kosan kami yg lebar bisa dilalui 2 mobil dan kosan kami berada di kawasan kosan dekat kampus
Kami masih bermain kartu sambil ketawa ketiwi, sampai pada akhirnya terdengar alunan suara sinden / penyanyi jawa dari arah rumah bapak kos.
Waktu itu kami masih beranggapan bahwa yang menyanyi lagu jawa itu adalah anak bapak kos yg bernama Mbak Andri, ibu kos kami kebetulan memang asli Jogjakarta. Image
Kami tetap melanjutkan permainan kami sampai pukul 21:00 malam, dan suara itu kembali terdengar ditelinga kami, semakin lama semakin jelas dan semakin dekat. Namun sampai saat itupun , kami masih beranggapan bahwa suara sinden itu itu dari manusia yg sesungguhnya.
Dan kita kira berasal dari rental PS sebelah.

Iseng iseng kami datangi rental ps sebelah, dan alangkah terkejutnya ternyata di dalamnya tidak ada ceweknya sama sekali.
Namun suara sinden itu semakin jelas terdengar di telinga kami, begitu kami masuk kembali ke dalam pagar kos kami, suara nyinden tersebut berubah menjadi suara ketawa mbak kunti...
kamipun ketakutan dan akhirnya masuk berempat di kamar temanku yg kamarnya memang paling luas daripada kamar kami yg lain.. kita tidur berempat malam itu, dan tidak berani keluar kamar sampai keesokan harinya..
Beberapa hari kemudian, kami berempat bermain lagi di teras depan rumah bapak kos, yg mana keluarga bapak kos masih belum kembali dari jogja, kondisi rumah bapak kos masih kosong. Bermain kartu remi lah kita sehabis isya..
Di sela2 kita bermain, terbersitlah ide untuk ngeprank orang2 lewat di jalan dpn kos kita dengan menjadi pocong2an... 1,2,3 orang yg lewat naik motor langsung tancap gas. Kaget dan segera kabur dari sana...
Temanku yg jadi pocong itu tak hanya diam di tempat. Kadang lonccat, kadang berada di atas pagar kos. Fyi aja pagar kos kami waktu itu hanya setinggi 1 meter di atas tanah, dan full dari tembok beton, jadi sangat mudah untuk memanjat dan menaikinya.
Namun ada salah satu korban prank kami yg melihat kami yang lain, akhirnya orang tsb marah dan menghampiri teman kami yang sedang dalam kostum pocong dan bediri diatas pagar, karena panik,
Kami bertiga berlarian kalang kabut masuk ke dalam kamar teman kami dan bersembunyi didalam kamar tsb kecuali teman kami yg memakai kostum pocong. Karena teman kami itu tidak lekas lari dan masuk, kamipun mengintip dr dlm jendela.
Dan dari balik jendela, kami bisa melihat bahwa teman kami tsb masih berdiri diatas pagar, korban prank kami sedang memegangi kaki teman kami yg berkostum pocong tsb sambil memaki2.
Selang beberapa detik kemudian korban prank kami tsb berteriak dan lari tunggang langgang sambil tetap berteriak-teriak, “Pocong!! Pocong!!” , waktu itu Posisi kami masih mengintip di balik jendela kamar teman kami.
Sedikit ragu dan terbesit ketakutan dalam pikiran kami. Dan kami bertiga memutuskan keluar kamar untuk menghampiri teman kami yg sedang dengan kostum pocong itu.
Dan alangkah terkejutnya kami ketika mendapati teman kami tsb baru keluar dari kamar dia, dan baru saja membuka pintu kamar hampir bersamaan setelah kami membuka pintu kamar persembunyian kami.
Anjirr, dan dia jg tidak mengenakan kostum pocong. Akan tetapi dia memakai pakaian tidur, kami bertiga terperanjak kaget, dan mulai berpikir, loh td yg maen pocong2an dengan kami???
Kami mengintip posisi “pocong” di atas pagar kos kami , seketika kain putih itu lgsg terjatuh mengempis dan ambruk di pagar kos... kami pun berteriak bersama lalu tidur berempat kembali di kamar temanku itu. Image
Malam itu kami mengingat2, memang setelah ngeprank 1 korban, teman kami yg memakai kostum pocong tsb ijin ke toilet untuk buang air kecil, dan ternyata setelahnya dia masuk ke kamar karena handphonenya berbunyi ada telepon dari papa dia...
Dan diapun menunjukkan log telepon masuk di handphonenya dan durasi lama teleponan dg papanya itu 45 menit.. gilaaakkk
Terus yg bermain prank pocong dengan kami itu siapaaaaaa??????
Setelahnya kami tidak pernah sekalipun untuk bermain2 dengan klenik2, prank2 hantu, bahkan untuk memutar film horor di kamar kos pun kami tidak berani. Setelah sekian bulan dr kejadian itu, aku pernah tengah malam bangun untuk buang air di toilet,
Kebetulan toilet kos berada dii luar kamar namun di sebelah kanan kamarku pas. Ada 3 toilet umum disana, dan didepan toilet di sekat oleh tembok meter ada dapur umum, ada kulkas rusak setinggi badan orang dewasa di dapur umum itu.
Sekeluarnya dari toilet di ekor mataku terlihat ada orang disamping kulkas bekas tsb, setelah aku tengok ternyata pocong dan tingginya sekitar 2 meter lebih. Image
Sedikit berteriak, akupun masuk ke dalam kamar dan menutup serta mengunci pintu kamar dan jg mengecek jendela kamar apakah sudah dikunci pula.. semua aman sudah aku kunci.. beberapa menit kemudian, terdengar ketukan 4 kali ketukan di pintu kamar.
Dan tak lama ketukan 4 kali jg terdengar lagi. Aku panik, aku mengambil alquran di meja belajar sebelah ranjangku. Sejenak kemudian gorden kamarku tersingkap, dan seperti ada yg memainkannya..
Setelah itu, terlihat pocong dg tinggi kurleb 1,5 meter, tidak setinggi dg yg kulihat di dapur sebelah kulkas bekas itu. Kali ini tingginya hampir sama dengan manusia. Dan kain pocongnya jg putih bersih,
Sedangkan yg di kulkas itu lusuh dan kecoklatan, aku tak berani melihat muka pocong yg sudah masuk ke dlm kamarku, aku semakin bergetar. Akupun melantunkan ayat kursi dg lirih dan bergetar sambil membuka alQuran di tanganku, membalik2 halaman mencari surat yasin..
Karna hanya surat yasin yg aku bisa membaca dg baik , pocong itu mendekat, dan mendekatiku yg di atas ranjang, karena tak ujung menghilang setelah aku baca ayat kursi itu, dg sisa2 keberanian yg uda tinggal seupil. Aku ajak itu pocong untuk membaca surat yasin.
Pocong itupun mendekat dan posisi sekarang sudah di sebelah ranjang. Dan aku pun mulai membaca surat Yasin, pocong itu masih bertengger disebelah ranjangku. Dan entah aku sudah membaca sampai ayat keberapa, kulirik sebelah, pocong itu sudah menghilang,
Kusudahi membaca Yasin itu akupun masuk ke dalam selimut dan tidur sampai pagi...
Ada kejadian lain lagi setelah sekian bbrp minggu setelh pocong itu, waktu iitu aku sedang mengerjakan tugas kuliah dengan teman kampus di dalam kamarku. Waktu itu masih pukul 7 malam, karena lapar kami memutuskan untuk membeli makanan , kita keluar kos untuk membeli capcay.
Setelah itu balik ke kos, kami mulai makan dengan lanjut mengerjakan tugas kampus kami jg. Namun ditengah2 aku mengerjakan tugas itu, leherku tiba2 seperti ketindih sesuatu, yg berat banget dan tidak bisa digerakkan untuk menoleh ke kanan dan kiri.
Temanku yg posisinya dibelakangkupun kaget, dia masih makan capcay sambil terkejut dan menanyakan kenapa dengan leherku. Aneh banget dan berat bgt leher seperti salah urat.. karena masih belum beres ini leher sampai 15 menitan, akupun menelpon mamaku agar dia menelpon mas iparku
Dan untuk mencarikan tukang pijat yg dekat dengan kosku, yg mana mas iparku itu tugas di jember, dikit banyak dia tau lah daerah sini. Tak lama kemudian, aku pun dapat alamat tukang pijat yg dimaksud, akupun minta tolong teman kampusku itu untuk diantar ke rumah tukang pijat itu.
Sepanjang jalan, motor temanku itu meraung2, seperti sedang dinaiki beban yg sangat berat.. ditengah perjalanan kemudian dia berbisik kepadaku, apakah aku posisi sekarang naik berat badanku, aku tidak menjawab,..
dan aku mengintip dari belakang memang kita sedang melaju dlm kecepatan hanya 25-30 km/jam. Dan gear hanya bermain mentok di 1-2 padahal jalanan yg kita lalui hanya jalan lurus yg datar...
Wah ada yg ga beres ini pikirku, aku mencoba membisikkan ke temanku atas ketidak beresan ini, namun mulutku seperti ada tangan yg menutupi.. dan sepintas kulihat di spion, tangan itu berbulu hitam lebat. Aku terdiam di atas boncengan motor yg hanya melaju 20 km-an di jalan raya,
Aku menangis, dan d dlm hati aku bertanya, mau kamu apa sih, disitu aku paham kalau leher yg tercekat ini adalah ulah gendruwo yg mengikutiku sejak di kamar kos... sejenak aku berfikir seperti itu, tak lama motor temanku bisa melaju lbh kencang,
Kucoba untuk menggerakkan leherku, sudah bisa.. dan alhamdulillahh.. kami ga jadi ke tukang pijat itu, malah lari ke alun2 jember.. dan dilanjutkan menginap di rumah temanku..
Setelah kejadian itu aku memutuskan untuk pindah kos dan berharap tidak diganggu oleh makhluk halus lagi, namun, itu cuma harapan..... karena ..........

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with candrayuri

candrayuri Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @candrayuri

22 Feb
Sebelumnya perkenalkan saya Yuri, ini pengalaman mistis aku dan teman - temanku.. dan ini berdasarkan kisah nyata, real tidak dibumbui sama sekali..
Oke baik, aku di kota ini memiliki geng , bukan geng motor, tp yah boleh dikatakan teman2 ngumpul gitu lah
Beberapa dari mereka ini termasuk orang yg indihome, eh indigo.. dari dasar itu, kita sering nih waktu ngopi2 bareng, tetiba senyap dan kasih kode kalau ada yg mengawasi di sebelah2 kita.
Read 67 tweets
29 Jan
Setelah kejadian terakhir yg mana aku sampai di tempeli om gendewowo , tak lama setelahnya aku memutuskan pindah kos dari kosan pertamaku yg lumayan creepy itu. Aku memilih kos di jalan sebelah, hanya selisih sekitar 300 meter dr kosan awal..
Bangunan kosnya terbuka membentuk huruf U, dengan halaman tengah yg difungsikan sebagai lapangan voli , musholla dan parkiran motor, juga ada 2 pohon mangga dan 2 pohon rambutan di sisi halaman tengah ini,
Read 39 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!