LELAKI TUA DI SCHIPOL
.
.
.
.
✍️S. Margana
.
.

Sudah sebulan lebih tiap akhir pekan di pintu kedatangan Schipol Airport itu ada seorang lelaki tua yg berdiri di antara para penjemput penumpang pesawat Garuda yg terbang dari Jakarta.
Matanya selalu tertuju pada setiap penumpang yg keluar dari pintu kedatangan, terutama penumpang perempuan.

Persis di depan pintu keluar itu ada sebuah cafe yg biasa dikunjungi para penjemput sambil menunggu kedatangannya.
Dan jika sudah lelah pak tua itu pesan kopi sebelum pulang.

Seorang mahasiswi cantik yang bekerja paruh waktu sebagai pelayan cafe itu tidak dapat menahan keingintahuannya.

🎨Saatchi art
Sambil menyajikan secangkir kopi untuknya bertanya:

"Bapak sedang menjemput seseorang? Ini minggu kelima Bapak di sini tanpa bertemu seseorang."

Dengan lesu lelaki tua itu menjawab:"Tidak saya tdk sedang menjemput seseorang, tapi saya ingin melihat seseorang dari Indonesia".
"Siapa yg ingin Bapak lihat, saudara kah?"

"Aku ingin melihat siapa saja, tapi perempuan."

"Bukankah sudah banyak perempuan Indonesia yg keluar dari pintu sejak lima minggu yg lalu?"

"Memang, tapi bukan mereka semua yg ingin aku lihat."

"Lantas? "
Sambil mengeluarkan sebuah foto lelaki tua itu berkata, "Aku ingin melihat perempuan yang berbusana seperti ini."

Gadis cantik itu mengamati foto itu dengan seksama sambil memuji kecantikan dan keindahan busananya.

"Woow wat a mooi Meisje, ini busana apa?"
"Kain-kebaya, pakaian kebanggaan kami bangsa Indonesia. Terakhir saya melihat perempuan berkebaya ini setengah abad yang lalu, di pernikahan kakak perempuanku."

"Wah sudah setengah abad yang lalu, lamaaaa sekali", kata gadis itu.
"Iya saya sudah tujuh puluh tahun, sebelum mati saya ingin melihatnya", lelaki itu mulai berkaca kaca dan penuh harap.

"Iya semoga minggu depan Bapak bisa menemukan perempuan Indonesia berkebaya", kata gadis menghibur.
Di minggu ke sepuluh, lelaki tua itu masih menunggu. Namun kelesuan semakin tampak di raut wajahnya. "Mungkin aku harus ikhlas menerima kenyataan dunia yang telah berubah".
Kegetiranpun mulai terasa. Ia punya dendam pada Indonesia yang telah membuang anak bangsanya sendiri, walaupun hal itu tidak pernah bisa menguburkan kecintaanya pada budaya Indonesia. Namun rupanya Indonesia yang ia cintai telah berubah, mereka sudah berubah selera.
Lelaki tua itu merasa cintanya telah terkikis habis.

Ia pun merebahkan tubuhnya kembali di kursi cafe, pandangannya masih tertuju pada pintu keluar kedatangan, namun kosong.
Tiba-tiba matanya terbelalak, di depannya telah berdiri sosok anggun berkebaya hitam dengan konde ya rapi memegang secangkir kopi.

"Meneer dit is jou koffie, alstublief."

Dengan senyum manis perempuan itu menyilahkan kopi hangat untuk lelaki tua itu."
Setelah sekian lama menatap baru ia menyadari bahwa perempuan bule berkebaya itu adalah gadis yg sama yang melayaninya setiap minggu di kafe itu.
Mata lelaki itupun mulai membasah, air matanya menetes.
Diraihnya dua tangan si gadis berkebaya itu, sambil berusaha beranjak berdiri.

Si gadis itu perlahan berkata, "Maafkan aku, aku tidak secantik dan seluwes di fotomu itu, hanya ini yang bisa kulakukan untuk menghargai cintamu yg besar pada budayamu".
Lelaki tua itu tak bisa berkata kata lagi, tubuhnya makin bergetar, dan gadis itu memeluknya dengan hangat.

Amsterdam, 14 Juli 2019
S. Margana
.
.
.
Ijin Repost untuk yang kesekian kalinya, Mas @margana_s 🙏

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with NitNot ❘

NitNot ❘ Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @__MV_llestari__

11 Jun
PERPRES BUKAN PERMEN
.
.
.

Sejatinya, kita ini seperti buih dilautan, selalu terombang ambing dalam ketidakpastian dan hanya selalu terbawa. Gelombang membuat kita terguncang dan arus membawa kita kemanapun mereka pergi. Image
Tak ada akar di bawah kita, tak ada tali menjadi pengikat. Kita hanya ikut kemana arus besar itu bergerak.

Ketika bocor Rancangan Perpres Alutsista, kita dihadapkan pada kondisi yang menuntut untuk segera berpihak. Nama Connie Rahakundini dengan cepat menjadi trending.
Sebaliknya, nama Prabowo segera menjadi bulan-bulanan tanpa ampun dan jeda.
.
.

Menjadi heboh adalah ketika di sana ada angka 1.760 triliun. Uang dengan jumlah fantastis dan kita berdecak WOW..!!😲 Image
Read 42 tweets
10 Jun
BANGSA YANG SULIT BERSAPA DALAM RUKUN
.
.
.

Stunting yakni kurangnya asupan gizi pada anak akan mengakibatkan banyak hal tak baik. Pertumbuhan fisik terganggu, demikian juga kemampuan otak anak tersebut. Image
Bila dalam satu negara angka stunting tinggi, masa depan negara tersebut menjadi taruhan.
.
.

Indonesia telah berumur 75 tahun. Dibanding Singapore dan Malaysia yang lebih muda, kita justru tertinggal bila perkapita adalah apa yang menjadi acuannya.
Memakai tolok ukur yang sama, 1 orang Singapura dapat dikatakan mampu menghasilkan setara dengan hampir 14 orang kita. Pendapatan satu orang Malaysia, kita juga harus mengeroyoknya dengan 4 orang.
Read 60 tweets
10 Jun
RAPE CULTURE
.
.
.

Beberapa hari belakangan ini ramai kasus pelecehan seksual dan secara tidak sengaja membaca beberapa komentar yang juga tidak sedikit menyalahkan korban. Image
Hal itu kadang membuat saya berpikir, “kenapa ya kalau untuk kasus pelecehan atau kekerasan seksual, sering sekali ada aja orang yang membela pelaku kekerasan daripada si korban?”
Hal ini sebenarnya gak jauh dari “rape culture” yang sering kali membentuk pola pikir dan pandangan seseorang bisa mempengaruhi percaya atau tidaknya orang lain ke korban. Image
Read 15 tweets
9 Jun
BUKIT ALGORITMA BUKAN GIMMICK
.
.
.

Dengar-dengar, hari ini Rabu 9 Juni 2021 peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya proyek pembangunan kawasan Bukit Algoritma di Cikidang Sukabumi akan dilakukan.
Pembangunan fisik kawasan itu akan menelan biaya sebesar 18 triliun dan tersebar pada areal seluas 350 hektar. Nanti, setelah 3 tahun fase awal ini selesai, perluasan hingga 880 hektar akan dilanjutkan.
.
.
Peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan fisik kawasan itu adalah hasil proses panjang sebuah gagasan. Komunitas berbasis iptek, filsafat dan pemikiran-pemikiran sosial akan mendapat ruang dan gaung akan dimulai dari sana.
Read 15 tweets
8 Jun
T U R U N M E S I N
.
.
.

Dulu, ketika kepemilikan mobilmasih tak se masif seperti sekarang, saat mobil masih menjadi penentu kelas dalam strata masyarakat, merawatnya dengan totalitas adalah keharusan.
Sedemikian berharganya, istilah sebagai istri kedua pernah disandangnya. Dirawat, dihias dan kadang dipamerkan si pemilik dengan bangga.
.
.
Ketika mobil kita rusak & harus ganti suku cadang, varian pilihan tersedia cukup beragam. Bila mobil itu buatan Jepang, toko onderdil akan bertanya "orisinil atau KW?" Orisinil biasanya menunjuk pada sesuai aslinya atau bawaan mobil, dan KW adalah tiruan & biasanya buatan Taiwan.
Read 12 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(