Dr keputusan CRC yg diacc Exco WADA, hukuman bagi Indonesia:
1. Nggak dpt privilege termasuk funding. 2. Nggak bs jd board member. 3. Nggak jadi host ajang internasional. 4. Bendera nasional nggak boleh berkibar.
Nggak ada urusan Indonesia Raya, Pak..🤦♂️
Dunia begitu terbuka. Informasi sangat transparan. Masih saja ngeles.
Mbok mending minta maaf saja terbuka ke rakyat Indonesia. Lalu bertekad benar2 kerja serius, nggak ngampangin masalah, dan memperbaiki diri...
Miris.
Berdasar artikel 9.4.5 International Standard for Code Compliance by Signatories, WADA kirim surat ke LADI pd 15 Sept. WADA beri waktu 21 hari kpd Indonesia utk konfirmasi.
Hasilnya, sampai tenggat, Indonesia tak menjawab formal dan membela diri. Hasilnya: bendera PBSI berkibar.
"Jadi, sekarang masih masa klarifikasi, makanya tadi terlihat bendera tidak diperkenankan, tetapi lagu Indonesia Raya diperbolehkan."
Basi! Madingnya udah siap terbit!
• • •
Missing some Tweet in this thread? You can try to
force a refresh
New York Times menyebut Eliud Kipchoge sbg Zen Master. Orang dgn kekuatan mental dahsyat. Dia fokus, disiplin, dan tahu tujuan hidupnya dgn berlatih lari 230km/pekan.
Hari ini di usia 36, Kipchoge #KEN meraih 2 emas maraton beruntun Olimpiade. Marathoner terbesar dlm sejarah.
Kipchoge dibesarnya oleh ibu tunggal. Dia hanya tahu ayahnya dari foto.
Saat SD, setiap hari, dia berlari 6 sampai 7km dr rumah ke sekolah. Setelah sekolah, utk membantu keuangan ibunya yg seorang guru sederhana, Kipchoge berlari utk berjualan susu di pasar desanya.
Kipchoge suka belajar. Dia ingin bersekolah tinggi. Tp tak ada uang di rumah. Jd, dia memutuskan berlari scr profesional.
Dia menulis surat kpd tetangganya, peraih perak Barcelona 1992 Patrick Sang. Kipchoge ingin Sang melatihnya. Sang setuju. Dr sanalah perjalanan itu bermula.
Nyaris 100 thn, prestasi British Cycling biasa2 saja. Periode 1908-2000, pembalap2 Inggris cuma dpt 1 emas Olimpiade.
Di Tour de France lebih parah. Dlm 110 thn, tak ada satupun cyclist Inggris jd juara.
Nasib Inggris berubah dgn masuknya sosok dahsyat bernama Dave Brailsford.
Mengutip dari buku, Atomic Habits karangan James Clear, saking buruknya prestasi Inggris, pabrik2 sepeda di Eropa bahkan menolak menjual sepeda kpd timnas Inggris.
Mereka takut, citra produk mereka akan hancur jika dipakai pembalap2 Inggris yang terkenal sangat medioker.
Dave Brailsford awalnya bergabung dgn British Cycling pada 1997 sebagai konsultan.
Lalu dia menjadi direktur program. Brailsford akhirnya menjadi performance director pd 2003 untuk menggantikan Peter Keen.
Sejarah sensasional balap sepeda Inggris, bermula dari transisi ini.
Bu Risma setahuku nggak pernah bangga dgn penutupan Dolly.
Dia berkali-kali minta maaf karena ekonomi warga lokal terganggu.
Tapi penutupan harus dilakukan, krn dampak Dolly ke anak2 sudah sangat mengerikan. Krn lokalisasi di tengah pemukiman, maka paparan ke anak2 sangat kuat.
Sebetulnya, lokalisasi Dolly nggak pernah digusur. Cuma dialih fungsikan saja.
Pemkot membeli wisma2 prostitusi utk jd unit usaha. PSK dan orang2 yg secara ekonomi tergantung dengan lokalisasi dilatih untuk berbisnis.
Unit usaha warga termasuk mucikari diganti dgn harga layak.
Jurgen Klopp nggak mau komentar soal korona krn itu bukan kapasitasnya. Dia merasa komentarnya nggak penting, walau dia orang terkenal dan berpengaruh.
Harusnya kita mencontoh sikap Klopp. Kalau bukan ahli, nggak usahlah pongah dan sok pinter.