Sesungguhnya tak ada yg namanya salah jurusan. Apapun yg kamu pelajari BUKAN yg pokok. Yg pokok adakah CARAMU BERPIKIR. Jika cara berpikirmu tepat, apapun yg kamu pelajari di sekolah akan membantumu menggeluti bidang lain saat harus bekerja/mencipta
Saya resmi belajar Ekonomi, apa membantuku menggeluti politik? Sangat bisa. Saya kuliah Hubungan Internasioanal, apa membantuku menggeluti pembangunan/pemberdayaan desa? Sangat bisa. Saya kini baca buku2 Fisika & Biologi, apa membantuku dlm bisnis? Bisa
Apa itu cara berpikir yg tepat? Connecting the dots critically & analytically..mencari koneksi antartitik secara kritis & analitis..Tak penting kamu memulai dr titik apa & "berakhir" di titik mana. Terserah. Yg penting berpikir kritis/analitislah dgn berlatih
Lakukan terus menerus saat menemukan informasi baru atau data baru atau berjumpa dgn orang baru yg membawa ilmu atau perspektif baru...Pun jika orang baru itu "kurang pengalaman bekerja" (siapa tahu karena baru lulus kuliah/sekolah dia punya ilmu2 terbaru)
Terutama hari2 ini adalah salah besar jika kita menganggap remeh anak2 muda yg baru lulus. Salah besar.
Imajinasi mereka akan lebih relevan untuk hari2 ke depan dr pada pengalaman kita (terlebih imajinasi itu ditopang ilmu2 terbaru)
Langkah maju...
Pelajari yg kamu cintai (bukan cintai yg kamu pelajari)

era.id/nasional/83429…
Jika kamu sungguh2 mencintai Antropologi, maka tidak bisa tidak kamu akan menjumpai Biologi; jika kamu mencintai Sosiologi, kamu bakal menjumpai Fisika; jika ingin mendalami Ekonomi, kamu tak bisa menghindari Matematika & Komputer dst
Apakah dgn demikian saya harus kuliah di universitas semua ilmu itu? Tidak. Cukuplah kuliah 1 subyek & belajar subyek2 lainnya on line. Banyak yg gratis di @Google & @YouTube..Tiap minggu, 3 kali saya ikut kuliah Fisika di @MITOpenCourse di youtube. GRATIS!😉
Nah utk menyambungkan titik2 itu, biar gak bingung coba ambil kuliah Filsafat dan atau Sejarah juga di @MITOpenCourse (bisa lewat @YouTube)
Rutin tiap minggu.

GRATIS...
Di situ kamu akan tahu CARA BERPIKIR
Kini media pembelajaran on line-nya masih berbasis audio-visual (suara & gambar hidup 2 dimensi), di era #metasemesta akan berbasis ruang virtual 3 dimensi.

Bukan lagi belajar DENGAN internet tp DALAM internet. Simak perbedaanya=>
Bangsa ini harus dibangun dituntun o/ sains & teknologi u/ mewujudkan esensi kita di masa depan & berbasis budaya u/ mengamankan eksistensi kemanusiaan kita di masa depan.

Secerdas apapun robot, ia tak berimajinasi & beremosi (karena itu tak berbudaya)

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Budiman Sudjatmiko (IG: masbud_sudjatmiko)

Budiman Sudjatmiko (IG: masbud_sudjatmiko) Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @budimandjatmiko

21 Dec
Karena progresif itu masa depan...

"Masih 35 Tahun, Gabriel Boric Jadi Presiden Termuda Chile"

kompas.com/global/read/20…
"Visinya perubahan iklim, feminisme, desentralisasi, ekonomi hijau, keragaman & demokrasi langsung"
Kalau gak ditopang teknologi disruptif, susah u/ menopang agenda2 progresifnya. Agenda2 progresif (kesetaraan sosial) cuma bisa dilaksanakan tepat sasaran dgn teknologi. Tanpa itu bisa boros. Sbg milenial sosialis, saya yakin dia bisa
google.com/amp/s/m.liputa…
Read 4 tweets
14 Dec
Tiap Desember, isu Kristenisasi; tiap Tahun Baru, isu Yahudinisasi; tiap Februari, isu liberalisasi; tiap September, isu Komunisasi.
Tiap tahun orang2 dibakar, seolah u/ pertamakalinya mereka rasakan.
Kesimpulan:
Orang cepat lupa & emosinya mudah direkayasa
Untuk masyarakat yg mudah lupa & mudah dibakar emosinya, panggung opini (politik) baiknya lebih banyak diarahkan ke debat tatap muka dari pada pidato2.

Kenapa?
Dalam debat, emosi orang banyak dikeluarkan lewat mulut tokoh politik yg wajib mengontrol diri & kalimatnya serat bisa dibantah langsung.

Dalam pidato, emosi tokoh disalurkan lewat mulut massa yg tak terkontrol & makan waktu lama utk bisa dibantah
Read 9 tweets
5 Dec
Yg belum banyak disadari adalah #Revolusi40 bukan cuma akan mengubah watak & fungsi lembaga2 sosial di sekitarmu tp watak & fungsi alat2 fisik: rumahmu jd pabrikmu, kaca matamu jd sekolah/universitasmu, tubuhmu jd rumah sakitmu, bajumu jd alat musikmu dll
Kebayang kan revolusionernya #Revolusi40 ini...Contoh: kampus itu elitis karena masuknya ketat & mahal tp kaca mataku ini bisa kasih kuliah2 yg keren; RS canggih itu mahal tp tubuhku kini rumah sakitku krn ada nanorobot yg mengoperasi organ2 tubuhku tiap saat
Menikmati patung2 di Museum Vatikan itu mahal krn harus terbang ke Italia tp kini aku ada alat yg bisa mencetak patung2 serupa di rumahku; piano Stein Meyer itu gak bisa kubeli..ah aku lupa..kain ulos ini ada fitur2 yg bisa membunyikan "Canon" sama indahnya
Read 9 tweets
2 Dec
Waktu SD putriku gak suka Matenatika tp kemudian kudatangkan mentor guru filsafat logika u/ belajar berpikir kritis & analitis..Setelah itu dia jd suka Matematika (karena jd suka mencari logika di balik segala fenomena di sekitar).
Sering kuajak diskusi juga
Nah karena pintu masuk utk menyukai Matematika yg dilewati putriku adalah Filsafat Logika, dia jadi lebih suka Matematika Murni. Pun saat belajar Fisika, sukanya Fisika Teori. Jika kamu ingin anakmu menyukai Teknik, sering2 lah ajak dia membongkar alat
Putri saya sepakat u/ mendalami basic science, Fisika. Itupun Fisika Teori atau Matematika Fisika karena kami suka memdiskusikan #Revolusi40 di mana banyak kerja teknis bakal diambil alih robot cerdas.
Tugas manusia memahami logika robot u/ mengendalikannya
Read 6 tweets
19 Nov
Artikel ini ttg komunikasi antarbintang lewat internet kuantum, di mana informasi disimpan dlm partikel cahaya yg dijerat (foton). Nah foton ditembakkan antarbintang. Krn saling berbelit antarfoton yg berjauhan, infonya terkirim cepat
nationalgeographic.grid.id/read/132931824…
Karena teknologi maju maka diandaikan alien cerdas berkomunikasi dgn cara ini. Nah manusia (China) tahun ini sukses meringkus 36 "butir" partikel cahaya (foton) yg dgn superkomputer klasik butuh 26 milyar tahun tp dgn komputer kuantum cuma butuh puluhan detik
Tentu laju teknologi informasi kuantum yg diraih China masih jauh u/ setara "alien" yg dibilang periset Imperial College td. Kenapa? Ia butuh penguasaan teknologi pemanfaatan energi antarplanet (Skala Kardashev 2). Kita baru dr 1 planet, bumi (Kardashev 0,75)
Read 5 tweets
13 Nov
Bangsa yg sains dasarnya kuat & teknologi terapannya maju adalah: Inggris, Jerman, Prancis, Rusia & AS (mulai Abad ke 20). Jepang & China kuat di teknologi terapan. Kemajuan selalu dr sana. Warganya berani berimajinasi & berkalkulasi. Bukan berhalusinasi
1 yg kiri adalah anak kandung #Revolusi40 & yg kanan adalah anak kandung Revolusi 2.0. Yg anak kandung #Revolusi40 adalah produk imajinasi, yg anak2 kandung Revolusi 2.0 adalah produk kreasi & (lewat Revolusi 3.0) inovasi komputer.
Beda proses & hasilnya
Yang mau saya katakan adalah, jika ingin jd bangsa pemenang di era #Revolusi40 itu gak cukup dgn berkreasi & berinovasi...tp harus berani berimajinasi...
Jadi krearif & inovatif SUDAH TAK LAGI CUKUP..
Read 12 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(