Apa yang terjadi di Desa Wadas hanyalah satu dari sekian banyak konflik agraria yang pernah terjadi. Intimidasi yang disusul dengan penangkapan warga terjadi diberbagai daerah perlawanan.
Intimidasi sering terjadi seiring gerakan warga yang ingin memperjuangkan hak memperoleh informasi jelas dan lingkungan hidup sehat.
Saatnya kita bersuara agar pemerintah tidak semena-mena untuk mencapai tujuan pembangunan versi mereka.
Kami menanti dukungan dan aksi nyata dari Gubernur Jawa Tengah @ganjarpranowo untuk hentikan intimidasi dan memberikan perlindungan terhadap warga Wadas

#WadasMelawan #SaveWadas

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Greenpeace Indonesia

Greenpeace Indonesia Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @GreenpeaceID

Feb 10
Masih ingat soal Kode Merah untuk Kemanusiaan?

#LaporanIPCC #KrisisIklim
Laporan tahun lalu dari para peneliti Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (#IPCC) sudah memberikan peringatan soal apa yang akan terjadi pada sistem iklim kita, dan kemana kita akan menuju jika tindakan yang diperlukan tidak dilakukan.

Nah, para peneliti kembali lagi.
Berikut beberapa hal yang bisa kita harapkan untuk dipelajari lebih lanjut berdasarkan laporan kedua dari empat bagian penilaian IPCC itu:
Read 5 tweets
Feb 9
Buat yang bertanya-tanya, "ada apa sih dengan Wadas?", atau mau tahu kenapa banyak yang menolak "pembangunan" di Wadas, simak yuk!

[Sebuah utas]

#WadasMelawan #SaveWadas #FaktaWadas
Wadas adalah desa yang diberkahi kesuburan dan pertaniannya produktif. Dengan tanah yang subur, tak heran mayoritas masyarakat Wadas berprofesi sebagai petani yang bergantunh pada tanah dan alam. Komoditasnya hingga milliaran lho.
Sayangnya semua itu terancam oleh pertambangan batuan andesit guna mendapat material urug untuk pembangunan “Bendungan Bener”.
Read 9 tweets
Feb 8
Sejak kemarin siang, ratusan personil Brimob berkumpul di Polres Purworejo, dan mendirikan beberapa tenda di dekat pintu masuk Desa Wadas). Anehnya, di malam hari listrik di Desa Wadas mati, sedangkan desa lain di sekitar Wadas tetap menyala. #WadasMelawan Image
Pagi ini Uut, seorang warga Desa Wadas, ditangkap paksa oleh aparat bersenjata untuk dibawa ke Polsek Bener. Kondisi sinyal dan internet yang terganggu membuat warga Wadas kesulitan untuk berkomunikasi.

#WadasMelawan #WadasMemanggil #StopPengukuranDiWadas #StopAparatMasukWadas Image
Bantu Warga Wadas dengan ramaikan media sosial kamu dengan tagar #WadasMelawan #WadasMemanggil #StopPengukuranDiWadas #StopAparatMasukWadas 🔥

Untuk info terbaru, pantau terus @Wadas_Melawan
Read 5 tweets
Dec 17, 2021
Mungkin tidak sedikit dari kita bertanya-tanya, kenapa Indonesia mengimplementasikan Co-Firing? Kenapa sekarang? Bahan bakarnya dari mana saja? Bagaimana dampaknya?

-A Thread-
Co-Firing sudah digunakan sejak akhir 1990-an di sejumlah negara. Namun, Indonesia baru akan mulai menjadikan Co-Firing sebagai salah satu cara untuk menurunkan emisi karbon. Sayangnya masih banyak hal tentang Co-Firing yang belum dirasa jelas.
Co-Firing di Indonesia akan menggunakan sampah & limbah hasil perkebunan, seperti akasia, sawit, dan sengon dijadikan sebagai bahan baku co-firing. Bahan tersebut merupakan jenis tanaman yang membutuhkan banyak lahan. Artinya bisa menjadi celah tindakan deforestasi lagi dan lagi.
Read 16 tweets
Dec 17, 2021
Manusia memang diberikan kelebihan akal dan pikiran, tapi bukan berarti manusia lebih penting dibanding entitas lainnya. Konsep manusia sebagai pusat kehidupan ini dikenal sebagai antroposentrisme. Ibarat piramida, dalam konsep ini manusia diletakkan di paling atas. #Ummah4Earth
Allah SWT menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya sehingga diberi amanah untuk menjadi khalifah di Bumi.
Sayangnya banyak sekali manusia yang memiliki pola pikir seperti ini sehingga seringkali mengorbankan Bumi dan isinya demi memenuhi keserakahannya.
Read 4 tweets
Dec 16, 2021
Pelemahan ekosistem hutan dan sumber daya alam membuat manusia kehilangan tempat serapan alamiah dan rentan kebakaran hutan & lahan (Karhutla). Di musim penghujan, banjir tidak dapat ditepis. Lalu, di musim kemarau, asap tebal harus menghiasi langit. ImageImage
Di tahun 2021, banyak warga harus menderita karena banjir. Mundur ke tahun 2015-2019, napas warga tercekat karena kabut asap tebal imbas karhutla yang masif. Di Kalimantan Tengah, angka titik panas yang mencapai 4.000 titik merugikan secara multidimensional. ImageImage
Situasi pun terus memburuk, hingga Gugatan Warga Negara (Citizen Law Suit/CLS) dilayangkan pada Pemerintah Indonesia. Melalui Putusan Nomor 118/Pdt.G/LH/2016/PN Plk, warga menang, namun hingga saat ini, Pemerintah Indonesia belum menjalankan putusan pengadilan dengan baik. ImageImage
Read 4 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

:(