Narasi2 dalam teori konspirasi, anti-vaxxer itu bukan hal baru. Sudah ada sepanjang jaman dan terkumpul pelan-pelan.
Kalau mau bikin cerita konspirasi yang meyakinkan, tinggal comot narasi2 dari kamus, lalu bungkus dengan konteks sekarang.
Keuntungan Ekonomi
Mereka yang di puncak piramida teori konspirasi dan anti-vaxx mendapat keuntungan ekonomi yang besar. Misal Dr. Mercola, ngajak orang tak percaya vaksin, terus nyuruh beli vitamin dan produk2 bikinannya.
$100 Juta kekayaannya.
Yang di posisi bawah piramida, mengambil remah-remah keuntungan ekonomi dengan membuat hoaks demi adsense, jasa pesanan kampanye politik, atau jualan produk.
Cara Kerja Bisnis Hoaks
Mereka yang bisa memanfaatkan komunitas yang percaya pada teori konspirasi dan anti-vaxx, bisa mengeruk keuntungan finansial dengan bisnis hoaks dan sampingannya seperti ini.
Masyarakat Umum Korban Hoaks
Dan yang menyedihkan adalah yang paling bawah piramida.
Mereka setiap hari menerima pesan hoaks, teori konspirasi, anti-vaxx, dan percaya. Membuka video hoaks, ngeshare ke group2 WA.
Dalam 3 hari kanal hoaks di YouTube bisa dapat 753k views.
Meninggal Karena Hoaks
Banyak laporan adanya anggota masyarakat, anggota keluarga yang karena percaya hoaks, tidak mau ke rumah sakit, ndak mau diobatin, memilih obat alternatif, dan akhirnya terlambat ditangani dan meninggal.
Thn 2020 ada 800 dilaporkan meninggal krn hoaks.
PENUTUP
“Saring sebelum Sharing”
• • •
Missing some Tweet in this thread? You can try to
force a refresh
"Jika BOS terus diberikan kepada sekolah-sekolah dengan kualitas layanan tidak sesuai harapan, maka akan menyebabkan pemborosan anggaran negara..," katanya.
Jadinya negara lepas tanggung jawab, nyerahkan ke masyarakat untuk sekolah2 kecil?🤔
Pendidikan dasar jadinya bukan hak semua warga negara. Hanya jadi hak bagi warga yg bersekolah di sekolah berkualitas.
Berapa banyak sekolah berkualitas?
Kebijakan ini bisa semakin melebarkan kesenjangan. Yg besar makin besar, yg kecil dilupakan.
Harusnya pemerintah hadir meningkatkan kualitas sekolah2 kecil yg banyak di desa2. Bukan malah menghentikan dukungan dan memilih hanya mendukung sekolah yg SUDAH berkualitas.
Sebenarnya caption diatas dibuat heboh aja. Aslinya di PL, siapapun yang sudah login di apps, bisa cek sertifikat siapapun selama tahu NIK, Nama, dan tanggal lahir.
Jadi, ini adalah "fitur".
Tapi ndak tahu apakah memang semudah itu orang boleh download sertifikat orang lain.
Banyak orang desa yang ndak punya nomor HP atau email. Memang gap di +62 masih tinggi kl mau dibuat full elektronik.
The developers of eHAC were using an unsecured Elasticsearch database to store over 1.4 million records from approximately 1.3 million eHAC users.
These records didn’t just expose the users. This data leak exposed the entire infrastructure around eHAC, including private records.
No. of people exposed:Approx. 1.3 m
Types of data exposed:PII data; travel information; medical records; COVID-19 status
Potential impact:Fraud; Hacking; Disinformation
Data storage format:Elasticsearch