Itu casus belli-nya (faktor khusus). Faktor umumnya: Rusia masih marah karena Presiden Ukraina, Yanukovich, yg bersahabat dgn Rusia...digulingkan di tengah jalan pd 2010. Pendukung2 Yanukovich di Ukraina Timur kemudian memproklamasikan 2 republik sendiri
Yg menggulingkan Yanukovich adalah partai2 Ukraina yg pro Barat & ultranasionalis Ukraina (yg sejak Perang Dunia II sudah anti Soviet.& pro Nazi), sementara Yanukovich dr partai yg pro Rusia
Makanya dalam sebuah negara demokratis, tak selayaknya sebuah pemerintahan digukingkan dgn pemberontakan. Apalagi jika itu berkait dgn adu kekuatan geopolitik negara2 besar dunia. Urusannya bisa panjang
Yanukovich digulingkan krn memperpanjang kesepakatan persahabatan dgn Rusia. Partai2 yg menggulinhgkan Yanukovich mau membawa Ukraina jd anggota NATO dgn mengucilkan Rusia yg sdh lama mau gabung NATO (tp selalu ditolak) u/ mencegah NATO dipakai menjepit Rusia
Indonesia sbg negara yg pernah dibela Ukfaina di PBB pd 1945 (meski dr rejim yg berbeda ideologinya dgn Ukraina sekarang) & pernah dibantu o/ Soviet dlm merebut Irian Barat, harus membantu perdamaian di sana. Saat itu Soviet dipimpin orang Ukraina, Khurschev
Nah keberadaan Khurschev (orang Ukraina yg jd pemimpin Uni Soviet saat itu) jg jd penyebab konflik ini. Saat itu Khurschev memberikan Krimea (milik Republik Soviet Sosialis Rusia) ke Republik Soviet Sosialis Ukraina. Kini Rusia rebut lagi Krimea dr Ukraina
Rusia merebut Krimea dr Ukraina & mendukung Ukraina Timur u/ merdeka dr Ukraina dgn alasan melindungi mayoritas etnis Rusia di wilayah2 itu yg terancam krn Ukraina dikuasai partai2 anti Rusia (baik pro Barat atau nasionalis sayap kanan yg dekat Neo Nazi)
Nah Indonesia tak boleh cuek dgn konflik ini karena 2 negara tsb (Rusia & Ukraina saat masih jd satu negara, Uni Soviet) pernah mendukung kemerdekaan & kedaulatan teritorial Indonesia secara diplomatik (1945) & militer besar2an (1960an u/ merebut Irian Barat)
Pelajaran u/ Indonesia dr konflik ini ada 3:
1. Jgn gulingkan pemerintah yg terpilih secara demokratis dgn pemberontakan
2. Jangan memecah2 negara
3. Kekuatan2 besar dunia tak akan berdiam diri saat muncul kekacauan dr faktor 1 & 2 di atas.
Urusannya panjang

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Budiman Sudjatmiko (IG: masbud_sudjatmiko)

Budiman Sudjatmiko (IG: masbud_sudjatmiko) Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @budimandjatmiko

Feb 24
Jika problem internasional ditanggapi secara emosional...bisa kacau dunia. Melihat secara realisme politik & geopolitik adalah cara waras tersisa. Gak bisa atiipati atau simpati berlebih. Bisa kacau dunia & Indonesia bisa cuma jd obyek (karna kita belum kuat)
Jika analisis ilmiah problem global ditolak @thedufresne, mau menawarkan alternatif ideologis?
Tak sesederhana itu.
Aku pernah belajar Hub. Internasional, logikanya BERBEDA dgn politik domestik..Jika ILMU HI tak boleh dipakai menganalisis, pakai apa?
Ada 4 kaca mata yg dipakai 4 kalangan utk melihat problem interrnasional:
1. Kemanusiaan (awam)
2. Ideologis (pejuang)
3. Hukum internasional (diplomat)
4. Strategis geopolitik (pemimpin politik)
Read 7 tweets
Feb 23
Hebat! Fisikawan2 Rice University membuat dimensi buatan yg memungkinkan mereka memperbesar atom sehingga mampu menganalisis interaksi antaratom yg bersifat kuantum (saling berbelit & ada di mana2 sekaligus) @sandokokosen
@AryBandung news.rice.edu/news/2022/phys…
Simulasi Kuantum adalah produk teknologi yg paling dekat utk mempraktikkan sains informasi kuantum (sebelum manusia mampu membuat komputer kuantum yg mampu menjalankan aneka tugasnya) yg melampaui superkomputer klasik tercepat
Gunanya? Salah 1-nya membuat materi2 baru & menirukan ruang hampa kuantum (yg melahirkan materi2 padat alam raya) atau ruang hampa yg pura2 runtuh di awal alam raya (transisi dr Tiada jadi Ada yg pertama) atau pengakhirannya (kiamat!)
phy.cam.ac.uk/news/towards-q…
Read 11 tweets
Jan 28
Pemfasisan Eropa lahir dr ide memurnikan suku/ras SETEMPAT. Di Indonesia fasis2nya mendompleng agama dgn mengglorifikasi budaya ras asal agama tsb. Klas menengah kota menolaknya. Gugup. Lain cerita jika yg menolak itu suku2 Nusantara
manadopost.jawapos.com/berita-terbaru…
Selain beda akarnya, di mana fasisme Eropa berdasar suku/ras setempat, mereka juga menjunjung sains teknologi. Watak ekspansionisnya sih sama. Faktor itu yg membuat fasisme Eropa cuna bisa dikalahkan dgn perang DARI LUAR dgn alasan: demokrasi & kemanusiaan
Sementara upaya pemfasisan Indonesia (karena asalnya dr budaya wilayah lain), tak perlu dihadapi dgn perang. Cukup dgn mempromosikan sains teknologi & berpikir ilmiah (karena fasismenya tdk lahir dr tradisi ilmiah yg kuat) serta memperkuat budaya2 Nusantara
Read 10 tweets
Jan 28
Kita bisa2 jd bangsa multi monolog...Monolog bergiliran (ngoceh sendiri2), kuping panas & berujung saling lapor. Jadi pinter gak (utk monolog gak perlu pinter & gak bikin pinter), panas iya.
Bgm biar ramai tp bikin berani & pinter?
Biasakan DEBAT TATAP MUKA!
Orang yg bilang bahwa berdebat itu jahat, tak sopan, perbuatan bodoh & merusak kedamaian itu WAJIB membuktikan bahwa ngoceh/memfitnah 1 arah (dengan bermonolog) itu baik, sopan, pintar & damai?
Debat tatap muka itu bisa MENETRALISIR racun fitnah yg muncul dari ocehan #SemburanDusta atau fitnah (dengan monolog)...
Read 8 tweets
Jan 27
Mas @hnurwahid, jika berkenan 1 saat kita bisa debat publik ttg sejarah, ekonomi politik, geopolitik, politik domestik dll. Itu positif u/ nalar & etika politik. Saya tak berharap mengubah opini2 mas Hidayat tp pendukung2 anda spy dpt perspektif baru. Trims
Ada salah kaprah dlm memaknai kebebasan. Seolah ia cuma memberi tempat bagi opini2 1 arah (yg dalam praktiknya sering sembarangan). Padahal level yg lebih tinggi adalah dgn mengisinya lewat dialog & debat2 publik yg etis & bernalar.
Publik tak disesatkan..
Saya menghargai lawan politik saya dgn mengajaknya berdebat. Memberinya kesempatan menjelaskan dalih2nya di depan saya (dan teman2 saya yg menyaksikan).

Hidup harus dgn dalih-dalih, tak cukup dengan dalil...
Read 4 tweets
Jan 14
Pernah kuiingatkan 2019, cara #SemburanDusta adalah berulang2 menyerang/melecehkan & minta maaf. Targetnya?
1. Menyerang berulang2 u/ mengurung obyek2 kebencian
2. Minta maaf u/ lari dr tanggungawab.
Obyek kebenciannya sdh dikenali
news.detik.com/berita-jawa-ti…
Krn obyek2 kebencian sudah dikenali, maka akan muncul penyerang2 baru yg bekerja dgn cara sama. Obyek kebencian kian rentan jd sasaran serangan shg jatuh nilai sosialnya.
Pelaku2nya?
Bebas donk (kan sdh minta maaf dgn materai).
Gitu cara main mereka
#SemburanDusta adalah salah 1 bentuk perang gerilya psikologis di era media sosial. Hanya terjadi dalam.kondisi:
1. Tiap orang punya akses medsos
2. Negara hukum dengan penyelesaian di luar pengadilan
3. Ideologi mayoritarianisme (mayoritas itu istimewa)
Read 11 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(