My Authors
Read all threads
Bismillah,, kali kali pengen bikin cerita horror tiap malam jum'at. Semoga aku baik baik aja ngetik ini, dan kalian yang baca ini baik baik aja :)

Kalo rame aku up ini cerita abis magrib :)
Oke baiklah aku up ceritanya, kayanya udah nunggu lama hihi
Cerita ini dimulai saat sepupuku Syam berumur 8th. Waktu itu dia baru saja bertemu ibunya yang selama dari bayi ditinggalkan karena bekerja sebagai TKW di Malaysia. Selama 3th sudah Syam ditinggalkan, dan saat itulah waktu yang membahagiakan baginya bertemu kembali dengan ibunya.
Syam bersiap untuk menjemput ibunya bersama ayah dan saudara lainnya ke bandara Soekarno Hatta. Setibanya di bandara, mereka tak butuh waktu lama untuk mencari bi Nita (ibunya Syam). Karena memang tak ada perubahan apapun dari dirinya..
Tangis haru dan pelukan hangat menyambut bi Nita. Atas kepulangannya dari luar negeri, keluarga pun sudah merencanakan untuk mengadakan makan bersama serta syukuran. Sepanjang jalan, syam terus saja memeluk ibunya dengan penuh bahagia.
Bagaimana tidak, soalnya selama tiga tahun dia hanya bisa melihat ibunya lewat foto yang dikirim lewat surat. Ya, waktu itu memang tak secanggih sekarang yang bisa video call ketika rindu dengan seseorang.
"Syam, gimana sekolahmu ?" kata ibunya.

Syam menjawab dengan antusias...
Memang tak ada yang istimewa dari sekolahnya. Syam menjalani masa sekolah seperti anak seusianya.
Mereka pun tiba di rumah pada saat sore hari. Dikarenakan jalanan dari Jakarta ke Bandung itu memang lumayan jauh dan banyak jalur yang macet.
Syam tetap menempel erat pada ibunya seakan tak ingin ditinggalkan jauh lagi.

Sebelum melaksanakan acara makan-makan, bi Nita berpamitan untuk membersihkan badan.
Entah adat dari mana, jika ada orang yang sudah dari luar daerah suka membawa oleh-oleh...
yang dibawa bi Nita. Mulai dari pakaian, makanan bahkan hal lain pun. Semua isi koper dikeluarkan oleh om Isnain (suami bi nita). Dan mulai membagikan rata kepada sanak saudara.
Tak luput Syam pun ikut untuk membongkar isi koper yang kata bi Nita khusus untuk Syam sendiri.
Isinya banyak berbagai macam barang dan ada juga mainan yang diinginkan oleh Syam sejak dahulu. Namun ada suatu barang yang memang tak pernah Syam ketahui. Ia pun hendak menanyakan kepada ibunya yang saat itu sedang berada di kamar mandi.
Syam berlari ke arah kamar mandi yang letaknya ada dibelakang dekat dapur. Memang lumayan megah rumah itu, sebab siapapun orang yang bekerja diluar negeri bisa membangun rumah mewah beda dengan tetangga lainnya.
Ketika berlari, ia tiba-tiba melihat ibunya masuk ke arah gudang.
Namun bukan lewat pintu, melainkan menembus tembok. Ia yang terheran terus bertanya-tanya.
"Mama?"

Ia terus memanggil ibunya tapi tak ada jawaban. Lalu ia memutuskan untuk memasuki gudang.
Tampak gelap didalam gudang itu, soalnya lampu disana belum sempat dipasang oleh ayahnya.
Namun masih bisa melihat cahaya remang-remang dari ventilasi udara dan kaca jendela kecil yang berada diatas bagian gudang. Syam nampaknya melihat ibunya sedang berdiri membelakanginya.
"Mama, ngapain ? Bukannya tadi mandi ? Kok disini sih" ....
Syam masih bingung, kenapa ibunya masih tetap mematung dan tak menjawab tanya anaknya. Lalu syam teringat benda yang ingin ditanyakan, ia menghampiri ibunya sambil menyodorkan benda yang ada ditangannya.
Syam semakin kesal karena pertanyaan dan ucapannya tak digubris sedikitpun.
Ia langsung lebih mendekati ibunya.

Tiba-tiba....
Apa yang dia lihat bukan ibunya. Tampak jelas itu memang bukan ibunya. Tubuhnya memang sama persis, namun yang menjadi beda adalah wajahnya yang rata seperti tembok.
Syam langsung terduduk karena mengalami syok yang hebat. Tubuhnya lemas tak bisa digerakkan.
Sosok itu perlahan mendekat. Baru pertama kali dalam hidupnya Syam melihat hantu, bahkan menyerupai ibunya yang tanpa wajah.
Sosok itu mendekat seperti melayang, sebab ketika Syam melihat dari duduknya itu, hantu itu tak menapak.

Syam berteriak dengan keras, mencoba untuk mengusir hantu itu dengan tepisan dari tangannya. Tapi semua usahanya tak membuahkan hasil.
Sambil menangis dan berteriak, Syam akhirnya menuju pintu gudang dan terus menggedorkan pintu.

"mama... tolong... mamaaaa..."
Gedoran pintu dan teriakan Syam semakin menjadi saat makhluk itu kini sudah berada dekat dengannya.
Sosok itu sudah memegangi lehernya dan mencoba mencekiknya.

"ma...mmm...aaa"

Tangan sosok itu sudah mencekram lehernya. Dan syam mencoba melawan cekikan itu dengan memukul dan menendang-nendang.
Tangisan syam mulai melirih, pukulan dan tendangannya sudah melemah. Penglihatannya pun sudah mulai samar-samar dan setelah itu ia tak sadarkan diri.

Syam terbangun akibat suara tangisan dari ibunya. Ia berusaha membuka mata, dan akhirnya ia tersadar sepenuhnya.
Ia menangis kembali dan memeluk ibunya dengan erat. Sambil sesekali syam menunjuk kearah gudang dan berkata bahwa "mama ada dua.. yang disana hantu".

Acara makan-makan keluarga pun nampak kurang kondusif dikarenakan ada insiden kurang mengenakan yang dialami Syam.
Tapi ayahnya menyuruh agar acara syukuran itu tidak dibatalkan.

Akhirnya acara itu berlanjut dan membacakan do'a kepada keluarga om Isnain, terutama syukuran atas rumahnya.
Syam masih trauma dengan kejadian itu. Ia terus menangis saat melewati gudang. Sampai-sampai saat akan ke kamar mandi pun harus ditemani oleh ayah atau ibunya. Entah itu siang atau malam hari.

Tapi setelah rumah itu di do'akan oleh sanak saudara.
Tak ada kejadian aneh yang menimpa om Isnain apalagi Syam. Namun syam berkata ketika melihat dari luar rumah, di lubang ventilasi bagian gudang masih sempat melihat wajah rata dari hantu itu.
------------------ T A M A T --------------------
Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh.

Enjoying this thread?

Keep Current with hanya Ucin

Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!