My Authors
Read all threads
Jangan lupa di Retweet ya manteman

Pria di Toilet part3 (last)

“Saya ingin pria itu kembali”

•• A Thread••

@bacahorror
@Ceritahororr
@threadhoror
#threadhorror
#ceritahoror
#CeritaHororTwitter
Karena saya terlalu takut dia sendiri di lantai 2 dan lantai 2 harus terus di gunakan akhirnya ayah dan ibu kini tidur di lantai atas di kamar nisa, dan nisa tidur di kamar saya. Saya kira setelah siluman ular itu pergi tidak akan ada lagi yang mengganggu namun nyatanya tidak.
Malam itu saat pukul 1 malam saya sedang membanca novel karena tidak mengantuk,sedangkan nisa sudah tidur nyenyak. Di pertengahan membaca novel saya melihat sekelabat putih dari ujung mata melewati pintu berulang kali, namun saat itu saya tak takut karena ada nisa yang menemani__
__ saya pun mencoba untuk tidur menyamping menghadap nisa dan membelakangi pintu sambil terus berpikir positif kalu itu bukan sosok hantu yang akan mengganggu saya.Baru saja terlelap tiba-tiba jendela kamar terbuka dengan sendirinya padahal tadi sudah di kunci dengan rapat__
akhirnya saya pun bangun untuk mengunci jendela. Tiba-tiba Udara dingin menusuk badan dan bulu kuduk berdiri melihat satu sosok pocong dibalut kain putih yang kotor dan lusuh di penuhi nanah berdiri terbang di luar jendela berhadapan dengan matanya yang keluar, wajahnya hancur__
dipenuhi belatung dan pipinya yang bolong hingga terlihat daging di dalamnya, saat itu badan saya terpaku bahkan mata pun tak bisa berkedip. Di dalam hati terus mengucap istigfar, saat kaki sudah mulai bisa bergerak langsung saja saya melompat ke kasur lalu memeluk nisa,
hingga akhirnya saya tertidur dengan jendela kamar yang masih terbuka. Saya kira mereka tak akan mengantuk karena kini saya tidak sendiri, tapi mereka seperti malah tertantang dan terus saja datang menghantui.
Karena kita sekeluarga sudah bingung harus bagai mana lagi akhirnya kita datang lagi ke ustadz agus, namun kini ustadz agus sudah angkat tangan dengan gangguan yang terus menerus kami alami, akhirnya ustadz agus menyarankan untuk memanggil ustadz kenalannya bernama ustadz ilham.
Setelahnya langsung saja ustadz agus dan ayah pergi ke pesantren tempat ustadz ilham tinggal, malamnya ayah, ustadz agus dan ustadz ilham sampai di rumah, setelah selesai istirahat sebentar ustadz ilham langsung meminta air satu ember untuk di do’ai
selesainya utadz ilham meminta kami membaca surat yasin sebanyak 3kali bersama-sama, saat membaca surat yasin suara gemuruh, rintihan wanita sampai gebragan tembok terdengar di lantai atas dan semakin lama semakin kencang bahkan kami semua tak bisa fokus membaca surat yasin,
Ajaibnya saat kami selesai membaca surat yasin suara gemuruh itu serentak berhenti. Saat kondisi rumah sudah tenang ustadz ilham meminta kami semua segera tidur namun di lantai bawah, sedangkan ustadz ilham dan ustadz agus akan tidur di lantai atas.
Satu malam itu tidak terjadi apa-apa kami semua pun tidur dengan nyenyak, saat paginya ibu di minta ustadz ilham untuk mengepel lantai rumah dengan air yang semalam sudah di do’ai. Saat ibu masih mngepel ustadz agus menelpon rekannya untuk datang ke rumah kami agar bisa membantu_
__memasang pagar ghaib agar mereka tidak bisa melewati portal itu lagi, seharian penuh ustadz ilham dan ustadz agus memsang pagar itu tanpa adanya gangguan, setelah selesai ayah meminta mereka ber3 untuk beristirahat sejenak.
Akantetapi pagar itu ternyata tidak mempan dan masih bisa mereka lewati, selagi pak ustadz terus membaca do’a mereka malah berdatangan lebih banyak dari biasanya mungkin karena mereka marah rumah ini di pagari dan di bacai do’a.
Ustadz ilham dan ustadz agus terus berdo’a hingga ba’da magrib tiba namun gangguan mereka semakin besar hingga menyerang semua orang yang ada di rumah ini mulai dari bibi yang sedang di dapur tiba-tiba dimasuki sosok wanita yang terus tertawa dan berlari ke arah kami.
“hihihihihiiii kalian sedang apa mau memagari rumah ini hihihiiii tak akan mempan pada kami hiiiihiiii” bibi sambil berlari sempoyongan.

Setelah wanita itu keluar dari tubuh bibi, kini bergantian dan malah ibu yang dirasuki dan terus berdesis seperti ular,
setiap orang di rumah ini kerasukan dengan sosok yang berbeda-beda kecuali ustadz ilham, malam itu terasa panjang dan meneganggkan sekitar jam 11 malam gangguan itu berhenti karena ustadz ilham menutup titik-titik tempat mereka masuk ke tubuh kami__
Malam nya kami semua tidur di ruang tengah dengan rasa takut sedangkan ustadz ilham dan ayah berjaga takut hal aneh terjadi lagi, ternyata mereka masih berani mengganggu saya, kini lewat mimpi seorang pria tinggi besar dengan sekujur tubuh penuh dengan borok megenggam tangan saya
__dengan keras sampai saya tidak bisa pergi kemana-mana, tiba-tiba ustadz ilham membangunkan saya karena saya ditindihi oleh beberapa sosok.

“Lina bangun, bangun sebentar”

“Ustadz tadi saya kenapa, saya bermimpi hal aneh ustadz.”
“Tadi kamu ditindihi oleh beberapa sosok, sekarang kamu boleh tidur lagi.”

Namun setelah kejadian itu saya sudah tida bisa tidur lagi sampai subuh,setelah adzan subuh berkumandang kami pun sholat subuh berjamaah, baru saja selesai sholat subuh tiba-tiba ustadz ilham pingsan__
mungkin karena kelelahan semalaman menjaga kami, saat sudah sadar ustadz ilham meminta ayah menjemput kakek syaril.
Setibanya kakek syaril, ustadz ilham menanyakan keberadaan sosok pria yang dulu di pindahkan oleh kakek syahril.
“Ke waktu dulu memindahkan sosok pria di lantai atas kakek pindahkan kemana?” Ujar ustdaz ilham dengan wajah lusuh.

“Oh pria itu kakek pindahkan ke pohon mangga di belakang rumah”

“Oh kalau begitu ustadz agus kamu ikut kakek ke rumahnya ya dan ajak lagi pria itu ke rumah ini!”
Entah apa yang ada di pikiran ustadz ilham itu membuat kami bingung.

“Ustadz mengapa pria itu malah di pindahkan kemari lagi, nanti pria itu mengganggu kami lagi.” Ujar aku yang masih belum bisa mencerna perkataan ustadz ilham tadi.
“Jadi begini, sepertinya permasalahan ini tidak akan selesai sampai kapan pun kecuali pria itu dikembalikan ke tempatnya dengan tugasnya yang dulu di berikan oleh kakek anda”

Malamnya saat ustadz agus dan rekannya tiba ,ustadz ilham langsung ke lantai atas sendirian cukup lama__
_padahal sedang sakit, entah apa yang dilakukaan ustadz ilham saat itu. Saat turun ustadz ilham berkata bahwa pria itu sudah di kembalikan ke tempat asalnya.

“Jadi pria itu saya kembalikan ke tempat awal yaitu ditoilet.”

“Tapi ustadz nanti dia mengganggu saya lagi seperti dulu”
“Tenang saja lina, saya akan jelaskan kenapa saat awal pertama kali kalian kesini dia mengganggu, sebenarnya dia hanya ingin menanyakan kemana tuannya (kakek lina) pergi kenapa dia tidak kembali dan pria itu juga tidak tahu kalo kakek lina sudah meninggal.”
“Tapi kenapa harus ke saya”

“Karena kamu sensitif dan dia berniat bertanya namun kamu tidak tahu sehingga menyangka kalau dia sedang menakutimu, sekarang dia sudah tahu kalu kakek lina sudah meninggal dan pria itu akan menjaga portal itu selamnya tanpa mengganggu kalian lagi”.
Setelah permasalahan selesai ustadz ilham dibawa ke rumah sakit untuk beberapa hari, portal itu kini sudah dijaga oleh pria itu dan tak akan ada lagi sosok yang melewati portal itu lagi. Akhirnya rumah ini tentram dan terhindar dari hal-hal aneh yang pernah terjadi di rumah ini.
~• TAMAT •~
Terimakasih sudah membaca cerita ini dari part1 semoga kalian terhibur, jangan lupa nantikan thread horor selanjutnya malam jum’at nanti dengan cerita baru yang lebih menegangkan.
Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh.

Keep Current with BelekNaga⚡

Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!