Mata Najwa Profile picture
3 Nov, 77 tweets, 63 min read
UU Cipta Kerja resmi ditandatangani Presiden Jokowi. Meski begitu, rentetan aksi demonstrasi menolak undang-undang ini yang terjadi di berbagai daerah hingga kini masih menyisakan cerita.

#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
Mulai dari dugaan adanya pihak yang menunggangi aksi unjuk rasa, hingga dugaan aksi represif aparat.

Rabu ini, #MataNajwa akan menghadirkan cerita-cerita dari lapangan, dari kesaksian para demonstran dan bagaimana aparat meredam kericuhan.

#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
Ada apa di balik aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja?

#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi, Rabu, 4 November 2020. Live pukul 20.00 WIB di @TRANS7. Image
@TRANS7 Selamat malam, selamat datang di Mata Najwa. Saya @NajwaShihab, tuan rumah Mata Najwa.
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab Undang-Undang Cipta Kerja telah disahkan, Presiden sudah bubuhkan tandatangan. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab Tetapi polemik belum benar-benar selesai, silang pendapat masih belum juga terlerai. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab Aksi-aksi demonstrasi mungkin akan terjadi lagi, menghidupkan lagi debat soal relevansi massa aksi. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab Apalagi cerita dari rentetan aksi protes yang lalu, masih menyisakan banyak pertanyaan yang perlu diburu. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab Mengapa belakangan protes kerap berakhir kericuhan? Sudah tepatkah tindakan yang diambil aparat keamanan? Inilah Mata Najwa, Di Balik Aksi Demonstrasi. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab Aksi demonstrasi menolak UU cipta kerja pecah di sejumlah daerah pada 8 Oktober 2020. Hampir sebulan setelah peristiwa tersebut terjadi, masih menyisakan sepenggal permasalahan dan kejanggalan. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab Dugaan adanya gerakan sistematis untuk mendiskreditkan suara bagi mereka yang menolak uu cipta kerja pun muncul ke permukaan. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab Apa yang sebetulnya terjadi di balik aksi demonstrasi? kita akan membahasnya bersama Haris Azhar Direktur eksekutif lokataru dan Pudji hartanto, komisioner kompolnas. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Luka-luka ada di bagian kepala, ada 5 sobekan, pelipis satu sobekan, di tangan, telapak kaki juga ada,” ujar Bintang Keadilan, salah satu mahasiswa peserta aksi demo di Surabaya korban represif oknum aparat. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Saat ditangkap saya sedang di posko medis. Saya sudah luka-luka saat itu. Saya sempat menolong teman-teman demo yang (juga) luka-luka. Saya juga sempat kena,” kata Bintang Keadilan. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Ada aparat yang masuk ke posko, enggak pakai seragam, lalu menyuruh saya dan teman saya keluar. Belum sempat keluar pintu, saya dipukulin, ditendangin, saya jelaskan saya sedang menolong teman di situ,” kata Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Mereka (aparat) menyuruh saya jalan jongkok dan bergulung-gulung, dan mereka terlihat bercakap-cakap dengan petugas polisi,” kata Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Sepanjang jalan kami benar-benar disiksa saat itu. Saya sempat protes karena telinga saya sedang dalam penyembuhan, tapi akhirnya saya pasrah,” kata Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Kami (mahasiswa yang ditangkap) tidak bisa sama sekali menghubungi keluarga, karena semua barang-barang kami disita,” kata Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Kamis pagi, 8 Oktober 2020 anak kami memang minta izin untuk ikut demo anti omnibus law. Saya ingatkan, jangan lempar-lempar, jangan anarkis, sampaikan juga pada teman yang lain,” kata Kapur, ayah Bintang Keadilan. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Sorenya saya dengar demo ricuh, Bintang, saya telpon tidak menangkat, saya cek ke teman-temannya juga tidak ada yang jawab,” kata Kapur, ayah Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Lalu saya cek ke Polrestabes. Sampai sana, sudah banyak orang tua yang juga mencari anaknya, tapi ditolak oleh Polres,” kata Kapur, ayah Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Saya taya polres, apakah anak saya aman, tidak ada tindak kekerasan? Dijawab oleh polisi tidak ada, dijamin tidak ada kekerasan,” kata Kapur, ayah Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Kami juga gak dapat data dari pihak polrestabes apakah anak saya ada di sana. Besoknya, setelah debat, saya akhirnya bisa masuk ke ruangan tempat para mahasiswa dikumpulkan. Tapi tidak ada Bintang,” kata Kapur, ayah Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Saya lalu meluncur ke Polda, di sana juga sudah ramai orang yang mencari anaknya. Saya baru tenang karena Bintang ada di sana. Dia ada di ruang penyidikan, dalam kondisi luka-luka, tidak memakai baju,” kata Kapur, ayah Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Saya sudah serahkan kasus ini pada LBH Surabaya dan beberapa lawyer untuk mencari keadilan. Ketika anak saya yang tidak salah dipukuli oleh polisi, saya harus mencari keadilan untuk itu,” kata Kapur, ayah Bintang. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Saat ini masih check up karena bagian kepala masih nyeri. Bagian kiri mata saya belum dalam kondisi normal." Kata Andry Mamonto, Dosen Korban Represif Oknum Aparat #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Luka di bagian kiri semua lebam, bagian tangan ada goresan tangan, lebam bagian bahu kanan dan paha kanan." Kata Andry Mamonto, Dosen Korban Represif Oknum Aparat #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Saya tidak mengenal siapa yang memukuli, saya hanya tahu itu oknum aparat yang berseragam."Kata Andry Mamonto, Dosen Korban Represif Oknum Aparat #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Saya digiring ke jalan raya kurang lebih 10 menit saya dipukuli secara bersama-sama saya ingat itu oknum polisi yang berseragam dan saya lebam karena dihantam pakai tameng."Kata Andry Mamonto, Dosen Korban Represif Oknum Aparat #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Setelah dihajar saya sempat jatuh 4 kali dan dibawa ke mobil dan di mobil dipukuli 4 kali."Kata Andry Mamonto, Dosen Korban Represif Oknum Aparat #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Kita menyampaikan prihatin dengan insiden yang terjadi. Standar prosedur kita batasan pengamanan unjuk rasa sudah ditetapkan. Dengan insiden in, makai kita akan menindaklanjuti."Kata Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Sulsel #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Terkait kekerasan kita semua sepakat, pihak kepolisian pasti tidak menginginkan. Ada insiden dan hal-hal ini bisa kita tilik supaya tahu kebenarannya." Kata Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Sulsel #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Dalam mekanisme ada prosedur yang dilalui misal melakukan penyelidikan serta pemeriksaan ini semua sedang berjalan nanti akan kita rilis."Kata Kombes Pol Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Sulsel #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Saya duga ada cukup bukti kuat (bahwa) ada pelanggaran HAM berat, terutama soal serangan terhadap warga sipil yang dilakukan secara sistematis dan meluas,” kata Haris Azhar, Direktur Eksekutif Lokataru. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “(Tindakan represif) Ini memang terorkestrasi dengan baik, karena sebelumnya ada telegram dari Polri dalam rangka mengamankan agenda pemerintah terkait Omnibus Law itu,” kata Haris Azhar. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Ada mobilisasi negara untuk melakukan serangkaian tindakan kepada warga sipil. Telegram itu jadi pintu masuk untuk melegitimasinya. Ini bertentangan dengan berbagai aturan soal pengamanan,” kata Haris Azhar. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Secara umum, kita berpikir positif bagaimana telegram polri itu dikeluarkan. Misalnya deteksi dini. Lalu bagaimana mencegah unjuk rasa, untuk bisa dialihkan untuk kegiatan-kegiatan positif,” kata Puji Hartanto, Komisioner Kompolnas. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Lalu ada juga bagaimana melakukan patroli cyber. Karena massa yang emosional itu karena adanya “hoax” di media sosial. Itu kenapa ada patroli cyber, untuk antisipasi,” kata Puji Hartanto. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “UU Ciptaker ini diciptakan pemerintah, tidak mungkin untuk menyusahkan rakyatnya. Keamanan, tidak mungkin masyarakat luas tidak ingin aman. Kesejahetraan, etika, moral itu mesti diwujudkan dengan baik,” kata Puji Hartanto. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Ada semacam yang tidak puas di itu dan mengungkapkan emosinya. Emosi dari mana dulu? Kalau dari pengunjuk rasa, pastinya kalau polisi tidak bisa menahan, dia akan terbawa emosi,” kata Puji Hartanto soal tindakan pemukulan oleh aparat. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab “Terpancing, lalu ada oknum anggota yang tidak bisa menahan diri. Saya juga di lapangan saat itu, saya lihat polisi dilempari, mereka biasa aja,” kata Puji Hartanto. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Secara sistematis merencanakan, mereka datang lebih sore dia cari celah melakukan penyerangan. Ini terus dilakukan penelusuran dan ini by design." kata Wawan Purwanto, BIN #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Ini kelompok yang menggunakan berbagai pola. Nama-nama sudah terekam. Anarko sejak awal selalu begitu. Banyak di antaranya melibatkan anak di bawah umur." kata Wawan Purwanto, BIN #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab "Anak muda ditangkap dan dituduh tapi kita gak lihat peristiwa mana. Ini gak singkron ini bagian dari cara negara menuduh mahasiswa melakukan kerusuhan." @haris_azhar
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar "Makin hari makin terbukti tidak sinkron tuduhan tersebut dengan yang tertangkap
bahkan kelihatan sangat terorganisir merencanakan." @haris_azhar
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar “Dari awal, kami melihat secara positif thinking. Saya mantan polisi, saya tahu telegram polri itu untuk hal yang positif,” kata Puji Hartanto, Komisioner Kompolnas. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar “Polisi bertahan , SOP-nya sudah ada, lalu ada pengunjuk rasa yang melakukan tindakan anarkis. Ada oknum yang terpancing,” kata Puji Hartanto soal tindakan represif aparat di lapangan saat demo. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar “Kami dari Kompolnas sudah berikan surat rekomendasi pada Polri untuk mencegah tindakan-tindakan ini terjadi berulang-ulang,” kata Puji Hartanto. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar “Kalau anda ingin melihat sisi positif, anda lihat orang tua yang anaknya luka-luka, diinjak-injak. (Contohnya) Bapaknya Bintang, jelas kok, dia minta keadilan. Ini cuma satu (kasus),” kata Haris Azhar, Direktur Eksekutif Lokataru. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar “Saya lihat ada brutalitas polisi yang masif dalam satu tahun terakhir. (Apakah) Ini mungkin ada korelasi dengan kewenangan-kewenangan baru untuk polisi di dalam Omnibus Law,” kata Haris Azhar. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar "Saya dikasih tahu oleh kepala dinas pendidikan bahwa anak-anak terlibat(demo). Ada anak SMP, SMA, Lalu saya tanya di mana mereka dan kataya di kantor polisi." @ganjarpranowo #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo "Saya tanya mereka kenapa ikut demo katanya iseng aja, tapi ada ortu yang mengatakan dia dapat dari grup WA dan tergerak ajakan." @ganjarpranowo
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo "Tugas saya melindungi anak-anak agar tidak masuk kondisi yang relatif bahaya." @ganjarpranowo
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo "Anak remaja punya hak, Indonesia sudah tanda tangani konferensi hak anak. Kita jadi rujukan peraturan UU untuk melindungi anak-anak." @haris_azhar #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo "Menuduh anak-anak melakukan kejahatan dituduh anarko. Berbagi WA apa yang salah berbagi informasi. kita harus spesifik." @haris_azhar #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo "Saya enggak respect sama Presiden yang memobilisasi kepala daerah misalnya Bu Risma yang memarahi anak-anak." @haris_azhar #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo "Harus ada solusi dialog, kesimpulan satu dua peristiwa jangan jadi generalisasi kejadian yang ada di negara ini." @haris_azhar #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo “Semua kita bisa saksikan nanti saat sidang peradilan yang dilakukan secara terbuka. Nanti masyarakat bisa menilai,” kata Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto menjawab tindakan-tindakan kekerasan dalam demo. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo “Aturan main itu kita yang buat, kalau dalam demo ada pelanggaran-pelanggaran, kita harus siap menerima sanksinya,” kata Wawan Purwanto. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo “Setiap kali ada pelanggaran kode etik, ada sanksinya. Tidak ada yang bebas hukum, semua bertanggung jawab,” kata Wawan Purwanto. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo “Kami setuju masyarakat yang demo anarkis ditindak hukum, aparat penegak hukum juga begitu, kami memonitor dan mengawasi itu,” kata Puji Hartanto, Komisioner Kompolnas. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo “Situasi yang semakin represif di negara ini justru melahirkan daya tahan yang semakin bagus di masyarakat sipil. Anak muda, teruslah bersuara,” kata Haris Azhar, Direktur Eksekutif Lokataru. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo 1. Pernah ada masa kita sangat sulit untuk angkat suara, sekadar berbicara saja bisa berakhir di penjara. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo 2. Masa-masa kelam itu sudah berhasil kita singkirkan, sekarang perbedaan pendapat bisa bebas dirayakan. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo 3. Berpendapat secara lisan, tulisan maupun demonstrasi, menjadi hak yang sangat terang dilindungi konstitusi. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo 4. Menangkap para perusuh tentu perlu dilakukan, tidak perlu ragu-ragu menindak pelaku kejahatan. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo 5. Yang penting jangan asal tangkap secara serampangan, sekadar menghalangi hak warga berpendapat di jalanan. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo 6. Justru penting negara melindungi aksi-aksi massa, dari penunggang liar yang punya agenda tak terduga. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo 7. Sebab demokrasi tidak hanya mengakui jalur formal, menyatakan sikap lewat jalur terbuka pun cara yang legal. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
@TRANS7 @NajwaShihab @haris_azhar @ganjarpranowo 8. Aspirasi publik perlu didengarkan institusi resmi, agar aksi ekstra parlementer tak terjadi berkali-kali. #MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
Mata Najwa - Di Balik Aksi Demonstrasi (Part 1)
bit.ly/2I4uGQw

Bintang Keadilan, mahasiswa korban kekerasan aparat, hingga kini masih mencari keadilan atas kasus yang menimpanya.
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
Mata Najwa - Di Balik Aksi Demonstrasi (Part 2)
bit.ly/36aZ8kq

Seorang dosen menjadi korban salah tangkap ketika demo terjadi di Makassar. Begini kisah Andry Mamonto hingga babak belur dihajar oknum aparat.
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
Mata Najwa - Di Balik Aksi Demonstrasi (Part 3)
bit.ly/3mPfbLl

Kekerasan aparat kepolisian dalam mengamankan unjuk rasa menuai perdebatan publik. Ada apa di balik aksi aparat?
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
Mata Najwa - Di Balik Aksi Demonstrasi (Part 4)
bit.ly/36jZS6T

Seorang saksi mata, yang juga merekam kejadian pembakaran Halte Sarinah pada demonstrasi 8 Oktober 2020 lalu, bercerita di Mata Najwa.
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi
Mata Najwa - Di Balik Aksi Demonstrasi (Part 5)
bit.ly/34XGUn2

Aksi-aksi polisi dalam mengamankan demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di berbagai daerah mendapatkan sorotan publik. Kata Komisioner Kompolnas, Pudji Hartanto, polisi sudah sesuai prosedur.
Mata Najwa - Di Balik Aksi Demonstrasi (Part 6)
bit.ly/3etx532

Anak-anak sekolah usia remaja banyak yang ikut aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. Apa kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Direktur Lokataru Haris Azhar soal itu?
Mata Najwa - Di Balik Aksi Demonstrasi (Part 7)
bit.ly/3epthzY

Banyak kasus kekerasan aparat tak selesai dan tak diproses hukum. Bisakah aparat pelaku kekerasan ditindak?
#MataNajwaDiBalikAksiDemonstrasi

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with Mata Najwa

Mata Najwa Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @MataNajwa

14 Oct
Ini beda naskah RUU Cipta Kerja setebal 905 halaman yang diketuk palu di sidang paripurna DPR 5 Oktober 2020 lalu dengan naskah setebal 812 halaman yang diserahkan kepada presiden hari ini.

#MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
Grafis di atas menunjukkan pengubahan naskah RUU Cipta Kerja tidak hanya bersifat teknis sebagaimana diatur dalam UU No.12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan perubahannya pada UU No.15/2019⁣.

#MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
"Informasi intelijen kita sudah punya data siapa bertemu siapa, ngomong apa itu ada dan sekarang mulai ditangkap dan masih akan berlanjut." @mohmahfudmd
#MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
Read 36 tweets
14 Oct
"Pada saat saya menanyakan bahwa yang dilakukan teman-teman sesuai mekanisme, saya meyakini apa yang saya lakukan bisa saya pertanggung jawabkan."Azis Syamsuddin #MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
“Memang tidak ada naskah yang disetujui di rapat paripurna tingkat II. Kita memutuskan naskah yang belum disetujui di tingkat I,” kata Anggota Baleg Benny K. Harman #MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
“Apakah naskah yg disetujui di paripurna bisa diubah? Bisa kalau ada mandat kepada panja dan baleg untuk perbaikan. Tapi kalau sifatnya substansial, harus dikembalikan ke rapat paripurna,” kata Anggota Baleg Benny K. Harman #MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
Read 13 tweets
14 Oct
Polemik UU Cipta Kerja yang telah disetujui DPR dan pemerintah pada Sidang Paripurna 5 oktober 2020 lalu masih terus bergulir.
#MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
Unjuk rasa menentang UU sapu jagat di sejumlah daerah disebut-sebut akibat adanya disinformasi soal substansi UU Cipta Kerja, hingga tudingan adanya aktor yang memancing di air keruh.
#MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
Sementara dalam prosesnya, publik dibuat bingung dengan beredarnya sejumlah versi naskah UU Cipta Kerja yang berubah-ubah, ada yang 905 halaman, 1.035 halaman, dan 812 halaman.
#MataNajwaCiptaKerjaManaFaktaManaDusta
Read 30 tweets
7 Oct
Selamat malam selamat datang di #MataNajwa. Saya @NajwaShihab, tuan rumah Mata Najwa. #MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Hiruk perdebatan dan aksi jalanan terjadi lagi, karena omnibus law yang memantik polemik berapi. #MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Proses penyusunan yang istimewa kecepatannya, menghidupkan curiga dari berbagai elemen warga. #MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Read 90 tweets
7 Oct
Malam ini, #MataNajwa akan menghadirkan dialog bersama Bahlil Lahadalia, Supratman Andi Agtas, Ledia Hanifa, Faisal Basri, Hariyadi Sukamdani, dan Haris Azhar.

Cek dulu, yuk, apa kata mereka soal UU Cipta Kerja?

#MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menilai UU Cipta Kerja menjamin pelayanan cepat untuk investor. Sedangkan ekonom Faisal Basri menyoroti klaster ketenagakerjaan yang seharusnya tidak masuk dalam UU ini karena masalah utama investasi adalah korupsi.

#MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas mengatakan proses UU Cipta Kerja mencetak sejarah karena dari awal pembahasannya bisa diakses publik. Sedangkan Ledia Hanifa, anggota DPR F-PKS, menyayangkan kurangnya pelibatan masyarakat.

#MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Read 4 tweets
6 Oct
Tok! Omnibus Law RUU Cipta Kerja disahkan di tengah banyaknya gelombang penolakan dari berbagai kalangan.

#MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Kelompok buruh, misalnya, menyoroti soal terpangkasnya hak-hak pekerja jika RUU Cipta Kerja disahkan. Di sisi lain, pemerintah mengklaim UU Cipta Kerja akan memuluskan investasi lewat penyederhanaan sistem birokrasi dan perizinan.⁣

#MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Pembahasan RUU Cipta Kerja pun kerap memancing perbincangan publik. Yang terbaru, ketika pemerintah dan DPR ngebut mengesahkannya jadi undang-undang, bahkan rela rapat hingga larut malam di akhir pekan dan memajukan jadwal sidang paripurna.⁣

#MataNajwaMerekarekaCiptaKerja
Read 4 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!