mari kita kupas tentang Interpelasi yang diusulkan oleh Fraksi PDIP dan didukung oleh Fraksi PSI ini.
pertama pertanyakan dulu, mengapa tak seluruh anggota DPRD dari @fpdip_jakarta mendukung interpelasi yang diusulkan oleh fraksinya sendiri.
hal ini membuat publik bertanya
walau anggota DPR dan DPRD itu adalah wakil rakyat, sudah tak bisa dibantah lagi bahwa yang dirasakan masyarakat bahwa mereka lebih mendahulukan kepentingan partai daripada kepentingan rakyat.
namanya juga politisi, setiap manuver yang dilakukan untuk keuntungan Partai.
Fraksi adalah kepanjangan dari Partai, setiap kebijakan fraksi tentu harus mendapatkan restu dari Partainya. emang bisa Fraksi dan anggota DPR/DPRD berseberangan dengan Partainya.
ada sih yang terlihat begitu diruang publik, tapi senyatanya masih dalam pegawasan dan toleransi.
Nah apa hubungannya Interpelasi dengan ketidak independenan anggota DPR/DPRD dalam melaksanakan tugasnya, harus dapat restu dan persetujuan dari Partainya.
yaitu, mengapa bisa @fpdip_jakarta yg mengusulkan Interpelasi terhadap Pak @aniesbaswedan tak didukung semua anggotanya
kubu pertama menginginkan interpelasi
kubu kedua tak mau mendukung interpelasi.
masing masing ada argumen yang melatar belakanginya.
mari kupas satu persatu.
anggota @fpdip_jakarta yang mendukung interpelasi, secara normatifnya ingin mengawasi jalannya pemerintahan DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pak @aniesbaswedan
berbagai argumen disampaikan, soal anggaranlah, soal pandemilah, dan berbagai alasan lain yang dikemukakan ke publik.
selain pernyataan yang disampaikan, publik tentunya sudah menduga, bahwa manuver politik Interpelasi ini ditujukan setidaknya untuk menjatuhkan citra Pak @aniesbaswedan yang saat ini berdasarkan berbagai survey menduduki peringkat teratas.
Dengan adanya Interpelasi ini walaupun nantinya tak bisa menjatuhkan Pak @aniesbaswedan dari Kursi gubernur, setidaknya banyak borok yang bisa diungkap dan berharap itu akan mengikis citra Pak Anies sedikit demi sedikit. Publik paham soal ini, baik yang Pro ataupun kontra.
tentunya seandainya Interpelasi bergulir, bukan hanya gegap gempita di ruang sidang @dprddkijakarta saja yang akan ramai, tapi tentunya diruang publik, para buzzeRp akan meniupkan agar isu ini menghancurkan citra Pak @aniesbaswedan se hancur hancurnya.
media juga akan ikutan.
jika hal itu terjadi, tentunya bukan hanya PDIP yang akan mendapatkan keuntungan secara politis, tetapi juga partai partai yang memiliki kandidat capres yang akan bertarung dengan Pak Anies pada 2024, kalau Pak Anies Bisa Maju sebagai capres atau cawapres.
tetapi mengapa banyak partai tak mendukung? mengapa tak seluruh anggota DPRD @fpdip_jakarta ikut mendukung.
kenapa ya ? ada yang bisa jawab gak ?
tak sulit kok untuk menebaknya. Sebagian Besar anggota DPRD dari @fpdip_jakarta dan juga pimpinan @PDI_PErjuangan baik di DPP ataupun di DPD khawatir jika Interpelasi ini digulirkan akan menjadi sebuah bola salju yg akan menggilas mereka semua. di Provinsi kota kabupaten lainnya
Dan yang paling dikhawatirkan adalah bisa menjadi trend bagi anggota DPR di tingkat Nasional. sementara disatu sisi pemerintahan yang berkuasa adalah @PDI_Perjuangan
takuttttttttt.
mereka takut Interpelasi akan terjadi dimana mana.
kebayang gak kalau DPR melakukan Interpelasi terhadap mahalnya harga PCR, masuknya TKA di saat Pandemi, Hutang yang terus meningkat, Transfer Pricing Tambun yang diindikasikan oleh Bang @iwanpiliang7
Ngeriiiiii kan.
partai partai yang berada di pemerintahan tentu juga ngeri menyadari hal itu. kebayang gak kalau kinerja Pak @prabowo@airlangga_hrt@Suharso_M di Interpelasi oleh DPR.
makanya ketiga partai ini tak ingin menggulirkan bola salju yang akan menjadi bola liar bagi partai politik.
seharusnya partai partai yang tak ada kadernya jadi menteri atau berada di pemeritahan tak perlu khawatir dengan bola salju Interpelasi ini. karena gak ada kader mereka di pemerintahan.
eit ada deh, semua partai punya kader yang jadi kepala daerah juga.
ada gak yang gak punya?
oh ya, @psi_id gak punya ya. makanya @PSI_Jakarta paling getol untuk menggulirkan Interpelasi ini. karena tak ada resiko pembalasan di daerah lain.
Paham gak sampai disini?
kalau ditilik dari sudut pandang kepentingan rakyat, Interpelasi formula e ini sangat menguntungkan bagi masyakarat. sudah seharusnya masyarakat mendukung.
melalui interpelasi ini, anggota DPR/DPRD akan melaksanakan tugasnya semaksimal mungkin, ada motif politik dibaliknya sih
justru masyarakat harus mendorong agar Interpelasi formula e ini bergulir, dan seluruh anggota DPR serta DPRD di seluruh Indonesia juga mengikuti lakukan interpelasi, gunakan hak anggota dewan.
hentikan politik kompromistis yg selama ini sangat merugi rakyat dan juga bangsa ini
Soal formula e, sejauh yang ku tahu, gak ada sih peluang untuk menjatuhkan Pemerintahan DKI Jakarta, Insya Allah Pak @aniesbaswedan dan Pak @ArizaPatria bisa menjawab semuanya.
soal pandemi, hampir semua masyarakat Jakarta sudah di vaksin. tentunya tetap harus terapkan 3M lah.
semua kebijakan ada baik buruknya, Pak Anies dan Pak Riza tentu bisa menyampaikan argumentasi yang kuat yang dilengkapi dengan bukti bukti untuk menjawab semua pertanyaan anggota @dprddkijakarta
kalau Benar mengapa harus Takut.
kalau Takut artinya ada yang salah.
Biarkan @PSI_Jakarta mencari panggung politik, karena memang semua partai selalu mencari panggung politik.
kalau pemain ketoprak yang jangan di panggung politik. apalagi politisi rangkap sebagai pemain ketoprak.😀
kesimpulannya, ku sangat mendukung Interpelasi formula e, bukan karena Benci Pak @aniesbaswedan dan Pak @ArizaPatria apalagi dianggap dukung dukung @psi_id
tapi karena keinginan yg kuat untuk menyuburkan Demokrasi, menghentikan Politik Kompromistis selama ini.
Banyak anggota DPR atau DPRD serta partai politik yg menyiarkan informas tentang kegiatannya untuk bagi bagi sembako disaat pandemi, gak salah sih, bagus.
tapi lebih bagus lagi kalau anggota Dewan memperjuangkan kepentingan rakyat dengan haknya, Interpelasi soal PCR yg mahal kek
bagi bagi sembakonya gak usah disiar siarkan, nanti bisa jatuhnya ke Riya. mending laksanakan tugas sebagai wakil rakyat, gunakan hak hak anggota dewan untuk memperjuangkan nasib rakyat. masa sih interpelasi untuk Formula E bisa, tapi Interpelasi untuk masalah Covid gak bisa.🤣🤣
makanya aku apresiasi langkah pengajuan interpelasi yang dilakukan oleh @fpdip_jakarta dan @PSI_Jakarta agar menjadi contoh bagi anggota DPR dan DPRD daerah lainnya untuk mengambil tindakan yang sama untuk hal hal yang lebih bertujuan untuk kepentingan masyakarat.🙏
Kalau pakai asumsi Abel Kate ada 3 pasang Capres dan Cawapres dalam All Jokowi Final pada Pilpres 2024, petanya dapat digambarkan sebagai berikut :
@DPP_PPP sebagai anggota Koalisi yang lebih awal bergabung dibandingkan @Official_PAN gak dapat kursi di Pilpres.
tentu bisa saja diterima oleh PPP, dengan kompensasi kursi Menteri Koordinasi untuk Kader PPP. tapi yang harus diingat adalah Pemilu 2024 merupakan pemilu serentak, ada coattail effect, partai yang tak punya kader sebagai kandidat pilpres akan semakin kecil perolehan Pilegnya.
1. Di Dunia Islam, ada sambutan besar atas kemenangan Taliban dan penarikan mundur pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan. Dulu Mujahidin mengalahkan Uni Soviet. Sekarang Taliban mengusir AS seperti dulu bangsa Vietnam mengusir mereka. #AnisMatta
2. Tapi cerita keseluruhannya tidak akan sama dengan apa yang tampak di depan mata. Uni Soviet runtuh setelah kekalahan di Afghanistan. Invasi itu memang kesalahan staregis yang sangat fatal karena menyedot sumber daya dan mendemoralisasi spirit militer dan rakyat. #AnisMatta
Secara normatif alasan yang dijadikan dasar untuk penambahan masa pemerintahan saat ini bisa jadi soal Covid 19 yang belum selesai, tapi publik paham kok bukan itu alasan utamanya.
Lo kok tau ?
Ya iyalah, Krn kebijakannya gak konsisten, Pilkada boleh kok pilpres dan pileg gak.
Lantas apa sih alasan yang sebenarnya?
Publik akan punya dugaan masing masing, ada yang bilang belum kenyang dan balik modal, mungkin juga ada agenda lain.
Agenda apa ya ?
Agenda yang masih belum selesai, pindah Ibu Kota, Proyek kereta cepat, jual Jalan Tol, atau bisa jadi mempersiapkan agar Pak Joko bisa meninggalkan legacy yg lumayan bernilai untuk dijual sebagai pencitraan.
Atau mungkin juga menambah waktu untuk merubah ubah batasan 2 periiode
Ini pernyataan yang sangat tepat dan luput dari perhatian publik.
Robohkan Oligarki bukan berarti menurunkan penguasa yang sedang berkuasa, kalau sekedar menurunkan yang sedang berkuasa untuk kemudian menggantinya dengan penguasa baru yang juga dikuasai oligarki, ya Percuma😭😭
Oligarki sudah menguasai semua sendi kehidupan, bukan hanya penguasa yang saat ini berkuasa, bisa jadi pihak oposisi yang mengkritik penguasa juga sangat mudah dikuasai oleh oligarki.
Roboh Oligarki, harus dilakukan disegala bidang, secara bersamaan.