iblizz katon Profile picture
Apr 13 110 tweets 21 min read
Mungkin kalau mati dalam keadaan wajar ya sangat kita terima memang itu sudah kehendak takdir tapi ketika kematian secara ngga wajar ya harus di selesaiakan tetapi ketika ketidak wajaran itu dianggap wajar oleh aparat desa bahkan smpai kepala suku nya ya kita jelas marah
Kisah ini bercerita tentang kehidupan di desaku,ya sebuah desa yang makmur gemah ripah loh jinawi

Temen ku main kesana kesini meninggal setelah bekerja di sawah bengkok(jatah dari desa) milik pak kepala suku
temen ku meninggal karena di gigit ular kata temen yang bekerja bareng
Waktu itu
Dan kabar yang aku dengar ya begitu adanya tapi aku ngga percaya begitu saja sebab tanah Bengkok pasti ada sesuatunya
Ngga wajar karena setelah di makam kan malam nya arwah si temenku sebut saja Piter
Arwah si piter gentayangan selama 12 malam
awalnya langsung keluarga
Yang di temui,sosok piter sedang duduk di teras rumah selepas tahlilan(mengirim doa) dan ketika habis subuh juga menampakkan diri dengan berdiri di depan pintu rumahnya dan pasti membuat ibunya ketakutan bahkan sampai histeris menjerit nya.
Malam kedua nya warga sekitar melihat
Piter sedang berkendara sepeda melaju dengan kencang bahkan hampir menabrak warga yang malam itu sedang ingin buang hajad di sungai.
paginya langsung jadi gosip yang sangat menakutkan
Sampai aku dan temen temenku(cah kenthir)
Mendengar kabar itu

Jelas kita sebagai temen
Ya merasa prihatin debgan hal itu lalu kita putuskan untuk menyelidiki kasus penampakan si piter.

Sore selepas ashar kita cek lokasi di sawah Bengkok,sesampainya di sana biasa saja ngga ada yang aneh,cuaca normal,suhu udara bagus,aura mistis tipis,aroma demit normal
Kyak ngga ada apa apa,harusnya aku mencium bau bangkai atau bahkan mencium bau bunga kmmboj dan lain sebagainyaataoi ini tidak ada bau bau apapun kecuali bau bau korupsi.
"heh siapa yang korupsi"tanyaku kepada tiga temen kenthir ku
"korupsi apa,aku lho bukan pejabat",sahut demka
"iyo blizz kita buknn perangkat desa juga,kalau korupsi kan khusus bagi mereka yang tercatat sebagai pelayan masyarakat"celeut setka.
"hah,yo ngga lah,tapi aku yakin diantara kalian bertiga ada yang mengantongi uang ketidak jujuran,bau nya lho aku menciumnya"ucapku
"paling juga demka tadi kan habis keselepan bawa padi"celetuk dajka
"ahahahaha iya e tadi di timbang masih 95Kg lha aku jual 15kg ahahaha"sahut demka dengan tertawa riang.

Sampai waktunya sehabis isyaan kita sudah stanby di pertigaan sekolahan menunggu tanda tanda apa yang akan
Terjadi ketika hari semakin malam,kita menunggu dan ingin membuktikan kebenaran tentang cerita bahwa piter mati penasaran.

Bercanda tertawa dan sambil rokokan
Sampai jam 9 malam belum ada tanda tanda atau ada keanehan.
sekian lama menunggu tanpa hasil kami melanjutkan dengan
Berjalan kaki melewati tengab kampung ny si piter.
Dekat dengan rumahnya dan kami siap kan katunb kalau sudah ketangkep mau tak jual ke lapak tuak.
Biar saja jadi santapan para pemabuk.

Kira kira 10 mnit perjalanan tiba tiba kami bertemu dengan seekor anjing putih besar sedang
Berdiri di samping rumah pak ulum(guru madarasah)
"wehh,ada anjing besar jon,lumayan tangkep kita jual kepengepul"ajak ku
"ahh males,kita bukan mau nangkep anjing blizz kita mau nangkep piter paham",sahut demka
"oke",jawabku singkat

Lalu berjalan lagi dan sampai di depan rumah
Pak sarnis panggilannya anis,pak anis sedang Jilong(ngumpul sama keluarga di pekarangan rumah sambil gelar tiker,ngopi dan menikmati indahnya rembulan) kemudian aku menyapa.
"pak anis,sudah malam kok masih di luar"tanyaku Sambil berhenti dan menghadap pak anis di pekarangan rumah
"ow nak iblizz,iya ini lagi jilong,malam ini kok beda sekali cuaca cerah dan sejuk,mampir sini biar di bikinkan kopi sama Ratna"jawab pak anis.

Buru buru langsung aku mendekat kalau urusan kopi dan cewe.

"blizz udah lanjut yoh"ajak demka
"huss kesempatan hanya datang sekali
Dan ini kesempatan perak buat kita"sahutku

Sampai akhirnya kita duduk di tikar yang terbuat dari daun pandan.

Ngobrol ngobrol sampai ke hal si ratna.
Ratna terlihat muka nya lebam di bawah mata sperti habis kena benda tumpul gitu.
",ratna kenapa pak kok mukanya gitu lebam"aku
Kemarin pulang sekolah bareng sama almrhum si piter dj boncemg sepeda lha kok nyungsep di waduk sebelah nya pak deni,ya gitu jadinya lebam lebam"jelas pak anis
"deni yang baru pindah ke desa kita itu pak yang orang nya agak gendeng itu to,yang biasanya suka berbuat kebaikan"demka
"kebaikan apa,kemarin aja dia membuat onar disekitar rumah nya,membuat gaduh katanya istinya di selingkuhi pak modin tapi hanya gosip aja,kayak gitu lambe apa kalau lambe ngga bener,lambe turah"sahut ku dengan nada agak sedkit emosi

tiba tiba terdengar suara rintihan sangat pilu
Lewat toa mushola.
Dan suara nya sangat jelas,keras dan bahkan semua orang yang ada di sana langsung terdiam.
iya suaranya dari yoa mushola di samping rumah pak anis.

"suaranya piter"ucap demka
seketika aku langsung berdiri dan berlari kearah mushola,sebelum hilang suaranya
Dan pingin tau siapa yang sedang iseng memainkan toa malam malam.

Ketika Sudah sampai depan mushola,terlihat mushola sepi banget,gelap hanya teras saja lampu 10watt.

Kemudian menyusul demka,setka dan dajka.

"masih disini bliz,masih"teriak demka sembari bwrjalan menyamping
Dengan sesuatu kemampuan mereka masing masing aku di depan dajka kiri demka kanan dan setka di belakang mushola

Mulai hati hati dengan mengendap mulai memasuki mushola wllau terlihat gelap
Dan seketika sosok Hitam berlari memutar murat di dalam mushola,brlari dengan cepat smpai
Aku pusing mengikuti gerakan nya dan yiba tiba sosok itu berhenti di depan ku dan menyeringai.
wajahnya jelas terlihat putih dengan mulut lebar sampai ke pipi.
Mata nya merah resul serta berbaju jas(setelah pernikahan)
Aku kaget lalu aku mundur sedikit kemudian membaca mntra
"bismillah,sang minulyo dzat kang guno malih rupo,rupo ku elek sak elek elek e lelembut urip kang sumbut dzat allah kang katut marang rogoku,,sirhu,,sirhu allahhuakbar"ucapku.
Tiba tiba basanku terasa panas dan pandangan menjadi kuning redup sampe lambat laun menjadi terang
Kedua tanganku tib tiba bergerak dan mulai merentang sambil memajukan kepalaku yepat berada didepan muka sosok dedemit itu.
"cari lawan yang sepadan jangan hnnya orang yanb tidak tau apa apa kamu takut takuti"ucapku sedikit menantang.
kepala bergerak gerak di depanku
Aku sadar dan aku tidak tau apa yang merasuki ku entah apapun itu tapi aku bisaamenggertak dedemit itu(maaf mantra malih rupo ini hnnya bisa di gunkkan untuk dedemit)

Dan kemudian tanpa basa basi tanp berdebat aku cekik leher maklhuk itu dan tiba tiba keluar asap dari tanganku
Dan sssok itu spertinya tidak merasakan kesakitan hanya meronta ronta sperti mengEjek.
"iduku sarupane kawah,pandelengku banyu samudro,bayi bajang bayi kembar tinembe jambe,gegrek suwek bolong nterontong sirmu sirroso sirulloh,yaaallah kawulo nyuwun ajian segoro geni manggon ono
Jempol tanganku,sintra sintru sing tanpo turu,manjing..Manjing..Manjing..Mapan mapan mapan ono sak jerone banyureget(sambil mengambil botol kecil) sing katone abot dadi enteng sing katone enteng dadi angin"bac puisi
(mantra bukan aslinya)
tiba tiba sosok itu berubah menjadi asap
Dan kemudian masuk kedalam botol yang aku siapkan dan berubah menjadi sebuah pocong sangat kecil.

Setelah itu aku berjalan keluar dari mushola dan tib tiba tiga temen ku langsung menghajarku.
"brajamusti,,hiyaaa"demka
"pecah watu,,huuupp"dajka
"tapakgenii,,ciaaaat"setka
Entah apa sebab nya mereka bertiga menyerangku membabi buta dan
Plak.
Pluk.
Jedug.
Diarr.

"woe..Woe,,berhenti"teriakku.
"demit kamu ya"tanya demka
"demit ndasmu kuwi"teriakku sambil berdiri.
"lho blizz kowe to"tanya setka
dan tiba tiba mereka sudah sadar dan mengenaliku
"alhamdulillah akhirnya kalian sadar"ucap syukurku.
"sadar sadar matamu,,kamu yang sudah kembali dari wujid khodam yang merasukimu"bentak demka
"mosok aku kerasukan,emang pada berani"tanyaku

"Di bilang kok ngeyel,kaau tadi wujud nya kera putih"sahut dajka.
"Rogo pitu"batinku
Sambil berjalan keluar dan kembali ke pekarangan pak anis eh sampe sana sudah ngga ada orang sama sekali cuma ada empat gelas kopi yang di tinggal di pelataran beralas daun pisang,tapi memang kita orang ndablek walaungga ada malunya tetep kita sikat bawa pulang sama gelasnya
Ditengah perjalanan Kita bercanda ria sambil nyeruout kopi dan melihat sesuatu ya g aku masukkan di botol,kadang aku guncang guncang dan terdengar teriakan
"woee jangan di guncang guncang,pusing kepalaku"teriak si maklhuk dari dalam botol.
"apa hah,pusing? gue ngga peduli"aku
Terus mengguncang nya lalu membalikkan botol dan terlihat maklhuknya jungkir balik di dalam botol

"asuuu,sekarat bener dah",teriak nya lagi
Kmi hanya teetawa puas
Lalu tiba tiba demka yang berada di paling depan tiba tiba berhenti
Sampai kopi yang kami pegang hendak tumpah.
"woe ada apa ka"tanyaku dari belakang.
"sukur di cegat temen ku"ucap si maklhuk dalam botol.

langsung aku goyang goyamg dengan keras dan agak lama biar sampe mumet kepalanya,ngga urusan biar aja sekalian mati.

"kasihan blizz"setka
"ngga,biar aja modar"bentakku jengkel
Di depan berdiri menantang di tengah jalan sosok hitam dengan sesuatu melintang di pegang tangan entah kayu entah senjata taja aku tidak perduli.
"titip botol ini,kalau dia brisik ludah i saja"ucaoku sambil berjalan kedepan
Botol di terima sama si dajka.
"lihat aku maju ya"aku
Berkata kepada tiga temenku.

SAMPAI DI DEPAN sosok tersebut,teenyata hanya lah masgen(genderuwo) yang sengaja menghalangi kita.
"blizz,ini berisik demitnya nyangkem terus"teriak dajka.
"udah ludahi saja"jawabku dengan emosi.
tanpa berkata kata lagi aku cari di sekitar pagar
Ada satu botol bekas minuman krangkringgreng,aku ambil dan aku siap menggertak masgen dengan lantang juga sombong dan bangga dengan kemampuan yang aku miliki serta rayuan rayuan ku memutar mutar kata kata di hadapan dedemit dedemit yang gidak terlalu pintar.
"hey masgen,aku tau kamu sengaja menghalangi jalanku,kamj sengaja mengulur waktu ku,sekarang gini saja kamu mau berantem atau kamu mau masuk disini(aku tunjukkaa botol) kalau kamu pilih berantem kamu kecilnya siap rasa sakit kalau kmmu nurut enak kamu tidak akan terluka"tegasku
"ahahaha kamu terlalu sombong kawan,kamu terlalu bangga dengan dirimu sendiri,kamu lihat kami berteman dengan mereka(sambil menunjuk kearah temanku) kalau ada maunya kalau masih ada guna kamu mau berteman suatu hari nanti kalau mereka tidaa lagi berguna kamu juga akan meninggalkn
Mereka dengan berteman dengan teman teman yang baru,aku tau sifat sifat manusia macam kamu terlalu angkuh dan hanya mementingkan dirimu sendir,kamu ingin di kenal orang banyak tetapi kamu mencampakkan teman teman mu,ahahhaa kamu tau aku bisa melihat apa yang akan terjadi nanti
Kamu ingat kamu tidak akan bertahan dengan teman teman barumu,ketika kamu punya satu kesllahan merwka teman barumu akan meninggalkanmu sperti kau mencampakkan teman lamamu"ucap masgen dengan sedikit kasar
"omong apa kamu masgen haha,,woeee omng apa"bentakku
"milih mana,perang atau masuk sini"tanyaku sambil merunduk lalu mengambil batu di pingGir jalan(ber,em jalan)
"kita coba dulu seputeran dan kita cari tau kekuatan masing masing"jawabnya dengan nada rwndah.

"nyalimu sudah ciut,dan kamu sudah merasakan kekuatan ku,besar kan"capku
"bajingan kamu,nyalimu besar juga anka muda"jawb masgen
"besok,sekarang mati,kalau memang kamu bisa mengalahkan ku akau akan berterimakasih kepadamu tapi kalau hanya sakit yang aku rasakan kamu siap siap lah di buru sama Temen2 ku di belakang itu atau temen ku genderuwo juga
Sama jenisnya dengan mu tapi bedanya dia baik tidak spertimu yang sok kuat,kamj tidak tau aku siapa"tanyaku
"tidak,aku tidak tau"sahut masgen.
"dengerkan baik baik namaku KARYAWAN TUHAN ya IBLIZZ KATON,,ya NGATMIYADI,,ya SUTEJO,,ya BISA JUGA DI PANGGIL CAH KENTHIR"ucapku
"i,,i iblizz katon"jawab masgen dengan nada ketakutan
"ya,iblizz katon,jnagankan kmmu masih bawahan,rajamu sudah kenal aku,sudah jadi temen ku ya Masgen Maryoto raja genderuwo di desa ini,tanah disini"tegasku
"iya,,iya aku pernah dengar,taoi aku pingin mencoba mu"ucapnya
"coba saja,,hemm aku rentangkan tanganku,kamu tinggal sentuh lalu pukul"ucapku mempersilahkan sosok masgen yang berada di depanku.
Di sentuhnya dadaku
Dan tibaatiba ayunan tangannya tepat di dadaku membuat ku terjungkal di sisih jalan(kalenan/got)
Rasanya bener bener sakit
Sesak dan berlahan lahan aku bangun dan kembali kejalan.
"piye blizz"teriak demka
aku hanya mengankat tanganku memberikan kado bahwa aku masih dalam Keadaan baik.

"wah hebat kamu"ucap masgen.
"jelas dong kalau ngga hebat ngga mungkin berani berdiri tegak di depanmu"balasku
Dengan menahan rasa sakit aku mencoba meledeknya.
"jongkok sini aku mau mbales"pintaku
Ssok masgen bersimpuh di hadapanku sambil mendekatkan kepalanya agar bisa aku pukul.

"hayo keluarkan kemampuanmu,kecil bagiku"ucap masgen dengan nada yakin

aku ambil batu wadas yang agak bsr
Dan tidak rata(banyak yang runcing)
",bismillah,trikita kitri jamitri sumantri semarni sumarni harni karsidi retnodumilah jumilah hadiah sajadah,eko aki ekni dunini damar lan langit sing kang manghon omah oesugihan omah bubrah lah omah omah sing kepanjingan kanggonan iblis
Kali kali sarkali,dewane ulo dewane demit dewane dewondaru,,he ilmu ilmu sing ora due panggonan montro mrojol seko sela selane garu,,manjingo marah watu iki omah kanggo sak kabehane bobot bibit lan bebeb,watu kang aran wadas ora lintang,wadas kang ora ireng he genderuwo tompo lan
Ojo dadekake gelo gelone roso,iki mwrgane patimu,allahhuakbar"teriakku dan Bress.

"wadohh,modar aku"teriak masgen dengan posisi kepala sudah bovor berlumuran darah.
Tergelwtak di tanah dengan posisi seperti bersujud namun kepalanya menghadap kesamping.
sambil berkata kata masgen
Menyerah.
"aku menyerah,aku menyerah"ucap masgen dan seketika menghilang wujud masgen berubah menjadi segumpal bayangan hitam
"sini masuk kebotol,sudah ku bilang menyerah saja,pakai penasaran kamu kok mas mas,,ngeyel kamu",ucapku sambil mengulurkan botol krangkringgreng
Kemudian aku bawa kembali ketemen temen ku.
"ngapain kamu blizz sampai kesakitan gitu kayaknya"tanya demka.
"asuu owk pukulane masgen sangan kuat",jawabku.
Pantes lah tangannya segitu gedenya

Kemudian kita melanjutoan perjalann
Sesekali aku seruput kopi yang di bawa Dajka
Sampai di dekat pertigaan arah kerumah pak tempe(karena jualan tempe)
Pertigaan arah ke kuburan tapi masih lewat satu kampung dan jalan lainya kearah desa sebelah.
"ka demka kalau piter ngga nongol gimana nanti"tanyaku
"kita undang to yo,kalau ngga kita datangi kuburannya
Kita bongkar makam nya kita tanyain itu bener bener dia atau demit yang iseng saja yang menyerupai piter,kita sikat habis saja dedemit yang mengganggu piter oke,kasihan piter,kasihan keluarga nya dan kasihan temen temen nya dan korban korbannya"jawab demka.
"setuju"sahut dajka
"iya aku setuju,dan aku penasaran sekali lho kalau piter ini mati hanya karena kena demit sawah bengkok,sedangkan kita tau temen temen kita sudah kita pagar kita kasih sesuatu buat mereka,ingat to blizz waktu piter ngikut mencari korban tenggelam di waduk plered,ingat ngga
Waktu dia hampir mati di minta jadi pengganti tumbal waduk plered,kita juga hang membantu,trus kamu ingat ngga ka setka waktu piter juga membantu mengangkat korban kecelakaan di dekat pasar,dia juga yang hampir celaka selama dua minggu di kejar kejar setan,kita juga yang bantu
Sebenernya pagar yang kita buat untuk temen temen koclok kan sudah kuat sudah mumpuni,tapi mungkin saja ini ada orang yang sengaja memberi tahu kelemahan si piter,tapi aku dengar dari temen yang kerja bareng di sawah waktu itu,kemarin dia bercerita pas nongkrong ceritanya gini
Biasa kalau sarapan itu diantar ke sawah tempatnya bekerja tapi pagi itu di suruh sarapan di rumah dan alasannya tidak ada yang mengantar,mereka sarapan sperti biasanya tapi anehnya di meja makan sudah tersedia beberapa menu makanan dan buah buahan juga ada bubur dan masih banyak
Lgi,dan satu yang aneh selepas sarapan di kasih uang dengan nominal yang lumayan besar,kata nya sih buat jaga jaga saja tapi entah lah aku juga gag tau jaga jaga dari apa,begitu blizz cerita dari temen kerjanya"cerita si demka

"wah berarti ada yang aneh ini ka,udah gini aja kita
Lngsung saja kekuburan dan langsung saja tanya sama piter,gimana"ucapku
"iya tapi berat blizz resikonya terlalu gegabah kita,ini kalau bener urusananya bisa beda cerita nanti"sahut setka
"wani ora"sahut demka
"tapi kita cari hari yang bagus saja oke,malam ini lowokku"sahut setka
Dan singkat cerita malam keempat dan seterusnya sampai malam ke 11 sosok piter masih terus mengganggu padahal kita sudah menangkap banyak demit yang menyerupai piter tapi kejadian penmmpakan berwujud piter masih terus menggaNggu sampai setiap malam kita keluar mencari sosok2 yang
Malam ke sebelas isu pitwr masih twrus bergulir masih di perbincangkan sampai kita ngerasa ngga mampu lagi saking banyaknya maklhuk yang menyerupai piter ternyata ada satu kejadian di malam ke 11 dimana kita bener bener sudah dekat dengan sumber permasalahan yang jadi penasaran Image
Kisah selanjut nya ngga cerita kisah pesugihan dan dedemit yang mengganggu tetapi aku akan menuliskn kisah 1001 Kuburan..Jadi di setiap kuburan yang aku(sendiri) datangi atau kita datangi(beramai lebih 3 orang)
Ya mungkin ngga menarik tapi ya tetep saja aku tulis karena di setiap
Kuburan selalu ada cerita dan sensasi yang berbeda.
Karena berisi sesuatu yang jarang orang awam ketahui.
Tentang tanda tanda kalau ada yang akan meninggal,dan keusilan penghuni kuburan yang suka iseng mengganggu yang sedang lewat atau rumah rumah di sekitar kuburan.
Di malam ke 11 aku sama culun berdua sedangkan demka,setka dan dajka bertiga kita sengaja memencar/pisah aku sama culun kearah timur desa memutar dan mereka bertiga kebarap.Mmutar keselatan dan bertemu di kuburan tempat piter di semayamkan.
Di mulai dengan baca biamillah
Dan fatihah sebagai penyempurna langkah ketika sudah sampai tujuan baru alhamdulillah,di perjalann melewati pertigaan arah kesawah aku menunggu beberapa saat berharap ada penampakan piter atau wujud lainnya.

"blizz kenapa ya piter mengganggu warg dengan menampakkan diri
Apakah piter punya dendam atau mereka yang punya salah sama piter"tanya culun.
"ngga dendam lun,aku sama temen temen yang penasaran dan dendam sama dedemit dedemit yang menggunakan kemampuannya untuk menjahili piter,aku jug penasaran ada apa sebenernya dengan kematian piter"aku
Menjelaskan ke culun temenku,sambil menyalakan rokok.
tiba tiba culun mendekat ke badanku.
"ah ngapain sih lun,njijik i"bentakku

"ittuu,,ituu blizz lihat ke lapangan volly"jawbbnya
kemudian aku bergegas melihat ke lapangan volly.

"astagaa"teriakku kaget
"blizz,siapa ya mosok malam malam njemur baju di net volly,apa istrinya pak bon balaidesa yo blizz"tanya culun sambil merapat erat memelukku
"woeee,,woee nggirisi"bentakku sambil berusaha melwpaskan pelukannya
"Blizz,aku takut lho,beneran mrindhing banget aku,kaki nya kok ngga kelihatan yo"tanya si culun.
"heh,lha itu kan gaunnya sampe kebawah,udah ayo kita samperin"ajakku
"udah ngga usah lah blizz,takut aku"ucap ku mengajak culun.

Mendkat sambil mendkat tapi sosok itu masih asik
Menjemur kain warna putih,sama kayak yang di pakai.
Begitu dah dekat.
"permisi mba"sapaku dari belkaangnya
Tidak langsung meboleh atau menjawab tapi masih dengan gaun yang di jemur nya dan terlihat kayak di lama lama in gitu.
"permisi mba"sapaku lagi
Dan tiba tiba berhenti,kemudian Menoleh dan Astagaaa..
"mba ida"ucapku seketika
Belum di jawab tiba tiba berubah lagi wajahnya mirip siapa entah dan sedetik kemudian berubah lagi dan tiba tiba bau busuk menyeruak sampai kita mual,,busuknya ampun
"hiihiii,,apa mas"suara nya slow
"mbasun,,blizz"ucap culun sambil gemetaran dan memegang pundakku

"maaf mba,maaf, udah ya makasih"ucaoku sambil mundur pelan.
"kamu ngapain kesini,ngapain kamu ikut campur urusan temen mu,kamu tau aku bisa saja merubah wujudku menjadi temanmu"ucapnya
Dengan tiba tiba wujudnya
Berubah menjadi temen ku si piter,tepat sekali suara nya juga mirip sosok nya mirip dan tiba tiba dia berjalan menuju samping lapangan dan duduk di pondasi pinggir irigasi
"blizz,kamu jangan mencariku terus aku sudah cape blizz,kamu tidak akan menemukan jawaban semua ini karena
Banyak sangkut pautnya dengan orang lain dan sebuah keluarga juga perangkat perangkat,kmmu tau aku blizz kamu temen ku"ucap si sosok piter dengan pelan dan sangat sedih.

"lha aku penasaran dengan cerita si krindu temen kerjamu di sawah katanya gini gini dan ini itu apakah benar
Ter,heh kalau bener aku ya ngga trima kalau kamu di jadikan wadal"ucapku
"titip salah buat keluargaku titip salam buat temen temen ku dan kamu ingat blizz cukup dengan mendoakan aku agar tenang dan kalau kamu mau jawaban nya lihat di sana"ucap piter sambil menunjuk kearah lapangn
Mulanya hanya satu sosok sedang berjalan mendekati kita ngobrol,sedang kan satu lagi dari muncul dari belakangnya dan berjalan mendekat dan muncul lagi satu dari belakangnya begitu terus sampai ada enam sosok dan tiba tiba mengerubungi kita(aku,culun dan sosok piter)
"kamu tidak bisa menghentikan mereka semua karena mereka akan terus wujud menjadi sperti sosok ku(piter) sebelum mereka menemukan orang yang tepat untuk mereka mengadu melampiaskan dendamku,sebab jasad ku masih belum membusuk dan setelah 12 hari barulah aku akan sirna bener bener
Tidak mengganggu lagi,mereka secara bergantian bisa menyerupai ku blizz"ucap si sosok piter yang duduk di pondasi
terdengar
"krekk..Krekk"
Sperti tulang remuk Entah hanya burjng atau binatang yang lewat
Tiba tiba culun lari dengan sangat cepat
"lunn...Lunnn"teriakku memanggil
Tetapi culun terus berlari sampai kejalan dan tak terlihat.
Ingin aku mengejarnya tapi kaki ku terasa kaku dan tak mau bergErak.
dan akhirnya enam sosok yang menyeramkan berdiri berjejer sampai aku bener bener merindhing.
Dasar sial tiba tiba hujan turun dan tiba tiba dua cahaya motor berbelok kearah lapangan volyy dan berHenti
"BLIZZ ngapain kamu berdiri di situ"teriak suara yang tidak asing ya suara si demka.

aku masih tidak menjawab nya,masih diam sampai demka,setka dan dajka juga culun
"udah hayo kita selesaikan saja,aku sudah dapat petunjuk dari eyang sambiroto,biar piter tenang dilaam sana,kita iklhas saja"ucap si demka.
Dan tiba tiba
Jeduaaaarrr.
Petir menyambar tepat di tengah lapangan.
"bajingan"
"setann"
"wasssuuuu"

Teriak mereka hampir bareng2
Hujan deres malah pada bercanda bukannya baca doa ada petir menyambar malah misuh misuh.
Tiba tiba
"mblukkk(suara kayu di jatuhkan ketanah yang ada airnya)"

"itu nisan nya piter"ucap si dajka.
"buat apa,kamu sudah gila ya ka"teriakku seketika
"sudah ayo kita pergi"ajak demka
Kembali petir menyambar tepat di samping kita yang sedang ingin pergi dari tempat itu.
Jeduaaarrr..

Petir menyambar kembali tepat di samping kita(ya 20meter an mungkin) dekat banget sampai terlihat jelas cahaya terang(cahaya panas api)
"aku cucunya kiageng selo",teriak demka
Kita langsung berlari kearah motor dan begiti hendak di nyalakan lha kok motor ngadat pakai ngga bisa nyala,wah sontak saja kita makin panik dan segera berlari,kasihan dajka lari sambil membawa pathok(nisan kayu)
Setelah keluar dari lapangan dan lumayan agak jauh dan anehnya
Sperti nya hujan sudah ngga ada lagi,alias ngga hujan.
"wasuuuu disini ngga hujan lho ya"teriak si setka sambil meletakkan nisan

"wah ini sudah ngga wajar ka,pasti ada apa apa nya,ini buat apa nisan e piter",tanyaku sambil melepas baju dan celana yang basah
Lalu aku puter pakai tangan dan sampai hampir kering.
tiba tiba terdengar suara hocah sedang bermain air.
Kripyak kripyik sperti seseorang sedang berjalan di sungai yang ada airnya.
Kita kaget lalu menoleh ke belakang kita(sungai)
Begitu noleh lha blaik.

Ada dua orang anam kecil
Sedang berjalan di sungai dan terlihat jelas airnya berombak kena tilas kaki mereka.

"woe ngapain kami di situ le"tanyaku
"cari mainan kang(mas)",jawabnya
sosok dua bocaj lelaki berpakaian biasa manusia ala umumnya
"mainan apa,pulang sana di cari mbok mu lho"teriak demka
"ini lho mas mainannya(sambil menujukkan kepiting kali),itu mbok ku"ucapnya sambil menunjuk ke daratan diatas sungai dekat dengan pohon pisang yang sudah setenfah roboh
Aku kira sih manusia bias,lha jelas banget suaranya dan jelas banget bentuk fisiknya manusia biasa
Begitu melihat mbok/ibu nya
"masyaallah cantik nya"teriak kita berempat secara barengan
berdiri sosok wanita dengan baju hijau muda
Wah bener bener cantik.
"mba kenalan dong"ucapku
"hiihhiii"tawa wanita itu dan tiba tiba terbang melayang Kesamping pohon pohon pisang.
"oww hasuu malah pergi"teriak ku
Dengan kekuatan penuh kita lari menuju sawah bengkok,
Sesampainya di sawah bengkok.
"udah kita kubur nisanya si piter di sawah ini biar saja ngga ada dendam
Lagi kita kepada dedemit demit yang kita musuhi"ucap demka
Kita ber empat sengaja mengubur nisan si piter di sawah bengkok agar tenang arwahnya si piter tidak lagi ada dedemit yang iseng menggunkkan kesempatan untuk bebas menyebrang dimensi.

Singkt cerita kita sudah mengubur
Nisan tersebut dan setwlah utu kita melwnggang pulang,melewati pematang sawah dan mencari jalan pibtas,sampai di tanggul agak besar dan banyak pohon kluwih/timbul(mirip sukun) kita beristirahat di bawah pohon timbul dan sambil rokok an karena ngga ada air minum kita terpaksa mnum
Air di sawah,entah ada racun atau ngga nya kita ngga peduli.
Bru santuy sambil ngobrol
"dengan kita kubur nisan piter di tempat meninggalnya mungkin saja arwahnya dan dedemit yang menyerupai nya bisa tenang dan tidak lagi bebas keluar masuk alam nyata ya blizz"ucap demka
"yo wes kita bantu doa saja kita hanya manusia dan kita hanya wajib berdoa berusaha maslaah hasil biar my bhozz yang menentukan"jawaBku

tidak sengaja si dajka menoleh keatas pohon timbul dan tiba tiba dajka terdiam lalu menunduk dan berbicara lirih
"diatasmu"ucap dajka
Kita bertiga serentak mendongak keatas dan pelan pelan kembali menunduk.
Sambil berempat merapat kan kepala
"piter sama siapa ya"tanya demka
"mbakun kalee"setka
"mbasun"dajka
"ngga tau,pulang saja yowh"ucapku

Kita langsung berdiri dan seolah olah ngga melihat mereka berdua
Pura pura ngobrol berwmpat sambil berjalan tiba tiba
"kawan kawan,,terimakasih"suara piter agak keras.
Tanpa menoleh belakang kami hanya mengangkat tangan dan sambil menjawab nya.

"iya sama sama ter,piter"ucap kita barengan

Sampai di jalan raya kita segera bergegas pergi
Dan berhenti di lapangan volly yang tempat awal kita di perlihatkan sosok wanita menjemur baju.

kemudian kita pulang dan sampai dirumah sudah hampir pagi setengah 5 pagi.

Sampai hari ke 12 dan tepat jam 9 malam keluarga si piter mengadakan sedekah/selametan di tanah bengkok
Kita memang ngga ikut ke sawah bengkok untuk selametan tapi malam itu terkhir si piter Menemui kita.
Di tempat tongkrongan cah kenthir

lagi asik ngopi tiba tiba piter sudah di belakang kami yang saat itu memang duduk berbaris dan menghadap ke barat semua nya.
Sosok piter jngkok
Di belakang kami.
"kawan ku,jjangan menoleh,aku piter,aku hanya ingin pamitan sama kalian dan semuanya terimakasih atas perjuangan kalian tapi tidak bisa kamu lanjutkan rasa penasaranmu akan membuat mu sengsara biarlah aku yang jadi korban asal ingat saja bahwa kebaikan seseorang
Jangan membuat kita lemah,siapa tau di balik niat baik ada niat yang mencelakai kita karena kit tidak tau isi hati dan ucapan wlau itu terlihat baik,semoga kalian sehat selalu,teman teman juga dan tetangga kita juga,jangan pernah lupakan aku sebagai temenmu,ingat ini trakhir
Menemui kalian kawan ku,dan tolong lepaskan mereka yang telah kau tangkap,lepas kan ya blizz"ucap piter dari belakang dan kita tidak berani menoleh.
"yo ngga gitu pit,mereka mau tak jual re salah siapa mereka berani meniru kamu menjadikanmu alat untuk keluar masuk alam ghoib
Biar saja nanti jual dulu"ucapku
"blizz kasihan aku to,kamu tu temen ku yang aling baik,aku tau kamu gila tapi kamu masih waras di dalam nya,aku tau kamu,ingat blizz aku tersiksa kalau kamu menyiksa mereka,aku sakit kalau kau menyakiti mereka,udah ya blizz salah untuk semuanya
Dajka,setka demka dan culun juga yang lain nya aku minta maaf kalau selama hidup aku selalu merepotlan kalian,terimakasih kalian shabat ku yang paling baik"ucap si piter dan tiba tiba entah apa ya g aku dan temen temen pikirkan bis bisanya bareng menoleh kebelakang dan bgtu
Menoleh di belakang kita sidah tidak ada siapa siapa,hanya wangi kapur barus dan kembnng melati saja sebentar kemudian hilang.

Botol botol berisi dedemit yang kita sembunyikan di area bambu bambu kita ambil kemudian kita lepaskan mwreka.
Sebagai wujud dan bentuk menghargai
Permintaan piter

Jadi di sini aku tidak jelaskan kejadian selanjutnya yang aku sebut balas dendam sebab di sisi lain yang bersangkutan sudah menerima ganjaran atau balasannya
dua anggota keluarganya meninggal tepat setelah seratus harinya si piter dan 40 hari setelahnya di susul
dengan kematian anggota keluarga yang bersangkutan.
Sampai bisnis nya hancur lebur dan ya gitu ending yang membingungkan tetapi ada baiknya kita selalu berpikir jernih karena ketika saat emosi kita berupaya membalas dendam justru bisa menghancurkan diri kita sendiri.
Inti nya
Jangan berbuat dzolim kepada orang lain kalau kita yidak mau terdzolimi,ingat dendam tidak akan menyelesaikan maslaah justru akan menambah masalah ya g baru menguras waktu dan segalanya
Korban harta bisa juga nyawa.

Semoga sehat selalu kawa kawan semua..
Aminn
Salam
Sheer
ibka

Kita sambung dengan cerita tidak bermutu lainnya

Bantulah orang lain semampunya jangan menunggu mamou untuk membantu orang lain. Image

• • •

Missing some Tweet in this thread? You can try to force a refresh
 

Keep Current with iblizz katon

iblizz katon Profile picture

Stay in touch and get notified when new unrolls are available from this author!

Read all threads

This Thread may be Removed Anytime!

PDF

Twitter may remove this content at anytime! Save it as PDF for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video
  1. Follow @ThreadReaderApp to mention us!

  2. From a Twitter thread mention us with a keyword "unroll"
@threadreaderapp unroll

Practice here first or read more on our help page!

More from @karyawan_tuhan

Jun 30
Kembali dengan kisah tidak bermutu Wagu dan Banyak guyonnya.
Tapi begitulah adanya.
sebenernya kisah singkat tapi sangat bermanfaat,Jangan di baca hanya dari Judulnya
Lokalisasi Demit.

Nah ini yang harus di garis bawahi membaca ceritaku harus berusia 18,1/2+..
SEBAB cerita ini tentang perjalanan sakral
Cah kenthir(iblizz katon) vs Cah Pekok(Giman/gigi mancung)
dapat job kerja di luar Pulau ya naik oesawat sih tapi sampe sana lha kok masih harus naik kapal gede 2 sianb satu malam lewatnya ya sungai Besar dan lebar wah wah edan,,
Read 149 tweets
Jun 28
Diteror maklhuk tak kasat mata dari tempat mancing dan sampai kerumah dan terbawa ke dalam keseharian dan selama berminggu minggu sampai sampai terbiasa dengan nya,dan ya gitulah ngga siang ngga malam selalu datang menghoda menakuti memgagetkan dan membahayakan
Di Semarang(Pedurunban tempatku berdomisili saat ini) ada tepat pemancingan yang bebas untuk siapa saja,lokasinya strategis kanan kantor kelurahan daa kirinya sebuah sekolahan lumayan mewah,nah di depan nya ada beberapa rumah/komplek dan ada yang sudah huni ada yang masih kosong
Read 72 tweets
Jun 11
Kisah tidak bermutu kembali lagi.
Tenang saja tetep koclok dan sedikit kenthir.

Sore di seberang istana eh Gereja ada sebuah pabrik sepatu dan kebetulan sedang ronovasi bangunan di sampingnya sebagai tambah an gedjng dan menyambung kebetulan kita lah kulinya,aku dan kawan kawan
Namanya kuli ya gitu kerja jam 8 pulang jam 4,,dah biasa bagiku.

kebetulan pekerjaan renovasinya di buru alias target sekian hari/bulan harus kelar.

Oke kita lembur terus sekuat mata dan tenaga

Di suatu malam saat start kerja ya jam 7, malam kita lembur mengerjakan plesteran
Read 129 tweets
Jun 7
Kalau rame di lanjut pukul 00:01Wib

Tetep dengan kisah kenthir yang suka keta kete
Tpi kali ini aku akan ceritakan kisah kisah klasik(kampungan)
Karena di kampung orang,sebenernya sih kisah manusia Tersombong terkenthir dan ter koclok
Bagaimana tidak koclok gara gara orang dengan kepribadian khusus aku hampir saja sakit parah.
Di kota Kendal di rumah temenku Kyai muda,aslinya sih tetangga Desa ku sana Penawangan Grobogan Purwodadi
Sebut saya Imron Sadeli(pernah aku tulis juga sih salah satu ceritaku)
Read 103 tweets
Jun 6
Selamat pagi
Selamat menjalankan aktivitas masing masing
Semoga di beri kemudahan dan kelancaran..Amin

Kembali lagi dengan kisah tidak bermutu
Kali ini aku tulis lagi tentang alam lelembut
"MENGHADIRI PERNIKAHAN DI ALAM LELEMBUT"

mendengar judulnya saja sudah pasti Kocak.
Namanya kita kerjanya di jalan raya
Waktu itu pengerjaan pengaspalan jalan raya sepanjang Pekalongan-Pemalang
Dan aku ikut salah satu Kontraktor MIXMIX gitu aja dan ngga usah ceritakan pengaspalannya
Pokoknya di situ gitu aja ya.

Siang kerja malam juga kerja lembur dan kita
Read 135 tweets
May 29
Kembali lagi dengan kisah nyeleneh dan tidak tentu arah ceritanya.

Kejadian ini sudah agak lama sih waktu kerja di Daerah ibukota sana tapi gubernur nya sebelum sekarang ini.
Dan waktu itu kontrakan ku berjejer lumayan panjang ada 8 pintu dan penghuninya pun macem macam
Manusia,yang aku tempati kebetulan di pintu nomer 4 jadi kanan kiri ada tetangga gitu rame,tapi kontrakan itu sudah berapa bulan kosong nganggur padahal bagus,tembok dan rapi juga kamar mandi di dalam dan depan kontrakan jalan kecil dan depannya kuburan di belakang kontrakan ada
Read 167 tweets

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just two indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3/month or $30/year) and get exclusive features!

Become Premium

Don't want to be a Premium member but still want to support us?

Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal

Or Donate anonymously using crypto!

Ethereum

0xfe58350B80634f60Fa6Dc149a72b4DFbc17D341E copy

Bitcoin

3ATGMxNzCUFzxpMCHL5sWSt4DVtS8UqXpi copy

Thank you for your support!

Follow Us on Twitter!

:(