Aku dan Dedi pun berteriak memanggil-manggil Ujang.
Karena tidak ada suara, aku segera mendobrak pintu kamar mandi dan aku melihat Ujang setengah telanjang sedang kejang-kejang.
Langsung ku tarik ujang dan aku melafalkan surat yang ku bisa. Terlihat Ujang seperti menggigil dengan ujung kaki yang menekuk.
Tak lama setelah itu aku di telpon ibuku dan memberitahu kalau ternyata istriku tiba-tiba kejang dan ternyata kondisinya sama seperti Ujang.
Aku meminta ibuku memanggil pak ustad yang tinggal di sebelah rumah kami untuk melihat kondisi istriku, karena yang kutakutkan istriku diganggu oleh si selendang merah ini.
Sedangkan Dedi aku minta menjaga Ujang sembari aku keluar mencari bantuan.
Tak lama aku keluar dan ternyata berpapasan dengan Pak Muchlisin yang sepertinya baru selesai melakukan pengajian di rumah warga sekitar.
Dengan segera pak Muchlisin melihat kondisi Ujang dan membacakan doa serta membisikan adzan ditelinga ujang.
Setelah itu hujan pun terlihat tidak kejang kembali, namun kakinya masih meringkuk. Pak Muhclisin mengatakan bahwa sepertinya ada yang tidak suka dengan Ujang dan ingin mencelakai dia atau bahkan ingin dijadikan tumbal!
Aku dan Dedi terkejut dan kami pun berpikiran jangan-jangan Ratno yang melakukan hal ini. Namun apa motif Ratno melakukan ini? Kenapa dia begitu tega sampai ingin mencelakai Ujang serta istri dan calon anakku?
Apakah dia begitu benci dengan mantan istrinya sehingga membutakan mata hatinya?
Bersambung....
• • •
Missing some Tweet in this thread? You can try to
force a refresh
Aku ingin menceritakan pengalaman mistisku sewaktu kecil. Waktu itu, umurku 11 tahun. Aku tinggal di sebuah desa di daerah Jawa Timur. Kebiasaan kami kala itu setelah salat Magrib adalah bermain benteng atau perang sarung sambil menunggu waktu salat Isya.
Suatu hari, temanku Rozak mengajak Aku dan kedua temanku, Maman dan Agus, untuk bermain di rumah pamannya yang sedang kosong karena ditinggal merantau ke Jakarta. Sesampainya di sana, betapa terkejutnya kami karena Rozak ternyata membawa boneka jelangkung.
Kisah ini berasal dari akun Facebook yang bernama @SatanismeTheSecret, tanpa berlama-lama lagi langsung aja kita simak kisah horor ini yang gue jamin bikin bulu kuduk kamu semua merinding!
Simak di slide selanjutnya..
Kisah horor ini dialami oleh seorang pria asal Tebet yang berinisial J pada tahun 2007. Pria tersebut tertarik untuk membangun sebuah cluster di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi.
Kisah horor kali ini berasal dari Sofi, personil dari salah satu grup band musik religi asal Yogyakarta.
Kejadian ini Sofi terjadi pada tahun 2011 silam dan diceritakan kembali melalui Channel Youtube RJL 5.
Simak kisah selengkapnya!
Awalnya, band mereka yang berjumlah 8 orang mendapatkan job dari orang misterius yang bernama Pak Tugiono dengan tujuan untuk mengisi acara pernikahan di rumahnya.
Tepat di hari H, mereka menggunakan 4 sepeda motor menuju ke lokasi yang berada di arah kaki Gunung Merapi.
Kami menceritakan hal ini ke rekan-rekan lainya dan akhirnya mas hadi menelpon atasan kami dan akhirnya kami diperbolehkan dan diberi dana mengontrak di daerah dekat rumah tersebut.
Untungnya dihari yang sama kami mendapatkan tempat dan langsung pindah di hari itu juga.
Akhirnya kami pindah ke sebuah tempat yang tidak jauh hanya beberapa puluh meter saja dari rumah yang kami renovasi. Yang mana kami tetap bekerja dari pagi hingga sore namun pada saat magrib kami sudah balik ke tempat kontrakan kami.
Ada yang pernah melewati Gedung Biru ini? Ternyata gedung tua ini menyimpan banyak sekali kisah mistisnya lho. Disimak kisahnya sampai selesai ya guys!
Ternyata Gedung Biru ini merupakan sebuah gedung tua yang udah berdiri sejak tahun 1990-an lho dan alasan gedung ini bernama "Gedung Biru", karena warna gedungnya bercat biru. Hahaha se simpel itu ternyata alesannya, guys.
Tapi dibalik itu semua, Gedung Biru ini menyimpan berbagai hal-hal mistis yang bikin bulu kuduk kita berdiri guys dan bahkan gedung tua ini juga masuk ke dalam deretan bangunan angker di Bekasi.
Penasaran sama kejadian mistis di gedung ini? Buruan di geser ke slide selanjutnya!