, 19 tweets, 3 min read Read on Twitter
Saya percaya hidup perlu seimbang.

Begitupun soal keinginan dimengerti.

Saya percaya selain seseorang butuh belajar mendengarkan dan memahami, dia juga butuh belajar cara menyampaikan perasaan/pikiran dengan jelas, lugas, dan netral agar orang lain mudah memahami
Saya sering menuliskan tentang betapa pentingnya empati

Tapi itu baru satu sisi

Sisi lain adalah bicara dengan asertif. Sang pencerita juga perlu belajar menyampaikan kisahnya dengan baik, menyampaikan keinginannya dengan tepat. Agar tidak kemudian disalahpahami
Saya kadang menemui orang yang begitu menuntut dimengerti, tapi dia sendiri tidak menyampaikan pikiran/perasaannya dengan cara cara yang mudah dimengerti

Ada yang pakai kode, sandi morse, tepuk pramuka, ya wajar pendengarnya tidak memahami keinginan dan kebutuhanmu
Misal ketika kamu cerita, di awal kamu tidak bilang kalau kamu ga mau diberikan nasihat dan cuma ingin didengar

Lalu sang pendengar akan bingung, dan bisa saja karena ketidak tahuannya akhirnya memberikan nasihat yang kamu tidak inginkan

Lalu kita anggap dia ga memahami?
Atau misal kita mau meminta bantuan

Karena malu kemudian kita cerita latar belakang dengan selipan kode berharap orang yang mendengar menangkap kode itu lalu menawarkan bantuan

Dan karena sang pendengar bingung, ga menawarkan bantuan, masa jadi dianggap ga mengerti?
Saya ngantuk dan lelah habis reunian tadi, tapi kalau teman-teman mau bahas soal gimana bicara asertif agar orang lain mudah memahami maka saya lanjutkan habis mandi
Terima kasih teman teman, thread ini akan dilanjutkan tapi tidak hari ini ya

Saya berisitirahat dulu agar tenaga pulih. Besok kita lanjutkan lagi cara curhat yang asertif agar orang lain mudah memahami

Boleh retweet dan like dulu buat tandain 🙏

Sampai ketemu besok
Hi teman-teman, hari ini kita lanjutkan ya tentang bicara asertif untuk curhat

1. Gunakan kata "saya"
Misalnya, saya merasa sedih/marah/senang. Bukan menggunakan kata ganti orang lain, misal "kamu membuat saya sedih", "dia membuat saya marah"
Kita perlu belajar mengambil tanggung jawab atas emosi kita sendiri baik itu sedih, kecewa, marah, benci dsb. Kita yang mengambil peran sebagai pribadi yang merasakan, bukan sekadar objek akibat perlakuan orang lain

Bercerita lebih mudah dipahami jika menggunakan kata "saya"
2. Sampaikan juga tujuan kamu bercerita

"Saya merasa bingung, saya butuh masukan. Apa kamu bersedia?"
"Saya sedih, saya cuma ingin didengar. Apa kamu bersedia?"

Sampaikan kamu menginginkan apa dari temanmu. Kamu mau masukan, didengar dan dipahami atau apa?
3. Belajar mengatakan tidak

Kadang kita tidak mau cerita kepada rekan kita, entah karena alasan apa. Dan mungkin karena rekan kita menyadari ada yang keliru, dia mendorong kita bercerita.

Jika memang kita merasa tidak ingin cerita pada saat itu, maka sampaikan keinginan kamu
"Saya sedang tidak ingin bercerita. Nanti ketika saya sudah siap, saya akan bercerita"

Sampaikan saja kalau tidak ingin cerita, jangan terpaksa. Tapi jangan juga bilang tidak ingin cerita padahal kita ingin ditanya lagi dan didorong bercerita. Sampaikan secara langsung.
4. Hilangkan pernyataan bersyarat

"Aku tuh ga marah sama dia, tapi..."
"Aku gapapa kalo dia pergi, tapi..."

Tapi membuat kalimat didepannya dianulir nilai kebenarannya. Artinya ya kamu marah, kamu kenapa-kenapa kalau dia pergi. Sampaikan saja perasaanmu
5. Miliki prinsip

Kadang ketika kita bercerita, mungkin rekan cerita kita melakukan yang melanggar kesepakatan awal. Misal kita sudah sampaikan ingin didengar tapi rekan bicara kita memberi saran panjang. Atau kita sudah bilang tidak mau dihakimi tapi terhakimi
Asertif berarti kita memiliki prinsip, maka sampaikan saja ketidaknyamanan kita.

"Saya merasa tidak nyaman ketika kamu berkomentar"
"Saya tidak nyaman ketika kamu mengatakan (deskripsikan) kepada saya"

Sampaikan dgn tenang, bukan untuk menghakimi tapi untuk membangun komunikasi
6. Kenali dirimu

Kenali apa yang kamu inginkan ketika kamu bercerita. Bagian ini penting agar ketika kita menyampaikan tujuan kita bercerita, atau keinginan kita, hal tersebut benar memang yang kita inginkan.

Luangkanlah waktu untuk mengenal dan mendengarkan diri sendiri
7. Ketahui ekspektasi kamu

Ketika kita sudah tau apa yang kita inginkan, kita sudah sampaikan, kita sudah dalam perjalanan mewujudkan harapan kita tersebut.

Selanjutnya sadari harapan kita dalam perjalanan tersebut. Realistis? Bisa tercapai? Berlebihan? Memaksa?
8. Hargai diri sendiri dan orang lain

Benar kita memiliki harapan untuk dibantu orang lain. Namun kita juga perlu menghargai orang lain sekaligus diri kita sendiri. Selalu jaga batasan ini bersamaan, agar tidak ada yang perlu merasa dirugikan.
Demikian utas soal curhat dengan asertif, semoga bisa membantu ya

Maaf baru bisa melanjutkan utas habis rehat sosmed dulu, karena sudah waktunya beristirahat demi menjaga kesejahteraan batin.

Yuk kita belajar sama sama curhat dengan asertif 🙏
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to dr. Jiemi Ardian
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!