, 29 tweets, 4 min read Read on Twitter
Transfigurasi, Grade 2 Week 1.

"Selamat malam penyihir kecil." Evan berjalan memasuki kelas.
"Kita belum bertemu di term kemarin kan? Kenalkan nama saya Evan Lin dan selamat datang di kelas Transfigurasi. Saya akan mengajar kalian di term ini." Ia menatap murid-muridnya.
"Nah, di term kemarin kalian sudah mengikuti kelas pengenalan Transfigurasi kan? Ada yang bisa sebutkan jenis mantra Transfigurasi apa saja?"

( Reply dengan VC )
"Semuanya menjawab. Bagus. +10D untuk semuanya, ya."
Evan berbalik ke papan dan mulai menulis. 'Inanimate to Inanimate'

"Malam ini kita akan belajar mengenai salah satu macam dari Transformation Spell atau mantra pengubah. Inanimate to Inanimate adalah mantra paling sederhana di Transformation Spell."
"Mantra ini mengubah objek tak bernyawa menjadi objek tak bernyawa lainnya. Inanimate to Inanimate disebut mantra yang sederhana dikarenakan objek tak bernyawa tidak memiliki susunan yang kompleks seperti objek bernyawa."
Tangannya mengetuk-ngetuk papan tulis. "Meskipun sederhana, tapi tolong diingat bahwa Transfigurasi termasuk berbahaya. Walaupun mantra ini sederhana, tapi mempraktekkannya tidak semudah yang terlihat."
"Ada beberapa contoh dari mantra Inanimate to Inanimate, salah satunya mengubah korek api menjadi jarum. Keduanya adalah benda yang tidak bernyawa, dan memiliki ukuran yang sama."
"Semakin dekat ukuran dari objek yang ingin diubah, maka semakin mudah pula untuk melakukannya. Dibandingan jenis dari Transformation Spell yang lain, Inanimate to Inanimate memiliki resiko paling kecil untuk gagal." Ia mulai berjalan mengelilingi kelas.
"Saya akan memberikan contoh. Ini adalah salah satu mantra yang sederhana, tapi berbahaya."

Evan kembali menuju ke depan kelas dan menggerakkan wand-nya hingga beberapa gelas muncul di meja.
"Saya paling suka memberikan mantra yang tampak biasa namun memiliki resiko." Ia menaikkan sudut bibirnya dan menatap murid-muridnya serius. "Agar mengingatkan murid untuk tidak bermain sembarangan dengan mantra-mantra Transfigurasi."
Ia menuliskan 'Duro/Hardening Charm' di papan.

"Duro atau mantra pengeras adalah mantra yang akan mengubah objek menjadi sebuah batu. Batu disini adalah batu yang solid, warnanya pun akan berubah menjadi keabuan."
"Pelafalannya sebagai berikut,"

'DYOO-roh'

"Penekanan pada suku kata pertama."
"Duro juga memiliki ayunan wand yang menjadi ciri khasnya. Perhatikan, ya."

Evan mengarahkan wand-nya pada salah satu gelas, menganyunkan wand-nya hingga membentuk nyaris seperti huruf D sambil merapalkan "DYOO-roh!"
Perlahan gelas tersebut mulai berubah, bentuk kacanya berganti menjadi batu yang keras. Warna beningnya pun berubah menjadi abu-abu.

Evan mengangkat gelas yang berubah tersebut agar tampak jelas pada murid-muridnya. "Bentuknya masih sama seperti tadi, tapi tentu sudah +
+ berubah total menjadi gelas yang terbuat dari batu, bukan lagi dari kaca."
"Mantra Duro bisa digunakan untuk objek yang bernyawa, tapi untuk mengurasi resiko, kalian hanya boleh menggunakannya pada objek tidak bernyawa, oke?" Ia memperingatkan.
"Untuk mempraktekkan mantra dari Transfigurasi, ada 4 hal yang harus kalian penuhi." Evan menuliskan beberapa poin di papan.
'1. Konsentrasi penuh'

"Saat mempraktekkan mantra Transfigurasi, diperlukan konsentrasi yang kuat, agar hasil dari mantra tersebut tidak gagal. Transfigurasi memiliki resiko gagal paling banyak, bisa jadi kalian akan mengubah benda yang akhirnya tidak bisa kembali ke bentuk asal
+ atau menghilangkan benda yang berakhir menjadi berlipat ganda."
'2. Usaha dan keyakinan yang kuat'

"Dalam melakukan Transfigurasi, yang namanya kegagalan akan sering terjadi. Kalian harus berusaha sekuat mungkin dan meyakinkan diri juga pikiran kalian kemana objek akan berubah agar mantra tersebut tidak gagal."
'3. Ayunan wand'

"Tentu ini penting. Salah gerakan wand tentu objek akan gagal berubah atau bisa jadi hanya berubah setengahnya."
'4. Pelafalan mantra yang baik dan benar'

"Salah pengucapan mantra tidak akan membuat objek berhasil berubah. Jadi kalian harus bisa mengucapkan mantra yang baik dan benar saat ingin mempraktekkan mantra dari Transfigurasi."
Evan tersenyum.

"Keempat hal itu harus kalian simpan di kepala, dan tentunya akan saya ingatkan terus menerus."
"Kita sudah tiba di akhir kelas."

Evan segera berjalan sembari membawa gelas-gelas tersebut dan meletakkannya satu per satu dihadapan murid. "Gelas ini kalian bawa pulang untuk kalian praktekkan."
"Buat plot praktek mantra Duro, plot dikirim dalam bentuk link ke ruangan saya (DM). Pastikan menggunakan 4 syarat melakukan Transfigurasi dan percobaan beberapa kali sebelum berhasil. Deadline hari Selasa jam 12 malam."
"Jangan lupa mengisi absen ya, anak-anak."

"Dan ini cemilan untuk kalian bawa pulang."
"Sampai jumpa minggu depan dan selamat malam." Dengan itu, Evan keluar dari kelas.
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to (TS) Hiro
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!