Profile picture
, 16 tweets, 9 min read Read on Twitter
-THREAD-

Kasus penganiayaan yang dialami siswi SMP di Pontianak tengah menjadi perbincangan. Kronologi penganiayaan tersebut banyak disebar di media sosial. Namun, ada perbedaan informasi antara yang tersebar dan keterangan resmi dari polisi. Yuk, cek faktanya! #TopNews
Hal pertama yang ramai dibicarakan adalah soal alat kelamin korban yang diduga dirusak.

Berdasarkan informasi dari Kapolresta Pontianak, tidak ditemukan perusakan di kelamin korban. #CekFaktakumparan bit.ly/2G2IGW5
Berita yang tersebar selanjutnya adalah jumlah pelaku yang diduga mencapai 12 orang.

Berdasarkan laporan Kapolres Pontianak, jumlah pelaku hanya tiga orang. Sementara, diduga delapan hingga 12 orang hanya menyaksikan di lokasi kejadian. #CekFaktakumparan bit.ly/2UyzjYA
Kabar yang tersebar adalah sikap KPPAD Kalbar yang mengupayakan jalur damai untuk perlindungan pelaku yang masih di bawah umur.

Faktanya, KPPAD Kalbar tidak bisa masuk ranah hukum. Apalagi melakukan upaya damai antara korban dan pelaku. #CekFaktakumparan bit.ly/2KqLJgc
Di media sosial, nama korban disebut dan tersebar. Bahkan ada pelaku yang dihack akun Instagramnya.

Sementara, pihak kepolisian tidak pernah mengungkap nama korban. Dalam laporannya, Kapolres Pontianak hanya menggunakan kata korban dalam menjelaskan kronologi. #CekFaktakumparan
Kasus ini berawal saat korban yang tengah berada di kediaman kakeknya dijemput oleh salah satu siswi SMA pada 29 Maret 2019 lalu. Siswi tersebut meminta korban untuk mempertemukannya dengan kakak sepupu korban. #CekFaktakumparan kumparan.com/@kumparannews/…
Setelah mereka bertemu kakak sepupu korban, rupanya siswi SMA itu tidak sendirian. Siswi SMA itu dan ketiga temannya menggiring korban dan kakak sepupu korban ke tempat yang sepi. #CekFaktakumparan bit.ly/2KnQLKv
Di lokasi tersebut, kakak sepupu korban kemudian terlibat baku hantam dengan salah satu siswi SMA itu. Tak hanya itu, tiga teman siswi SMA itu juga melakukan penganiayaan terhadap korban hingga terluka secara psikis dan fisik. #CekFaktakumparan bit.ly/2KnQLKv
Ibu korban menyebut, setidaknya ada tiga oknum siswi yang melakukan kontak fisik dengan korban. Namun, di lokasi tersebut, diduga terdapat delapan hingga 12 siswi lainnya yang menyaksikkan sambil tertawa tanpa ada upaya menolong. #CekFaktakumparan bit.ly/2KnQLKv
kumparan juga melakukan penelusuran terhadap kasus tersebut. Tim jurnalis mendatangi lokasi penganiayaan yaitu di halaman parkir Aneka Pavilion Informa, Jalan Sulawesi, dan di sekitar Taman Akcaya. #CekFaktakumparan bit.ly/2P3bOR4
Halaman parkir Aneka Pavilion Informa, tempat di mana korban mulai dianiaya, juah dari pantauan warga sekitar. Petugas parkir juga tidak terlihat dan tidak ada saksi yang melihat detik-detik saat korban dianiaya. #CekFaktakumparan bit.ly/2P3bOR4
Usai dianiaya di halaman parkir Aneka Pavilion, korban yang saat itu dibonceng motor oleh sepupunya, sempat melarikan diri. Namun saat di sekitar Taman Akcaya, korban dicegat dan kembali dianiaya. #CekFaktakumparan bit.ly/2P3bOR4
Salah seorang petugas keamanan Taman Akcaya, Ahmad (37), sedang bertugas saat penganiayaan itu terjadi. Ahmad mengatakan dia tidak tahu persis mulanya penganiayaan terjadi. Yang dia tahu, saat itu, sudah ada warga yang berkerumun melerai. #CekFaktakumparan bit.ly/2P3bOR4
Kini, Polresta Pontianak meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan. Para pelaku itu berinisial F, T dan N. #CekFaktakumparan bit.ly/2UyzjYA
Jika terbukti penganiayaan, pelaku akan dijerat pasal berlapis, akan disangkakan yakni Pasal 80 ayat 1 dan/atau ayat 2 UU No 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan anak dan Pasal 15 UU No 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. #CekFaktakumparan bit.ly/2UyzjYA
Ikuti berita terbaru dan terlengkapnya di @kumparan. kumparan.com/topic/justice-…
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to kumparan
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!