Profile picture
#99
, 11 tweets, 2 min read Read on Twitter
Yang terjadi pada sektor penerbangan kita adalah bentuk Kapitalisme Ekstrim. Yaitu kapitalisme dalam wujud terburuknya yg di negara biangnya kapitalisme seperti AS sekalipun sangat diharamkan.
Sistem kapitalisme negara barat spt AS sudah dibatasi oleh aturan2 main yg ketat utk meminimalisir dampak buruk kapitalisme. Antara lain lewat UU Antitrust dan UU perlindungan HAKI yg ketat.
Sehingga di AS sangat diharamkan adanya monopoli, duopoli, oligopoli apalagi kartel. Microsoft yg merupakan representasi hegemoni AS di bidang perangkat lunak sekalipun tak diberi ampun. Mereka pernah kena denda oleh UU Antitrust.
Tak ada jualan nasionalisme untuk pembenarannya
Ironisnya di Indonesia yg para politikusnya sering teriak2 anti kapitalisme justru mempraktekkan kapitalisme ekstrim.
Kapitalisme ekstrim terjadi di Indonesia ketika korporasi dan negara bersekutu melegalkan monopoli, duopoli atau oligopoli lewat produk peraturan pemerintah
Ciri khas telah terjadi kapitalisme ekstrim adalah ketika pemerintah membuat peraturan yg melindungi/menguntungkan korporasi dengan mengorbankan konsumen/rakyat.
Contoh idealnya adalah yg terjadi pada dunia perhubungan kita. Baik di penerbangan maupun di transportasi online
Kapitalisme ekstrim hanya bisa terjadi dengan kongkalikong antara pelaku usaha dan penguasa.
Dampaknya sangat menguntungkan pelaku usaha dan para pejabat yg seringkali menerima rente atas kebijakan yg dibuatnya itu, tapi sangat merugikan masyarakat dan menghancurkan perekonomian
Berbeda dengan kapitalisme biasa yg mendorong terjadinya inovasi, efisiensi dan harga murah akibat kompetisi, kapitalisme ekstrim justru anti kompetisi yg berdampak pada malas berinovasi, boros dan harga yg mahal.
Konsumen tak punya pilihan karena tersandera oleh kongkalikong antara pengusaha-penguasa.
Kapitalisme ekstrim hanya berfokus pada penciptaan profit dengan menghalalkan segala cara. Inilah wujud terburuk kapitalisme yg di negara2 biangnya kapitalisme sekalipun sangat diharamkan!
Jadi kapitalisme itu sebenarnya ada dua, kapitalisme putih dan kapitalisme hitam.
Kapitalisme putih adalah kapitalisme yg mendorong kompetisi yg dampaknya menguntungkan konsumen/rakyat.
Kapitalisme hitam adalah kapitalisme yg anti kompetisi yg dampaknya merugikan konsumen.
Bagaimana dengan kasus dunia perhubungan Indonesia, apakah menerapkan kapitalisme putih atau kapitalisme hitam?
Silakan dilihat apakah aturan2 yg menyebabkan kenaikan harga tersebut dibuat untuk melindungi rakyat atau untuk melindungi korporasi? Disitu kuncinya.
Pejabat yg kongkalikong dengan pengusaha untuk membuat aturan yg menguntungkan korporasi tapi merugikan rakyat banyak dan menghancurkan perekonomian bangsanya adalah pejabat khianat.

Sekian dan semoga sadar..
Missing some Tweet in this thread?
You can try to force a refresh.

Like this thread? Get email updates or save it to PDF!

Subscribe to #99
Profile picture

Get real-time email alerts when new unrolls are available from this author!

This content may be removed anytime!

Twitter may remove this content at anytime, convert it as a PDF, save and print for later use!

Try unrolling a thread yourself!

how to unroll video

1) Follow Thread Reader App on Twitter so you can easily mention us!

2) Go to a Twitter thread (series of Tweets by the same owner) and mention us with a keyword "unroll" @threadreaderapp unroll

You can practice here first or read more on our help page!

Follow Us on Twitter!

Did Thread Reader help you today?

Support us! We are indie developers!


This site is made by just three indie developers on a laptop doing marketing, support and development! Read more about the story.

Become a Premium Member ($3.00/month or $30.00/year) and get exclusive features!

Become Premium

Too expensive? Make a small donation by buying us coffee ($5) or help with server cost ($10)

Donate via Paypal Become our Patreon

Thank you for your support!